Kabar Sumatera Utara

Kabar Sumatera Utara Media informasi aktual, terpercaya, dan inspiratif seputar Sumatera Utara.
📍 Sumatera Utara, Indonesia

DUA PELAJAR HANYUT DI SUNGAI BINGAI DITEMUKAN MENINGGAL DUNIADua pelajar yang sebelumnya dilaporkan hanyut di aliran Sun...
26/04/2026

DUA PELAJAR HANYUT DI SUNGAI BINGAI DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA

Dua pelajar yang sebelumnya dilaporkan hanyut di aliran Sungai Bingai, Dusun VIII Bandar Meriah, Desa Namu Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (25/4/2026).

Penemuan tersebut mengakhiri proses pencarian intensif yang dilakukan tim gabungan sejak sehari sebelumnya. Pencarian dimulai sekitar pukul 08.00 WIB oleh personel Polsek Sei Bingai bersama Basarnas dan BPBD Kabupaten Langkat.

Korban pertama, AN (18), pelajar asal Medan Labuhan, ditemukan lebih dahulu oleh warga pada pukul 02.45 WIB dalam keadaan tidak bernyawa. Beberapa jam kemudian, korban kedua, MRH (18), juga ditemukan sekitar pukul 13.20 WIB di lokasi yang tidak jauh dari titik awal kejadian.

Selanjutnya, kedua jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Namu Ukur untuk dilakukan visum luar. Setelah itu, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Kapolsek Sei Bingai AKP Endramawan Sitepu menyampaikan bahwa dengan ditemukannya kedua korban, proses pencarian resmi dihentikan. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat arus deras, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Sumber: Mistar

MODUS ES KRIM, POLISI UNGKAP CARA PELAKU CULIK BALITA DI DELI SERDANGPolisi mengungkap modus penculikan balita berinisia...
24/04/2026

MODUS ES KRIM, POLISI UNGKAP CARA PELAKU CULIK BALITA DI DELI SERDANG

Polisi mengungkap modus penculikan balita berinisial A (3) di wilayah Deli Serdang. Dua pelaku diketahui menggunakan cara sederhana dengan mengiming-imingi korban menggunakan es krim agar mau ikut bersama mereka.

Kapolsek Beringin, Iptu Muhammad Hafiz Ansari, menjelaskan bahwa pendekatan tersebut dilakukan untuk menarik perhatian korban yang masih berusia balita. Tanpa rasa curiga, korban pun mengikuti pelaku yang tidak memiliki hubungan dengan keluarganya.

Dari hasil penyelidikan, kedua pelaku diketahui datang dari arah Batang Kuis menuju lokasi rumah korban. Polisi menduga aksi tersebut telah direncanakan dan tidak menutup kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan penculikan anak. Namun, motif pasti masih didalami karena pelaku belum memberikan keterangan secara lengkap.

Peristiwa ini bermula saat orang tua korban menitipkan anaknya kepada sang nenek sebelum berangkat bekerja. Namun saat kembali, korban sudah tidak berada di rumah, sehingga keluarga langsung melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Kedua pelaku kemudian diamankan oleh Polsek Beringin dan diserahkan ke Polresta Deli Serdang untuk pemeriksaan lebih lanjut di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Sementara itu, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi korban dinyatakan sehat.

Sumber: Detik Sumut

BEGAL NGAMUK DI ANGKOT BELAWAN, TODONG PISAU RAMPAS TAS PENUMPANGAksi begal kembali meresahkan warga Medan. Kali ini, pe...
24/04/2026

BEGAL NGAMUK DI ANGKOT BELAWAN, TODONG PISAU RAMPAS TAS PENUMPANG

Aksi begal kembali meresahkan warga Medan. Kali ini, perampokan terjadi di dalam angkutan kota (angkot) di kawasan Medan Belawan, tepatnya di Jalan KL Yos Sudarso, depan Hotel Budi, Kelurahan Belawan Bahari.

Korban berinisial AH menjadi sasaran saat menaiki angkot nomor 81 pada Kamis malam (26/3/2026) sekitar pukul 20.55 WIB. Dua pria tiba-tiba naik ke dalam angkot dan langsung mengancam korban menggunakan pisau.

“Sini tasmu, kutikam kau nanti,” ancam pelaku, membuat suasana di dalam angkot mencekam. Meski korban sempat berteriak meminta pertolongan, penumpang lain tidak berani bertindak.

Dalam waktu singkat, tas korban berhasil dirampas. Kedua pelaku kemudian melarikan diri dengan melompat turun dari angkot dan kabur ke arah belakang hotel, meninggalkan korban dalam kondisi syok.

