FKBNI Humanis

Directions Website

FKBNI Humanis Media literasi dan edukasi Bela Negara yang humanis, inspiratif, dan berorientasi pada kemanusiaan, persatuan, serta kepedulian sosial.

๐—Ÿ๐—–๐—  ๐—Ÿ๐—œ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ง๐—ฌ ๐——๐—œ๐—ฉ๐—˜๐—ฅ๐—ฆ๐—œ๐—ง๐—ฌ ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ฆ๐—”๐— ๐—” ๐——๐—ฃ๐—— ๐—™๐—ž๐—•๐—ก๐—œ ๐—ž๐—ข๐—ง๐—” ๐— ๐—˜๐——๐—”๐—ก ๐—š๐—”๐—š๐—”๐—ฆ ๐—•๐—”๐—ž๐—ง๐—œ ๐—ฆ๐—ข๐—ฆ๐—œ๐—”๐—Ÿ ๐—จ๐—ก๐—ง๐—จ๐—ž ๐—”๐—ก๐—”๐—ž ๐—ฃ๐—”๐—ก๐—ง๐—œ ๐—”๐—ฆ๐—จ๐—›๐—”๐—กBeras, makanan, dan minuman...
22/10/2026

๐—Ÿ๐—–๐—  ๐—Ÿ๐—œ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ง๐—ฌ ๐——๐—œ๐—ฉ๐—˜๐—ฅ๐—ฆ๐—œ๐—ง๐—ฌ ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ฆ๐—”๐— ๐—” ๐——๐—ฃ๐—— ๐—™๐—ž๐—•๐—ก๐—œ ๐—ž๐—ข๐—ง๐—” ๐— ๐—˜๐——๐—”๐—ก ๐—š๐—”๐—š๐—”๐—ฆ ๐—•๐—”๐—ž๐—ง๐—œ ๐—ฆ๐—ข๐—ฆ๐—œ๐—”๐—Ÿ ๐—จ๐—ก๐—ง๐—จ๐—ž ๐—”๐—ก๐—”๐—ž ๐—ฃ๐—”๐—ก๐—ง๐—œ ๐—”๐—ฆ๐—จ๐—›๐—”๐—ก

Beras, makanan, dan minuman menjadi bentuk kepedulian untuk mendukung kebutuhan sehari-hari anak-anak.

MEDAN โ€” Kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberi manfaat nyata bagi sesama. Semangat tersebut tercermin dalam pengumuman kegiatan bakti sosial yang digagas LCM Liberty Diversity bersama DPD FKBNI Kota Medan dan sejumlah mitra untuk anak-anak Panti Asuhan Sosial Anak Gembira, Kota Medan, Sumatera Utara.

Berdasarkan informasi kegiatan yang disampaikan penyelenggara, aksi sosial tersebut melibatkan CNI Store Medan, Tri Kencana Sejati, Bali Pavilion, serta UKM IKM Nusantara Sumatera Utara.

Bantuan yang direncanakan berupa beras, makanan, dan minuman untuk mendukung kebutuhan anak-anak panti asuhan.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026, pukul 12.00โ€“15.00 WIB, bertempat di Panti Asuhan Sosial Anak Gembira, Jalan Tembakau Raya, Kota Medan.

๐—ž๐—ข๐—Ÿ๐—”๐—•๐—ข๐—ฅ๐—”๐—ฆ๐—œ ๐——๐—”๐—ก ๐—ž๐—˜๐—ฃ๐—˜๐——๐—จ๐—Ÿ๐—œ๐—”๐—ก ๐—ฆ๐—ข๐—ฆ๐—œ๐—”๐—Ÿ

Keterlibatan berbagai komunitas dan mitra usaha dalam kegiatan sosial menunjukkan pentingnya kolaborasi untuk memperluas kepedulian kepada kelompok yang membutuhkan perhatian bersama.

Bantuan kebutuhan pokok mungkin terlihat sederhana, tetapi dapat memberikan manfaat langsung bagi penerimanya. Lebih dari itu, kegiatan semacam ini menjadi ruang untuk menumbuhkan solidaritas, empati, dan tanggung jawab sosial.

Dalam konteks kemanusiaan, perhatian terhadap anak-anak tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dengan penghormatan terhadap martabat mereka serta dukungan terhadap tumbuh kembang dan masa depan yang lebih baik.

๐—ฆ๐—”๐—ง๐—จ ๐—•๐—”๐—ก๐—ง๐—จ๐—”๐—ก ๐—ž๐—˜๐—–๐—œ๐—Ÿ, ๐—›๐—”๐—ฅ๐—”๐—ฃ๐—”๐—ก ๐—•๐—˜๐—ฆ๐—”๐—ฅ

Penyelenggara mengusung pesan, โ€œSatu Bantuan Kecil dari Kita, Harapan Besar bagi Mereka.โ€ Pesan ini mengajak masyarakat untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing, tanpa harus menunggu memiliki banyak hal untuk dibagikan.

