Komunitas Arek Japan (KAJ)

Komunitas Arek Japan (KAJ) KAJ adalah komunitas yang bernaung di daerah Mojosari-Mojokerto. Aktivitasnya yakni bergiat di bidang seni, khususnya sastra. Lah, akhirnya muncul nama Japan.

Ketika ada pertanyaan tentang asal-muasal lahirnya Komunitas Arek Japan (KAJ), yakni bermula dari kegelisahan Akhmad Fatoni. Saat itu, 2007, ia masih tinggal dan berproses di Surabaya. Namun, entah kenapa tiba-tiba terbersit dalam pikirannya bahwa suatu ketika ia pasti pulang ke kampung halamannya, Mojokerto. Saat di Surabaya, ia kerap mengikuti diskusi, forum-forum sastra, dan juga berproses dala

m komunitas. Tetapi ketika ia pulang ke kampung halaman, semua aktivitas itu tidak ditemukannya. Walaupun ada, itu sangat jarang dan ia harus berangkat ke Kota dengan menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit. Akhirnya, kegelisahan itu berusaha berusaha diatasinya dengan inisiatif membentuk ruang berekspresi. Ruang itu digunakan untuk wujud kecintaannya terhadap sastra, tapi apa pun itu jika proses seorang diri sungguh sangatlah tidak menyenangkan. Lalu, ia berusaha menghubungi beberapa teman untuk diajak ngopi. Ia tidak memberitahukan soal keinginannya membentuk komunitas, tapi melontarkan ide untuk membuat suatu majalah. Obrolan itu ternyata direspon oleh teman-temannya. Sejak pertemuan tersebut, akhirnyat terjadilah pertemuan di tempat yang sama, hingga pertemuan itu rutin dilakukan setiap akhir pekan. Rutinitas itu akhirnya membuatnya ingin memberi sebuah nama. Namun, ia masih kesusahan untuk memberi nama apa. Hingga ia menghubungi Hendriscus Supriyanto—Dosen Unesa, yang saaat ini menjabat sebagai ketua Dewan Kesenian Kabupaten Malang—untuk meminta sebuah nama. Ia mulai menceritakan perihal komunitasnya, lalu Hendricus menyarankan untuk memberi nama Sawunggaling, dikira ia berkomunitas di Lidah Wetan, Surabaya. Tapi kemudian Fatoni memberi penjelasan lagi, kalau komunitas itu ada di Mojokerto. Kenapa Japan? Karena Japan itu adalah sejarah Mojokerto, sebelum Mojopahit. Sejenak ia merenung, hingga teringat bahwa di daerah Sooko ada nama sebuah perumahan Japan Raya. “Beri nama Arek Japan, Komunitas Arek Japan.” Tutur ketua Dewan Kesenian Kabupaten Malang itu. Sejak saat itulah KAJ terbentuk, tepatnya pada tanggal 12 Oktober 2007, dengan beberapa anggota, di antaranya Ilmiatu, Anji Sirwanto, Robby (Alm), Rifqi, Roziqin (Jack), Khoir, Danang, dan Fitriyah, dan Fatoni sebagai ketuanya. Aktivitas KAJ saat itu hanya ngopi, di saat ngopi Fatoni menyelingi dengan membacakan puisi dan berceramah kepada teman-temannya tentang sastra. Sesekali menyoal tentang gagasan utama membuat majalah, yang tidak sempat terlaksana karena kendala finansial. Namun, perkumpulan itu akhirnya meredup karena pada dasarnya semua kawan yang diajak berkumpul itu tidak searah. Mereka tidak sepaham dan tidak tahu-menahu soal seni, khususnya sastra. Namun Fatoni tidak rela komunitas yang dibentuknya itu hilang begitu saja. Ia berusaha untuk terus mengibarkannya seorang diri dan membuatkan blog tentang KAJ (http://arekjapan.blogspot.com). Perjuangannya mengibarkan bendera seorang diri itu akhirnya berakhir