masjid darul arqom

masjid darul arqom Pusat Dakwah



02/06/2026

Rehab masjid darul arqom Kota Pasuruan

Proses Rehab terus berlangsung dan di kerjakan dengan penuh kehati-hatian.

Setelah Kuba besar dan kecil sudah selesai di kerjakan. Tahap selanjutnya pengerjaan di bagian dak cor atas masjid Darul Arqom.

Proses yang di lakukan yaitu :
1. Pembongkaran bangunan yang tidak di gunakan
2. Pembersihan
3. Pengeleman pocxi
4. Pengecatan poxsi Jotun
5. Finishing

Ikhtiar untuk tidak terjadi lagi kebocoran di waktu hujan ke dalam masjid.

Takmir Masjid Darul Arqom Kota Pasuruan perlu dukungan dari jamaah dan masyarakat secara luas.

Dukungan melalui rekening :
Bank Syariah Indonesia (BSI) 7174678736
An. Masjid Darul Arqom

Konfirmasi transfer ke :
1. H. M. Achyar Taman 081334338883
2. Ustadz Anang Abdul Malik 081333441625
3. Agus Salim 081259405007

Terima kasih kepada jamaah dan masyarakat luas yang sudah menyalurkan infak nya untuk proses Rehab Masjid dan di catat oleh Allah SWT sebagai amal jariyah dan di balas dengan sebaik-baiknya balasan.
Amin Amin Ya Rabbal Alamin.

23/05/2026

Kajian Ahad Pagi
masjid darul arqom
Kota Pasuruan
24 Mei 2026

Ustadz Baihaqi LC



22/05/2026

Follow Masjid Darul Arqom Kota Pasuruan's WhatsApp channel. Pusat Dakwah Muhammadiyah Kota Pasuruan. Join 43 followers for the latest updates.

22/05/2026

Pasuruan, 22 Mei 2026 - Rehabilitasi Masjid Darul Arqom terus menunjukkan perkembangan positif. Proses pembenahan sejumlah bagian utama masjid berjalan dengan

Proses Rehab Masjid Darul Arqom *Laporan Progres Rehab Masjid Darul Arqom*Jumat 22 Mei 20261. Kuba besar sudah selesai ✅...
22/05/2026

Proses Rehab Masjid Darul Arqom
*Laporan Progres Rehab Masjid Darul Arqom*
Jumat 22 Mei 2026

1. Kuba besar sudah selesai ✅
2. 2 Kuba kecil (proses pengerjaan)
3. Dak cor bagian atas proses pengerjaan)

Mohon doa kelancaran rehab Masjid Darul Arqom.

infak terbaik anda kami nantikan




Agus Salim

Rehab Masjid Darul Arqom Kota Pasuruan tahap pertama :- perbaikan dak cor atap masjid yang bocor - pengecatan bagian dal...
18/05/2026

Rehab Masjid Darul Arqom Kota Pasuruan tahap pertama :
- perbaikan dak cor atap masjid yang bocor
- pengecatan bagian dalam dan luar masjid
- kebutuhan anggaran Rp. 185.000.000 (seratus delapan puluh lima juta rupiah)

