Komite Nasional LWF Indonesia

Komite Nasional LWF Indonesia Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Komite Nasional LWF Indonesia, Jalan Sutomo No. 9 Lt. 3, Pematangsiantar.

Selamat Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
05/06/2026

Selamat Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Ketika Ciptaan Mengeluh: Mendengar Jeritan Alam dari TapanuliSiborongborong, 23 Mei 2026 — KN-LWF Indonesia bersama berb...
03/06/2026

Ketika Ciptaan Mengeluh: Mendengar Jeritan Alam dari Tapanuli

Siborongborong, 23 Mei 2026 — KN-LWF Indonesia bersama berbagai mitra menyelenggarakan Pameran Foto 100 Hari Bencana Tapanuli* dan peluncuran buku “100 Hari Bencana Tapanuli: Sisa Nafas Jantung Alam” di Huta Art Space, PILTIK Siborongborong. Kegiatan yang berlangsung sejak 7 Maret hingga 23 Mei 2026 ini menjadi ruang refleksi bersama mengenai dampak bencana ekologis di Tapanuli serta pentingnya menjaga ingatan publik terhadap perjuangan para penyintas. Selama penyelenggaraannya, pameran ini dikunjungi oleh lebih dari 1.000 orang yang berasal dari kalangan gereja, NGO, lembaga keumatan, akademisi, penyintas bencana, dan masyarakat umum.

Melalui dokumentasi visual yang dipamerkan, pengunjung diajak melihat secara lebih dekat berbagai dampak bencana yang dialami masyarakat, sekaligus menyaksikan ketangguhan para penyintas dalam membangun kembali kehidupan mereka. Berbagai kegiatan pendukung seperti *Curator’s Talk*, simposium, mimbar refleksi, dan sesi berbagi pengalaman penyintas memperkaya pemahaman peserta mengenai hubungan antara krisis ekologis, keadilan sosial, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dan mitra, antara lain Ephorus HKBP, Greenpeace Indonesia, KN-LWF Indonesia, KSPPM, LBH Medan, dan Toba Initiative. Diskusi yang berlangsung menegaskan bahwa krisis ekologis tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga menyangkut hak-hak masyarakat, keberlanjutan sumber penghidupan, serta tanggung jawab bersama dalam merawat ciptaan Tuhan.

Puncak kegiatan ditandai dengan peluncuran buku “Sisa Nafas Jantung Alam”, sebuah karya kolaboratif yang menghimpun dokumentasi visual, kesaksian penyintas, kajian ilmiah, refleksi teologis, dan catatan advokasi dari berbagai pihak. Melalui pameran dan buku ini, KN-LWF Indonesia bersama para mitra berharap dapat terus mendorong kesadaran publik, memperkuat gerakan keadilan ekologis, serta menjaga solidaritas bagi masyarakat terdampak bencana di Tapanuli.

Link flickr: https://flic.kr/s/aHBqjCV26E

Ketika Bumi Mengerang, Tokoh Agama di Tapanuli Selatan Bergerak BersamaPadangsidimpuan, 26 Mei 2026 — GKPA bersama KN-LW...
03/06/2026

Ketika Bumi Mengerang, Tokoh Agama di Tapanuli Selatan Bergerak Bersama

Padangsidimpuan, 26 Mei 2026 — GKPA bersama KN-LWF Indonesia, UEM Regional Asia, dan KSPPM menyelenggarakan Seminar Kolaboratif: Tokoh Agama dan Penanggulangan Krisis Iklim di Tapanuli Selatan Sekitarnya yang dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Pusat GKPA, Padangsidimpuan. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 46 peserta yang terdiri dari tokoh agama Kristen dan Muslim, mahasiswa, aktivis lingkungan, serta 15 peserta FGD dari GKPA, KN-LWF Indonesia, dan KSPPM untuk membangun kesadaran bersama mengenai dampak krisis iklim yang semakin dirasakan oleh masyarakat.

