Yayasan Banyu Biru Food Estate

Yayasan Banyu Biru Food Estate Yayasan Pertanian Terpadu, artinya Pertanian yang dipadukan Peternak & Perikanan

18/04/2026
18/04/2026

MANCING IKAN GABUS DI SUNGAI KALI WALOH DESA NYAMPLUNGSARI
Penulis : Hengky Sendyanto
Pendiri & Ketua Yayasan Banyu Biru Food Estate
Rabu, 15 Mei 2024

Yayasan Banyu Biru Food Estate - Desa Nyamplungsari adalah Desa Wisata yang berada di Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang Jawa Tengah yang dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau, menyimpan rahasia alam yang menarik bagi siapapun terutama surganya para pecinta memancing. Di tengah kehijauan perkebunan alam yang luas, terdapat sebuah petualangan memancing yang menawarkan pengalaman luar biasa yaitu memancing ikan gabus di sungai kali waloh. Dalam tulisan ini, saya akan menggali pesona dan keunikan dari memancing di lingkungan alam yang unik ini.

PESONA KEINDAHAN ALAM DESA NYAMPLUNGSARI

Alam di Desa Nyamplungsari adalah contoh harmoni antara alam dan pertanian yang menghasilkan ekosistem yang unik. Ketika matahari terbit dan sinarnya menembus pohon bakau dan Cemara, rawa-rawa ini berubah menjadi lanskap yang memukau. Di antara pepohonan bakau dan Cemara yang tinggi, air yang tenang dan rerumputan air yang lebat menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan, termasuk ikan gabus.

Mancing ikan gabus di sungai kali waloh Desa Nyamplungsari adalah pengalaman yang berbeda dari memancing di lokasi lain. Memancing di tengah rawa-rawa yang menghijau dan alami menambah kesan petualangan dalam aktivitas memancing Anda. Rerumputan air dan vegetasi yang subur menciptakan latar belakang yang menakjubkan saat Anda mencoba menaklukkan ikan gabus yang tangguh.

MENYATU DENGAN ALAM

Mendekati sungai, Anda akan merasakan dekatnya hubungan dengan alam. Suara desiran air, cahaya matahari yang melalui daun-daun, dan kesegaran udara akan membuat Anda merasa terhubung dengan alam lebih dari sebelumnya. Sambil menunggu gigitan ikan, Anda dapat menikmati keindahan lingkungan sekitar yang menghadirkan ketenangan dan kedamaian.

Mancing ikan gabus di sungai kali waloh Desa Nyamplungsari adalah perjalanan ke alam yang luar biasa. Pengalaman memancing di lingkungan yang berbeda dengan keindahan dan keunikan sendiri akan meninggalkan kenangan tak terlupakan. Dalam momen-momen ketika Anda menantikan gigitan ikan, Anda juga bisa berbagi keindahan dan kekayaan alam yang luar biasa. Jadi, jika Anda mencari petualangan memancing yang berbeda dan menarik, pertimbangkanlah untuk menjelajahi rawa sungai Desa Nyamplungsari dan menjadikan memancing ikan gabus di sana sebagai pengalaman yang tak terlupakan.

Pada video berikut aktifitas mancing ikan gabus dengan judul Mancing Ikan Gabus di Sungai Kali Waloh Desa Nyamplungsari, yang teman-teman lihat berikut ialah aksi casting ikan saya dan teman saya memakai sepeda motor menuju lokasi casting ikan gabus kemudian berjalan kaki mengarah sungai, dengan tujuan semoga sahabat mancing merasa terhibur waktu melihat konten casting ikan gabus saya saat ini.

Meski sasaran pertama kami mancing ikan gabus tapi kadang-kadang juga kami strike ikan keting dll di saat casting pada rawa sungai Kali Waloh Desa Nyamplungsari. (BBFE)

18/04/2026

HAKEKAT KEIMANAN SESEORANG ADALAH PERCAYA BAHWA TUHAN SELALU BERSAMA KITA
Penulis : Hengky Sendyanto
Pendiri & Ketua Yayasan Banyu Biru Food Estate
Jum'at, 14 Juni 2024

Yayasan Banyu Biru Food Estate - Iman adalah kepercayaan yang dipercayai oleh seseorang yang berkenaan dengan agamanya, keyakinan maupun kepercayaan kepada Tuhan, nabi, kitab dan sebagainya. Dalam ajaran agama Islam, iman berarti kepercayaan, keyakinan kepada Allah, nabi-nabi-NYA serta kitab yaitu Al-Quran dan lain sebagainya.

