yayasan_wisma_remaja_indonesia

yayasan_wisma_remaja_indonesia Perjuangan ini bukan untuk Aku, Kamu, Dia, Kami, atau Mereka. Perjuangan ini untuk GENERASI YANG AKAN DATANG dan SEBUAH HARAPAN BARU...

Kembali lagi Guru Zheng mengantarkan salah satu remaja binaannya untuk ikut dalam program kegiatan "Hiduplah di Dunia Ny...
07/05/2026

Kembali lagi Guru Zheng mengantarkan salah satu remaja binaannya untuk ikut dalam program kegiatan "Hiduplah di Dunia Nyata, BUKAN di Dunia Maya!" ke sebuah kantor yang begitu indah, hangat, dan penuh ilmu pengetahuan.soesun
Jl. R.A. Kartini II No. 23
Medan - SUMUT
Di tempat ini Yayasan Wisma Remaja Indonesia dan para remaja sudah pernah mengikuti begitu banyak kegiatan yang keren dan bermanfaat. Jadi tempat ini sudah tidak asing lagi bagi Guru Zheng dan Yayasan Wisma Remaja Indonesia.
Banyak terimakasih kepada Ibu dan suami tercinta yang begitu hangat menyambut kedatangan kami dan menerima program ini. Walau keduanya begitu sibuk dengan jadwal pekerjaan mereka, namun masih meluangkan waktunya untuk 'ngobrol dan memberikan banyak nasehat.
Kali ini Guru Zheng menitipkan .stefri.zheng untuk magang karena baru saja menyelesaikan masa sekolahnya dan sedang menanti masa masuk kuliah.
Guru Zheng berharap masa magang ini bisa menambah banyak ilmu pengetahuan kepada Ayoka sehingga bisa menjadi bekalnya kelak ketika masuk didunia perkuliahan.
"Jalani masa magang ini dengan penuh rasa syukur. Karena tidak semua remaja bisa mendapatkan kesempatan ini. Ini bukan karena pengaruh orang dalam atau orang luar, tapi yakinlah ini karena kebaikan dari orang lain. Oleh karena itu jangan pernah mengecewakan kesempatan belajar yang sudah diberikan oleh orang baik kepada kita. Ingat kata-kata ini dengan baik ya...", pesan Guru Zheng kepada Ayoka.
Terimakasih semua Saudara dan Sahabat tercinta, yang sampai detik ini terus mendukung dan menemani perjuangan Yayasan Wisma Remaja Indonesia dalam mendidik generasi muda.
"Perjuangan ini bukan untuk AKU, KAMU, DIA, atau MEREKA! Perjuangan ini murni demi generasi yang akan datang dan sebuah HARAPAN..."

"Anak-anak, mulai hari ini harus berani berkata kepada dirimu sendiri kalau dirimu adalah remaja yang paling beruntung. ...
01/02/2026

