๐—ข๐—บ๐—ฎ๐—ต ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ฏ๐—ถ๐—ต๐˜‚๐—ป

  • Home
  • Indonesia
  • Pekalongan
  • ๐—ข๐—บ๐—ฎ๐—ต ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ฏ๐—ถ๐—ต๐˜‚๐—ป

๐—ข๐—บ๐—ฎ๐—ต ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ฏ๐—ถ๐—ต๐˜‚๐—ป Religius Kebudayaan

MEWASITI IJO ABANGKita sering merasa sudah jadi โ€œWasitโ€ yang hebat saat menghakimi dunia. Tapi jangan-jangan, kita selam...
29/01/2026

MEWASITI IJO ABANG

Kita sering merasa sudah jadi โ€œWasitโ€ yang hebat saat menghakimi dunia. Tapi jangan-jangan, kita selama ini salah lapangan?

Di Sinau Bareng Tanbihun kali ini, kita akan diskusikan:

โ€ข Wasit itu Penyeimbang: Ia ada agar dunia tidak runtuh karena berat sebelah.

โ€ข Prinsip Sakral: Tidak melihat โ€œSiapaโ€, tapi melihat โ€œApaโ€.

โ€ข Pertanyaannya: Jika wasit bukan hanya untuk menyemprit orang lain, lalu apa yang sebenarnya sedang โ€œmasukโ€ ke dalam diri kita dan menuntut kita untuk menjadi wasit yang adil?

Jangan sampai kita niatnya mewasiti, malah berakhir jadi pemain yang ikut menyalahkan dan menghina.

๐Ÿ—“ WAKTU & TEMPAT
Hari: Sabtu Malam Ahad Wage
Tanggal: 31 Januari 2026
Jam: 20.00 WIB - Selesai
Tempat: Joglo Mberan
(Seberang Hutan Kota Rajawali, Jl. Dr. Sutomo No.17a, Beran, Watesalit, Batang)

Ayo melingkar. Kita cari tahu, pertandingan macam apa yang sedang terjadi di dalam diri kita masing-masing.

30/12/2025

Tetap menjaga algoritma

Tanbihunan: Sinau bareng menuju Qullatain (Dua Kulah)Dua minggu lalu, di pojok Musholla Uswatun Hasanah, sebuah diskusi ...
29/12/2025

Tanbihunan: Sinau bareng menuju Qullatain (Dua Kulah)

Dua minggu lalu, di pojok Musholla Uswatun Hasanah, sebuah diskusi kecil saat ngaji malam Senin menyisakan โ€endapanโ€ di kepala. Kita bicara soal Air Mutanajis.

Secara syariat, air yang terkena najis itu seolah sudah โ€œselesaiโ€, ia kehilangan fungsinya untuk menyucikan.

Namun, fiqih memberikan celah keajaiban: _jika air-air yang bermasalah itu berkumpul hingga mencapai Qullatain (dua kulah), hingga rasa, bau, dan warnanya kembali normal, maka ia kembali menjadi Air Mutlak. Ia suci dan kembali berdaulat untuk mensucikan._

Ini bukan sekadar aturan bersuci, ini adalah Suluk Sosial.

Kita ini, kalau berdiri sendiri-sendiri, mungkin hanyalah air mutanajis. Kita punya noda, punya kesalahan, dan punya ego yang seringkali โ€œnajisโ€ karena merasa paling benar.

Kita mungkin tidak pintar, jauh dari suci. Maka, _Omah Tanbihun_ mengajak kita untuk Sinau Bareng, Tanbihunan Bareng.

Kenapa harus bareng?
Karena kita sedang mengumpulkan tetesan-tetesan _โ€mutanajisโ€_ diri kita agar genap menjadi _โ€Dua Kulahโ€._

Dalam sinau bareng (Tanbihunan), bau ego kita luruh, warna kesombongan kita memudar, dan rasa merasa-benar kita kembali normal.

Kita berkumpul bukan untuk saling memamerkan kesucian, tapi untuk saling menenggelamkan kekurangan dalam wadah _Omah Tanbihun._

semoga dengan berkumpul dan melebur itulah, kita bisa bertumbuh menjadi sosok yang _โ€mutlakโ€_ yang tidak hanya baik untuk diri sendiri, tapi juga bermanfaat dan menyucikan bagi alam semesta.