Menurut ajaran agama Islam, umat muslim mengimani enam rukun iman. Keenam rukun iman tersebut wajib diimani dan diyakini oleh orang Islam.

Iman secara istilah, maknawi atau terminologis merupakan percaya dengan yakin akan keberadaan Allah, Malaikat Allah, Kitab-kitab – NYA, para Rasul – NYA, akhirat, hingga qadha dan qadar yang telah terangkum dalam rukun iman menurut ajaran agama Islam.

Menurut Mualim Kyai Muhamad Nasir selaku pembina dan penanggung jawab MDz TQN MIFTAAHUN NUURUL ANWAARI Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, iman adalah mengikrarkan suatu hal dengan pikiran, lalu diucapkan dengan menggunakan lisan dan diyakini di dalam hati serta diaplikasikan dengan menggunakan anggota tubuh.

Dalam Islam, keimanan memiliki tingkatan-tingkatan. Tingkatan ini juga membedakan keimanan setiap orang. Menurut Mualim Kyai Muhamad Nasir tingkatan keimanan seseorang dapat dibagi menjadi lima tingkat. Antara lain : Iman Taqlid, Iman Ilmu atau Ilmul Yaqin, Iman Iyana atau Ainul Yaqin, Iman Haq atau Haqqul Yaqin, Iman Hakikat.

Selain tingkat iman menurut pandangan Mualim Kyai Muhamad Nasir tingkatan iman secara umum dapat dikategorikan p**a menjadi lima, yaitu muslim, mukmin, muhsin, mukhlis serta muttaqin.

Iman secara etimologi artinya mempercayai. Percaya berkaitan erat dan tidak bisa dipisahkan dari mengenal dan mengetahui (ma'rifat). Dalam arti kepercayaan terhadap sesuatu itu tumbuh dengan dilandasi dan didasari pengetahuan dan pengenalan terhadapnya. Jika seseorang mempercayai sesuatu maka dia mengetahui dan mengenalnya. Dalam Khasyiyah Jami' al-Shahih lil imam al-Bukhari disebutkan bahwa kadar dan tingkat keimanan seseorang kepada Allah itu tergantung pada sejauh mana kadar pengetahuan dan pengenalan (ma’rifatullah) orang tersebut kepada Allah. Jadi seseorang yang beriman kepada Allah, maka tentunya dia mengetahui dan mengenal Allah. Mengenal dan mengetahui Allah berbeda dengan mengenal makhluk-Nya. Mengenal dan mengetahui Allah adalah dengan mengenal sifat-sifat-Nya, perintah-Nya dan larangan-Nya yang dapat diperoleh dengan cara men-tadabburi dan men-tafakuri ayat-ayat-Nya, baik ayat kauniyat/tersirat di alam raya maupun ayat qur'aniyat/tersurat dan tertulis dalam Qur'an. Meskipun demikian, tidaklah merupakan kemestian orang yang mengetahui sesuatu otomatis mempercayai dan mengimaninya. Adakalanya mengetahui sesuatu tetapi tidak mengimaninya seperti iblis yang mengetahui (ma'rifat) terhadap Allah, tetapi dia tidak mengimani dan tidak mau tunduk pada perintah Allah SWT.

Sedangkan menurut terminologi, iman diformulasikan sebagai pembenaran dengan hati, pengakuan dengan lisan yang dibuktikan dengan perbuatan dan karya nyata (amal).

Saya Hengky Sendyanto dan Bang Arman Snip dari BANYU BIRU FOOD ESTATE percaya dan sangat yakin kalau Tuhan akan bukakan Jalan, di saat tiada jalan dan itu sudah beberapa kali kami lalui bersama dalam menghadapi masalah yang ada bisa terselesaikan atau ketemu dengan solusinya. Pastinya itu campur tangan Tuhan yang Maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maha Segala-galanya.

