Laskar Muda Melayu Riau

Laskar Muda Melayu Riau laslar muda melayu riau mengangkat harkat dan martabat Negeri Bersama, Berjuang dan Menang

16/10/2025
16/10/2025

Hidup sering terasa berat bukan karena terlalu banyak masalah, tapi karena kita ingin mengendalikan hal-hal yang seharusnya kita terima. Kita ingin orang lain selalu mengerti, keadaan selalu berpihak, rencana berjalan mulus tanpa hambatan. Tapi dunia tidak diciptakan untuk tunduk pada keinginan kita. Dunia berjalan dengan logikanya sendiri, dan tugas kita bukan untuk memaksakan kendali, melainkan belajar menata pikiran agar tetap tenang di tengah ketidakpastian.

Kesalahan banyak orang adalah percaya bahwa kebahagiaan datang saat segalanya bisa dikendalikan. Padahal, kendali sejati justru lahir dari kemampuan mengatur cara berpikir — bukan dari kemampuan mengatur keadaan. Pikiran yang jernih bisa menjinakkan badai, sementara pikiran yang kacau bisa menenggelamkan bahkan di air yang tenang. Maka, rahasia ketenangan bukan pada kuasa atas dunia luar, tapi pada ketertiban dunia dalam diri sendiri.

1. Mengendalikan pikiran bukan berarti menolak kenyataan, tapi belajar menerimanya dengan bijak.

Sering kali kita salah paham: kita kira mengendalikan pikiran berarti menolak perasaan negatif, memaksa diri untuk “selalu positif”. Padahal tidak. Mengendalikan pikiran berarti memberi ruang bagi semua perasaan yang datang, lalu memilih bagaimana menanggapinya. Itu adalah seni memilah antara apa yang bisa diubah dan apa yang hanya bisa diterima.

Ketika kamu belajar menerima kenyataan tanpa kehilangan arah, kamu sedang membangun ketenangan batin. Kamu berhenti bertarung dengan hal-hal di luar kendalimu, dan mulai berfokus pada hal yang bisa kamu kuasai — dirimu sendiri. Dari sinilah kebijaksanaan muncul: bukan karena hidup jadi lebih mudah, tapi karena kamu jadi lebih tangguh.

2. Pikiranmu adalah akar dari setiap tindakanmu. Jika akarnya sehat, hasilnya juga akan baik.

Banyak orang ingin memperbaiki hidup dengan mengubah perilaku, padahal yang seharusnya diperbaiki terlebih dahulu adalah cara berpikir. Tindakan hanyalah buah dari pikiran. Jika akar pikiranmu dipenuhi ketakutan, semua keputusan akan didasari rasa cemas. Tapi kalau akar pikiranmu berisi keberanian dan kesadaran, setiap langkah akan terasa lebih ringan dan terarah.

Kamu mungkin tidak bisa memilih situasi yang terjadi padamu, tapi kamu selalu bisa memilih cara menafsirkannya. Inilah yang membedakan orang kuat dari orang rapuh — bukan pada besar kecilnya masalah, tapi pada kualitas pikirannya dalam menghadapi masalah itu. Pikiran yang sehat menolak untuk diperbudak oleh rasa takut; ia memimpin diri keluar dari kekacauan dengan cara yang tenang.

3. Fokus pada yang bisa kamu kendalikan, lepaskan yang tidak bisa.

Hidupmu akan jauh lebih damai saat kamu berhenti memaksa segalanya sesuai kehendakmu. Tidak semua hal harus berjalan sempurna. Tidak semua orang harus memahami versimu. Dan tidak semua rencana harus terjadi persis seperti bayanganmu. Yang perlu kamu kendalikan hanyalah bagaimana kamu berpikir, bereaksi, dan menyesuaikan diri dengan keadaan.