Seminar menghadirkan berbagai perspektif mengenai hubungan antara krisis iklim, konflik agraria, ketahanan pangan, dan keadilan sosial. Narasumber yang hadir antara lain Ephorus GKPA, Rocky Pasaribu, S.H. (Direktur KSPPM), Dr. Janpatar Simamora, S.H., M.H. (Universitas HKBP Nommensen), dan Dr. Khoiruddin Nasution, S.E., M.SP. Para pembicara menegaskan bahwa kerusakan lingkungan bukan hanya persoalan ekologis, tetapi juga menyangkut martabat manusia, hak atas tanah, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat, terutama kelompok rentan yang paling merasakan dampaknya.

Selain memperkuat pemahaman peserta, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mendengarkan pengalaman masyarakat yang menghadapi hilangnya sumber air, kerusakan lahan produktif, dan meningkatnya risiko bencana ekologis. Dalam sesi FGD, peserta bersama-sama mengidentifikasi berbagai persoalan utama yang dihadapi masyarakat serta merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan gereja dan mitra dalam menjawab tantangan krisis iklim secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Salah satu hasil penting dari kegiatan ini adalah tersusunnya rancangan program jangka pendek dan jangka menengah GKPA untuk tiga tahun ke depan yang berfokus pada hak atas tanah, ketahanan pangan, dan keberlanjutan ekologis berbasis masyarakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara gereja, tokoh agama lintas iman, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas lokal untuk bersama-sama memperjuangkan keadilan ekologis serta merawat bumi sebagai rumah bersama bagi generasi sekarang dan yang akan datang.

Link flickr: https://flic.kr/s/aHBqjCV7sj

Strengthening Youth: Mental Health, Spiritualty, and Safe Migration Practices in Digital EraMenyemai Harapan di Era Digi...
03/06/2026

Strengthening Youth: Mental Health, Spiritualty, and Safe Migration Practices in Digital Era

Menyemai Harapan di Era Digital: Memperkuat Kesehatan Mental, Spiritualitas, dan Migrasi Aman bagi Pemuda

Batam, 11–22 Mei 2026 — United Evangelical Mission (UEM) Regional Asia menyelenggarakan pelatihan *Strengthening Youth: Mental Health, Spirituality, and Safe Migration Practices in Digital Era* di Batam. Kegiatan yang berlangsung selama dua minggu ini diikuti oleh 23 pendeta dan pekerja gereja dari berbagai sinode dan lembaga mitra, termasuk KN-LWF Indonesia, PGI, PUSTAKA Nomensen, Forum Satu dalam Misi, serta gereja-gereja anggota UEM di Indonesia. Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas pelayanan pemuda dalam merespons tantangan kesehatan mental, spiritualitas, dan migrasi aman di era digital.

Melalui berbagai sesi pembelajaran, peserta dibekali pemahaman mengenai kesehatan mental dan trauma, spiritualitas pemuda, serta risiko migrasi tidak aman, termasuk perdagangan orang dan eksploitasi tenaga kerja. Para peserta juga diajak merefleksikan peran gereja sebagai ruang aman yang menghadirkan pendampingan, pemulihan, dan harapan bagi kaum muda yang menghadapi berbagai pergumulan hidup. Selain itu, kunjungan lapangan ke Pulau Galang dan pusat komunitas yang dikelola gereja memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami secara lebih dekat realitas migran dan pengungsi.

Materi pelatihan disampaikan oleh Pdt. Markus dari Gereja Kemah Daud Kamboja, Pdt. Gedeon Hendro Buono dari GKJW, psikolog dari Universitas HKBP Nommensen Medan, serta Romo Pascal. Selama pelatihan, peserta juga berdiskusi mengenai tantangan generasi muda dalam membangun relasi dengan gereja di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang cepat.

Sebagai hasil dari pelatihan ini, peserta mengembangkan berbagai rancangan program, kurikulum, dan modul pelayanan pemuda yang mengintegrasikan isu kesehatan mental, spiritualitas, dan migrasi aman. KN-LWF Indonesia bersama gereja dan lembaga mitra berkomitmen untuk mengadaptasi hasil pelatihan tersebut ke dalam pelayanan di komunitas masing-masing, sehingga gereja dapat terus menjadi ruang yang mendengar, menguatkan, dan melindungi generasi muda di tengah perubahan dunia yang semakin kompleks.

