Yayasan Tambuhak Sinta

Yayasan Tambuhak Sinta YTS works to create sustainable, balanced and equitable development. https://tambuhaksinta.com/

YTS was established in 1997 by the mineral exploration company, PT Kalimantan Surya Kencana, together with representatives of local Dayak people. The company has been working with local communities since it began exploring in the area over 30 years ago. Establishing the foundation was a means of formalizing its commitment to the local people. YTS focuses on strengthening governance and sustainable

community development in areas affected by extractive industries. The emphasis is on creating meaningful partnerships between communities, local government, extractive companies, and civil society organisations. YTS works on institutional and capacity development within communities and local government, with a strong emphasis on improving sustainable economic livelihood development. The foundation also has environmental conservation mission, especially though improving the practices of artisanal and small-scale gold mining (ASGM) in Indonesia. In the last 10 years, YTS has conducted a wide range of activities to promote appropriate technology for better ASGM practices and to prevent the release of mercury into the environment in order to protect human health, especially those living in ASGM communities.

Pada tahun 1981, Mansur Geiger, seorang geolog muda, menyusuri Sungai Kahayan untuk mencari sumber daya mineral. Beliau ...
13/08/2026

Pada tahun 1981, Mansur Geiger, seorang geolog muda, menyusuri Sungai Kahayan untuk mencari sumber daya mineral. Beliau tiba di Tumbang Mahuroi, desa terakhir di hulu sungai dan membuatnya sebagai basis kegiatannya. Ia tinggal bersama masyarakat, hidup sederhana seperti mereka, dan menjalin persahabatan yang erat dengan warga—termasuk Bue Sumbin, seorang tetua yang yang kelak menjadi salah satu pendiri YTS

Dari pengalaman itu, Mansur Geiger melihat potensi besar yang dimiliki masyarakat. Yang mereka butuhkan bukan sekadar bantuan, tetapi kesempatan, kepercayaan, dan pendidikan untuk mengembangkan potensi mereka. Inilah semangat yang kemudian menjadi bagian dari lahirnya Yayasan Tambuhak Sinta (YTS): berinvestasi pada manusia dan membangun masyarakat melalui hubungan yang dilandasi kepercayaan. Pada 8 Agustus 2026, Mansur Geiger kembali mengunjungi Desa Tumbang Mahuroi setelah 13 tahun tidak berjumpa dengan masyarakat di sana.

Nama Tambuhak Sinta sendiri diberikan oleh Bue Sumbin. Tambuhak berarti tali yang diikatkan pada tiang yang kuat untuk mengamankan barang yang berharga, sementara Sinta berarti cinta. Sebuah nama yang menggambarkan harapan agar YTS menjadi ikatan yang kuat yang menyatukan masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Hingga kini, semangat itu tetap menjadi bagian dari cara YTS bekerja: hadir, tinggal bersama masyarakat, mendengarkan, belajar, dan berjalan bersama mereka untuk jangka panjang.

Ketika usaha masyarakat berkembang, kemampuan mengelolanya menjadi sama pentingnya dengan kemampuan memproduksi dan menj...
31/07/2026

Ketika usaha masyarakat berkembang, kemampuan mengelolanya menjadi sama pentingnya dengan kemampuan memproduksi dan menjual hasil usaha.

Pada 28–31 Juli, Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kapasitas Pengurus Forum Usaha Borneo Nusantara (FUBN) di Bukit Batu. FUBN merupakan asosiasi petani yang telah lama didampingi YTS melalui berbagai program, termasuk agroforestri dan penguatan mata pencaharian.

Dengan kepengurusan baru dan unit usaha yang terus berkembang, pelatihan ini membekali peserta dengan materi tentang tata kelola organisasi, administrasi, manajemen usaha, dan pengelolaan keuangan.

Bagi banyak peserta, pelatihan ini membuka wawasan baru sekaligus membantu mereka mengenali kekuatan dan hal-hal yang masih perlu diperbaiki dalam mengelola organisasi maupun usaha.

