Merapah Banua

Merapah Banua Collective action to preserve nature and culture for a sustainable future

08/12/2025

Hutan bukan sekadar tempat, melainkan rumah yang harus dijaga bersama.

Lewat musik, dan menyuarakan harmoni antara perempuan, alam, dan kehidupan.

Ada harapan dalam setiap nada, ada suara yang mereka perjuangkan.

Suara Dara, King of Borneo.
Suara perempuan, suara alam, suara yang tak akan pernah padam.

Episode terakhir dari campaign dari Kapuas Hulu. Semoga dari suara perempuan ini bisa membuka mata hati kita untuk selalu mencintai alam dan kebudayaan.

Merapah Banua invites you to experience Borneo beyond the surface to feel its heartbeat through an immersive VR360 journ...
10/11/2025

Merapah Banua invites you to experience Borneo beyond the surface to feel its heartbeat through an immersive VR360 journey in Kapuas Hulu.

Location: Parque da Cidade Belém
Date: Saturday, November 15 at 10:00 AM - 6:30 PM GMT-3

Here, the Dayak people show us that protecting the forest is not just an act of survival, but a way of life rooted in ancestral wisdom and spiritual harmony.

06/11/2025

Bagi masyarakat Dayak Iban, menenun memiliki hubungan yang erat dengan hutan. Seluruh bahan alami yang digunakan berasal dari hutan mulai dari kulit kayu babai, kulit kayu kepapa, hingga daun engkerebai yang tumbuh di tengah rimba Kalimantan.

Renda, perempuan asli suku Dayak Iban, tumbuh bersama tradisi menenun yang diwariskan turun-temurun. Bagi mereka, tenun bukan sekadar kain, melainkan simbol identitas dan ingatan pada leluhur.

Menurut Renda, dahulu hasil menenun bukan untuk dijual, hanya untuk menjaga tradisi. Sekarang, karena ada yang menampung, semangat kami makin besar. Ia juga berharap para perempuan Iban turut melestarikan budaya menenun kepada anak cucu mereka.

27/10/2025

Ing, rapper muda asal Kalimantan Barat, tumbuh bersama irama rap dari sang ayah. Dari sana, ia belajar bahwa rap bukan cuma musik, tapi juga cara untuk berekspresi dan melawan. Kini, lewat lagu barunya, Pamindara, Ing menulis kisah tentang tanah kelahirannya.

22/10/2025

Kata Siapa Perempuan Hanya Bisa di Dapur?
Dari semak belukar, jadi ladang yang mekar!

Dulu hamparan semak belukar, sekarang Lahan Lokontabo jadi ladang yang mekar! Kenalin, ini Ibu Ana, petani asal Desa Kensurai, yang berhasil menyulap belukar jadi lahan subur yang dipenuhi aneka tanaman pangan dan tumbuhan lokal.

Sebagai lulusan Sarjana Kehutanan, Ana memilih melanjutkan profesi sebagai petani dan berkebun seperti orang tuanya dulu.
Baginya, bekerja sebagai petani bukan sekadar mencari penghidupan, tetapi sebuah upaya mewariskan kehidupan bagi masa depan.

Karena ia percaya, apa yang ditanam hari ini, akan menyelamatkan generasi penerus di masa depan.

DOP & Editing: Amry Zulfriansyah

18/10/2025

Siapa yang tak mengenal Restiana lewat novelnya Bumi Ayu?

Baginya, pengetahuan adalah senjata yang harus dibagikan. Dari gerakan Sintang Membaca, Restiana membuka taman baca dan mengajak masyarat untuk lebih dekat dengan pengetahuan. Kini, lewat Tempayan Project, ia mulai mengarsipkan pengetahuan lokal warisan dari kakek nenek yang bisa dijadikan pedoman hidup di era modern.

Restiana percaya pengetahuan bukan sekadar masa lalu, ia adalah bekal untuk menjaga nilai-nilai luhur di masa depan.

15/10/2025

Bagi , memasak bukan sekadar rutinitas, tetapi bukti cinta pada tanah asalnya, Tamambaloh. Setiap bahan, setiap aroma adalah caranya merawat ingatan soal budaya pangan leluhurnya.

Melalui di dekat Sentarum, ia menghidupkan kembali makna “Taumamlalo”.
Bahwa kekayaan sejati bukan soal emas ataupun materi belaka, melainkan kelimpahan pangan dan kebersamaan.

Melalui teknik memasak “Suman”, “Tum”, “Pekasam”, hingga “Tutung”, ia menyajikan rasa otentik yang menyatukan manusia, alam, dan leluhur. Ia percaya kearifan bukan hanya untuk dikenang. Lebih dari itu, kearifan layak untuk terus hidup di setiap kudapan.

Kalau mampir ke , kamu paling sering coba masakan apa?

Tulis di kolom komentar, atau bagikan cerita rasa dari tanah asalmu!
Karena setiap kudapan punya kisah, sama seperti kita.

credit music : .indrayani.q
Editing

13/10/2025

Awalnya aku pulang hanya mencoba, ternyata aku jatuh cinta lagi pada rumah, pada tanah. Inilah pulang yang aku pilih, pulang yang penuh s**a cita, pulang untuk tumbuh sama-sama.

Wahyuni merupakah salah satu dari delapan perempuan yang memiliki semangat dalam pemberdayaan masyarakat, melestarikan alam, dan merawat warisan budaya leluhur di jantung Kalimantan.

Ayo berikan 🌳 di kolom komentar sebagai dukungan untuk Wahyuni dan gerakan perempuan lainnya dalam mewujudkan bumi yang lestari dan berkeadilan.

07/10/2025

Dari Heart of Borneo, kisah perempuan hadir membawa perubahan. Mereka bukan sekadar penjaga, perempuan mempunyai kekuatan untuk menjaga harmonisasi antara manusia, hutan, dan kehidupan. Langkah mereka sederhana, memberdayakan masyarakat, melestarikan alam, serta merawat warisan budaya leluhur. Inilah aksi nyata wujud peradaban, delapan perempuan, 8 harapan dari Jantung Kalimantan.


Merapah Kemana-Mana siap singgah di kotamu!Sebuah perjalanan nyempil yang menghadirkan diskusi, layar putar, hingga VR e...
11/09/2025

Merapah Kemana-Mana siap singgah di kotamu!

Sebuah perjalanan nyempil yang menghadirkan diskusi, layar putar, hingga VR experiences tentang cerita dari hulu ke hilir!

Jadwal Bersandar:
📍Semarang | 12.09.2025 | Gedung C7 Lt.3 FISIP UNNES (12.30 - 16.00 WIB)

📍Yogyakarta | 17.09.2025 | Auditorium FISIPOL UGM (13.00 - 16.00 WIB)

📍Bandung | 28.09.2025 | Detail menyusul

Yuk, ikuti perjalanan ini dan rasakan keseruannya secara langsung ✨

Address

Jakarta Selatan
Pasar Minggu

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Merapah Banua posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share