27/05/2026
Hari Raya Idul Adha bukan sekedar ritual keagamaan tahunan tentang menyembelih hewan kurban. Lebih dari itu, momen ini adalah cermin besar bagi diri kita untuk melihat kembali ke dalam diri.
1. Pengorbanan, Apa yang Sebenarnya Harus di Sembelih?
Dari kisah Nabi Ibrahim A.s dan Nabi Ismail A.s kita bisa melihat simbol kepatuhan tertinggi seorang hamba kepada Tuhannya, bagaimana seseorang bisa dengan ikhlas mengorbankan ego, sifat kikir, ketamakan, dan rasa mementingkan diri sendiri. Poin pentingnya adalah di hari raya Idul Adha ini kita bisa menyembelih sifat-sifat hewan (sifat buruk) dalam diri kita sebagai bentuk ketakwaan kita kepada Tuhan
2. Makna Ikhlas dan Kepercayaan
Dalam hidup kita seringkali diuji dengan kehilangan, atau keharusan melepaskan sesuatu yang kita cintai, bisa berupa harta, jabatan, atau impian. Maka, di momen ini mengingatkan bahwa apapun yang kita lepaskan karena Allah pasti akan diganti dengan keberkahan yang lebih baik.
3. Solidaritas Sosial dan Kemanusiaan
Berkurban dan memberikan hewan kurban kepada mereka yang membutuhkan dan memastikan tidak ada perut yang kelaparan di hari itu merupakan pengingat bahwa kesalehan spiritual (Habluminaallah) tidak akan sempurna tanpa kesalehan sosial (Habluminannas)
4. Perjalanan Menuju Kesalehan Jiwa
Bagi saudara-saudara kita yang menunaikan ibadah haji, mereka berkumpul di Arafah, Muzdalifah, dan Mina tanpa melihat status sosial, warna kulit, atau bangsa. Mengingatkan kita bahwa semua manusia sama di mata Tuhan dan yang membedakannya hanyalah tingkat takwa
Semoga Idul Adha kali ini tidak hanya meninggalkan cerita tentang hidangan daging di meja makan, tetapi juga meninggalkan jejak kebaikan, keikhlasan, dan kepedulian yang mendalam di dalam hati kita._
Selamat Hari Raya Idul Adha
10 Dzulhijjah 1447 H/ 27 Mei 2026