Kapolres Pelabuhan Belawan, Rosef Efendi, menyampaikan bahwa satu pelaku berinisial AY (22) telah berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Belawan pada Rabu (22/4/2026). Sementara satu pelaku lainnya masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan setelah laporan korban diterima pihak kepolisian. Saat ini, aparat masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang terlibat.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kejahatan jalanan masih dapat terjadi di transportasi umum. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika mengalami atau menyaksikan tindak kriminal.

HITUNGAN DETIK! MOTOR IRT DI MEDAN HELVETIA RAIB DIGASAK MALINGAksi pencurian sepeda motor terjadi dengan sangat cepat d...
24/04/2026

HITUNGAN DETIK! MOTOR IRT DI MEDAN HELVETIA RAIB DIGASAK MALING

Aksi pencurian sepeda motor terjadi dengan sangat cepat di kawasan Medan Helvetia. Sepeda motor milik seorang ibu rumah tangga, Polorika Rama Yanti Simatupang, hilang hanya dalam hitungan detik saat diparkir di depan toko di Jalan Matahari Raya, Selasa (21/4/2026).

Saat kejadian, korban berada tidak jauh dari kendaraannya dan tidak menaruh kecurigaan. Namun situasi berubah ketika terdengar suara mesin motor menyala. Saat korban keluar, sepeda motor jenis Honda Vario 125 miliknya sudah dibawa kabur pelaku.

Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat dua pria datang berboncengan dan langsung beraksi. Salah satu pelaku turun dan dengan cepat membobol kunci motor menggunakan alat yang diduga kunci letter T. Dalam waktu kurang dari satu menit, pelaku berhasil membawa kabur kendaraan tersebut.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa pelaku curanmor semakin nekat dan terorganisir, bahkan berani beraksi di siang hari saat pemilik berada di sekitar lokasi.

Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, dan saat ini kasusnya sedang ditangani oleh Polsek Medan Helvetia.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak hanya mengandalkan pengamanan standar, karena aksi pencurian dapat terjadi dalam waktu sangat singkat.

Sumber: Posmetro

MODUS PINJAM HP, PERAMPOK BERSENPI RAMPAS MOTOR PELAJAR DI LANGKATAksi perampokan dengan modus meminjam handphone terjad...
23/04/2026

MODUS PINJAM HP, PERAMPOK BERSENPI RAMPAS MOTOR PELAJAR DI LANGKAT

Aksi perampokan dengan modus meminjam handphone terjadi di Langkat. Dua pelaku bahkan mengancam korban menggunakan senjata api rakitan saat melancarkan aksinya.

Peristiwa tersebut terjadi di parkiran Masjid Ar Ridho, Dusun I Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Hinai, pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 08.45 WIB. Saat itu, korban berinisial MIR (16) bersama tiga temannya sedang berada di lokasi.

Kasat Reskrim Polres Langkat, Ghulam Yanuar Lutfi, menjelaskan bahwa pelaku awalnya berpura-pura meminjam handphone korban. Namun, situasi berubah ketika pelaku mengeluarkan senjata api rakitan jenis revolver dan mengancam para pelajar.

Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor serta empat unit handphone milik korban.

Usai menerima laporan, tim gabungan Polsek Hinai dan Satreskrim Polres Langkat langsung melakukan penyelidikan. Dalam hitungan jam, salah satu pelaku berinisial RS (40) berhasil ditangkap di Desa Namo Sialang, Kecamatan Batang Serangan.

Sementara itu, satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan empat handphone milik korban, satu senjata api rakitan, tiga butir amunisi aktif, serta satu selongsong peluru.

Polisi juga mengungkap bahwa pelaku RS merupakan residivis dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Hinai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sumber: Detik Sumut

JALAN RUSAK SOPOTINJAK AKHIRNYA DIPERBAIKI USAI VIRAL DI MEDIA SOSIALKerusakan parah jalan di wilayah Sopotinjak, Kabupa...
21/04/2026

JALAN RUSAK SOPOTINJAK AKHIRNYA DIPERBAIKI USAI VIRAL DI MEDIA SOSIAL

Kerusakan parah jalan di wilayah Sopotinjak, Kabupaten Mandailing Natal, yang sempat viral di media sosial akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Setelah lama dikeluhkan warga karena membahayakan dan menghambat aktivitas, perbaikan mulai dilakukan sebagai respons atas tekanan publik.

Sebelumnya, kondisi jalan penghubung Jembatan Merah–Muarasoma–Simpang Gambir tersebut sangat memprihatinkan, dengan banyak lubang besar, badan jalan yang amblas, hingga sulit dilalui kendaraan. Warga bahkan khawatir jalan tersebut bisa terputus total jika tidak segera ditangani.

Viralnya kondisi jalan di media sosial menjadi titik balik yang mendorong percepatan penanganan oleh pihak terkait. Langkah perbaikan ini pun disambut positif oleh masyarakat yang selama ini harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama saat hujan.