Fokus pada yang bisa kamu kendalikan — waktumu, tenagamu, pilihanmu, dan sikapmu. Ketika kamu belajar membiarkan hal-hal di luar kendali berjalan sebagaimana mestinya, kamu sedang membebaskan diri dari penderitaan yang kamu ciptakan sendiri. Lepas bukan berarti menyerah; lepas berarti mempercayai bahwa hidup tahu ke mana ia akan membawamu.

4. Pikiran yang jernih menciptakan tindakan yang efektif. Pikiran yang kusut hanya menambah kekacauan.

Dalam banyak situasi sulit, masalahnya bukan karena tidak ada solusi, tapi karena pikiran kita terlalu penuh untuk melihatnya. Saat panik, semua jalan terasa buntu. Tapi ketika pikiranmu jernih, bahkan jalan kecil pun bisa terlihat. Inilah kekuatan dari kendali mental — bukan untuk memaksakan hasil, tapi untuk membuka ruang berpikir yang lebih luas dan tenang.

Orang yang mampu menenangkan pikirannya akan selalu memiliki keunggulan dibanding yang reaktif. Mereka tidak terburu-buru mengambil keputusan, tidak mudah terpancing, dan tahu kapan harus menunggu. Pikiran yang tenang bukan tanda kelemahan, tapi tanda kematangan. Ia tahu bahwa tidak semua hal harus diselesaikan sekarang juga, dan tidak semua reaksi perlu dikeluarkan.

5. Mengendalikan pikiran adalah bentuk tertinggi dari kebebasan.

Ketika kamu mampu mengatur pikiranmu, kamu berhenti menjadi budak keadaan. Orang lain boleh marah, dunia boleh berisik, tapi kamu tetap bisa memilih tenang. Kamu tidak mudah diguncang oleh komentar, gosip, atau tekanan sosial karena kamu tahu: pikiranmu milikmu, dan tidak ada yang bisa merusaknya tanpa izinmu. Inilah kebebasan yang tidak bisa dibeli oleh uang atau status.

Kebebasan sejati bukan berarti tidak ada aturan, tapi punya kendali atas dirimu sendiri di tengah kekacauan. Ketika kamu sudah bisa mengarahkan pikiranmu ke arah yang benar, kamu akan menyadari bahwa kedamaian bukan sesuatu yang dicari di luar, tapi sesuatu yang kamu bangun dari dalam.


Kamu tidak perlu mengendalikan dunia untuk merasa tenang. Kamu hanya perlu mengendalikan cara berpikirmu. Karena pikiran adalah kemudi kehidupan — ke mana ia diarahkan, ke sana p**a hidupmu melaju. Saat kamu berhenti mencoba memegang kendali atas semua hal, kamu akan menemukan bahwa hidup tidak seburuk yang kamu bayangkan.

Ketenangan bukan datang dari keadaan yang sempurna, tapi dari pikiran yang mampu menerima ketidaksempurnaan dengan lapang dada. Jadi, berhentilah mencoba mengubah angin, dan belajarlah menyesuaikan layar. Karena pada akhirnya, yang benar-benar menentukan ke mana kamu sampai bukan badai di luar sana — tapi arah yang kamu pilih di dalam pikiranmu.

Pernyataan SikapLaskar Muda Melayu Riau ( LM2R ) Terhadap Pernyataan Menteri Agama RI Yaqud Cholil Qoumas tentang Menyam...
28/02/2022