"Anak-anak, mulai hari ini harus berani berkata kepada dirimu sendiri kalau dirimu adalah remaja yang paling beruntung. Kenapa? Karena dalam kehidupan ini kamu telah bertemu dengan orang-orang baik yang mendukungmu untuk terus bersekolah. Sementara diluar sana ada begitu banyak generasi muda sepertimu yang tidak punya kesempatan ini. Mereka yang berasal dari keluarga mampu, orang tuanya telah menyediakan anak tangga untuk mereka daki. Tapi kita tidak demikian. Kita harus pergi ke hutan mencari ranting atau kayu. Namun Tuhan atau Allah begitu mencintai kita sehingga mempertemukan kita dengan orang-orang baik ini yang membantu memberikan : gergaji, paku, dan peralatan lainnya sehingga kita mampu membuat tangga kehidupan kita sendiri. Oleh karena itu harus senantiasa bersyukur dan berkata kepada diri kita sendiri kalau kita adalah manusia yang beruntung. Hari ini kita bisa bertemu dan belajar bersama juga merupakan proses membuat anak tangga kecil untukmu. Saya berharap anak tangga ini kelak akan membantumu menuju kesuksesan. Mari kita belajar bersama...", pesan Guru Zheng kepada hampir 100 generasi muda usia SD, SMP, SMA, dan SMK yang diasuh oleh Yayasan Budha Tzu Chi dan berkumpul di Depo Daur Ulang Mandala.
Senang dan bangga sekali bisa terlibat dalam kegiatan ini. Semoga semua nasehat yang sudah disampaikan oleh Guru Zheng dan materi workshop hari ini bisa bermanfaat bagi semua anak asuh yang hadir pada hari ini.
Terimakasih kepada yang telah berkenan menemani Guru Zheng kali ini.
Terimakasih kepada dan yang telah menginspirasi banyak remaja binaan Yayasan Wisma Remaja Indonesia sehingga kegiatan Doodle Art bisa ada sampai hari ini.
Terimakasih kepada semua Saudara dan Sahabat dari Depo Daur Ulang Mandala yang telah mengundang Yayasan Wisma Remaja Indonesia. Semoga kolaborasi bersama ini bisa terus ada dan berkelanjutan πŸ™
"Perjuangan ini bukan untuk AKU, KAMU, DIA, atau MEREKA! Perjuangan ini murni demi generasi yang akan datang dan sebuah HARAPAN..."
-stefri zheng-

Kegiatan "Hiduplah di Dunia Nyata Bukan di Dunia Maya" tahun ini akhirnya selesai. Izinkan saya Guru Zheng menceritakan ...
25/01/2026

Kegiatan "Hiduplah di Dunia Nyata Bukan di Dunia Maya" tahun ini akhirnya selesai. Izinkan saya Guru Zheng menceritakan sedikit kisah dari program ini.
Berterima kasih kepada keluarga besar Ibu dan kedai kopi .id yang telah bersedia ikut menemani perjuangan saya dalam mendidik generasi muda Indonesia tanpa melihat perbedaan. dan saya titipkan bersama keluarga ini sejak tanggal 10 Desember 2025 yang lalu sampai hari ini. Tara dan Thalita diterima dengan begitu hangat dan penuh kasih sayang.
Keluarga Ibu Lina adalah kali pertama bekerja sama dengan saya melakukan kegiatan ini. Namun keluarga ini sangatlah membantu sekali. Menyediakan tempat tinggal, makanan halal (vegetarian )hingga pekerjaan (magang) bagi Thalita. Tara yang magang di .co juga disediakan sepeda. Thalita sendiri mendapatkan banyak ilmu cara menjalankan sebuah kedai kopi dari Ibu Lina.
Silahkan kunjungi akun [email protected] untuk melihat karya Thalita ya. Bagi yang hobi minum kopi jangan lupa mampir ya. Alamat dan jam buka tertera di medsos tersebut. Mari kita doakan semoga kedai kopi ini semakin maju berkembang πŸ™
Saudara dan Sahabat tercinta, semoga melalui postingan ini kita semua lebih paham maksud kata-kata saya ini :
"Perjuangan ini bukan untuk AKU, KAMU, DIA, atau MEREKA! Perjuangan ini murni demi generasi yang akan datang dan sebuah HARAPAN..."
Semoga semua Saudara dan Sahabat tercinta berkenan ikut menemani perjuangan ini.
Terimakasih πŸ™

πŸ™Bersyukur sekali ketika Yayasan Wisma Remaja Indonesia mendapatkan kesempatan untuk berbagi kisah dan cerita tentang "K...
25/11/2025