Peristiwa ini menunjukkan kuatnya peran media sosial dalam mendorong respons cepat pemerintah. Di sisi lain, hal ini juga menjadi pengingat bahwa infrastruktur dasar seperti jalan harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sumber: Waspada.id

DUGAAN MALAPRAKTIK DI RSU MUHAMMADIYAH MEDAN, RAHIM PASIEN DIDUGA DIANGKAT TANPA IZINDugaan malapraktik mencuat di RSU M...
21/04/2026

DUGAAN MALAPRAKTIK DI RSU MUHAMMADIYAH MEDAN, RAHIM PASIEN DIDUGA DIANGKAT TANPA IZIN

Dugaan malapraktik mencuat di RSU Muhammadiyah Medan setelah seorang pasien bernama Mimi Maisyarah (48) dilaporkan menjalani tindakan operasi yang diduga tidak sesuai dengan diagnosis awal.

Pasien sebelumnya dirujuk ke rumah sakit tersebut pada Januari 2026 dengan indikasi penyakit miom. Namun, menurut kuasa hukum keluarga, Ojahan Sinurat, tindakan operasi yang dilakukan pada 24 Februari 2026 menimbulkan kejanggalan.

Setelah operasi berlangsung sekitar tiga jam, pihak rumah sakit disebut menyampaikan bahwa rahim pasien tidak diangkat. Namun, beberapa hari kemudian kondisi luka operasi pasien memburuk sehingga ia kembali menjalani pemeriksaan.

Merasa tidak ada perbaikan, pasien akhirnya meminta dirujuk ke RSU Haji Medan untuk pemeriksaan lanjutan. Di sana, dokter meminta hasil patologi anatomi (PA) guna memastikan diagnosis.

Setelah hasil diperoleh, tidak ditemukan indikasi miom seperti yang sebelumnya didiagnosis. Selain itu, dari hasil USG dan penjelasan dokter, diketahui bahwa rahim pasien diduga telah diangkat.

Keluarga juga mengaku menerima organ berupa rahim dan dua ovarium, yang semakin memperkuat dugaan bahwa tindakan pengangkatan telah dilakukan tanpa sepengetahuan pasien maupun keluarga.

Saat ini, pihak keluarga telah mendatangi rumah sakit untuk meminta penjelasan resmi terkait kejadian tersebut. Mereka masih menunggu klarifikasi dari pihak rumah sakit atas dugaan yang dinilai merugikan pasien.

Sumber: Mistar

EMPAT PRIA DITANGKAP, POLISI TEMUKAN PULUHAN BATANG G***A DI LADANG KAROPengungkapan kasus narkotika terjadi di wilayah ...
19/04/2026

EMPAT PRIA DITANGKAP, POLISI TEMUKAN PULUHAN BATANG G***A DI LADANG KARO

Pengungkapan kasus narkotika terjadi di wilayah Kabanjahe, Kabupaten Karo, setelah aparat kepolisian melakukan penggerebekan pada dini hari. Dalam operasi tersebut, Satresnarkoba Polres Karo berhasil mengamankan empat pria yang diduga terlibat dalam peredaran sekaligus penanaman g***a.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 00.10 WIB di sebuah rumah kontrakan di Jalan S**i Gang Sayang, Kelurahan Gung Negeri. Empat tersangka berinisial FG (30), DK (31), EF (37), dan YZ (22) diamankan di lokasi tersebut.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa g***a dalam berbagai bentuk, yakni sekitar 47 gram g***a basah dan 27 gram g***a kering, serta satu unit ponsel yang diduga digunakan dalam aktivitas ilegal.

Pengembangan kasus kemudian dilakukan pada sore harinya. Polisi bergerak ke kawasan perladangan di perbatasan Desa Kutarayat dan hutan lindung di Kecamatan Namanteran. Di lokasi tersebut, petugas menemukan 75 batang tanaman g***a dengan tinggi bervariasi antara 35 hingga 150 sentimeter. Tanaman tersebut disembunyikan di atas tumpukan kayu dan diikat dengan tali plastik.

Seluruh tersangka beserta barang bukti langsung diamankan ke Polres Karo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini tidak hanya terkait penyalahgunaan, tetapi juga mengarah pada praktik budidaya g***a secara ilegal.

Para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Polisi juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba demi menjaga keamanan lingkungan.

WANITA DI MEDAN SANDERA PEGAWAI TOKO HP PAKAI PAR4NG, NGAKU JADI KORBAN PENIPUANSeorang wanita berinisial AP (28), warga...
19/04/2026

WANITA DI MEDAN SANDERA PEGAWAI TOKO HP PAKAI PAR4NG, NGAKU JADI KORBAN PENIPUAN

Seorang wanita berinisial AP (28), warga Medan Marelan, nekat menyandera karyawan toko handphone di Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko ponsel yang dikenal sebagai PS Store. Dalam video yang beredar, pelaku terlihat mencekik korban dari belakang sambil menodongkan par4ng ke arah leher korban.