Pernyataan Sikap
Laskar Muda Melayu Riau ( LM2R ) Terhadap Pernyataan Menteri Agama RI Yaqud Cholil Qoumas tentang Menyamakan Suara Azan dengan Suara Gonggongan Anjing
1. Laskar Muda Melayu Riau (LM2R) Mengecam Pernyataan yang kurang Realistis itu, terlebih lagi bagi Seorang Menteri agama dan Posisi berbicara itu di Propinsi Riau yang sangat menghargai Tata krama dan Sopan santun hingga tersebut Masyarakat Beradap dan Berbudaya.
2. LM2R Menyadari dan mendengar secara Seksama apa yang Dibahasakan Oleh Yaqud Cholil Qoumas itu tentang Analogi Azan dengan gonggongan Anjing, yang bisa kita pahami bersama bahwa itu adalah Kalimat sangat tidak pantas dalam Berkeyakinan Islam Rahmatan Lil 'alamin.
3. LM2R Meminta Presiden RI kembali Mengevaluasi dan Atau Mencopot Yaqud Cholil Qoumas sebagai Menteri agama RI karna Dianggap tidak Relevan dan kurang realistis dalam mengurus Kedamaian Berkeyakinan Di republik ini.
4.Meminta Kapolda Riau Segera Mensiyasati Laporan Dugaan pelanggaran 165 A KUHP ( UU tentang Penodaan Agama) dan UU IT No.19/2016 perubahan atas UU No.8/2011 atas pernyataan yang dimaksud.
5. Terkait Surat Edaran No.5/2022 dalam pengaturan Volume Suara Azan hendaklah menjadi pertimbangan kembali, karna Dianggap mencederai Pelaksanaan peribadatan Muslim dan terkesan berlebihan untuk mengurus Masyarakat mayoritas Muslim terbesar Dunia tersebut.
Demikian Pernyataan Sikap LM2R terkait Kecaman atas Pernyataan Menteri Agama RI Yaqud Cholil qoumas ini dibuat dengan sesungguhnya. Mengingat Penegakan Hukum yang berkeadilan dan Kedamaian sesama anak bangsa tergapaikan. Terkhusus propinsi Riau tercinta dan NKRI Umumnya.
Riau, 01 Maret 2022

Mengetahui :
Laskar Muda Melayu Riau (LM2R)

Tidak ada ketakutan diatas kebenaran
11/02/2022

Tidak ada ketakutan diatas kebenaran

11/02/2022

NAJWA SHIBAB

11/02/2022

Para pejuang

11/02/2022

Fatamorgana kehidupan

  Cinta dari Masyarakat Kep.meranti  Tanah Jantan Menuju Istana MerdekaLebih kurang sebelas bulan dilantik, bupati kep**...
08/02/2022

