28/09/2025
Y.PAL Gelar Lokakarya Pasca Gempa, Perkuat Koordinasi Pemulihan Poso
25 September 2025 - Pasca distribusi bantuan untuk kelompok rentan serta dukungan bagi sejumlah sekolah mulai dari PAUD, SD hingga SMP di Kecamatan Pamona Tenggara, khususnya Desa 3T (Tokilo, Tindoli, dan Tolambo), Yayasan Panorama Alam Lestari (Y.PAL) menggelar Lokakarya Pemangku Kepentingan tingkat Kabupaten Poso. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut sekaligus pemaparan capaian Y.PAL selama sebulan terakhir di wilayah terdampak gempa.
Direktur Y.PAL, Yopi Hary, mengungkapkan bahwa gempa berkekuatan 5,7 magnitudo yang mengguncang Pamona Tenggara beberapa waktu lalu meninggalkan trauma mendalam, tak terkecuali bagi kelompok rentan.
“Y.PAL telah melakukan berbagai dukungan, di antaranya mengajak BMKG dan BPBD untuk memperkuat literasi gempa dan manajemen bencana agar masyarakat bisa mengurangi rasa takutnya,” jelas Yopi.
Ia menekankan pentingnya koordinasi intensif antarinstansi agar bantuan tidak tumpang tindih, kebutuhan masyarakat dapat dipetakan secara efektif, dan kebijakan pemulihan pascagempa berjalan terarah.
“Tujuan lokakarya ini adalah memastikan kesamaan persepsi dan koordinasi erat demi pemulihan berkelanjutan, mulai dari rehabilitasi hingga rekonstruksi,” tegasnya.
Senada, Kepala BPBD Poso, Darma Metusala, menuturkan bahwa pihaknya terus memperbarui data kerusakan dan kerugian sebagai dasar penyusunan langkah rehabilitasi.
"Identifikasi korban, pendataan kerusakan, hingga perumusan perbaikan sarana publik menjadi fokus kami,” ungkap Darma.
Lokakarya ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan desa 3T, BPBD Poso, Bapelitbangda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Kesbangpol, Camat Pamona Tenggara, Kapolres, Dandim 1307, PT Poso Energi, LSM, serta perwakilan organisasi kampus.
Dengan sinergi lintas sektor ini, diharapkan proses pemulihan Poso pascagempa dapat berjalan lebih cepat, terencana, dan berkelanjutan.