10/05/2020
Inilah Cara Santri Nurul Ummah Berbagi di Tengah Pandemi
Pringsewu. Kepedulian pada sesama di masa pandemi covid-19 ditunjukkan oleh para santri Pondok Pesantren Nurul Ummah desa Gemahripah kecamatan Pagelaran Pringsewu Lampung.
Melalui Gerakan Berbagi Bahan Masakan untuk Masyarakat terdampak Covid-19 para santri mengemas beragam keperluan masakan seperti Telur, Mi Instan, hingga sayur mayur dalam kantong plastik.
Tiap kantong plastik ada yang berisi lauk pauk seperti Tempe, Telur, Kacang panjang, terong dan seperangkat bumbu dapur. Kantong plastik yang berisi kebutuhan dapur tersebut kemudian di gantung pada pintu gerbang pondok pesantren agar memudahkan masyarakat yang membutuhkan untuk mengambilnya.
"Kita ajak para santri untuk peduli dengan cara berbagi keperluan memasak bagi warga sekitar pondok" Terang Hj.Nurrohmah, Istri KH.Sujadi Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummah,Jum'at(8/05)
Menurutnya wabah covid-19 yang melanda dunia dan tanah air beberapa bulan ini terasa dampaknya pada perekonomian masyarakat di sekitar pondok, terutama warga masyarakat yang bekerja di sektor informal seperti buruh harian lepas dan pedagang keliling.
"Ini paling riskan terdampak secara ekonomi karena penghasilan yang menurun serta berkurangnya sektor pekerjaan akibat perusahaan tempat mereka bekerja tutup."Lanjutnya.
Menyadari kondisi ini bu nyai yang juga penasehat Muslimat NU kabupaten Pringsewu ini berinisiatif membantu warganya dengan menyediakan paket kebutuhan dapur minimal untuk kebutuhan memasak pada hari itu.
Konsep dari gerakan ini lanjutnya, masyarakat dipersilahkan mengambil salah satu dari kantong plastik yang tersedia.
"Silahkan ambil seperlunya saja, contoh yang belum punya lauk misalnya, ambil kantong plastik yang berisi telur, begitu juga yang belum ada untuk bikin sayur, ambil sayuran yang di butuhkan saja." Tukasnya.
Uniknya, disamping warga yang mengambil kebutuhan sesuai kantong plastik yang tersedia lanjutnya, warga lain yang mampu juga diperkenankan berbagi/bersedekah dengan turut meletakkan kantong plastik berisi bahan makanan maupun masakan lainya.
"Ya kita ajak siapapun untuk berbagi di sini, tinggal di gantungkan saja di pintu gerbang. Insya Allah akan membantu saudara kita yang membutuhkan."Imbuhnya.
Dengan Gerakan Santri peduli di saat pandemi seperti ini ia berharap aksi ini dapat meringankan beban hidup warga sekitar pondok.
Ia pun mengajak kepada seluruh warga di kabupaten Pringsewu agar melakukan hal yang sama baik perorangan maupun melalui majelis taklim di lingkungan masing-masing.
"Mari saatnya peduli, tengoklah tetangga kanan-kiri kita, kita bantu sesama sesuai kemampuan kita."Pungkasnya.(junaSr)
Sumber: https://www.duniasantri.co/inilah-cara-santri-nurul-ummah-berbagi-di-tengah-pandemi/