List perolehan sementara :
1. Saldo kas masjid Rp 7.000.000 Kas Masjid
2. dr. Dian Rp 500.000 Rekening Masjid
3. ASHARI SUTIKTO Rp 500.000 Rekening Masjid
4. Bobira Rp 2.000.000 Cash
5. SUPRIYATIN Rp 1.000.000 Rekening Masjid
6. Rusprasita Rp 200.000 Via Lazismu
7. HENIS WIDIYANTO Rp 500.000 Rekening Masjid
8. HILDA Rp 3.000.000 Rekening Masjid
9. Hj. Nur Widowati Rp 500.000 Rekening Masjid
10. DHANY AGUS RHEUNYAWAN Rp 500.000 Rekening Masjid
11. MAKSUM LATIEF Rp 100.000 Rekening Masjid
12. Hamba Allah Kota Pasuruan Rp 600.000 Cash
13. Riza Suhartatik Rp 300.000 Cash
14. Ustadz H. Baidowi sekeluarga Rp 3.000.000 Rekening Masjid
15. UM Lamongan Rp 1.000.000 Rekening Masjid
16. Jamaah kajian Ranting Aisyiyah Panggungrejo Rp 250.000 Cash
17. Ustadz Slamet Suharto sekeluarga Rp 1.500.000 Cash
18. DJOKO WIDODO Rp 200.000 Rekening Masjid
19. Hamba Allah Rp 100.000 Rekening Masjid
20. UM Surabaya Rp 10.000.000 Rekening Masjid
21. MAKSUM LATIEF Rp 100.000 Rekening Masjid
22. Adi istana Bestari Rp 500.000 Cash
23. Toko sederhana Kebonagung Rp 150.000 Cash
24. H. Supriyono Rp 1.000.000 Via Lazismu
25. Majelis Dikdasmen kota Pasuruan Rp 400.000 Cash
26. Andri Surabaya Rp 650.000 Cash
27. Rony Dwi Susilo Rp 1.000.000 Via Lazismu
28. AGUS SUPRIYONO Rp 200.000 Rekening Masjid
29. UM JEMBER Rp 2.000.000 Rekening Masjid
30. ESI ROSYIDA Rp 500.000 Rekening Masjid
31. WAHYU WIBAWANTO Rp 300.000 Rekening Masjid
32. MUHAMMAD ISNAINI NURUDDIN Rp 1.000.000 Rekening Masjid
33. KHARIRI DAULAH Rp 300.000 Rekening Masjid
34. Jasin (alm) Rp 500.000 Rekening Masjid
35. RSI Fatimah Banyuwangi Rp 1.000.000 Rekening Masjid
36. Hamba Allah Rp 177.777 Rekening Masjid
37. Yetty Sulistiowati Rp 200.000 Cash
38. Ahmad Dukha Rp 300.000 Cash
39. Hamba Allah Rp 1.000.000 Cash
40. Hamba Allah Rp 50.000 Rekening Masjid
41. SOEPARNO Rp 500.000 Rekening Masjid
42. IKHSANUDIN Rp 1.000.000 Rekening Masjid
43. Agus Setyaji Rp 500.000 Cash
44. Hamba Allah Rp 100.000 Rekening Masjid
45. HASAN HADI Rp 400.000 Rekening Masjid
46. SITI MAEMUNAH Rp 200.000 Rekening Masjid
47. Hj. Emilis Rp 1.000.000 Via Lazismu
48. Alm. H. Achmad Basyar Rp 500.000 Via Lazismu
49. Hamba Allah Rp 100.000 Rekening Masjid
50. HAMZAH Rp 1.000.000 Rekening Masjid
51. RIMA CAHYANI Rp 500.000 Rekening Masjid
52. SUPRIYATIN Rp 2.300.000 Rekening Masjid
53. UM Sidoarjo Rp 7.500.000 Rekening Masjid
54. H. Arifin Ahmad Rp 1.000.000 Rekening Masjid
55. Eva Sabariah Rp 1.500.000 Cash
56. Hj. Yuyun Rp 1.000.000 Rekening Masjid
57. AGUS SALIM HAQ Rp 100.000 Rekening Masjid
58. H. Robikhan Rp 1.000.000 Rekening Masjid
59. Imam Sukardi Rp 100.000 Cash
60. BUDIWATI SETYARINI Rp 200.000 Rekening Masjid
61. SMP Muhammadiyah 1 kota Pasuruan Rp500.000 Cash
62. Abdul Rahman Rp 1.000.000 Cash
63. Rina Rp 150.000 Cash
64. Erna Kadaryanti Spd Rp 1.000.000 Rekening Masjid
65. Hamba Allah Rp 50.000 Rekening Masjid
66. Klinik Alfiza Medika Utama Rp 3.000.000 Cash
67. Hamba Allah Rp 500.000 Via Lazismu
68. Hamba Allah Rp 500.000 Rekening Masjid
69. PT FLIP Rp 500.000 Rekening Masjid
70. Bu Peni Rp 300.000 Rekening Masjid
71. H Paidi Fauzi Rp 700.000 Cash
72. alm Kholid Rochim Rp 5.348.700 Cash
73. Sri Suhartini Rp 100.000 (TF)
74. Keluarga Dhania Rp 500.000 (cash)
75. Hamba Allah Perum Kraton Harmoni Rp 200.000 (cash)
76. ...
77. ...
78. ...
79. ...
80. ....