Salah satu peserta, Ibu Dadawati, Pokja Pemasaran FUBN, mengatakan:

"Materinya mudah dipahami. Meskipun sebelumnya kami pernah mengikuti pelatihan pengelolaan keuangan, pelatihan ini sangat bermanfaat untuk menyegarkan kembali pengetahuan kami. Kami jadi lebih memahami apa yang masih perlu kami perbaiki dalam mengelola usaha."

Pelatihan mungkin hanya berlangsung empat hari, tetapi membangun usaha masyarakat yang kuat membutuhkan proses belajar dan pendampingan yang berkelanjutan. 🌱

Bagaimana Bukit Batu dapat menjadi penggerak kemajuan sosial, ekonomi, dan budaya di Palangka Raya tanpa mengorbankan ke...
24/07/2026

Bagaimana Bukit Batu dapat menjadi penggerak kemajuan sosial, ekonomi, dan budaya di Palangka Raya tanpa mengorbankan kelestarian lingkungannya?

Pertanyaan tersebut menjadi fokus dalam Green Talk Show bertema "Potensi Bukit Batu sebagai Penggerak Kemajuan Sosial, Ekonomi, dan Budaya di Palangka Raya" yang diselenggarakan oleh Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) pada 18 Juli 2026 sebagai bagian dari rangkaian Bukit Batu Festival di Muhammad Subuh Centre, Eco Village.

Dipandu oleh moderator Eva Merdekawati dari YTS, diskusi menghadirkan narasumber dari Bapperida Kota Palangka Raya, Borneo Nature Foundation (BNF), CIMTROP Universitas Palangka Raya, Yayasan Permakultur Kalimantan (YPK), dan PT Bumibaru Indonesia Jaya. Berbagai perspektif dibahas, mulai dari potensi Bukit Batu, arah pembangunan kawasan, pelestarian keanekaragaman hayati, keterlibatan masyarakat lokal, hingga peluang investasi yang tetap menjaga lingkungan dan budaya setempat.

Melalui dialog ini, para narasumber menekankan bahwa pengembangan Bukit Batu memerlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta, dan masyarakat. Dengan semangat tersebut, Bukit Batu diharapkan dapat berkembang sebagai kawasan yang mampu mendorong kemajuan sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan secara berkelanjutan.
@

Selamat Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya & ke-69 Kota Palangka Raya! 🏙️✨Sejak tahun 2009, Yayasan Tambuhak ...
17/07/2026

Selamat Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya & ke-69 Kota Palangka Raya! 🏙️✨

Sejak tahun 2009, Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) telah hadir dan berkomitmen mendampingi masyarakat di wilayah Bukit Batu dalam pengembangan mata pencaharian berkelanjutan, khususnya bersama para petani lokal.

Perjalanan panjang selama belasan tahun ini membuktikan bahwa "Palangka Raya Kota Kolaborasi" bukan sekadar tema, melainkan kerja nyata yang konsisten di lapangan. Penguatan kapasitas KUB dan FUBN, penerapan pertanian ramah lingkungan, dan peningkatan ekonomi kreatif berbasis komunitas merupakan bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan sumber daya manusia dalam mewujudkan kemandirian kota ini.

Mari bersama-sama kita jaga semangat gotong royong ini demi mewujudkan Palangka Raya Semakin Keren, mandiri, dan sejahtera dari pinggiran hingga ke pusat kota! 🤝💚💪

Sebagai mitra dalam Program Kemitraan Multipihak (Multi-Stakeholder Partnership/MSP) yang didukung oleh GIZ, Prisilia Ok...
09/07/2026

Sebagai mitra dalam Program Kemitraan Multipihak (Multi-Stakeholder Partnership/MSP) yang didukung oleh GIZ, Prisilia Oktaviyani (Lia) berkontribusi lebih dari sekadar membagikan keahliannya. Melalui perusahaannya, PT Indonesia Tana Utama, Lia mendukung pengembangan mata pencaharian berkelanjutan bagi masyarakat di kawasan gambut melalui produk pangan bernilai tambah.