Dari hal ini saya bisa belajar dan menyadari bahwa penderitaan menyadarkan saya (manusia) bahwa diri saya (nya) rapuh, oleh karena itu kita membutuhkan kehadiran sosok Ilahi. Ada suatu momen penderitaan yang mengubah caraku memaknai imanku. Kejadian ini berlangsung pada awal-awal kita mulai projek yang akan menjadi besar ini

Di awal kita mulai tanggal 23 Februari 2024, saya dan bang Arman memulai projek di perkebunan yang telah kita namakan Banyu Biru Food Estate ini. Namun, tak disangka-sangka, cobaan datang tanpa pemberitahuan lebih dulu. Tepat di awal mulai kita tengah atau dalam kondisi finansial keluarga yang sedang tidak baik-baik saja alias tak punya modal. Artinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sudah sulit, sekarang ditambah buka usaha di perkebunan yang bercita-cita ingin besar nantinya.

Aku tahu betul bahwa tabungan kami berdua tidak ada‼️Dan hanya bermodalkan Bismillah kami niat jalan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan membiayai pendidikan dan masa depan keluarga kami. Dan “Pasrah” menjalani usaha ini adalah satu-satunya kata yang terlintas dibenak kami saat itu.

“Saya Yakin sekali Jika Tuhan sudah menempatkanku di garis start, maka Tuhan pasti akan menyertai hingga titik finish,” gumamku di dalam hati.

“Karena itu, saudara-saudaraku semua nya, yuk mulai saat ini kita harus berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan‼️ Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak akan sia-sia”. Semua jerih lelah tidak akan luput dari pandangan Tuhan. Mungkin perjalanan hidup mempertemukanku dengan awan hitam, bahkan badai, tetapi aku beriman pada waktu-Nya badai akan berlalu dan awan hitam akan digantikan pelangi di langit yang cerah.

Memang hari-hari terasa sulit kita jalani ketika mengetahui kondisi ekonomi kami berdua tidak baik-baik saja. Dalam kondisi seperti ini hanya Allah SWT Tuhan Semesta Alam inilah harapan kita satu-satunya.

Mendengar jawaban dari lubuk hati ini, saya terdiam sejenak dan berkata:

“Ya Allah Tuhan kami berikan lah kami kemudahan dalam segala sesuatunya nanti, Amin”

Ketika saya memohon seperti itu, terdengar suara lantang istri saya dan berkata; “Dari mana mau memulai projek impian mu...⁉️ Buat makan aja ini kita kekurangan uang. Jangan maksain keadaan‼️”

Mendengar kalimat tersebut aku hanya terdiam. Setelah pembicaraan berakhir, tangisku dan harapanku kepada Allah tidak bisa lagi dibendung. Selain Tuhan ternyata hanya ibuku satu-satunya orang yang mempercayai dan selalu mensupport cita-cita dan projek impian ini. Aku tidak dapat menyangka, ibuku tetap mensupport walau beberapa kali usaha ku sering mengalami kegagalan. Ibuku melakukan hal yang bertolak belakang dengan banyak orang saat ini. Ketika mayoritas anggota keluarga menghantarku ke tepian untuk mengorbankan impian ku, ibuku tetap mempercayai bahwa Allah SWT akan membantu mempermudah langkah-langkahku ini tepat pada waktu-Nya dan aku tetap harus melanjutkan projek impianku ini kata seorang ibu yang selalu mengasihi aku sebagai anaknya ini.

Saat ini dan selamanya pelarianku hanyalah doa, dengan percaya bahwa “God’s plan is always the best plan”. Terpatri benar di dalam ingatan saat ini, “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, inilah keyakinan, kepercayaan, dan pengharapan itu akhirnya kembali datang. Aku mulai mengerti bahwa seberat apapun penderitaan hidup yang sedang dialami, aku harus tetap setia untuk mempercayakan hidup ini kepada Tuhan semata.

Tanggal 23 Februari 2024 tepatnya pada hari Jum'at kami berdua mulai menjalankan mahakarya besar yang kita namakan Banyu Biru Food Estate ini. Dan ternyata tak terduga masih banyak saudara, teman dekat membantu secara diam-diam. Tanpa pikir panjang “orang baik” tersebut bersedia membantu projek kami. Mereka membantu tanpa membicarakan kepada seorangpun tentang apa yang telah mereka lakukan.

