Dai Peduli

Dai Peduli Dai Peduli; Berbagi Untuk Negeri
Lembaga kemanusiaan resmi dan profesional berbasis kepedulian dan kedermawanan masyarakat

Da'i peduli merupakan lembaga yang menaruh perhatian terhadap berbagai permasalahan umat Islam dan menyebarkan nilai-nilai Islam sebagai budaya keseharian. Berdiri sejak tahun 2014, untuk membina masyarakat Indonesia dari permasalahan agama, sosial, pendidikan, dan kemanusiaan yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Fokus kegiatan kami adalah Edukasi, Informasi dan Kajian keislaman yang aplika

tif dan Rahmatan Lilalaamiin, bantuan kemanusiaan, humanity, pendidikan berbasis akhlaqul karimah dengan cara menjalin sinergi dengan Lembaga- lembaga pendidikan, public figure,Instansi pemerintahan, Pesantren, Majlis talim, DKM Masjid, perusahaan BUMN dan Swasta untuk membentengi dan memperkuat pemahaman islam di lingkungan masyarakat Indonesia.

29/04/2026

Lima bulan setelah bencana banjir melanda, warga di Dusun Ihok Pungki, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, masih menghadapi keterbatasan akses infrastruktur yang memadai. Kondisi ini memaksa masyarakat setempat untuk bergotong royong mengevakuasi seorang warga lanjut usia yang menderita sakit parah dengan cara menyeberangi sungai menuju Puskesmas Sawang.

Ketiadaan jembatan permanen menjadi hambatan utama bagi warga dalam memperoleh layanan kesehatan yang layak. Di tengah kondisi darurat tersebut, upaya evakuasi dilakukan secara manual dengan penuh risiko demi menyelamatkan korban.

Masyarakat setempat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah untuk segera membangun jembatan permanen, guna mempermudah akses mobilitas dan penanganan kondisi darurat di wilayah tersebut.

Kegiatan Roadshow Dongeng Kemanusiaan yang digagas oleh Dai Peduli bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Tanjung Bal...
16/04/2026

Kegiatan Roadshow Dongeng Kemanusiaan yang digagas oleh Dai Peduli bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Tanjung Balai resmi dilaksanakan dengan melibatkan sejumlah sekolah, di antaranya SMPN 10 Tanjung Balai, SMPN 5 Tanjung Balai, dan SMPN 11 Tanjung Balai.

Program ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian dan empati kepada para pelajar melalui pendekatan dongeng yang edukatif dan komunikatif. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya berbagi serta meningkatkan rasa kemanusiaan terhadap sesama.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatra serta masyarakat di Gaza yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

14/04/2026

Sedikitnya 254 orang dilaporkan tewas dan 1.165 lainnya terluka setelah Israel kembali melancarkan serangan besar-besaran ke wilayah Lebanon pada Rabu. Serangan tersebut menghantam ibu kota Beirut serta sejumlah kawasan di Lebanon selatan dan wilayah Beqaa di timur.

Militer Israel dilaporkan menggempur sekitar 100 target dalam waktu kurang dari 10 menit tanpa peringatan, menjadikannya salah satu serangan paling intens dalam konflik yang sedang berlangsung. Ledakan besar mengguncang berbagai titik di Beirut, memicu kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan diri di tengah hujan bom.

Tim penyelamat terlihat berjibaku mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan, sementara alat berat dikerahkan untuk membuka akses bagi ambulans menuju lokasi-lokasi terdampak. Otoritas setempat menyebut banyak korban berasal dari kalangan sipil.

Serangan ini terjadi di tengah situasi kawasan yang memanas, bahkan hanya beberapa jam setelah diumumkannya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Langkah terse

14/04/2026

Empat bulan telah berlalu sejak banjir besar melanda wilayah Sumatra. Seiring waktu, perhatian publik perlahan meredup. Namun di lapangan, dampak bencana masih nyata dirasakan masyarakat.

Sejumlah sekolah di Sumatra Utara dilaporkan mengalami kerusakan dan belum sepenuhnya pulih. Kegiatan belajar mengajar pun masih berlangsung dalam keterbatasan, dengan sebagian siswa terpaksa menempuh pendidikan di fasilitas darurat.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana masih membutuhkan perhatian dan dukungan berkelanjutan, khususnya untuk memastikan akses pendidikan anak-anak dapat kembali berjalan dengan layak.

Sc.Tiktok happyheartindonesia

09/04/2026

Sudah lama tak terdengar, namun kenyataannya Aceh belum sepenuhnya pulih. Banjir kembali melanda Kabupaten Pidie Jaya, merendam 13 desa di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 70 sentimeter, Rabu malam (8/4).

Luapan Krueng Meureudu akibat tingginya intensitas hujan sejak pukul 20.00 WIB membuat permukiman warga terendam, bahkan mengganggu akses jalan lintas nasional Medan–Banda Aceh. Kendaraan roda dua dan roda empat belum dapat melintas, sementara truk dan kendaraan besar masih bisa melewati jalur tersebut.

Korem 011/Lilawangsa Aceh mengerahkan prajurit TNI dari Kodim 0102/Pidie dan Yon TP 857/GS untuk membantu evakuasi warga serta menangani dampak banjir. Personel disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas, membersihkan material banjir, dan memantau debit air guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem susulan.