Total Sementara *Rp 78.926.477*

Cara donasi Rehab Masjid Darul Arqom transfer melalui rekening :
*BSI 7174678736*
an. Masjid Darul Arqom

Konfirmasi transfer :
1. *H. Achyar Taman 081334338883*
2. *Ustadz Anang Abdul Malik 081333441625*
3. *Agus Salim 081259405007*

Reposisi Peran Masjid di Era Modern dan Refleksi Perjuangan Ketauhidan Keluarga Nabi Ibrahim AS.Oleh Firnas MuttaqinMaje...
18/05/2026

Reposisi Peran Masjid di Era Modern dan Refleksi Perjuangan Ketauhidan Keluarga Nabi Ibrahim AS.

Oleh Firnas Muttaqin

Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan kembali menggelar Pengajian Ahad Pagi di Masjid Darul Arqom, Kota Pasuruan, Minggu (17/5/2026). Hadir sebagai pembicara utama, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang membidangi Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM), Ustadz Dr. Hasan Ubaidillah.

Dalam ceramahnya yang berfokus pada momentum menjelang bulan Dzulhijjah, Dr. Hasan membedah secara mendalam tentang reposisi peran masjid di era modern serta tiga hikmah esensial dari refleksi perjuangan ketauhidan keluarga Nabi Ibrahim AS.

Transformasi Masjid Muhammadiyah Naik Kelas

Mengawali kajiannya, Dr. Hasan menekankan pentingnya masjid-masjid Muhammadiyah untuk melakukan transformasi gerakan sosiologis. Masjid tidak boleh lagi sekadar menjadi ruang ibadah ritual yang statis, melainkan harus hadir sebagai pusat solusi dan pemenuhan kelayakan sosial bagi umat.

"Melalui arah gerakan yang baru, kita mendorong masjid-masjid Muhammadiyah bertransformasi naik kelas. Masjid harus menjadi tempat kelayakan sosial; ada layanan kesehatan, santunan, hingga biro konsultasi keluarga sakinah yang dikelola oleh SDM kader terlatif. Prinsipnya, masjid menjadi pusat pergeseran nilai kemanfaatan yang langsung menyentuh problem jamaah," ujar Dr. Hasan di hadapan ratusan jamaah yang memadati ruang utama masjid.

Tiga Makna Historis Perjuangan Nabi Ibrahim AS

Memasuki inti materi sejarah Islam, Dr. Hasan mengajak jamaah merefleksikan kembali sejarah nabi-nabi yang diabadikan melalui dimensi waktu istimewa di dalam Islam, seperti Muharram yang identik dengan Nabi Musa AS, dan Dzulhijjah yang menempatkan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS sebagai poros utama.

Ditinjau dari aspek tafsir dan geopolitik sejarah, perjuangan ketauhidan Nabi Ibrahim AS melintasi tiga wilayah besar: Babilonia (Irak), Palestina, hingga lembah baka (Makkah). Dari bentangan sejarah tersebut, Dr. Hasan merangkum tiga hikmah besar yang harus diinternalisasi oleh setiap warga Muhammadiyah:

1. Dibenci karena Kebenaran, Bukan karena Akhlak

Merujuk pada fase dakwah Nabi Ibrahim di Babilonia saat berhadapan dengan kelaliman Raja Namrud, Dr. Hasan mengisahkan betapa masifnya kebencian sosiologis masyarakat saat itu hingga satu desa berlomba-lomba mengumpulkan kayu bakar untuk membakar sang nabi.

"Nabi Ibrahim dibenci bukan karena beliau memiliki perangai buruk. Beliau adalah pribadi yang sangat lembut dan mencintai masyarakatnya. Namun, beliau dimusuhi murni karena membawa prinsip kebenaran tauhid. Ini menjadi otokritik bagi kita. Kalau kita dibenci orang karena akhlak kita buruk, itu musibah. Tapi kalau kita sudah berakhlak baik dan tetap dimusuhi karena memegang teguh kebenaran Islam, itulah anugerah dan sunnatullah perjuangan," tegasnya.