Tiba-tiba saja dalam kesulitan yang sedang kami hadapi, dan saat aku berpikir tidak ada lagi kemungkinan untuk melanjutkan projek impian ini, Tuhan menunjukkan kuasa-Nya tepat pada waktu-Nya. Tuhan mempertemukan kami dengan orang-orang baik yang ikut mensupport cita-cita kami. Keadaan dan kejadian menyadarkan kami bahwa seberat apapun cobaan hidup yang dihadapi, pengharapan kepada Tuhan tidak boleh sirna.

Hampir tidak ada sepatah katapun yang dapat keluar dari mulutku, karena rasa syukur atas kebaikan Tuhan. Sedari saat itu hingga saat ini, kami selalu mengingat bahwa kami pernah melalui awal yang berat bersama Tuhan. Insyaallah awal yang berat ini memberi kami akan keyakinan kekuatan iman untuk menghadapi penderitaan lainnya di kemudian hari nantinya.

Mudah-mudahan kita semua sebagai hamba Allah dan umat Baginda Rasulullah Saw selalu diberi kekuatan iman dan Islam oleh Allah sehingga termasuk orang yang memiliki kualitas keimanan yang baik, namun tentunya untuk meraih dan mewujudkan hal itu perlu ada upaya sungguh-sungguh (mujahadah) dan keinginan kuat (iradah) yang diwujudkan dengan semangat menggebu (himmat 'adzimah) untuk mendalami, mempelajari dan mengamalkan ajaran agama Islam itu sendiri tentunya. (BBFE)

18/04/2026

TEMUAN TELOR ULAR DIDUGA MASIH BANYAK ULAR BERKELIARAN DI LOKASI PERKEBUNAN BANYU BIRU FOOD ESTATE ANTARA LAIN KING COBRA, SANCA BAHKAN MUNGKIN ULAR PITON JUGA ADA
Penulis : Hengky Sendyanto
Pendiri & Ketua Yayasan Banyu Biru Food Estate
Senin, 13 Mei 2024

Yayasan Banyu Biru Food Estate - Hari Senin tepatnya tanggal 13 Mei 2024 telah ditemukan lagi kemungkinan telor ular Sanca atau Piton karena telor nya lebih besar dari telor bebek. Bang Arman Snip menduga, di perkebunan Banyu Biru Food Estate tersebut merupakan habitat banyak ular bersarang.

Hal itu dikemukakan oleh Bang Arman selaku pengelola sekaligus penggarap di lokasi Perkebunan Banyu Biru Food Estate, usai melakukan perataan dan penyisiran di kebun yang terletak di Desa Nyamplungsari Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Hasil penyisiran, Bang Arman dan saya Hengky Sendyanto selaku Pemilik Perkebunan Banyu Biru Food Estate menemukan banyak sarang ular dan telor ular yang kondisinya masih baru.

"Hasil penyisiran pinggiran sawah, banyak gua-gua, pohon-pohon besar dan semak-semak yang diduga menjadi sarang ular, diduga masih banyak (ular) di sana," ucap Bang Arman saat dikonfirmasi Channel Banyu Biru Tv, Senin (13/05/2024).

Bang Arman mengatakan, sampai saat ini saya dan Mas Hengky Sendyanto masih melakukan penyisiran di sekitara kebun. Penyisiran dilakukan untuk memastikan kawasan tersebut aman bagi kita dan orang yang nantinya masuk ke area perkebunan.

"Pihak pengelola perkebunan Banyu Biru Food Estate akan melakukan penyisiran kembali untuk menghindari ada korban yang digigit atau bahkan dimakan ular," ungkapnya.

