03/06/2026
Ketika Bumi Mengerang, Tokoh Agama di Tapanuli Selatan Bergerak Bersama
Padangsidimpuan, 26 Mei 2026 — GKPA bersama KN-LWF Indonesia, UEM Regional Asia, dan KSPPM menyelenggarakan Seminar Kolaboratif: Tokoh Agama dan Penanggulangan Krisis Iklim di Tapanuli Selatan Sekitarnya yang dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Pusat GKPA, Padangsidimpuan. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 46 peserta yang terdiri dari tokoh agama Kristen dan Muslim, mahasiswa, aktivis lingkungan, serta 15 peserta FGD dari GKPA, KN-LWF Indonesia, dan KSPPM untuk membangun kesadaran bersama mengenai dampak krisis iklim yang semakin dirasakan oleh masyarakat.
Seminar menghadirkan berbagai perspektif mengenai hubungan antara krisis iklim, konflik agraria, ketahanan pangan, dan keadilan sosial. Narasumber yang hadir antara lain Ephorus GKPA, Rocky Pasaribu, S.H. (Direktur KSPPM), Dr. Janpatar Simamora, S.H., M.H. (Universitas HKBP Nommensen), dan Dr. Khoiruddin Nasution, S.E., M.SP. Para pembicara menegaskan bahwa kerusakan lingkungan bukan hanya persoalan ekologis, tetapi juga menyangkut martabat manusia, hak atas tanah, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat, terutama kelompok rentan yang paling merasakan dampaknya.
Selain memperkuat pemahaman peserta, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mendengarkan pengalaman masyarakat yang menghadapi hilangnya sumber air, kerusakan lahan produktif, dan meningkatnya risiko bencana ekologis. Dalam sesi FGD, peserta bersama-sama mengidentifikasi berbagai persoalan utama yang dihadapi masyarakat serta merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan gereja dan mitra dalam menjawab tantangan krisis iklim secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Salah satu hasil penting dari kegiatan ini adalah tersusunnya rancangan program jangka pendek dan jangka menengah GKPA untuk tiga tahun ke depan yang berfokus pada hak atas tanah, ketahanan pangan, dan keberlanjutan ekologis berbasis masyarakat. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara gereja, tokoh agama lintas iman, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas lokal untuk bersama-sama memperjuangkan keadilan ekologis serta merawat bumi sebagai rumah bersama bagi generasi sekarang dan yang akan datang.
Link flickr: https://flic.kr/s/aHBqjCV7sj