Palangkaraya Ecological & Human Rights Studies

Palangkaraya Ecological & Human Rights Studies PROGRESS adalah lembaga penelitian dan pengembangan kapasitas

Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional 202) ini. Melihat dari sisi yang berbeda, sebuah Ironi tak bisa di...
02/05/2026

Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional 202) ini. Melihat dari sisi yang berbeda, sebuah Ironi tak bisa disembunyikan. Di provinsi yang kaya sumber daya seperti Kalimantan Tengah, akses pendidikan yang layak masih belum merata. Banyak sekolah kekurangan tenaga pengajar, infrastruktur terbatas, dan distribusi pendidikan yang timpang antara kota dan pedalaman.

Kebijakan sering kali terdengar baik di atas kertas, tetapi di lapangan, realitasnya berbeda.

Bahkan sehari setelah peringatan Hari Buruh Internasional, lagi-lagi ini soal buruh sawit. Anak-anak buruh sawit ini tidak kekurangan semangat yang mereka kekurangan adalah kesempatan yang adil dalam hal pendidikan.

Pada bulan Desember & Januari lalu. PROGRESS bersama media mendukumentasikan situasi pendidikan di pedesaan. Silakan bisa diakses untuk membaca full ya kawan-kawan.

Pada Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 Palangkaraya Ecological & Human Rights Studies (PROGRESS) menyampaikan tun...
01/05/2026

Pada Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 Palangkaraya Ecological & Human Rights Studies (PROGRESS) menyampaikan tuntutan!!

Buruh bersatu tak bisa dikalahkan
01/05/2026

Buruh bersatu tak bisa dikalahkan

Hari Buruh Internasional diperingati setiap tanggal 1 Mei sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan kaum pekerja d...
01/05/2026

Hari Buruh Internasional diperingati setiap tanggal 1 Mei sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan kaum pekerja dalam menuntut hak-hak yang lebih adil, terutama terkait jam kerja, upah, dan kondisi kerja yang adil.

PROGRESS mengajukan beberapa tuntutan persoalan buruh perkebunan kelapa sawit dan rakyat secara umum untuk segera ditindaklanjuti pemerintah dan perusahaan :
1. Perusahaan wajib menyediakan APD secara gratis, berkala, dan sesuai standar K3 tanpa pemotongan upah.
2. Seluruh kasus kecelakaan kerja harus dicatat dan dilaporkan secara transparan sebagai bagian dari tanggung jawab K3
3. Menghentikan segala bentuk intimidasi terhadap pekerja, termasuk terkait penggunaan jaminan sosial dan kebebasan berserikat.
4. Menyediakan fasilitas kesehatan yang layak, tenaga medis yang memadai, serta obat-obatan sesuai kebutuhan pekerja.
5. Menjamin transparansi hasil pemeriksaan kesehatan kepada seluruh pekerja.
6. Hentikan PHK sepihak atas alasan efisiensi, penyitaan kebun oleh Satgas PKH, dsb.
7. Berikan dan lindungi hak-hak normatif buruh (upah, cuti, pesangon, BPJS, dsb) tanpa syarat
8. Berikan dan lindungi hak kebebasan berorganisasi dan berpendapat dalam perkebunan kelapa sawit

Hari Bumi merupakan momentum global untuk meningkatkan kesadaran manusia terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkun...
22/04/2026

Hari Bumi merupakan momentum global untuk meningkatkan kesadaran manusia terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Peringatan ini menekankan bahwa kerusakan alam seperti deforestasi, pencemaran, dan eksploitasi sumber daya secara berlebihan telah berdampak langsung pada kehidupan manusia, terutama kelompok rentan seperti perempuan di pedesaan.

Dalam konteks lokal, kerusakan lingkungan akibat ekspansi industri seperti perkebunan dan pertambangan tidak hanya menurunkan kualitas ekosistem, tetapi juga menghilangkan sumber kehidupan masyarakat.

masayarakat adat kehilangan akses terhadap hutan, tanah, dan sumber pangan yang selama ini menjadi penopang kehidupan serta bagian dari identitas budaya mereka. Selain terdampak karena kehilangan akses terhadap sumber daya alam, tetapi juga meningkatnya beban ekonomi.