Dia mengimbau kepada warga yang nekad masuk berkebun untuk waspada. Warga juga diminta tidak masuk ke perkebunan Banyu Biru Food Estate

Mitos Angker di Lokasi Perkebunan Banyu Biru Food Estate juga sangat kental di masyarakat Desa Nyamplungsari khususnya warga Dusun Kertosari

"Diimbau agar masyarakat berhati-hati dan waspada jika nekad masuk area Perkebunan Banyu Biru Food Estate, jangan masuk, bawa peralatan yang memadai, apalagi jangan melintas pada saat hari sudah gelap," ungkap Bang Arman

Peristiwa penampakan ular siluman itu juga sering terjadi kata warga sekitar lokasi Perkebunan Banyu Biru Food Estate. Dan terbukti Bang Arman pun pernah mengalaminya sendiri, baik penampakan suara perempuan tak nampak orangnya bahkan penampakan Ular misteri nya. (BB)

Colek : Sorotan Nyamplungsari Petarukan Desaku

CERITA KOLAM TANAH IKAN NILA & IKAN GABUS DI PERKEBUNAN BANYU BIRU FOOD ESTATE DAN TENTANG PENTINGNYA HAKEKAT VIBRASI HU...
18/04/2026

CERITA KOLAM TANAH IKAN NILA & IKAN GABUS DI PERKEBUNAN BANYU BIRU FOOD ESTATE DAN TENTANG PENTINGNYA HAKEKAT VIBRASI HUBUNGAN BATIN KITA DENGAN ALAM SEKITAR KITA
Penulis : Hengky Sendyanto
Pendiri & Ketua Yayasan Banyu Biru Food Estate
Selasa, 21 Mei 2024

Yayasan Banyu Biru Food Estate - Mungkin apa yang saya tulis di pagi hari ini tepatnya hari Selasa tanggal 21 Mei 2024 tidak rasional, tetapi memang begitulah kenyataannya. Tulisan yang saya maksud itu adalah tentang kehidupan ikan yang dipelihara di kolam Perkebunan Banyu Biru Food Estate. Kegiatan Saya Hengky Sendyanto selaku Pemilik Perkebunan Banyu Biru Food Estate dan Bang Arman Snip selaku pengelola dan pelaksana di Perkebunan Banyu Biru Food Estate sehari-hari tidak saja di Perkebunan Banyu Biru Food Estate, tetapi juga berwirausaha, di antaranya menanam, memelihara, jualan, dll apa yang bisa dijual yang penting halal pastinya.

Berbagai jenis ikan pada umumnya tidak mungkin dipelihara di dalam kolam yang sama. Agar aman masing-masing ikan yang berbeda dipisahkan di kolam yang berlainan. Sebab, jika tidak dipisahkan akan bisa saling serang, artinya di Perkebunan Banyu Biru Food Estate akan buat kurang lebih 6 kolam yang berisi ikan yang berbeda. Kebetulan walau belum jadi sempurna kolam 1 untuk ikan nila dan kolam 2 untuk ikan gabus sudah kami isi indukkannya, doakan agar mereka bisa nyaman dan berkembang biak sesuai harapan kita pastinya.

Fungsi dari kolam tersebut selain untuk budidaya ikan, airnya juga sebagai media untuk penyiraman untuk tumbuhan yang ada di lokasi Perkebunan Banyu Biru Food Estate. Di antara mereka ikan ikan tersebut yang berbeda jenisnya kalau kita taruh dalam kolam yang sama itu akan saling menyerang, dan akhirnya hanya ikan yang kuat yang akan bertahan dan tersisa di kolam itu.

Jangankan jenis ikan yang berbeda, ikan sejenis saja kadang saling menyerang. Ada jenis ikan tertentu yang kanibal. Seperti ikan gabus misalnya, akan memangsa ikan lainnya bahkan sesama ikan gabus pun bisa saling serang kata Bang Arman jika makanannya tidak mencukupi. Oleh karena itu, peternak ikan gabus selalu berhati-hati, mereka tahu sifat kanibalnya itu. Jika tidak diantaisipasi maka ikannya akan habis, karena saling memangsa itu.