Link flickr: https://flic.kr/s/aHBqjCV2j3

Lord, Sovereign of heaven and earth,may Your voice lead us through every challenge we face.Strengthen our faith, deepen ...
02/06/2026

Lord, Sovereign of heaven and earth,
may Your voice lead us through every challenge we face.
Strengthen our faith, deepen our hope,
and fill our hearts with Your peace.
Amen.

Forming Leaders Who Teach: Pendalaman Teologi dan Identitas Lutheran – Tahap 1 (Brainstorming)Pematangsiantar, 19–20 Mei...
21/05/2026

Forming Leaders Who Teach: Pendalaman Teologi dan Identitas Lutheran – Tahap 1 (Brainstorming)

Pematangsiantar, 19–20 Mei 2026 — KN-LWF Indonesia menyelenggarakan kegiatan Forming Leaders Who Teach: Pendalaman Teologi dan Identitas Lutheran – Tahap 1 (Brainstorming) di CC PPU Karangsari Pematangsiantar. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan penyegaran terhadap dokumen Katekismus Kecil Martin Luther guna memperdalam pemahaman teologi dan identitas Lutheran di kalangan pelayan muda gereja.

Kegiatan ini menghadirkan Pdt. Morrys Marpaung, M.Th., dosen bidang Praktika STT HKBP Pematangsiantar, serta Pdt. Dr. Ronald Pasaribu, Kepala Biro Pembinaan HKBP, sebagai pemateri. Peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah 17 orang pelayan muda yang terdiri dari pendeta dan calon pelayan dari sembilan gereja di Sumatera Daratan, yaitu GKPI, GKPA, GKPS, GKPPD, GPP, GKLI, GPKB, HKBP, dan HKI.

Dalam proses diskusi dan pendalaman materi, peserta merefleksikan bahwa Katekismus Kecil Martin Luther merupakan salah satu dokumen paling penting dalam tradisi gereja Lutheran yang selama ini menjadi dasar pengajaran iman Kristen. Namun, seiring perkembangan zaman, penggunaan dan pendalaman dokumen ini mulai berkurang dalam kehidupan pelayanan gereja. Banyak peserta menyadari bahwa dahulu Katekismus Kecil bukan hanya sekadar bahan ajar, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembentukan iman warga gereja melalui hafalan, pengajaran, dan pembinaan jemaat sejak usia dini. Karena itu, tahap pertama ini difokuskan untuk mengingat kembali, membaca ulang, dan mendalami isi Katekismus secara menyeluruh sebagai fondasi teologi dan identitas Lutheran yang tetap relevan bagi pelayanan gereja masa kini.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan semakin diperlengkapi untuk melanjutkan pembahasan yang lebih mendalam pada tahap berikutnya, sekaligus menjadi pelayan muda yang mampu mengajarkan Injil Kristus melalui pengajaran Katekismus Kecil Martin Luther secara kontekstual, komprehensif, dan relevan bagi generasi gereja saat ini.

Flickr: https://flic.kr/s/aHBqjCUoAL

Mendorong Gereja Bergerak menuju Inklusi yang NyataSukamakmur, 12–13 Mei 2026 — Forum Disabilitas Sumatera Utara menyele...
21/05/2026

Mendorong Gereja Bergerak menuju Inklusi yang Nyata

Sukamakmur, 12–13 Mei 2026 — Forum Disabilitas Sumatera Utara menyelenggarakan Lokakarya “Melihat Realitas Gereja terkait dengan Pelayanan Disabilitas” di Retreat Center Sukamakmur sebagai bagian dari proses penyusunan Buku Panduan Gereja Inklusif. Kegiatan ini menghadirkan peserta dari berbagai unsur, antara lain perwakilan pimpinan gereja, teman disabilitas, akademisi dan teolog, serta lembaga pelayanan disabilitas gereja untuk bersama-sama merefleksikan praktik pelayanan inklusif di tengah kehidupan bergereja.