Pada 26 Juni 2026, Lia memberikan pelatihan kepada tujuh perempuan dari Desa Pilang tentang pengolahan ikan gabus menjadi produk pangan siap jual. Pelatihan diawali dengan sesi teori mengenai alur produksi, standar kebersihan dan sanitasi, pengendalian mutu, serta potensi bisnis produk olahan ikan gabus. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik langsung, mulai dari mengolah ikan gabus hidup, memfillet, menggiling, hingga mengemas produk menggunakan vacuum sealer.

Pelatihan ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang usaha. Apabila para peserta membentuk kelompok usaha, Lia menyatakan kesediaannya untuk membeli produk yang mereka hasilkan, sehingga membuka akses pasar sejak awal.

Mengenai pentingnya pelatihan ini, Lia mengatakan:

"Ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi perempuan di Desa Pilang. Tidak setiap hari masyarakat memperoleh dukungan sekaligus dari pemerintah dan sektor swasta. Melalui kolaborasi ini, mereka tidak hanya memperoleh keterampilan dalam pengolahan pangan, tetapi juga akses terhadap pendampingan, peluang pasar, dan jaringan para mitra yang berkomitmen mendukung keberhasilan mereka."

Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana pendekatan Kemitraan Multipihak (MSP) mempertemukan masyarakat, pemerintah, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil untuk bersama-sama mengembangkan mata pencaharian yang ramah gambut, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus mendukung upaya pelestarian ekosistem gambut.

06/07/2026

Pada 23–25 Juni 2026, Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) memfasilitasi Pelatihan Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Desa yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur pemerintah desa dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan serta mengelola keuangan desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelatihan ini diikuti oleh 16 peserta, terdiri atas 14 aparatur desa dari wilayah dampingan YTS di Kecamatan Kahayan Hulu Utara dan Kecamatan Damang Batu, serta 2 peserta dari Desa Dandang dan Tumbang Pasangon. Dari peserta wilayah dampingan, terdapat 13 laki-laki dan 1 perempuan.

Melalui pelatihan ini, peserta memperdalam pemahaman dan keterampilan mengenai tahapan perencanaan, penganggaran, pengelolaan, hingga pelaporan keuangan desa. Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh dapat mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.

Setelah melalui proses panjang penyusunan, konsultasi, revisi, dan kajian hukum, Peraturan Bupati tentang Rencana Aksi D...
04/07/2026

Setelah melalui proses panjang penyusunan, konsultasi, revisi, dan kajian hukum, Peraturan Bupati tentang Rencana Aksi Daerah Pengurangan dan Penghapusan Merkuri (RAD-PPM) resmi disahkan pada 22 Juni 2026.

Bagi Yayasan Tambuhak Sinta (YTS), pencapaian ini menjadi hasil dari pendampingan selama bertahun-tahun melalui proyek Health and Pollution Action Plan (HPAP) bersama Global Alliance on Health and Pollution dan Pure Earth Indonesia. Regulasi ini menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah dalam merencanakan dan mengoordinasikan upaya pengurangan merkuri dari pertambangan emas skala kecil.

"Kami senang Peraturan Bupati tentang RAD-PPM akhirnya resmi disahkan. Ini merupakan pencapaian penting bagi YTS dan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas yang menunjukkan komitmen daerah dalam mengatasi pencemaran merkuri. Ini juga menjadi bukti bahwa upaya advokasi kebijakan dapat menghasilkan perubahan nyata."
— Dino, Program Manager YTS

Semoga regulasi ini menjadi fondasi yang kuat bagi langkah-langkah selanjutnya menuju Kalimantan Tengah yang lebih sehat dan bebas dari pencemaran merkuri.

