KojaBarakati

KojaBarakati Komunitas Jaga Budaya Nusantara dan Lingkungan Hayati

13/12/2025

Disalah satu lirik lagu legendaris yg berjudul kolam susu berbunyi seperti ini "Bukan lautan hanya kolam susu, Kail dan jala cukup menghidupimu
TIADA BADAI, TIADA TOPAN kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu" itu bukanlah lirik yang asal Tulis, tapi sesuai dengan ilmu pengetahuan bahwa segala jenis badai pada umumnya tidak akan lahir di dekat ekuator .

Mari kita jadikan Isra Miraj sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah kita. Selamat Isra Miraj 1446 H!
27/01/2025

Mari kita jadikan Isra Miraj sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah kita.

Selamat Isra Miraj 1446 H!




Selamat Tahun Baru 2025!Mari kita sambut tahun ini dengan semangat untuk terus menjaga warisan budaya Nusantara yang kay...
01/01/2025

Selamat Tahun Baru 2025!

Mari kita sambut tahun ini dengan semangat untuk terus menjaga warisan budaya Nusantara yang kaya dan memelihara kelestarian lingkungan hayati yang kita cintai.

Tahun baru adalah waktu untuk merefleksikan perjalanan kita, memperkuat tekad untuk melestarikan tradisi, dan memperbaharui komitmen untuk menjaga alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Bersama-sama, kita bisa membangun masa depan yang harmonis, penuh keberkahan, dan tetap berakar pada nilai-nilai luhur budaya serta cinta lingkungan.

Salam budaya dan lestari,
Komunitas Jaga Budaya Nusantara dan Lingkungan Hayati

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,Selamat Idul Adha 1444 Hijriah untuk Sabahat KojaBarakati! Semoga rahmat dan...
28/06/2023

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Selamat Idul Adha 1444 Hijriah untuk Sabahat KojaBarakati! Semoga rahmat dan berkah Allah senantiasa menyertai setiap langkah dan upaya yang dilakukan oleh Komunitas Kajian Budaya Nusantara dan Lingkungan Hayati.

Idul Adha adalah momen yang penuh dengan makna tulus dan pengorbanan. Di hari yang suci ini, kita mengenang pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang siap memenuhi perintah Allah dengan rela mengorbankan putra kesayangannya, Ismail AS. Dalam semangat pengorbanan ini, mari kita renungkan nilai-nilai kebersamaan, keikhlasan, dan kemanusiaan.

Semoga KojaBarakati terus menjadi wadah yang inspiratif untuk kajian budaya Nusantara dan lingkungan hayati. Dengan pengetahuan dan pemahaman yang kalian peroleh, diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi keberlanjutan budaya dan kehidupan lingkungan di Indonesia dan Nusantara pada umumnya.

Selamat merayakan Idul Adha, semoga hari yang suci ini membawa kebahagiaan, kedamaian, dan keberkahan bagi seluruh anggota KojaBarakati. Taqabbalallahu minna wa minkum.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.




26/06/2023

KojaBarakati (sebuah komunitas untuk studi Budaya Nusantara dan Lingkungan Hayati) dengan tegas mengutuk aktivitas PT (Perusahaan Tambang) yang terlibat dalam praktik penambangan yang merusak lingkungan di Pulau Wawonii. Aktivitas ini telah mengganggu tatanan sosial, mencemari sumber air, membuat laut menjadi keruh, dan menyebabkan kematian biota laut. Penyerobotan lahan milik warga setempat merupakan tindakan yang sangat tidak manusiawi.

Beberapa poin yang ditekankan oleh KojaBarakati mengenai kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh PT tersebut adalah sebagai berikut:

1. Gangguan terhadap tatanan sosial: Kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT telah menyebabkan gangguan yang signifikan terhadap struktur sosial masyarakat Pulau Wawonii. Penduduk setempat, yang kehidupan dan mata pencahariannya sangat tergantung pada lingkungan, terdampak secara negatif. Operasi penambangan ini mungkin telah menyebabkan pemindahan masyarakat, kehilangan praktik tradisional, dan kerusakan dalam kohesi sosial.

2. Pencemaran sumber air: Kegiatan penambangan tersebut telah menyebabkan pencemaran sumber air di Pulau Wawonii. Pencemaran ini dapat memiliki konsekuensi serius bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Air bersih dan aman sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat, dan pencemaran air dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

3. Kondisi laut yang keruh: Operasi penambangan telah menyebabkan peningkatan kekeruhan dan kekeruhan air laut di sekitarnya. Hal ini dapat memiliki efek buruk pada ekosistem laut, mengganggu keseimbangan alami dan merugikan kehidupan laut. Kehilangan kejernihan air mempengaruhi kemampuan organisme laut untuk bertahan hidup, berkembang biak, dan mencari makanan, sehingga berdampak pada keanekaragaman hayati secara keseluruhan di daerah tersebut.

4. Kematian biota laut: Praktik penambangan yang merusak telah menyebabkan kematian organisme laut di area tersebut. Kehilangan kehidupan laut tidak hanya mempengaruhi keanekaragaman hayati di wilayah tersebut, tetapi juga memiliki dampak ekologis yang lebih luas. Gangguan dalam rantai makanan laut dapat memiliki efek berantai pada spesies lain dan ekosistem.