Informasi awal kegiatan mencantumkan Anjuando Naibaho dari LCM Liberty Diversity sebagai narahubung bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan tersebut.

Bagi FKBNI Humanis, kepedulian sosial merupakan bagian dari nilai kemanusiaan dan semangat Bela Negara. Bela Negara tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian dalam bentuk formal, tetapi juga melalui tindakan nyata untuk menjaga solidaritas, memperkuat persatuan, dan membantu sesama.

Sebab, kepedulian tidak selalu diukur dari besarnya bantuan, melainkan juga dari ketulusan untuk berbagi dan kesediaan hadir bagi mereka yang membutuhkan.

FKBNI Humanis โ€” Literasi, edukasi, dan Bela Negara dalam semangat kemanusiaan.

Catatan redaksi: Naskah ini disusun berdasarkan informasi pengumuman kegiatan. Status pelaksanaan, jumlah bantuan, serta hasil kegiatan belum terkonfirmasi melalui sumber publik yang ditemukan.

๐—Ÿ๐—œ๐—ง๐—˜๐—ฅ๐—”๐—ฆ๐—œ ๐——๐—”๐—ก ๐—ง๐—ฅ๐—”๐—จ๐— ๐—” ๐—›๐—˜๐—”๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐—š: ๐— ๐—˜๐—ก๐—จ๐— ๐—•๐—จ๐—›๐—ž๐—”๐—ก ๐—ž๐—˜๐— ๐—•๐—”๐—Ÿ๐—œ ๐—ฆ๐—˜๐— ๐—”๐—ก๐—š๐—”๐—ง ๐—”๐—ก๐—”๐—ž-๐—”๐—ก๐—”๐—ž ๐—ฃ๐—”๐—ฆ๐—–๐—”๐—•๐—˜๐—ก๐—–๐—”๐—ก๐—”Desa Pasir Bidang, Kecamatan Tukka, Kabu...
22/10/2026

๐—Ÿ๐—œ๐—ง๐—˜๐—ฅ๐—”๐—ฆ๐—œ ๐——๐—”๐—ก ๐—ง๐—ฅ๐—”๐—จ๐— ๐—” ๐—›๐—˜๐—”๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐—š: ๐— ๐—˜๐—ก๐—จ๐— ๐—•๐—จ๐—›๐—ž๐—”๐—ก ๐—ž๐—˜๐— ๐—•๐—”๐—Ÿ๐—œ ๐—ฆ๐—˜๐— ๐—”๐—ก๐—š๐—”๐—ง ๐—”๐—ก๐—”๐—ž-๐—”๐—ก๐—”๐—ž ๐—ฃ๐—”๐—ฆ๐—–๐—”๐—•๐—˜๐—ก๐—–๐—”๐—ก๐—”

Desa Pasir Bidang, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Komunitas Peduli Literasi Sumatera Utara menghadirkan posko membaca darurat bagi anak-anak penyintas banjir dan tanah longsor. Melalui kegiatan membaca bersama, mendongeng, menggambar, dan permainan edukatif, relawan berupaya membantu anak-anak mengekspresikan perasaan serta membangun kembali semangat belajar.

Inisiatif ini mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah. Buku dan aktivitas literasi diharapkan menjadi bagian dari dukungan emosional dan pendidikan bagi anak-anak selama masa pemulihan.

Gerakan ini juga berlangsung di tengah kolaborasi berbagai lembaga sosial, termasuk Aliansi Sumut Bersatu dan Caritas Sibolga, yang turut memberikan bantuan bagi kelompok terdampak.

Bencana dapat merusak rumah dan fasilitas pendidikan, tetapi perhatian, pendampingan, dan akses terhadap bacaan dapat membantu anak-anak menata kembali harapan.

FKBNI Humanis โ€” Literasi, kepedulian, dan kemanusiaan untuk Indonesia.

