16/09/2026
SEJARAH TIDAK BOLEH DIBUNGKAM. INGATAN PUBLIK TIDAK BOLEH DIHAPUS.
Ada peristiwa yang mungkin perlahan tenggelam oleh waktu, tetapi ada p**a luka yang tetap menjadi pengingat bahwa keadilan harus terus diperjuangkan.
Melalui Aksi Kamisan, kami hadir bukan untuk menciptakan kebencian, melainkan untuk menjaga ingatan. Karena ketika sebuah persoalan menyangkut rasa keadilan masyarakat, maka transparansi, akuntabilitas, dan proses hukum yang terbuka menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
Kasus-kasus yang pernah menjadi perhatian publik, mulai dari putusan hukum yang menuai perdebatan, dugaan penggunaan kekuatan aparat yang dipersoalkan, hingga tuntutan pengungkapan perkara secara menyeluruh, menunjukkan satu hal penting:
Negara harus hadir memastikan setiap warga mendapatkan perlakuan yang adil dan setiap proses berjalan berdasarkan hukum.
Keadilan bukan hanya tentang menghukum seseorang, tetapi juga memastikan kebenaran ditemukan, fakta diperiksa secara objektif, dan hak masyarakat tetap dihormati.
Kami menyerukan:
โ Menolak segala bentuk kekerasan dan tindakan represif yang bertentangan dengan prinsip hukum.
โ Mendorong transparansi dalam setiap proses penegakan hukum.
โ Mengawal reformasi institusi agar semakin profesional dan bertanggung jawab.
โ Menjaga demokrasi dengan ruang kritik yang sehat dan terbuka.
Karena demokrasi tidak tumbuh dari diam.
Demokrasi tumbuh ketika masyarakat berani bertanya, mengingat, dan mengawal.
๐ 17 September 2026
๐ Taman Hati Rangkasbitung
โฐ 15.00 WIB
Mari hadir sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap masa depan hukum dan demokrasi.
Menolak lupa. Mengawal keadilan. Menjaga suara rakyat.