Mari kita genapi Dua Kulah itu dalam lingkaran Sinau Bareng Omah Tanbihun.

_AMS, Benteh 29 Desember 2025_

BUMI: AKU SALAH APA?๐ŸŒDi kesunyian Pasar Sugihwaras, kami duduk melingkar, merajut kembali tali persaudaraan dalam Sinau ...
29/12/2025

BUMI: AKU SALAH APA?๐ŸŒ

Di kesunyian Pasar Sugihwaras, kami duduk melingkar, merajut kembali tali persaudaraan dalam Sinau Bareng Tanbihunan.

Malam ini bukan sekadar diskusi, tapi ruang rindu yang penuh dengan _โ€keganyenganโ€_ (keakraban).

Alhamdulillah, lingkaran kali ini semakin berwarna dengan kehadiran:
โ€ข Para Sesepuh Omah Tanbihun
โ€ข Sedulur dari Majlis Maiyah Suluk Pesisiran
โ€ข Perwakilan Kepercayaan Sapto Darmo
โ€ข Serta sedulur warga Pekalongan

Diawali dengan khidmatnya Tawassulan, suasana kemudian menghangat saat dibacakan Mukaddimah _โ€Bumi, Aku Salah Apa?โ€_ yang dilemparkan oleh tim progres Omah Tanbihun.

Sebuah refleksi mendalam tentang hubungan kita dengan alam dan pencipta.

Tak ketinggalan, alunan musik yang mencerahkan menyelinap di sela-sela diskusi, membuat hati gembira sebelum akhirnya kita tutup dengan Mushofahah (bersalaman) sebagai tanda kasih sayang antar sesama.

Maturnuwun untuk semua sedulur yang sudah hadir melingkar.

Sampai jumpa di Lingkar Tanbihunan selanjutnya!

28/12/2025
28/12/2025

Teruslah berbuat baik kepada semua makhluk.

Bumi tidak pernah meminta lebih. Ia hanya ingin dijaga, dirawat, dan dihormati. Namun hari ini, kita justru menyaksikan ...
23/12/2025

Bumi tidak pernah meminta lebih. Ia hanya ingin dijaga, dirawat, dan dihormati. Namun hari ini, kita justru menyaksikan bumi yang lelah hutan yang habis, air yang tercemar, udara yang kian sesak, dan bencana yang datang silih berganti. Dalam diamnya, seakan bumi bertanya kepada manusia: โ€œAku salah apa?โ€

Pertanyaan ini bukan untuk menyalahkan satu pihak, melainkan untuk menggugah kesadaran bersama. Sebagai khalifah di muka bumi, manusia memikul amanah besarโ€”bukan hanya memanfaatkan alam, tetapi juga melindunginya. Ketika keseimbangan rusak, sejatinya yang terluka bukan hanya bumi, melainkan juga kehidupan kita sendiri.

Melalui Forum Tanbihunan edisi Desember, Omah Tanbihun mengajak kita duduk bersama, berdiskusi, dan merenung. Mengaitkan persoalan lingkungan dengan nilai keimanan, budaya, dan tanggung jawab sosial. Forum ini menjadi ruang untuk membuka pikiran, menguatkan nurani, serta merumuskan sikap: apa yang bisa dan harus kita lakukan agar bumi kembali lestari.

Mari hadir, terlibat, dan menjadi bagian dari perubahan.
Ikuti Diskusi Tanbihunan Edisi Desember
๐Ÿ—“ Sabtu Malam Ahad, 27 Desember 2025
๐Ÿ•— Pukul 20.00 WIB โ€“ selesai
๐Ÿ“ Pasar Sugihwaras

Karena menjaga bumi bukan tugas segelintir orang, melainkan tanggung jawab kita bersama.