Melalui lokakarya ini, peserta diajak memahami bahwa pelayanan disabilitas tidak cukup hanya berlandaskan belas kasih, tetapi perlu menghadirkan ruang partisipasi yang setara, aman, dan bermakna bagi semua orang. Diskusi juga menyoroti pentingnya penggunaan bahasa, cara pandang, serta praktik pelayanan gereja yang lebih inklusif agar tidak menciptakan stigma maupun eksklusi terhadap teman disabilitas.

Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui diskusi kelompok, refleksi teologis, dan berbagi praktik baik gereja dalam membangun komunitas yang inklusif. Lokakarya ini difasilitasi oleh Dr. Agustina Raplina Samosir bersama seluruh peserta yang turut berkontribusi dalam penyusunan bahan Buku Panduan Gereja Inklusif yang kontekstual dan aplikatif bagi gereja-gereja di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, gereja diharapkan semakin terdorong untuk menghadirkan pelayanan yang adil, setara, dan partisipatif, serta memastikan setiap orang, termasuk teman disabilitas, memiliki ruang untuk bertumbuh dan berkontribusi secara penuh dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat.

Flickr: https://flic.kr/s/aHBqjCUdpa

Selamat Memperinhati Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026.
20/05/2026

Selamat Memperinhati Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026.

Selamat Memperingati dan Menghayati Hari Kenaikan Tuhan Yesus Kristus.Kiranya kasih, damai sejahtera, dan penyertaan Tuh...
14/05/2026

Selamat Memperingati dan Menghayati Hari Kenaikan Tuhan Yesus Kristus.

Kiranya kasih, damai sejahtera, dan penyertaan Tuhan senantiasa menguatkan setiap langkah kehidupan kita. Tetaplah hidup dalam pengharapan, setia dalam iman, dan menjadi berkat bagi sesama.




Sharing & Refleksi: Komunikasi dan Resolusi Konflik di Gereja Lutheran.Pada Senin–Selasa, 11–12 Mei 2026, dilaksanakan k...
13/05/2026

Sharing & Refleksi: Komunikasi dan Resolusi Konflik di Gereja Lutheran.

Pada Senin–Selasa, 11–12 Mei 2026, dilaksanakan kegiatan Sharing & Reflection Meeting: Communication and Conflict Resolution in Lutheran Churches yang bertujuan untuk mengumpulkan pengalaman terkait dinamika komunikasi antar sinode dan institusi gereja, mengidentifikasi isu konflik dalam pelayanan gereja, serta memetakan kebutuhan pelatihan strategis untuk memperkuat kualitas pelayanan gereja ke depan. Kegiatan ini difasilitasi oleh Pdt. Dr. Irvan Hutasoit, M.Th. dari Departemen Pastorat di Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI).

Kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta yang terdiri dari pelayan tahbisan dan pelayanan non-tahbisan, serta pemuda dan mahasiswa dari gereja-gereja anggota Lutheran dan lembaga pendidikan Lutheran di Sumatera Utara. Dalam diskusi dan refleksi bersama, peserta mengidentifikasi bahwa konflik dalam pelayanan gereja umumnya berakar dari ketidakjelasan mekanisme komunikasi internal.

Melalui refleksi teologis dan pengalaman lapangan, peserta dan fasilitator menegaskan bahwa tujuan komunikasi gereja bukan sekadar mencapai kesepakatan, melainkan membangun pemahaman bersama yang mengedepankan nilai kebersamaan dan misi gereja. Karena itu, diperlukan pengembangan keterampilan komunikasi yang lebih jelas dan terukur, penguatan kapasitas pemimpin gereja dalam komunikasi non-violent dan mediasi konflik, serta integrasi nilai-nilai teologis Lutheran dalam proses komunikasi internal maupun eksternal gereja.

Flickr: https://flic.kr/s/aHBqjCTCQ9

Address

Jalan Sutomo No. 9 Lt. 3
Pematangsiantar
20117

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komite Nasional LWF Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Komite Nasional LWF Indonesia:

Share