๐——๐—”๐—ฅ๐—œ ๐—๐—”๐—Ÿ๐—”๐—ก ๐—ฅ๐—”๐—ฌ๐—” ๐—ž๐—˜ ๐—›๐—”๐—ง๐—œ ๐— ๐—”๐—ฆ๐—ฌ๐—”๐—ฅ๐—”๐—ž๐—”๐—ง: ๐—ž๐—”๐—ฃ๐—ข๐—Ÿ๐——๐—” ๐—ฆ๐—จ๐— ๐—จ๐—ง ๐—ง๐—จ๐—ฅ๐—จ๐—ก ๐—Ÿ๐—”๐—ก๐—š๐—ฆ๐—จ๐—ก๐—š, ๐—•๐—”๐—š๐—œ๐—ž๐—”๐—ก ๐—›๐—˜๐—Ÿ๐—  ๐——๐—”๐—ก ๐—˜๐——๐—จ๐—ž๐—”๐—ฆ๐—œ ๐—ฃ๐—˜๐—ก๐—š๐—˜๐—ก๐——๐—”๐—ฅ๐—”FKBNI Humanis | Pel...
22/10/2026

๐——๐—”๐—ฅ๐—œ ๐—๐—”๐—Ÿ๐—”๐—ก ๐—ฅ๐—”๐—ฌ๐—” ๐—ž๐—˜ ๐—›๐—”๐—ง๐—œ ๐— ๐—”๐—ฆ๐—ฌ๐—”๐—ฅ๐—”๐—ž๐—”๐—ง: ๐—ž๐—”๐—ฃ๐—ข๐—Ÿ๐——๐—” ๐—ฆ๐—จ๐— ๐—จ๐—ง ๐—ง๐—จ๐—ฅ๐—จ๐—ก ๐—Ÿ๐—”๐—ก๐—š๐—ฆ๐—จ๐—ก๐—š, ๐—•๐—”๐—š๐—œ๐—ž๐—”๐—ก ๐—›๐—˜๐—Ÿ๐—  ๐——๐—”๐—ก ๐—˜๐——๐—จ๐—ž๐—”๐—ฆ๐—œ ๐—ฃ๐—˜๐—ก๐—š๐—˜๐—ก๐——๐—”๐—ฅ๐—”

FKBNI Humanis | Pelayanan publik yang bermakna bukan hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan penanganan masalah, tetapi juga ketika keselamatan dan kenyamanan mereka perlu dijaga setiap hari.

MEDAN โ€” Pagi hari di kawasan Lapangan Merdeka, Kota Medan, Senin (19 Oktober 2026), menjadi ruang bagi pendekatan pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan aktivitas masyarakat. Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., turun langsung ke jalan bersama jajaran pejabat utama Polda Sumut untuk membantu mengatur arus lalu lintas, memberikan edukasi keselamatan berkendara, serta membagikan helm dan masker kepada para pengendara.

Kegiatan tersebut dilaporkan oleh Tribrata News Polda Sumut dan sejumlah media pada hari yang sama. Selain membantu kelancaran lalu lintas pada jam sibuk, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan bersama.

Aksi ini memperlihatkan salah satu bentuk pelayanan yang dapat dijumpai langsung oleh warga: petugas kepolisian tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga hadir di ruang aktivitas masyarakat.

๐—ฃ๐—˜๐—Ÿ๐—”๐—ฌ๐—”๐—ก๐—”๐—ก ๐—ฌ๐—”๐—ก๐—š ๐—ง๐—˜๐—ฅ๐—”๐—ฆ๐—” ๐—Ÿ๐—”๐—ก๐—š๐—ฆ๐—จ๐—ก๐—š

Di tengah kesibukan lalu lintas perkotaan, kehadiran pimpinan kepolisian di lapangan memiliki pesan tersendiri. Pengaturan kendaraan, komunikasi dengan pengendara, dan pembagian perlengkapan keselamatan merupakan bentuk interaksi langsung antara aparat dan masyarakat.

Helm berkaitan dengan perlindungan kepala ketika terjadi kecelakaan sepeda motor, sedangkan masker dapat membantu mengurangi paparan partikel tertentu di udara sesuai jenis dan kecocokannya. Namun, pembagian perlengkapan tersebut akan lebih bermakna apabila disertai pemahaman tentang cara menggunakan dan memilihnya dengan benar.

Dalam konteks ini, pendekatan humanis tidak semata-mata diukur dari keramahan petugas atau bantuan yang diberikan. Hal yang tidak kalah penting ialah bagaimana masyarakat memperoleh pelayanan yang aman, jelas, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

๐— ๐—˜๐—ก๐——๐—˜๐—ž๐—”๐—ง๐—ž๐—”๐—ก ๐—ฃ๐—ข๐—Ÿ๐—œ๐—ฆ๐—œ ๐——๐—˜๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐—ช๐—”๐—ฅ๐—š๐—”

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut program Kapolri bertajuk Polisi Bersama Masyarakat.

Menurut keterangan yang diberitakan media, program tersebut diarahkan untuk memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pelayanan, perlindungan, pengaturan lalu lintas, dan edukasi keselamatan. Polda Sumut juga menyampaikan dorongan agar personelnya mengedepankan sikap humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Pesan ini penting karena hubungan antara aparat dan masyarakat tidak terbentuk hanya melalui slogan atau kegiatan sesaat. Kepercayaan tumbuh dari pengalaman warga ketika berhadapan dengan petugas: apakah mereka dilayani dengan baik, memperoleh penjelasan yang memadai, diperlakukan secara adil, dan mendapatkan bantuan ketika menghadapi kesulitan.