5. Penyerobotan lahan warga setempat: Aktivitas PT melibatkan penyerobotan lahan yang dimiliki oleh penduduk setempat. Tanah ini mungkin memiliki nilai budaya, sejarah, atau ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sana. Dengan melakukan penyerobotan tanah mereka, PT tersebut mengabaikan hak dan kesejahteraan penduduk yang terkena dampak, yang lebih memperburuk dampak sosial negatif dari operasi penambangan.

KojaBarakati menekankan bahwa tindakan PT tersebut sangat merugikan lingkungan, masyarakat lokal, dan kesejahteraan secara keseluruhan di Pulau Wawonii. Kami menyerukan tindakan segera untuk menghentikan praktik merusak ini dan mencari pendekatan yang lebih berkelanjutan dan menghormati terhadap ekstraksi sumber daya yang memprioritaskan perlindungan lingkungan dan hak-hak masyarakat lokal.






Haji dan hajjah, gelar yang digunakan oleh umat Muslim Indonesia setelah menunaikan rukun Islam kelima, memiliki sejarah...
21/06/2023

Haji dan hajjah, gelar yang digunakan oleh umat Muslim Indonesia setelah menunaikan rukun Islam kelima, memiliki sejarah yang tidak menyenangkan dan erat kaitannya dengan kolonialisme.

Baca selengkapnya >>>




Ilustrasi Haji dan hajjah, gelar yang digunakan oleh umat Muslim Indonesia setelah menunaikan rukun Islam kelima, memiliki sejarah yang tida...

Pulau Binongko, dengan segala kekayaan cerita dan misterinya, dapat menjadi inspirasi untuk menjaga identitas dan warisa...
20/06/2023

Pulau Binongko, dengan segala kekayaan cerita dan misterinya, dapat menjadi inspirasi untuk menjaga identitas dan warisan budaya yang berharga.




Ilustrasi Di dalam semesta alam yang luas, terdapat berbagai cerita mistis yang selalu dikaitkan dengan kekuatan-kekuatan supranatural, toko...

Pertautan antara trah La Maindo dan Syaikh Abdul Wahid di Buton sangat kuat. Kekuasaan mereka dilanjutkan melalui Kambor...
15/06/2023

Pertautan antara trah La Maindo dan Syaikh Abdul Wahid di Buton sangat kuat. Kekuasaan mereka dilanjutkan melalui Kamboru Mboru Talupalena. Syaikh Abdul Wahid kembali ke Buton dengan misi politis setelah mengalami insiden "Batu Poaro" di pantai Wameo, yang merupakan kisruh politik yang menggunakan intrik asmara sebagai alat.



Ilustrasi Perang Lakilaponto dan La Bolontio Pada suatu waktu, Syaikh Abdul Wahid, seorang ulama yang membawa Islam di Buton, melakukan perj...

Melindungi ikan kakatua bukan hanya tentang menjaga keindahan alam bawah laut yang menakjubkan, tetapi juga tentang menj...
15/06/2023

Melindungi ikan kakatua bukan hanya tentang menjaga keindahan alam bawah laut yang menakjubkan, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan planet kita. Kita memiliki tanggung jawab untuk melindungi keajaiban-keajaiban alam ini dan meninggalkannya sebagai warisan yang berharga bagi generasi mendatang.



Ikan Kakatua Di dasar samudra yang luas, terdapat keajaiban tersembunyi yang begitu menakjubkan dan mempesona. Salah satu keajaiban itu adal...

Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya La Ode Kamaluddin, Sang Maestro Kabhanti dan Gambus Waka...
02/02/2022

Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya La Ode Kamaluddin, Sang Maestro Kabhanti dan Gambus Wakatobi, pada hari Selasa, 1 Februari 2022. Kepergian beliau merupakan kehilangan yang besar bagi dunia seni dan budaya Kabhanti Wakatobi, khususnya di Sulawesi Tenggara.

La Ode Kamaluddin telah memberikan sumbangsih yang luar biasa dalam pelestarian dan pengembangan budaya Kabhanti Wakatobi. Keahliannya dalam memainkan gambus dan membawakan lagu-lagu tradisional Kabhanti telah menginspirasi dan meninggalkan jejak yang tak tergantikan.

Melalui musik dan seni, beliau telah berhasil menjaga kekayaan budaya lokal Wakatobi agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda. Dedikasi serta semangat beliau dalam melestarikan warisan budaya ini patut kita contoh dan kenang.

Kami berharap semangat dan warisan yang La Ode Kamaluddin tinggalkan akan terus menginspirasi dan menggerakkan para pelestari budaya Kabhanti Wakatobi untuk melanjutkan perjuangan beliau. Semoga karya-karya beliau tetap dikenang dan dihargai oleh masyarakat serta menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang.

Kepada keluarga dan kerabat La Ode Kamaluddin, kami mengucapkan bela sungkawa yang tulus. Semoga kekuatan dan ketabahan selalu menyertai dalam menghadapi kehilangan ini. Semoga juga arwah beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya.


Address

Pomalaa

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KojaBarakati posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to KojaBarakati:

Share