πŸ™
Bersyukur sekali ketika Yayasan Wisma Remaja Indonesia mendapatkan kesempatan untuk berbagi kisah dan cerita tentang "Kopi" kepada Para Bhiksuni di Vihara πŸ™
Terima kasih atas sambutannya yang begitu hangat dan penuh kekeluargaan ❀️
Dalam Agama Budha para Bhikkhu atau Bhiksuni adalah Guru yang membimbing para umat dalam menjalankan dan mempraktekkan ajaran Sang Buddha. Terkadang ada yang memanggil dengan sebutan "Suhu", yang artinya juga sama seperti Guru / Master.
Vihara ini sangatlah unik sekali. Karena merupakan tempat pelatihan Agama Budha khusus untuk wanita. Namun umat pria tetaplah diizinkan datang ke Vihara ini. Vihara sederhana namun indah ini berada di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Saudara dan Sahabat Wisma Remaja yang beragama Budha dan ingin mengunjungi Vihara ini bisa mencarinya di Google Map dengan mengetik :
Vihara Mahapajapati Buddhis Centre
Vihara ini dipimpin oleh seorang Bhiksuni senior yang begitu welas asih. Sosok yang sudah dikenal oleh Guru Zheng sejak kecil. Karena Beliau adalah kakak kelas dari Guru Zheng di sekolah dahulunya. Guru Zheng sering menceritakan kisah Beliau kepada anak-anak remaja. Tentang seorang kakak kelas yang begitu memperhatikan adik kelasnya. Begitu sabar membimbing adik kelasnya dalam setiap kegiatan.
Hal paling berkesan dari Beliau yang sering diceritakan oleh Guru Zheng kepada semua remaja adalah ketika beliau ikut dalam kegiatan Pramuka diusia SD dan belum bisa memasak, Beliau inilah yang begitu sabar mengajari dan membimbing Guru Zheng cara memotong sayur, memanaskan minyak, sampai memasak makanan. Sungguh begitu welas asih πŸ™
Saudara dan Sahabat tercinta yang beragama Budha, mari luangkan waktu kita untuk pergi mengunjungi atau sekedar jalan-jalan melihat Vihara ini. Semoga berjodoh bisa bertemu dengan Beliau, mendapatkan nasehat dan bimbingan agar kehidupan kita menjadi lebih baik.

Ini bukan tentang HADIAH,apalagi tentang SEPEDA!Ini tentang ada begitu banyak orang diluar sana yang PEDULI dan MENCINTA...
24/11/2025

Ini bukan tentang HADIAH,
apalagi tentang SEPEDA!
Ini tentang ada begitu banyak orang diluar sana yang PEDULI dan MENCINTAIMU, remaja...
PERCAYALAH!
Mungkin kamu belum menemukannya saja...
Perjuangan Guru Zheng sejak awal adalah murni demi generasi yang akan datang dan sebuah HARAPAN, dan selamanya akan seperti itu, TIDAK AKAN BERUBAH!
Terimakasih kepada Yayasan Perguruan Swasta Wiyata Dharma, semua Guru dan murid-murid yang telah memberikan kesempatan kepada Yayasan Wisma Remaja Indonesia untuk masuk kedalam sekolah untuk berbagi.
Terima kasih kepada :
Keluarga Bapak
Keluarga Ibu
Keluarga Ibu Linda
yang telah begitu tulus ikut menemani perjuangan Yayasan Wisma Remaja Indonesia. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalasnya dengan kesehatan dan rejeki berlimpah πŸ™
Paling spesial, terimakasih kepada Bapak yang telah membuka pintu untuk Yayasan Wisma Remaja Indonesia. Semoga kelak bisa berkolaborasi melakukan banyak kegiatan luar biasa untuk para remaja dilingkungan sekolah Wiyata Dharma.

FINISH 🏁 Lega, senang, bangga, bercampur dengan perasaan sedih ketika acara "TALENT SHOW" ini akhirnya selesai. Piagam d...
22/11/2025