Aksi tersebut tidak berlangsung lama setelah petugas keamanan dan karyawan lain sigap menyelamatkan korban. Pelaku kemudian berhasil dilumpuhkan dan diamankan sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, kejadian bermula saat pelaku datang ke toko untuk menanyakan pesanan handphone miliknya.

Pelaku mengaku tergiur promo iPhone 13 seharga Rp2 juta yang dilihat melalui media sosial. Ia kemudian mentransfer sejumlah uang, namun diminta kembali melakukan pembayaran tambahan hingga total kerugian mencapai sekitar Rp10 juta.

Karena barang yang dipesan tidak kunjung diterima, pelaku merasa ditipu dan mendatangi toko untuk meminta pengembalian uang. Dalam kondisi emosi, ia lalu mengeluarkan par4ng dari tas dan mengancam karyawan toko.

Saat ini, pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Sumber: Tribun Medan

EMAK-EMAK DIBEG4L SIANG BOLONG DI MEDAN, TANGAN TERLUKA DISABET SAJAMSeorang wanita bernama Juliana (42) menjadi korban ...
18/04/2026

EMAK-EMAK DIBEG4L SIANG BOLONG DI MEDAN, TANGAN TERLUKA DISABET SAJAM

Seorang wanita bernama Juliana (42) menjadi korban pembeg4lan di kawasan Medan Marelan, Kota Medan, pada Rabu (15/4/2026). Peristiwa terjadi saat korban tengah mengendarai sepeda motor seorang diri.

Korban mengaku sudah merasa curiga karena diikuti dua pria yang berboncengan sepeda motor. Pelaku diduga mengira korban baru keluar dari tempat gadai sehingga menjadi target aksi kejahatan.

Saat korban berhenti, kedua pelaku langsung mendekat dan menyabet tangan korban menggunakan senjata tajam. Setelah itu, mereka berusaha merampas tas korban hingga terjadi tarik-menarik.

Dalam kondisi terancam, terlebih setelah pelaku menodongkan senjata ke arah lehernya, korban akhirnya menyerahkan tas tersebut yang berisi uang dan kunci sepeda motor. Pelaku juga sempat mencoba membawa kabur sepeda motor korban, namun gagal.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian tangan dan harus menjalani operasi. Ia juga mengaku kesulitan biaya pengobatan sehingga harus mencari dana secara mandiri.

Pihak kepolisian dari Polsek Medan Labuhan telah menerima laporan dan kini masih melakukan penyelidikan serta memburu para pelaku.

Sumber: Detik Sumut

TUKANG GILING BAKSO JADI KORBAN PEMB4C0KAN GENG MOTOR DI GAPERTASeorang pekerja penggilingan bakso berinisial A.N.H. men...
18/04/2026

TUKANG GILING BAKSO JADI KORBAN PEMB4C0KAN GENG MOTOR DI GAPERTA

Seorang pekerja penggilingan bakso berinisial A.N.H. menjadi korban pemb4c0kan oleh kawanan geng motor di kawasan Simpang Gaperta, Medan Helvetia, Kamis (16/4/2026) dini hari.

Peristiwa terjadi saat korban hendak berangkat kerja menuju Pasar Sei Sikambing bersama keponakannya berinisial R.A.S. dengan menggunakan sepeda motor.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 03.30 WIB, korban berpapasan dengan sekelompok geng motor yang diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang dengan puluhan sepeda motor. Kelompok tersebut diketahui membawa berbagai jenis senjata tajam.

Korban dan keponakannya sempat mencoba menghindar dengan masuk ke gang, namun gagal karena akses tertutup portal. Keduanya kemudian dikejar dan menjadi sasaran pengeroyokan.

Akibat kejadian tersebut, A.N.H. mengalami luka bacok di bagian betis kiri serta luka lebam di beberapa bagian tubuh. Sementara R.A.S. juga mengalami luka lebam akibat pemukulan.

Korban mengaku tidak melakukan perlawanan dan telah berulang kali meminta ampun, namun para pelaku tetap melakukan penyerangan hingga menyebabkan luka serius.

Meski mengalami kekerasan, tidak ada barang milik korban yang hilang. Sepeda motor dan telepon genggam korban dilaporkan masih utuh.

Hingga saat ini, korban belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian karena masih fokus menjalani perawatan serta mempertimbangkan biaya pengobatan.

Kapolsek Medan Helvetia, Nelson JP Sipahutar, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku, meskipun laporan resmi dari korban belum diterima.

Sumber: Posmetro

Address

Sisingamaraja
Medan

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Sumatera Utara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Kabar Sumatera Utara:

Share