Pada 2 Juli 2026, Kabupaten Pulang Pisau memperingati Hari Ulang Tahun ke-24 dengan upacara yang diselenggarakan di hala...
03/07/2026

Pada 2 Juli 2026, Kabupaten Pulang Pisau memperingati Hari Ulang Tahun ke-24 dengan upacara yang diselenggarakan di halaman Kantor Bupati Pulang Pisau. Dalam kesempatan tersebut, Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) menerima Piagam Penghargaan dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pulang Pisau atas partisipasi, dedikasi, dan kontribusinya dalam pengembangan sektor pariwisata, pelestarian budaya, serta pengembangan potensi lokal di Kabupaten Pulang Pisau.

"Mewakili Yayasan Tambuhak Sinta, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau. Ini adalah hasil dari semangat kolaborasi kemitraan multi pihak, khususnya di Desa Pilang. Pengembangan ekowisata Desa Pilang saat ini adalah bukti nyata bahwa ketika pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta, yang difasilitasi oleh YTS saling bersinergi, dampak positif yang nyata dan berkelanjutan bisa terwujud. Kami percaya bahwa pengembangan potensi lokal harus mengedepankan semangat kemitraan multi pihak, dengan merangkul semua elemen dan menciptakan solusi bersama."
— Eliana Hartaty

Perayaan ini juga menjadi momen penting bagi Desa Pilang, yang didampingi YTS dalam pengembangan ekowisata melalui Program Kemitraan Multi-Pihak (KMP) yang didukung oleh GIZ. Pada kesempatan tersebut, Desa Pilang resmi ditetapkan sebagai Desa Wisata melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati.

Penetapan ini memberikan dasar hukum dan kelembagaan yang lebih kuat bagi Desa Pilang untuk mengembangkan serta mengelola potensi ekowisatanya. Selain itu, status tersebut juga membuka peluang yang lebih luas untuk memperoleh pembinaan, promosi, dan dukungan dari pemerintah daerah.

Berbagai capaian ini mencerminkan pentingnya kolaborasi jangka panjang antara masyarakat, pemerintah daerah, dan mitra pembangunan. Melalui program KMP bersama GIZ, YTS akan terus berkomitmen mendukung pengembangan mata pencaharian berkelanjutan, konservasi lahan gambut, dan pembangunan daerah yang inklusif.

Suatu kehormatan bagi Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) bahwa penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemeri...
17/06/2026

Suatu kehormatan bagi Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) bahwa penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kota Palangka Raya dilaksanakan bertepatan dengan Hari Jadi ke-61 Kota Palangka Raya pada hari ini, 17 Juni 2026. Wali Kota Fairid Naparin S. E. dan Direktur YTS, Wandy Tuturoong menandatangani MoU setelah upacara bendera gabungan di Halaman Kantor Walikota Palangka Raya.

MoU ini akan memperkuat dukungan terhadap program yang telah kami jalankan sejak tahun 2009 di Kecamatan Bukit Batu, khususnya dalam mendampingi masyarakat petani untuk meningkatkan mata pencaharian dan kesejahteraan mereka. Dalam waktu dekat YTS juga akan memulai program konservasi dan community development yang akan dimulai dari Bukit Batu sebagai bagian dari buffer zone lanskap Sebangau. Program ini melibatkan sejumlah mitra lokal seperti BNF dan CIMTROP serta pihak swasta yang memiliki komitmen jangka menengah dan panjang terhadap program ini.

Sejalan dengan tema Hari Jadi ke-61, “Palangka Raya Kota Kolaborasi”, YTS terus berupaya menghubungkan masyarakat, pemerintah, perusahaan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-61 kepada Pemerintah Kota Palangka Raya. Semoga melalui semangat kolaborasi dan kemitraan yang semakin kuat, kita dapat bersama-sama mewujudkan Palangka Raya Semakin Keren.

Address

Jalan Rajawali VII Srikandi III No. 100
Palangkaraya
73112

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Telephone

+625363237184

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Tambuhak Sinta posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Yayasan Tambuhak Sinta:

Share