31/07/2026
Kaleka adalah istilah yang digunakan oleh masyarakat Dayak untuk menggambarkan kebun atau hutan yang dikelola secara tradisional dan diwariskan secara turun-temurun. Di dalamnya tumbuh beragam jenis tanaman, seperti padi, pohon karet, berbagai jenis pohon buah, serta tanaman obat yang menjadi sumber pangan, penghidupan, dan pengetahuan lokal. Berbagai hasil hutan dari Kaleka juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat dan menjadi sumber penghasilan bagi banyak keluarga Dayak.
Selain menjadi sumber penghidupan, Kaleka juga berfungsi sebagai cadangan pangan, terutama pada musim paceklik atau ketika hasil pertanian utama tidak mencukupi. Bagi masyarakat Dayak, Kaleka bukan sekadar ruang untuk berladang atau berkebun, melainkan warisan budaya yang mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Keberadaannya menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus melestarikan keanekaragaman hayati bagi generasi mendatang.