FINISH 🏁
Lega, senang, bangga, bercampur dengan perasaan sedih ketika acara "TALENT SHOW" ini akhirnya selesai. Piagam ditangan dan medali yang dikalungkan dileher mereka, membuat wajah mereka terlihat begitu bahagia. Terpancar aura yakin kembali kepada dirinya. Memunculkan sebuah harapan untuk membuka lembaran baru dalam hidupnya yang sempat abu-abu dan bersentuhan dengan hukum.
Namun ikatan batin selama 3 bulan ini melahirkan sebuah kesedihan atau mungkin lebih cocok disebut terharu. Karena ini artinya saatnya kita berpisah dengan mereka. Kelas pelatihan kopi sudah selesai. Tidak ada lagi kunjungan rutin kedalam lapas untuk bertemu mereka.
Sebuah doa untuk mereka semua, "Semoga acara ini tidak hanya sekedar seremonial belaka, namun menjadi sebuah titik balik seorang anak remaja yang ingin memperbaiki hidupnya menuju arah yang lebih baik..."
Saya, Guru Zheng mengucapkan banyak terimakasih kepada :



yang telah berkenan meluangkan waktunya menemani perjuangan ini. Membagikan banyak ilmu untuk adik-adik ini. Semoga Tuhan membalasnya dengan kesehatan dan rejeki berlimpah πŸ™
Terimakasih kepada :
Keluarga besar Ibu
Keluarga besar Bapak .s.chuang
Yang telah berkenan mendonasikan dan meminjamkan banyak peralatan kopi untuk kegiatan ini. Semoga Tuhan membalasnya dengan kesehatan, rejeki berlimpah, semua urusannya berjalan dengan lancar πŸ™
Tak lupa sejuta terima kasih kepada Bapak yang telah mengajak dan melibatkan Yayasan Wisma Remaja Indonesia dalam kegiatan ini. Semoga kelak ada lagi kegiatan super keren seperti ini yang melibatkan Wisma Remaja Indonesia.
Untuk semua Saudara dan Sahabat tercinta yang terus mendukung kegiatan Wisma Remaja Indonesia, "Banyak terimakasih, semoga Tuhan Yang Maha Esa membalasnya berjuta-juta kali lipat untukmu dan keluargamu..."
Terima kasih πŸ™

πŸ—“οΈ Sabtu, 15 November 2025"Hari ini adalah latihan kita yang terakhir ya sebelum kita akan menunjukkannya diatas pentas ...
21/11/2025

πŸ—“οΈ Sabtu, 15 November 2025
"Hari ini adalah latihan kita yang terakhir ya sebelum kita akan menunjukkannya diatas pentas Minggu depan...", kata Guru Zheng kepada semua remaja di dalam Lapas anak-anak khusus laki-laki.
Guru Zheng membagi mereka menjadi dua kelompok. Satu kelompok yang terdiri dari 2 remaja khusus belajar Latte Art dan satu kelompok lagi belajar Manual Brew V60. Kemudian ada 1 remaja akan menjaga stand dan menyajikan kopi untuk semua penonton (tamu yang hadir). Semuanya terlihat berlatih dengan serius.
"Jangan takut ya. Karena kita paham kita masih belajar. Pasti bisa salah. Tidak apa. Yang penting kita akan terus berusaha dan berjanji pada diri kita tidak akan berhenti belajar...", pesan Guru Zheng.
Saudara dan Sahabat tercinta, bantu doanya semoga semua remaja ini benar-benar bisa bermanfaat bagi banyak orang kelak ketika dirinya telah bebas. Semoga bekal ilmu yang diberikan Wisma Remaja Indonesia bisa dipergunakan mereka kelak.
Yayasan Wisma Remaja Indonesia mengucapkan banyak terima kasih kepada :

Keluarga Ibu
Keluarga Bapak .s.chuang
Yang telah mendonasikan dan meminjamkan banyak perlengkapan kopi untuk kegiatan ini. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalasnya dengan kesehatan dan rejeki berlimpah.
"Perjuangan ini bukan untuk AKU, KAMU, DIA, atau MEREKA! Perjuangan ini murni demi generasi yang akan datang dan sebuah HARAPAN..."
-seorang Guru-

Kembali Yayasan Wisma Remaja Indonesia hadir didalam Lapas anak khusus laki-laki. Kali ini Guru Zheng mengajak istri ter...
09/11/2025