Dengan demikian, kegiatan turun ke jalan dapat menjadi pintu masuk untuk membangun hubungan yang lebih terbuka antara kepolisian dan masyarakat.

๐—ž๐—˜๐—ฆ๐—˜๐—Ÿ๐—”๐— ๐—”๐—ง๐—”๐—ก ๐—•๐—จ๐—ž๐—”๐—ก ๐—ฆ๐—˜๐—ž๐—”๐——๐—”๐—ฅ ๐—จ๐—ฅ๐—จ๐—ฆ๐—”๐—ก ๐—ฃ๐—ข๐—Ÿ๐—œ๐—ฆ๐—œ

Di balik pembagian helm dan imbauan tertib berlalu lintas, terdapat persoalan yang lebih luas, yakni membangun budaya keselamatan di jalan raya.

Pengendara perlu menggunakan helm berstandar SNI dan memasang serta mengencangkan talinya dengan benar. Pengguna jalan juga perlu mematuhi rambu, menjaga kecepatan, tidak menggunakan telepon genggam ketika berkendara, dan menghormati hak pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, pengaturan lalu lintas yang aman dan tertib memerlukan dukungan petugas, kondisi jalan yang memadai, rambu yang jelas, serta perilaku pengguna jalan yang bertanggung jawab.

Artinya, keselamatan lalu lintas tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja. Kepolisian memiliki peran dalam pengaturan, pengawasan, penegakan hukum, dan edukasi. Masyarakat pun mempunyai tanggung jawab untuk menaati aturan dan menjaga keselamatan diri serta orang lain.

๐—ง๐—”๐—ก๐—ง๐—”๐—ก๐—š๐—”๐—ก๐—ฌ๐—”: ๐— ๐—˜๐—ก๐—๐—”๐—š๐—” ๐—ž๐—ข๐—ก๐—ฆ๐—œ๐—ฆ๐—ง๐—˜๐—ก๐—ฆ๐—œ

Kegiatan humanis di ruang publik layak menjadi perhatian karena menghadirkan pelayanan secara langsung. Namun, ukuran keberhasilannya tidak berhenti pada kegiatan yang berlangsung pada satu pagi.

Pertanyaan berikutnya ialah bagaimana pendekatan tersebut diterapkan secara konsisten dalam pelayanan sehari-hari. Apakah pengaturan lalu lintas semakin responsif terhadap kebutuhan warga? Apakah edukasi keselamatan dilakukan secara berkelanjutan? Apakah pengaduan masyarakat ditangani dengan baik? Dan apakah masyarakat merasakan perubahan dalam kualitas pelayanan?

Pertanyaan-pertanyaan ini bukan untuk mengurangi arti kegiatan yang telah dilakukan, melainkan untuk menempatkan pelayanan publik dalam kerangka evaluasi yang lebih luas.

Satu kegiatan dapat menjadi awal yang baik, tetapi kepercayaan masyarakat membutuhkan konsistensi. Sikap humanis perlu hadir bukan hanya ketika kamera merekam kegiatan, melainkan juga ketika petugas menghadapi persoalan rutin, keluhan warga, pelanggaran, dan situasi yang menuntut ketegasan sekaligus penghormatan terhadap hak masyarakat.

๐— ๐—”๐—ž๐—ก๐—” ๐—›๐—จ๐— ๐—”๐—ก๐—œ๐—ฆ: ๐—ช๐—”๐—ฅ๐—š๐—” ๐— ๐—˜๐—ฅ๐—”๐—ฆ๐—”๐—ž๐—”๐—ก ๐—ฃ๐—˜๐—Ÿ๐—”๐—ฌ๐—”๐—ก๐—”๐—ก

Bagi FKBNI Humanis, peristiwa ini dapat menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dalam pelayanan publik diwujudkan melalui tindakan yang konkret. Kehadiran di tengah masyarakat, perhatian terhadap keselamatan, komunikasi yang santun, serta kesediaan membantu merupakan bagian dari pelayanan yang patut dikembangkan.

Pada saat yang sama, masyarakat bukan sekadar penerima bantuan. Mereka merupakan mitra dalam menjaga ketertiban, keselamatan, dan kualitas kehidupan bersama.

Karena itu, pendekatan humanis akan semakin kuat apabila disertai pelayanan profesional, penegakan aturan yang adil, keterbukaan terhadap kritik, dan tindak lanjut yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga.