Bumi tidak pernah meminta lebih. Ia hanya ingin dijaga, dirawat, dan dihormati. Namun hari ini, kita justru menyaksikan ...
23/12/2025

Bumi tidak pernah meminta lebih. Ia hanya ingin dijaga, dirawat, dan dihormati. Namun hari ini, kita justru menyaksikan bumi yang lelah hutan yang habis, air yang tercemar, udara yang kian sesak, dan bencana yang datang silih berganti. Dalam diamnya, seakan bumi bertanya kepada manusia: โ€œAku salah apa?โ€

Pertanyaan ini bukan untuk menyalahkan satu pihak, melainkan untuk menggugah kesadaran bersama. Sebagai khalifah di muka bumi, manusia memikul amanah besarโ€”bukan hanya memanfaatkan alam, tetapi juga melindunginya. Ketika keseimbangan rusak, sejatinya yang terluka bukan hanya bumi, melainkan juga kehidupan kita sendiri.

Melalui Forum Tanbihunan edisi Desember, Omah Tanbihun mengajak kita duduk bersama, berdiskusi, dan merenung. Mengaitkan persoalan lingkungan dengan nilai keimanan, budaya, dan tanggung jawab sosial. Forum ini menjadi ruang untuk membuka pikiran, menguatkan nurani, serta merumuskan sikap: apa yang bisa dan harus kita lakukan agar bumi kembali lestari.

Mari hadir, terlibat, dan menjadi bagian dari perubahan.
Ikuti Diskusi Tanbihunan Edisi Desember
๐Ÿ—“ Ahad, 27 Desember 2025
๐Ÿ•— Pukul 20.00 WIB โ€“ selesai
๐Ÿ“ Pasar Sugihwaras

Karena menjaga bumi bukan tugas segelintir orang, melainkan tanggung jawab kita bersama.

Dokumentasi Sinau Bareng Omah Tanbihun 2025Meneladani Spirit Perjuangan KH Ahmad Rifaโ€™i (Pahlawan Nasional dari Batang) ...
10/08/2025

Dokumentasi Sinau Bareng Omah Tanbihun 2025
Meneladani Spirit Perjuangan KH Ahmad Rifaโ€™i (Pahlawan Nasional dari Batang) | di Pendopo Kabupaten Batang

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ SINAU BARENGMeneladani Spirit Perjuangan Syaikhuna KH. Ahmad Rifaโ€™i (Pahlawan Nasional dari Batang)๐Ÿ“… Sabtu, 9 Agustus...
06/08/2025

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ SINAU BARENG
Meneladani Spirit Perjuangan Syaikhuna KH. Ahmad Rifaโ€™i (Pahlawan Nasional dari Batang)

๐Ÿ“… Sabtu, 9 Agustus 2025
๐Ÿ“ Pendopo Kabupaten Batang
๐Ÿ•– Pukul 19.00 WIB - Selesai

โœจ Sebuah ruang belajar bersama untuk menggali inspirasi perjuangan, nilai-nilai budaya, dan kearifan lokal dari sosok Syaikhuna KH. Ahmad Rifaโ€™i yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

๐ŸŽค Keynote Speech:

- Faiz Kurniawan (Bupati Kabupaten Batang)
- Happy Trenggono (Tokoh Nasional dari Batang) - dalam konfirmasi

๐Ÿ“š Narasumber Inspiratif:

1. Bapak As Burhan โ€“ Intelektual NU
2. Arief Dirhamsyah โ€“ Founder Pekalongan Heritage
3. Gus Asep - Ahli Literasi Rifaโ€™iyah
4. Mbak Utin โ€“ Pengrajin Batik Rifaโ€™iyah
5. Agus Sulistyo โ€“ Budayawan

Yuk ramaikan dan ajak teman-temanmu untuk hadir!
Acara ini terbuka untuk umum

Didukung oleh: Pemkab Batang
Media Partner: Info Batang, Rifaiyah ID, BatangHelp

Address

Jalan Otto Iskandardinata Rt 01 Rw 07 Desa Kali Baros (Mbenteh Sokorejo) Kec Pekalongan Timur
Pekalongan
51129

Telephone

+6285647926108

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ๐—ข๐—บ๐—ฎ๐—ต ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ฏ๐—ถ๐—ต๐˜‚๐—ป posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to ๐—ข๐—บ๐—ฎ๐—ต ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ฏ๐—ถ๐—ต๐˜‚๐—ป:

Share