Kembali Yayasan Wisma Remaja Indonesia hadir didalam Lapas anak khusus laki-laki. Kali ini Guru Zheng mengajak istri tercinta, untuk membagikan cara membuat 2 jenis minuman dengan bahan yang mudah didapat dan harga yang murah tentunya.
Apa saja kedua minuman itu?
🍢 TEPACHE
Bahan : kulit nenas secukupnya yang sudah dicuci bersih dan ditiriskan, 100gram gula merah dipotong halus, 1 potong kayu manis, air matang secukupnya, toples kaca.
Cara : masukkan semua kulit nenas kedalam toples, lanjut dengan gula merah dan kayu manis. Tuang air matang sampai menutupi permukaan kulit nenas. Tutup toples rapat selama 2 hari, jangan kena sinar matahari, suhu ruangan. Setelah itu, saring ampas dan nikmati dengan es batu.
🍸 LEMONGRASS JELLY BUNGA TELANG
Bahan : 100gram serai, 3 buah lemon diperas dan ambil airnya saja, 10 buah bunga Telang dicuci bersih dan tiris, 100gram gula pasir, jelly dipotong dadu, 2 sendok makan biji selasih, air secukupnya.
Cara : masak serai dan gula selama 15 menit, matikan api. Masukkan bunga Telang sampai terendam air dan air berubah menjadi ungu. Saring ke wadah (gelas) yang bersih. Masukkan air perasan lemon, biji selasih, jelly, tambahkan es batu. Siap diminum.
Semoga ilmu yang dibagikan ini bisa bermanfaat bagi semua anak-anak. Yayasan Wisma Remaja Indonesia berharap ilmu ini bisa dipergunakan kelak ketika anak-anak telah bebas. Menjadi modal bagi mereka ketika berada ditengah-tengah masyarakat.
Kegiatan kali ini disponsori oleh
"Perjuangan ini bukan untuk AKU, KAMU, DIA, atau MEREKA! Perjuangan ini murni demi generasi yang akan datang dan sebuah HARAPAN..."
-seorang Guru-

Terima kasih kepada Ibu  yang telah memberikan kesempatan belajar kepada generasi muda binaan Yayasan Wisma Remaja Indon...
08/11/2025

Terima kasih kepada Ibu yang telah memberikan kesempatan belajar kepada generasi muda binaan Yayasan Wisma Remaja Indonesia untuk terus belajar dalam kegiatan dengan tema:
✨ Dear Self β€” A Conversation We Often Forget to Have ✨
Pernah nggak sih kamu sadar, kita sering banget 'ngobrol sama orang lain, tapi jarang benar-benar 'ngobrol sama diri sendiri?
Lewat kegiatan ini, semua peserta akan belajar mendengarkan suara hati, memahami perasaan, dan menerima diri apa adanya. Generasi muda, mari sisihkan waktu sejenak untuk 'ngobrol dengan diri sendiri. Karena memahami diri adalah bentuk cinta yang paling tulus.
πŸ“… Sabtu, 8 November 2025
πŸ•€ 09.30 – 11.30 WIB
πŸ“ D’Kapitan by Fred Brew, Jl. Kejaksaan No. 35, Medan
Khusus kamu wanita perkasa, intip terus medsos untuk mengetahui kegiatan berikutnya yang SUPER DUPER KEREN!

Kembali hari ini 2 November 2025, Wisma Remaja Indonesia hadir di dalam Lapas anak khusus laki-laki untuk membawakan "Wo...
02/11/2025