Aksi Kapolda Sumatera Utara bersama jajaran di Lapangan Merdeka Medan menjadi salah satu contoh kegiatan pelayanan langsung yang terdokumentasi. Keberlanjutannya tetap perlu dilihat melalui pelaksanaan program dan pengalaman masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Polisi yang dekat dengan masyarakat bukan hanya hadir di tengah keramaian, tetapi juga konsisten memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa keadilan.

FKBNI Humanis โ€” Menguatkan kepedulian, merawat kemanusiaan, dan mendorong pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sumber Rujukan

1. "Tribrata News Polda Sumut โ€” Peduli Keselamatan Pengendara, Kapolda Sumut Turun Langsung Bagikan Helm dan Imbau Tertib Lalu Lintas" (https://tribratanews.sumut.polri.go.id/peduli-keselamatan-pengendara-kapolda-sumut-turun-langsung-bagikan-helm-dan-imbau-tertib-lalu-lintas/).
2. "Harian SIB โ€” Turun ke Jalan, Kapolda Sumut Bagikan Helm dan Atur Lalin di Lapangan Merdeka Medan" (https://www.hariansib.com/Medan-Sekitarnya/451452/turun-ke-jalan-kapolda-sumut-bagikan-helm-dan-atur-lalin-di-lapangan-merdeka-medan/).
3. "ANTARA Sumatera Utara โ€” Polda Sumut Bagikan Helm kepada Pengendara Tingkatkan Keselamatan" (https://sumut.antaranews.com/berita/673605/polda-sumut-bagikan-helm-kepada-pengendara-tingkatkan-keselamatan).

Catatan redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan pemberitaan dan keterangan resmi yang tersedia. Penilaian mengenai dampak jangka panjang kegiatan terhadap keselamatan lalu lintas dan kepercayaan masyarakat memerlukan data serta evaluasi lanjutan.

๐—ช๐—”๐—ฆ๐—ฃ๐—”๐——๐—”๐—œ ๐—”๐—ฆ๐—”๐—ฃ ๐—ž๐—”๐—ฅ๐—›๐—จ๐—ง๐—Ÿ๐—”: ๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐——๐—จ๐—ก๐—š๐—œ ๐—ž๐—˜๐—ฆ๐—˜๐—›๐—”๐—ง๐—”๐—ก, ๐—๐—”๐—š๐—” ๐—ž๐—˜๐—Ÿ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—š๐—”FKBNI Humanis mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terh...
22/10/2026

๐—ช๐—”๐—ฆ๐—ฃ๐—”๐——๐—”๐—œ ๐—”๐—ฆ๐—”๐—ฃ ๐—ž๐—”๐—ฅ๐—›๐—จ๐—ง๐—Ÿ๐—”: ๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐——๐—จ๐—ก๐—š๐—œ ๐—ž๐—˜๐—ฆ๐—˜๐—›๐—”๐—ง๐—”๐—ก, ๐—๐—”๐—š๐—” ๐—ž๐—˜๐—Ÿ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—š๐—”

FKBNI Humanis mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya asap kebakaran hutan dan lahan.

Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya mengganggu jarak pandang dan aktivitas sehari-hari. Asap juga mengandung partikel halus, termasuk PM2,5, yang dapat masuk jauh ke dalam paru-paru dan berdampak terhadap kesehatan.

Paparan asap dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, memicu batuk serta sesak napas, bahkan memperburuk penyakit pernapasan dan meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular. Anak-anak, ibu hamil, lansia, serta orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru perlu mendapat perhatian khusus.

๐—Ÿ๐—”๐—ก๐—š๐—ž๐—”๐—› ๐—ฆ๐—˜๐——๐—˜๐—ฅ๐—›๐—”๐—ก๐—” ๐—จ๐—ก๐—ง๐—จ๐—ž ๐— ๐—˜๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐——๐—จ๐—ก๐—š๐—œ ๐—ž๐—˜๐—Ÿ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—š๐—”

โ€ข Kurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, terutama olahraga berat.

โ€ข Gunakan respirator KN95 atau N95 yang pas dan menutup hidung serta mulut dengan rapat apabila harus berada di luar saat udara berasap.

โ€ข Tutup pintu dan jendela ketika asap masuk ke lingkungan permukiman.

โ€ข Pertimbangkan penggunaan pembersih udara dengan filter HEPA di rumah atau tempat kerja.

โ€ข Jaga kecukupan cairan tubuh dan pantau kondisi kesehatan anggota keluarga.

๐—๐—”๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐—”๐—•๐—”๐—œ๐—ž๐—”๐—ก ๐—š๐—˜๐—๐—”๐—Ÿ๐—”

Batuk yang tidak membaik, sesak napas, nyeri dada, demam, atau mata merah dan perih perlu diperhatikan. Jika keluhan berlanjut, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. Sesak napas berat atau nyeri dada yang signifikan memerlukan pertolongan medis segera.