ketika Dadang Ari Murtono (DAM) juga mengalami keresahan yang sama. Sehingga tahun 2008, mereka sering mengadakan diskusi rutin di Taman Lalu Lintas Mojosari. Agenda pertemuannya masih tetap, malam Minggu. Keintenan itu akhirnya membuat Jr. Dasamuka ikut datang di sela waktunya, juga Suyitno Ethex. Kegilaan Fatoni dan DAM ternyata sama, sehingga mereka merancang acara-acara yang menarik untuk diadakan di Mojokerto. Saat itu acara yang mereka buat yakni memperingati hari Chairil Anwar, dalam acara itu KAJ bekerjasama dengan Pondok Kopi (Komunitas sastra yang digawangi oleh Jr. Dasamuka). Rangkaian acara itu berisi monolog (Dian Silaturrahman, Surabaya), Komunitas musik Oyot Mimang, dan diskusi dengan pembicara Didik Wahyudi (Biro Sastra Dewan Kesenian Surabaya) dan Fahrudin Nasrulloh (Pegiat di Komunitas Lembah Pring, Jombang) dengan dimoderatori (Chamim Kohari, Pegiat di Komunitas Sastra Pesantren, Jetis-Mojokerto). Acara itu diselenggarakan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Mojokerto. Seusai acara itu, kita kembali ke rutinitas biasa, diskusi mingguan. Namun, diskusi ini pun tidak berjalan karena jarak antara Fatoni dengan DAM yang lumayan jauh, Mojosari-Pacet, mengakibatkan rutinitas pun terhenti. Sehingga KAJ mengalami kesenjangan. Kekosongan agenda pada KAJ terhenti pada tahun 2010. Barulah setelah tahun 2010 itu, KAJ mulai aktif dengan kegiatan real karena ada seorang yang juga memiliki keresahan seperti Indra Cahya L. Fatoni selalu mengajaknya diskusi di warung kopi sekitar Mojosari. Mereka membaca puisi bergantian. Keintenan mereka berkomunitas akhirnya mampu menarik orang untuk bergabung, hingga bergabungkan Nasrulloh Habibi. Diskusi ini terus berlangsung, terkadang Jr. Dasamuka (Penggiat Pondok Kopi) juga Bagus Sambudi, ketika tidak ada agenda selalu datang untuk ikut bercengkrama. Kadang ia datang sendiri, kadang juga bersama Bagus Sambudi. Begitulah, rutinitas KAJ hingga berlangsung sampai saat ini. Kini orang yang ikut terlibat juga bertambah Danny, dan Jainul. Sempat juga ada perempuan, Anita, tapi ia terlalu sibuk dengan aktivitasnya di Pencak Silat, sehingga jarang nongol di acara KAJ, tetapi selalu aktif menyumbangkan pemikiran untuk KAJ.
***
Pada tahun 2012 ini, setelah Temu Komunitas 5 Kota (Mojokerto, Jombang, Pare, Malang, dan Semarang) akhirnya dibentuklah kepemimpinan baru KAJ, menjadi pengurus umum dan pengurus sanggar. Pengurus sanggar, adalah pengurus yang periodik. Motto KAJ yakni "KAMI LAHIR BUKAN KARENA TERPAKSA, MELAINKAN DARI KETULUSAN JIWA". Saat ini, selain sastra, KAJ juga menggarap teater. KAJ tidak hanya berkutat pada persoalan tulis-menulis, tetapi juga semua lini. Bisa dikatakan bahwa KAJ ini adalah sebuah komunitas yang berbasis SENI dan Budaya.
***
Jika Anda kebetulan di Mojokerto, silakan mampir ke sanggar kami yang beralamat di Jalan Mbah Jambu Londen RT 01 RW 01, Mojosulur, Mojosari, Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia.

Address

Mojosari
61381

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komunitas Arek Japan (KAJ) posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Komunitas Arek Japan (KAJ):

Share