Kembali hari ini 2 November 2025, Wisma Remaja Indonesia hadir di dalam Lapas anak khusus laki-laki untuk membawakan "Workshop Manual Brew" untuk 5 remaja.
"Hari ini kita fokus belajar manual brew ini sampai mahir ya...", kata Guru Zheng kepada mereka berlima. Satu persatu mulai mencobanya. Total selama 2 jam semuanya mencoba membuat manual brew sebanyak dua kali. Karena setelah dibuat semuanya wajib mencoba kopi yang dibuat teman-temannya. Lalu semua diberi kesempatan untuk memberikan komentar.
"Tidak apa gagal, kita coba lagi bersama...", pesan Guru Zheng kepada mereka semua.
Diakhir sesi pembelajaran, Guru selalu menyempatkan diri untuk mengobrol dengan semua peserta. Memberikan sedikit nasehat kepada mereka agar kelak bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi.
Disetiap perpisahan, selalu ada pertanyaan yang sama ditujukan kepada Guru :
"Bapak kapan datang lagi?"
"Saya janji akan mengatur waktu saya agar bisa sesering mungkin menjumpai kalian dan kita belajar bersama ya...", jawab Guru.
Banyak terimakasih kepada keluarga Ibu dan toko yang telah mendonasikan banyak perlengkapan kopi untuk kegiatan ini. Bagi Saudara dan Sahabat tercinta yang mencari perlengkapan dapur, restoran, cafe, hingga hotel silahkan hubungi Toko Super Indah Grup. Dijamin Anda akan mendapatkan pelayanan dan harga terbaik.
Banyak terimakasih kepada keluarga Bapak .s.chuang yang juga mendonasikan banyak perlengkapan kopi serta meminjamkan mesin kopi untuk mendukung kegiatan pembelajaran ini.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalasnya dengan kesehatan dan rejeki berlimpah πŸ™
Saudara dan Sahabat tercinta, mari terus dukung dan doakan perjuangan Yayasan Wisma Remaja Indonesia demi generasi muda Indonesia.
"Kalau bukan kita yang peduli, lalu siapa lagi?"
-seorang Guru-

Senang dan bangga sekali ketika banyak kisah remaja yang berjuang demi masa depannya dan juga keluarganya diceritakan ol...
24/10/2025

Senang dan bangga sekali ketika banyak kisah remaja yang berjuang demi masa depannya dan juga keluarganya diceritakan oleh Guru kepada semua Saudara tercinta dari
Beberapa hari yang lalu tiba-tiba masuk pesan dari Ibu yang mengundang Guru Zheng untuk menjadi pembicara dalam kegiatan Hapsari (Himpunan Serikat Perempuan Indonesia) dengan topik "COLLECTIVE CARE"
Guru menceritakan awal dirinya mulai aktif mendidik sekelompok remaja hingga akhirnya berdiri Yayasan Wisma Remaja Indonesia. Apa saja program yang sudah dilakukan oleh Wisma Remaja Indonesia bersama banyak Saudara dan Sahabat yang terus mendukungnya.
"Kebaikan ini akan menjadi lebih seru kalau kita bisa melakukannya secara tulus dan bergotong royong..."
Tak lupa Guru juga menceritakan banyak kisah dari para remaja yang sedang berjuang demi masa depannya di kota Medan hingga ke negara Taiwan. Mereka harus berjuang untuk melanjutkan pendidikannya sambil bekerja. Apa saja masalah yang dihadapi para remaja, pelatihan apa saja yang dilewati, siapa saja yang membantu program ini, hingga apa saja masalah yang timbul dari program ini dijelaskan oleh Guru kepada semua peserta.
Ketika ada sesi tanya jawab, Guru mendapatkan banyak pertanyaan dari peserta. Salah satu pertanyaannya adalah, "Bagaimana mengarahkan anak remaja agar bisa bertemu dengan organisasi atau kelompok yang positif dan bisa mengarahkan mereka kearah yang positif juga?"
Guru menjelaskan kalau peran orang tua sangatlah penting dalam hal ini. Orang tua harus pandai mencari cara yang tepat untuk mengarahkan anak-anaknya. Karena orang tua adalah orang terdekat yang paling memahami karakter si anak.
Semoga pertemuan ini bisa memberikan dampak yang positif untuk semua peserta. Terima kasih sudah memberikan kesempatan berbagi kepada Yayasan Wisma Remaja Indonesia.

Address

Medan
20215

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when yayasan_wisma_remaja_indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share