๐— ๐—˜๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐——๐—จ๐—ก๐—š๐—œ ๐—ž๐—˜๐—ฆ๐—˜๐—›๐—”๐—ง๐—”๐—ก, ๐— ๐—˜๐—ก๐—๐—”๐—š๐—” ๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐—š๐—ž๐—จ๐—ก๐—š๐—”๐—ก

Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Hindari pembakaran lahan secara sembarangan, tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan segera laporkan indikasi kebakaran kepada petugas berwenang.

Bagi FKBNI Humanis, kepedulian terhadap lingkungan juga berarti kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. Udara bersih merupakan kebutuhan bersama yang harus dijaga demi kehidupan hari ini dan generasi mendatang.

Prof. Dr. Jon Piter Sinaga, M.Kes.
Ketua DPP Forum Komunitas Bela Nusantara Indonesia (FKBNI)

๐—–๐—˜๐—š๐—”๐—› ๐—ž๐—”๐—ฅ๐—›๐—จ๐—ง๐—Ÿ๐—”. ๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐——๐—จ๐—ก๐—š๐—œ ๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐—š๐—ž๐—จ๐—ก๐—š๐—”๐—ก. ๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐——๐—จ๐—ก๐—š๐—œ ๐—ž๐—˜๐—Ÿ๐—จ๐—”๐—ฅ๐—š๐—”.

22/10/2026

Saya mendapat lebih dari 50 tanggapan pada postingan saya minggu lalu! Terima kasih semuanya atas dukungan Anda! ๐ŸŽ‰

16/10/2026

FKBNI Hadir Melatih Guru guru BK dalam Workshop Pembentukan dan pengelolaan Pojok Konseling ber Kolaborasi dengan BNN Kota Binjai dan Dinas Pendidikan Kota Binjai





14/10/2026

FKBNI GELAR PERTEMUAN PERSIAPAN HARPANAS NOVEMBER 2026

Pada 14 Oktober 2026, FKBNI menggelar pertemuan persiapan Hari Pahlawan Nasional (Harpanas) yang direncanakan berlangsung pada November 2026. Pertemuan dilaksanakan di kantor LLDIKTI dengan melibatkan beberapa peserta.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPP, Ketua DPW, Sekretaris, Bendahara, serta para pengurus bidang FKBNI.

Kegiatan berlangsung dalam suasana santai melalui diskusi bersama untuk membahas persiapan pelaksanaan Harpanas. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menyamakan pandangan dan mengoordinasikan rencana kegiatan agar dapat terlaksana dengan baik.

๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—น ๐—™๐—ผ๐—ฟ๐˜‚๐—บ ๐—ž๐—ผ๐—บ๐˜‚๐—ป๐—ถ๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐—•๐—ฒ๐—น๐—ฎ ๐—ก๐˜‚๐˜€๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ผ๐—ป๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐—ฎ (๐—™๐—ž๐—•๐—ก๐—œ)๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—น๐˜‚๐—ฎ๐—ปForum Komunitas Bela Nusantara Indonesia (FKBNI) mer...
06/07/2026

๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—น ๐—™๐—ผ๐—ฟ๐˜‚๐—บ ๐—ž๐—ผ๐—บ๐˜‚๐—ป๐—ถ๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐—•๐—ฒ๐—น๐—ฎ ๐—ก๐˜‚๐˜€๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ผ๐—ป๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐—ฎ (๐—™๐—ž๐—•๐—ก๐—œ)

๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—น๐˜‚๐—ฎ๐—ป

Forum Komunitas Bela Nusantara Indonesia (FKBNI) merupakan organisasi kemasyarakatan berbadan hukum yang berkomitmen membangun karakter bangsa melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan, pendidikan, kemanusiaan, dan bela negara. FKBNI memandang bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan dalam aspek pertahanan, tetapi juga melalui pembangunan sumber daya manusia, kepatuhan terhadap hukum, kepedulian sosial, serta penguatan persatuan dan kesatuan bangsa.

๐—ฆ๐—ฒ๐—ท๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ต ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ฑ๐—ถ๐—ฟ๐—ถ

FKBNI dideklarasikan pada 10 Agustus 2019 di Kota Medan atas prakarsa Prof. Dr. Drs. Jon Piter Sinaga, M.Kes. bersama sejumlah akademisi, tokoh masyarakat, dan pemerhati sosial dari berbagai daerah di Indonesia. Organisasi ini kemudian memperoleh pengesahan sebagai badan hukum melalui Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor AHU-0009984.AH.01.07 tanggal 24 September 2019. Selanjutnya, perubahan Anggaran Dasar dan kepengurusan disahkan melalui Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0002073.AH.01.08 Tahun 2025 tanggal 13 November 2025.