Meski tidak ada korban jiwa, aparat gabungan TNI-Polri dan tim SAR tetap bersiaga di sejumlah titik rawan. Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera mencari tempat aman jika debit air kembali meningkat.

Banjir ini diduga dipicu oleh pendangkalan sungai akibat sedimen lumpur pascabanjir bandang sebelumnya, yang membuat Krueng Meureudu tak mampu menampung volume air dari pegunungan. Pemerintah pun didesak segera melakukan normalisasi sungai dan pembersihan saluran air guna mencegah bencana serupa terulang.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik meredupnya pemberitaan, Aceh masih menghadapi ancaman bencana yang belum sepenuhnya tertangani.

08/04/2026

Serangan rudal yang dilancarkan Israel kembali menghantam wilayah sipil di Jalur Gaza, memperlihatkan pola serangan yang dinilai semakin mengabaikan keselamatan warga tak bersenjata. Sebuah kendaraan sipil menjadi sasaran dalam serangan di Jalan Salah al-Din, Gaza bagian tengah.

Peristiwa tragis yang terjadi pada 6 Maret 2026 ini mengakibatkan satu warga sipil tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. Para korban segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Insiden ini memperkuat sorotan terhadap tindakan militer Israel yang dinilai banyak pihak sebagai bentuk agresi yang merugikan warga sipil. Serangan terhadap objek non-militer kembali memunculkan pertanyaan serius terkait kepatuhan terhadap prinsip-prinsip hukum humaniter internasional.

Di tengah situasi tersebut, ketegangan Israel juga meluas ke kawasan lain, termasuk dengan Iran, Lebanon, dan Suriah. Serangkaian serangan lintas wilayah serta keterlibatan berbagai pihak memperbesar eskalasi konflik dan memperparah damai.

06/04/2026

Di tengah keterbatasan yang terus menghimpit, kreativitas justru menemukan jalannya.

Seorang warga di Gaza, yang kesulitan mendapatkan gas untuk memasak, merakit kompor sederhana dari bahan seadanya—bahkan memanfaatkan selang infus dan minyak goreng bekas sebagai sumber bahan bakar.

Bukan sekadar alat memasak, ini adalah simbol ketahanan.
Bahwa di balik krisis yang melanda, selalu ada ikhtiar untuk tetap hidup, tetap bertahan, dan tetap melanjutkan hari.

Gaza mengajarkan kita satu hal:
Harapan tidak pernah benar-benar padam, selama manusia masih mau berusaha.

05/04/2026

Ada hal yang jauh lebih menyakitkan daripada konflik fisik, yaitu ketika hukum dan keadilan tidak lagi berpihak pada kebenaran. Video ini menjadi saksi betapa murahnya nilai sebuah nyawa.

Seorang pemuda Palestina yang tidak bersenjata ditembak tanpa alasan yang jelas, membuktikan bahwa sifat kemanusiaan seringkali diabaikan demi dominasi kekuatan.

Kini, ancaman semakin nyata dengan upaya penerapan hukuman mati yang secara spesifik ditargetkan kepada rakyat Palestina.

Satu hal yang tidak boleh luntur adalah rasa kemanusiaan kita. Karena pada akhirnya, setiap nyawa—siapa pun itu—sangatlah berharga di hadapan Allah.

Jangan biarkan mata kita tertutup dan hati kita membatu melihat ketidakadilan yang sistematis ini terus berjalan di depan mata.

Seorang bayi berusia 1 tahun 9 bulan dilaporkan menjadi korban penyiksaan.Ia mengalami tindakan kekerasan fisik yang tid...
04/04/2026

Seorang bayi berusia 1 tahun 9 bulan dilaporkan menjadi korban penyiksaan.
Ia mengalami tindakan kekerasan fisik yang tidak manusiawi, diduga dilakukan untuk menekan pihak keluarga agar memberikan pengakuan tertentu.

Peristiwa ini menggambarkan kondisi yang memprihatinkan, di mana anak yang seharusnya berada dalam fase tumbuh kembang justru dihadapkan pada situasi penuh rasa sakit dan ketakutan.

Kejadian ini bukan bagian dari masa lalu, melainkan berlangsung dalam situasi konflik yang masih terjadi hingga saat ini.

Di tengah berbagai keluhan yang sering kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari, realitas ini menjadi pengingat bahwa masih banyak saudara kita yang menghadapi ujian jauh lebih berat.

Dukungan moral, doa, serta kepedulian publik menjadi hal yang sangat berarti bagi mereka yang terdampak.

Mari terus menyuarakan kepedulian dan tidak berhenti mendoakan agar mereka diberikan perlindungan, kekuatan, dan keadilan.

✍️ Silakan tuliskan doa dan harapan Anda untuk saudara-saudara kita di sana pada kolom

04/04/2026

Iran kembali menggempur israel dengan rudal pada Jumat, 3 april waktu setempat. Saat kejadian, warga berlarian mengungsi kedalam bunker.

Pecahan rudal tersebut jatuh di kawasan Pemukiman Haifa yang diduduki isriwil. Jumlah Korban yang diketahui sementara sebanyak 7 orang.

Address

Jalan Nasional III, Ciherang, Bandung
Nagreg
40397

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 12:00

Telephone

+628112112346

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dai Peduli posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Dai Peduli:

Share