2. Dakwah Santun di Tengah Ujian Keluarga

Hikmah kedua menyoroti ujian domestik para nabi. Dr. Hasan mengingatkan bahwa musuh dakwah sering kali lahir dari lingkaran terdekat, seperti dialami Nabi Nuh AS melalui anak-istrinya, maupun Nabi Ibrahim AS yang diuji oleh ayahnya, Azar, seorang produsen berhala.

Meskipun menghadapi penentangan ideologis yang kontras dari sang ayah, Al-Qur'an merekam bahwa Nabi Ibrahim selalu berdialog menggunakan tutur kata yang sangat santun (Ya abati / Wahai ayahku).

"Berdakwah itu menanam benih yang hasilnya mungkin baru dipanen oleh keturunan kita di masa depan. Menegakkan kebenaran harus diiringi dengan akhlak yang mulia. Sangat miris jika hari ini ada sebagian orang yang mengatasnamakan kebenaran namun dakwahnya diisi dengan hujatan, caci maki, dan mudah mengafirkan sesama," lanjut dosen pascasarjana tersebut.

3. Hakikat Ketaatan Iman (Sam'an wa Tha'atan)

Hikmah ketiga bersumber dari keteguhan hati keluarga Ibrahim dalam menerima perintah penyembelihan Nabi Ismail AS. Dr. Hasan mengurai asal-usul penamaan hari di bulan Dzulhijjah berdasarkan kematangan iman Nabi Ibrahim. Tanggal 8 Dzulhijjah disebut Hari Tarwiyah (hari merenung/berpikir) karena di fase inilah Nabi Ibrahim merenungkan keabsahan mimpinya. Memasuki tanggal 9 Dzulhijjah, keraguan itu runtuh berganti keyakinan mutlak bahwa mimpi tersebut adalah perintah Allah, yang kemudian dinamakan Hari 'Arafah (hari mengetahui/yakin).

Keteguhan iman ini juga tecermin dari kerelaan Nabi Ismail yang menyampaikan tiga syarat santun kepada ayahnya sebelum disembelih—meminta menyingsingkan baju ayah agar darah tidak menetes ke ibu, meminta diikat kencang agar reflek fisiknya tidak dinilai sebagai bentuk pembangkangan, serta meminta pisau ditajamkan agar proses berjalan cepat.

"Perintah Allah itu ada yang rasional dan ada yang suprarasional. Sebagai warga Muhammadiyah, sikap kita haruslah sam'an wa tha'atan —mendengar dan taat secara totalitas, bukan selalu mendiskusikan atau mendebat ketetapan syariat menggunakan logika rasio yang terbatas," terangnya sembari mengutip hadis larangan menafsirkan agama murni menggunakan isi kepala tanpa landasan ilmu.

Penutup dan Interaksi Jamaah

Kajian sosiologi-historis ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif. Pihak panitia membagikan sejumlah doorprize menarik bagi jamaah, khususnya ibu-ibu, yang mampu menjawab pertanyaan terkait materi peta dakwah Nabi Ibrahim di Babilonia, Palestina, dan Makkah.

Menutup rangkaian acara, Dr. Hasan menyampaikan apresiasinya atas antusiasme jamaah Masjid Darul Arqom Kota Pasuruan dan berharap manajemen waktu kehadiran jamaah pada pengajian Ahad pagi dapat terus ditingkatkan agar syiar dakwah persyarikatan semakin solid dan tepat waktu di masa-masa mendatang. (*)

16/05/2026

Kajian Ahad Pagi

masjid darul arqom Kota Pasuruan
Ahad 17 Mei 2026

Tema : "Rahasia di Balik keTa'atan Qurban"

Pemateri : Dr. Hasan Ubaidillah, S.E., M.M




Agus Salim

Address

Jalan KH Wachid Hasyim 202
Pasuruan
67114

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when masjid darul arqom posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share