Memelihara ikan di kolam ternyata ada juga yang sekedar hobi. Ada salah seorang kawan lama yang menyalurkan hobinya dengan memelihara ikan di kolam miliknya. Menurut pengalamannya bahwa, jika di dalam satu kolam diisi empat jenis ikan saja akan saling serang, dan pengalaman itu p**a pernah terjadi pada kolam saya waktu saya tinggal di Desa Kalisalak Kec.Batang Kab.Batang Jawa Tengah kala itu. Maka dipastikan beberapa bulan kemudian hanya akan tersisa jenis ikan yang paling kuat. Lainnya, akan dimangsa ikan yang lebih kuat. Maka dari itu berdasarkan pengalaman tersebut disarankan yang punya hobi memelihara ikan tawar tersebut agar beberapa jenis ikan harus dipisahkan.

Tapi anehnya hal itu tidak terjadi di kolam Kawan saya yang bernama Zaenal Abidin yang tinggal di Desa ngluwih Kecamatan Bandar Kabupaten Batang Jawa Tengah, dan saya sangat heran ketika menyaksikan kolam ikan milik Zaenal di rumahnya berisi berbagai jenis ikan dan bahkan dalam ukuran yang berlain-lainan. Dalam satu kolam diisi tidak kurang dari berbagai jenis ikan, tetapi ikan-ikan itu tidak saling menyerang. Semua bisa hidup rukun, bertahan hidup, dan tidak saling menyerang.

Berbincang-bincang dengan pengalaman saya tersebut, saya segera teringat kehidupan saya ketika saat masih kecil di Desa Bendan dan Desa Poncol Kota Pekalongan Jawa Tengah. Saya oleh orang tua yaitu Bapak saya, diberi banyak tugas di antaranya harus merawat beberapa ekor Ayam Bangkok nya. Sebagaimana anak pada umumnya, sejak duduk di sekolah dasar, saya sudah diberi banyak tugas, misalnya nimba air di sumur, mijitin ayah, dan bahkan harus mengerjakan apa saja terkait dengan urusan rumah tangga,

Pengalaman yang tidak pernah saya lupakan dari memelihara ayam bangkok di waktu masih kecil tersebut adalah, bahwa ayam tidak akan bertelor sebagaimana biasa jika pemiliknya sedang gelisah atau marah. Apakah hal itu sekedar mitos, atau sungguhan, tidak ada orang yang mengkritisi. Atas dasar kepercayaan itu, pemilik atau peternakan ayam biasanya berusaha sabar, khawatir hasil telornya berkurang. Saya rasakan, pernyataan tersebut ada benarnya. Ayam jika tidak dipelihara dengan sabar tidak bertelor. Kalian percaya atau ngak percaya...⁉️ 😁

Kembali pada cerita tentang berbagai jenis ikan yang bisa hidup rukun di dalam satu kolam, setelah ditanyakan kepada Zaenal, jawabnya sangat sederhana. Zaenal mengatakan bahwa, semua penghuni rumah ini selalu rukun. Para anak-anak nya dan bahkan ke dua isteri Zaenal itu juga tidak pernah berselisih atau apalagi bertengkar. Semua mampu hidup rukun, saling berbagi kasih sayang katanya.

Zaenal, ketika menjelaskan tentang berbagai jenis ikan yang bisa hidup di satu kolam mengatakan dengan enaknya bahwa, ikan-ikan itu bisa hidup rukun oleh karena dipelihara oleh orang yang bisa rukun. Ikan itu tidak akan bermusuhan oleh karena mungkin malu atau sungkan dengan Zaenal, pemiliknya. Begitu p**a para anak-anak nya yang berjumlah lebih dari 9 orang tidak pernah bertengkar dan apalagi berkelahi. Anak-anak dan bahkan ikannya di kolam mampu mencontoh kehidupan Zaenal yang selalu hidup rukun bersama ke 2 isteri dan ±9 orang anaknya.

Begitulah sekelumit kisah cerita hari ini. Cerita ikan dikaitkan dengan kerukunan keluarga teman saya Wallahu a'lam tentang kebenaran, apakah itu benar atau cuma cerita pepesan kosong dari Zaenal Abidin itu sendiri. Tapi tentang kerukunan kedua istri dan anak-anaknya memanglah terjadi benar adanya.

Semoga kisah ini bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk selalu rukun dalam kehidupan rumah tangga kita sendiri-sendiri dan bisa di Praktekkan olah kita semuanya. AMIN 🤲 (BBFE)

Address

Petarukan
Pemalang
52362

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Banyu Biru Food Estate posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share