Hari Bumi mengingatkan bahwa krisis lingkungan bukan hanya persoalan ekologi, tetapi juga persoalan keadilan sosial dan lingkungan.

Diperlukan peran aktif pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk menjaga keseimbangan alam, memastikan keadilan sosial, serta menciptakan keberlanjutan bagi generasi mendatang.

Selamat Merayakan Paskah Bagi yang merayakan
05/04/2026

Selamat Merayakan Paskah Bagi yang merayakan

Selamat Memperingati Jumat Agung, Wafatnya Yesus Kristus bagi seluruh umat Kristiani
02/04/2026

Selamat Memperingati Jumat Agung, Wafatnya Yesus Kristus bagi seluruh umat Kristiani

Selamat atas terpilihnya B**g  sebagai Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Tengah periode 2026-2030Lanjutkan perjuangan!...
01/04/2026

Selamat atas terpilihnya B**g sebagai Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Tengah periode 2026-2030

Lanjutkan perjuangan!
Salam adil lestari

Global Landless Days diperingati setiap 29 Maret untuk menyoroti ketimpangan penguasaan tanah, konflik agraria, serta pe...
29/03/2026

Global Landless Days diperingati setiap 29 Maret untuk menyoroti ketimpangan penguasaan tanah, konflik agraria, serta perjuangan petani kecil, masyarakat adat, dan komunitas pedesaan yang tidak memiliki akses atas tanah.

Global Landless Days menjadi memonten penting untuk menyoroti kondisi Indonesia saat ini. Ketimpangan jelas terjadi dari UU dan Regulasi Pro Investasi yang justru melemahkan posisi masyarakat adat dan petani kecil dalam perlindungan terhadap tanah rakyat.

Di Kalimantan Tengah konflik agraria terus meningkat setiap tahun. Ekspansi industri ekstraktif semakin meluas, yang memicu konflik masyarakat adat/petani kecil dengan aparat. Keadaan ini juga menimbulkan deforestasi dan kerusakan lingkungan.

Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan berbagai kegagalannya. PSN dirancang untuk untuk pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, namun bagi masyarakat adat dan petani kecil justru sebagai ancaman perampasan tanah tanpa kompensasi layak.
Keadaan ini justru mengancam kelompok-kelompok rentan sehingga semakin terpinggirkan.


Selamat Hari Raya Idul Fitri  1447 H/2026 MMinal Aidin wal FaizinMohon maaf lahir dan batinSemoga di Hari Kemenangan mem...
20/03/2026

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

Minal Aidin wal Faizin
Mohon maaf lahir dan batin

Semoga di Hari Kemenangan membawa berkah untuk kita semua. Amin

šŸ•Œā˜Ŗļø

Merayakan Nyepi bukan hanya perihal membawa sunyi yang tidak sekadar hening, tetapi juga penuh makna.Di berbagai penjuru...
19/03/2026

Merayakan Nyepi bukan hanya perihal membawa sunyi yang tidak sekadar hening, tetapi juga penuh makna.

Di berbagai penjuru Indonesia, suara kehidupan yang biasanya riuh mulai meredup—lampu dipadamkan, jalanan lengang, dan langit seakan memberi ruang bagi manusia untuk menatap dirinya sendiri.

Namun, di balik ketenangan itu, Indonesia menyimpan begitu banyak permasalahan yang belum selesai.

Persoalan sosial terus berlapis. Kejahatan terjadi tidak hanya di jalanan, tetapi juga dalam bentuk yang lebih halus—ketidakadilan, intimidasi, eksploitasi bagi pekerja/buruh, penyerangan bagi pembela HAM, kekerasan terhadap perempuan dan penyalahgunaan kekuasaan.

Keheningan Nyepi seolah menjadi cermin besar bagi bangsa ini.

Ketika lampu-lampu dipadamkan dan suara dunia mereda, Nyepi mengingatkan bahwa harapan belum padam, bahwa kita tidak takut, dan harus melawan sistem negara ini.

Address

Jalan G Obos XIXB, Jln. Mutiara Ujung, Kel. Menteng Kec. Jekan Raya
Palangkaraya
73111

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Palangkaraya Ecological & Human Rights Studies posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Palangkaraya Ecological & Human Rights Studies:

Share