Cinta dari Masyarakat Kep.meranti
Tanah Jantan Menuju Istana Merdeka
Lebih kurang sebelas bulan dilantik, bupati kep**auan meranti terlihat kehilangan arah dalam bekerja. Langkah pemutihan terhadap tenaga honorer sejak akhir desember hingga membuat program jalan satu arah (One Way)
Mulai menjadikan Sampah sebagai Penangkal abrasi hingga mendeklarasi diri mencalonkan diri sebagai bakal calon Gubernur.
Melakukan Pengaggaran Mobil mewah, Alat berat hingga Membayar Staf ahli misterius dalam bekerja.
Meski sedkit kaget dengan Mandegnya kapasitas Dewan hingga berujung Tidak Kosentrasinya seluruh OPD dalam bekerja.
Mengingat Surat edaran nomor 800/BKD-SEKRE/XII/2021/1267 terbit pada tanggal 27 Desember 2021. Tentang tidak memperpanjang Tenaga Honorer hingga Pembaziran anggaran yang tidak tepat sasaran dan dianggap tidak masuk Prioritas, bahkan prilaku Anak monyet dihutan disusui dan anak dirumah mati kelaparan.
Namun rasanya belum layak untuk diterapkan di kebupaten ini, akibat nilai kesejahteraan sosial dan pendidikan masih jauh panggang dari api.
Kami memahami konsep yang katanya ada OPD yang bersifat pelayanan diantaranya, RSUD, puskesmas, tenaga kebersihan, pemadam kebakaran, banpol Satpol PP dan tenaga khusus pimpinan (ajudan, pengawal pribadi, supir, rumah tangga dan pramusaji). Tetap dilanjutkan SK. Bagi kami hal ini juga perlu klasifikasi dampak dan Analisanya.
Bahwa sesungguh Tenaga honorer dalam perkembanganya bertujuan untuk membantu kinerja PNS yang mana PNS tersebut sudah kewalahan dalam menjalankan fungsi atau tugas yang diberikan oleh pemerintah daerah yaitu salah satunya dalam hal pelayanan publik yang merupakan fungsi dari pemerintah daerah.
Aturan di pasal 1 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Tenaga honorer adalah seseorang yang diangkat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian atau pejabat lain dalam pemerintahan untuk melaksanakan tugas tertentu pada instansi pemerintah atau yang penghasilannya menjadi beban Anggaran Pendapatan bagi kami hal ini adalah hak proregatifnya seorang kepala daerah, namun perlu kajian dan analisa mendalam untuk daerah meranti yang masih terkesan baru seumur jagung dan jauh dari kelayakan itu.
Berangkat dari PP No. 56 Tahun 2012 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 Tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil dan PP No. 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja, bagi kami tidaklah mempermasalahkan Amanat Konstitusi itu, meski terkesan hanya dikambing hitamkan dilapangan, namun kembali lagi tidak ada yang salah dengan aturan itu.
Sebagai Anak pribumi kami menyadari dan masih mengiang ditelinga saat Janji kampanye awal 2020 yang lalu, bahwa siap membayar honor tenaga non PNS dari Rp 1,2 juta menjadi Rp 2 juta perbulan, meski ternyata diturunkan menjadi Rp 780 ribu perbulan yang akhirnya digantung tidak bertali diakhir 2021 itu.
Bagi kami keputusan ini adalah bentuk Penzaliman dan tidak manusiawi, ditambah filosofi mekarnya Kabupaten ini berangkat dari Peningkatan Kesejahteraan, kedamaian dan Berkeadilan sosial bukan malah sebaliknya.
Untuk itu kami menyatakan sikap kepada Bupati kep.meranti Untuk :
1. Meyakini bahwa H.M.adil adalah Bupati kep.meranti sehingga menyadarkan bupati tentang kep.meranti dibawah kemerintahannya dan bukan hanya kelompok-kelompok tertentu (Terkesan Nepotisme dan Monopoli)
2. Kembali memulihkan Roda kepemerintahan birokrasi dan administrasi yang sehat dan Maksimal akibat kekosongan Tenaga harian lepas, baik kepemerintahan maupun para Guru
3. Meminta kepastian Bupati dalam menyelamatkan Negeri dari kemerosotan Moral dan Moril terhadap kehidupan masyarakat yang sangat Berdampak akibat Musibah Covid19 ditambah covid Umikron yang tiada jelas akhirnya, keadaan tutupnya pintu mencari nafkah di negeri jiran, matinya putaran ekonomi sehingga masyarakat benar-benar tidak lagi merdeka dan jauh dari Kesejahteraan.
4. STOP Program Jalan satu arah (one way) yang hanya terkesan penzaliman dan tidak punya Urgensi bahkan pembaziran.
5. Mengetuk pintu hati Bupati untuk Lebih Profesional, Produgtif dan Substansif dalam menjalankan amanah sehingga tidak terkesan prakmatis, monopolis dan lips stik belaka
6. Kebijakan merumahkan Honorer dan atau tidak memperpanjang SK THL adalah langkah pemda dalam meningkatkan angka pengangguran, kemiskinan, Kejahatan dan meninggalkan Filosofi Mekarnya kabupaten kep.meranti
Selatpanjang, 08 Februari 2022
Laskar Muda Melayu Riau (LM2R)
Tembusan :
RI
RB

Riau
Riau
DPRD Kep.Meranti
Kep.Meranti

BERJUANG DARI HATI UNTUK NEGERI BERPRADABAN
08/02/2022

BERJUANG DARI HATI UNTUK NEGERI BERPRADABAN

08/02/2022

LM2R Kritisi kebijakan Pemerintah

Address

Pekanbaru
28111

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Laskar Muda Melayu Riau posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Laskar Muda Melayu Riau:

Share