10/10/2026
PERSIB BUKAN SEKADAR MUTER-MUTER BOLA, ADA POLA DI BALIKNYA! π§ π₯
Jika melihat statistik pertandingan Port FC vs Persib Bandung, jumlah tembakan kedua tim memang tidak jauh berbeda. Port FC mencatatkan 12 tembakan, sedangkan Persib melepaskan 14 tembakan.
Namun, jika melihat shot map, perbedaannya cukup menarik!
Persib lebih banyak mengancam dari dalam kotak penalti. Maung Bandung mencatatkan 10 tembakan dari dalam kotak penalti, sementara Port FC hanya 4 tembakan.
Menariknya, Persib terlihat lebih sering mengeksploitasi half-space kiri pertahanan Port FC. Hal ini mengindikasikan adanya upaya untuk menemukan celah di area pertahanan lawan melalui analisis dan pola serangan yang terarah.
Pola tersebut ternyata bukan hanya terlihat dalam satu pertandingan. Berdasarkan data , Persib juga memiliki persentase tembakan dari dalam kotak penalti tertinggi dibandingkan tim lain di Liga 1.
Meski volume tembakan Persib bukan yang tertinggi, tingginya proporsi tembakan dari dalam kotak penalti menunjukkan bahwa Persib cenderung mencari posisi yang lebih ideal untuk mencetak gol.
Hal ini sejalan dengan catatan non-penalty xG per shot Persib yang termasuk salah satu yang tertinggi di liga. Artinya, secara statistik, peluang yang dihasilkan Persib cenderung memiliki kualitas yang baik, bahkan tanpa menghitung penalti.
Jadi, mengapa Persib sering terlihat memutar bola dan melakukan sirkulasi panjang?
Di balik permainan yang terkadang terlihat lambat atau seperti kebingungan, bisa jadi Persib sedang berusaha menarik pertahanan lawan, mencari ruang kosong, dan menemukan jalur masuk ke kotak penalti.
Sebab, dalam sepak bola, bukan hanya soal seberapa banyak tembakan yang dilepaskan, tetapi juga dari mana tembakan itu diambil dan seberapa besar peluangnya menjadi gol.