๐—”๐˜€๐—ฎ๐˜€, ๐—Ÿ๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ป, ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ผ๐˜๐˜๐—ผ

FKBNI berasaskan Pancasila dan berlandaskan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Organisasi ini mengusung motto:

Humanis โ€“ Taat Asas โ€“ Bela Nusantara Indonesia

Motto tersebut mencerminkan komitmen seluruh anggota untuk menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, menaati hukum dan peraturan, serta mengimplementasikan semangat bela negara melalui pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

๐—ฉ๐—ถ๐˜€๐—ถ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐˜‚๐—ท๐˜‚๐—ฎ๐—ป

FKBNI bertujuan membangun masyarakat Indonesia yang berkarakter, cinta tanah air, memiliki integritas, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional. Organisasi ini mendorong kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan bangsa melalui pendidikan karakter, pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

๐—ฆ๐—ฒ๐—ธ๐—ฟ๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐˜

Sekretariat Dewan Pengurus Pusat (DPP) FKBNI

Jalan Setia Luhur No. 188/3
Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia
Kota Medan, Sumatera Utara, Indonesia

Nomor Keputusan Menteri Hukum
AHU-0002073.AH.01.08 Tahun 2025

NPWP
93.359.783.3-124.000

Email
[email protected]

Website
humanis.or.id

Dewan Pelindung

- Menteri Pendidikan Republik Indonesia
- Menteri Pertahanan Republik Indonesia
- Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia

Dewan Pembina

- FORKOPIMDA Provinsi Sumatera Utara
- Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara
- Ketua ABPPTSI Wilayah Sumatera Utara
- Ketua APTISI Wilayah Sumatera Utara
- Ketua APPERTI Wilayah Sumatera Utara

Dewan Penasehat

- Dr. R. E. Nainggolan, M.M.
- Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D.
- Dr. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M.
- Prof. Dr. Bahdin Nur Tanjung, S.E., M.M.
- Muliyono, S.T., M.Si.
- Prof. Dr. Zainuddin, M.Pd.

๐—ฆ๐˜‚๐˜€๐˜‚๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐——๐—ฒ๐˜„๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐˜€ ๐—ฃ๐˜‚๐˜€๐—ฎ๐˜ (๐——๐—ฃ๐—ฃ)

Ketua Umum

๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ณ. ๐——๐—ฟ. ๐——๐—ฟ๐˜€. Jon Piter Sinaga, ๐— .๐—ž๐—ฒ๐˜€..

Wakil Ketua Umum

- Dr. Sunarto, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan)
- M. Santri Azhar Sinaga, S.H., M.H. (Pemberdayaan Daerah)
- Dr. Renny Maisyarah, S.E., M.Si., Ak., C.A. (Pemberdayaan Perempuan)
- Andrea Zulfa, S.E., M.Si., Ph.D. (Kegiatan)
- Drs. Sahala Nainggolan, M.Si. (Kerja Sama)

Sekretariat

- Sekretaris Jenderal: ๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ณ. ๐——๐—ฟ๐˜€. ๐—›. ๐—˜๐—ณ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ถ ๐—•๐—ฎ๐—ฟ๐˜‚๐˜€, ๐— .๐—”., ๐—ฃ๐—ต.๐——.
- Wakil Sekretaris Jenderal I: Prof. Dr. Milisi Sembiring, M.A.
- Wakil Sekretaris Jenderal II: Wildan, S.Kom., M.Hum.

Keuangan

- Bendahara Umum: Sarimauli Siadari, ๐—ฆ.๐—ž.๐— ., ๐— .๐—ž.๐— .
- Wakil Bendahara: Bunga Mari Sembiring, S.Si., M.K.M.

Ketua Divisi DPP

- Pendidikan Karakter: Prof. Ir. Zulkarnain Lubis, M.S., Ph.D.
- Kesehatan Mental: Dr. dr. Felix Halim, M.Kes.
- Sadar Hukum dan Etika: Prof. Dr. Elisabeth Nurhaini Butarbutar, S.H., M.H.
- Ketahanan Pangan: Prof. Dr. Ir. Bilter Sirait, M.S.
- Teknologi Pangan: Prof. Dr. Ir. Hotman Manurung, M.S.
- Pengendalian Sosial Budaya: Prof. Dr. Yasmirahh Mandasari Saragih, S.H., M.H.
- Penguatan Ekonomi Rakyat: Prof. Dr. Cia Cai Cen, S.E., M.M.
- Rehabilitasi Sosial: Dr. Zulkarnain Nasution, M.A., ICAP.
- Ekonomi Kreatif: Prof. Dr. Ir. Kimberly F. K., M.S., M.Kes., M.T.
- Sertifikasi: Dr. Burhanuddin Nasution, M.Pd.
- Infokom: Muhammad Ungang, S.H.
- Humas: Sugiarman, S.E.

๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ด๐—ฟ๐—ฎ๐—บ ๐—ฆ๐˜๐—ฟ๐—ฎ๐˜๐—ฒ๐—ด๐—ถ๐˜€

FKBNI mengembangkan berbagai program yang berorientasi pada penguatan karakter kebangsaan dan pembangunan masyarakat, antara lain:

- Pendidikan Karakter Humanis.
- Penguatan nilai-nilai Bela Negara.
- Seminar, simposium, dan diskusi ilmiah kebangsaan.
- Pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi rakyat.
- Ketahanan pangan dan teknologi pangan.
- Penguatan kesadaran hukum dan etika.
- Rehabilitasi sosial.
- Literasi digital, informasi, dan komunikasi publik.
- Kemitraan dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan.

๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐˜๐˜‚๐—ฝ

Forum Komunitas Bela Nusantara Indonesia merupakan organisasi kemasyarakatan yang mengembangkan konsep Bela Negara Humanis, yaitu upaya memperkuat kecintaan kepada bangsa melalui pendidikan, pengabdian sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan karakter. Dengan dukungan akademisi, profesional, dan berbagai unsur masyarakat, FKBNI berupaya menjadi mitra strategis dalam memperkokoh persatuan nasional, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan Indonesia yang berkarakter, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Divisi Informasi dan Komunikasi DPP FKBNI
Muhammad Ungang, S.H.

05/07/2026

๐—ฃ๐—ฅ๐—ข๐—™. ๐——๐—ฅ. ๐—๐—ข๐—ก ๐—ฃ๐—œ๐—ง๐—˜๐—ฅ ๐—ฆ๐—œ๐—ก๐—”๐—š๐—”, ๐— .๐—ž๐—ฒ๐˜€.

๐˜Ž๐˜ถ๐˜ณ๐˜ถ ๐˜‰๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ณ ๐˜’๐˜ฆ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ ๐˜”๐˜ข๐˜ด๐˜บ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต, ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ด๐˜ช, ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฌ, ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ต๐˜ช, ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ข ๐˜๐˜ฏ๐˜ช๐˜ด๐˜ช๐˜ข๐˜ต๐˜ฐ๐˜ณ, ๐˜—๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช, ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜’๐˜ฆ๐˜ต๐˜ถ๐˜ข ๐˜œ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜’๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ต๐˜ข๐˜ด ๐˜‰๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข ๐˜•๐˜ถ๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ช๐˜ข (๐˜๐˜’๐˜‰๐˜•๐˜).

๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ณ๐—ถ๐—น ๐—ฆ๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐˜ ๐—ง๐—ผ๐—ธ๐—ผ๐—ต

Prof. Dr. Jon Piter Sinaga, M.Kes. merupakan akademisi Indonesia yang dikenal melalui kiprahnya di bidang kesehatan masyarakat, pendidikan tinggi, penelitian, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan. Selain mengabdikan diri sebagai Guru Besar dan dosen pada Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua, beliau juga dikenal sebagai Inisiator, Penggagas, Pendiri, sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunitas Bela Nusantara Indonesia (FKBNI), sebuah organisasi yang mengembangkan konsep Bela Negara Humanis sebagai pendekatan kebangsaan berbasis kemanusiaan, pendidikan karakter, dan pemberdayaan masyarakat.

Selama bertahun-tahun, Prof. Jon Piter Sinaga memadukan aktivitas akademik dengan gerakan sosial. Baginya, perguruan tinggi tidak hanya berfungsi menghasilkan lulusan, tetapi juga menjadi pusat lahirnya gagasan, inovasi, dan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.

"๐˜‰๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜จ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ข๐˜จ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ, ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ต๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช ๐˜ซ๐˜ถ๐˜จ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ข๐˜จ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ต๐˜ข๐˜ด ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ด๐˜ช๐˜ข, ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ, ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ, ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ด๐˜ข."

๐—Ÿ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ฟ ๐—•๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ž๐—ฒ๐—น๐˜‚๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ

Prof. Jon Piter Sinaga lahir di Sidikalang, Sumatera Utara, pada 13 Januari 1958. Beliau berasal dari keluarga bermarga Sinaga yang memiliki akar budaya Batak. Meskipun informasi mengenai orang tua dan kehidupan keluarganya tidak banyak dipublikasikan dalam sumber resmi, rekam jejak kehidupannya menunjukkan kedekatan dengan dunia pendidikan, pelayanan masyarakat, dan organisasi sosial.

๐—Ÿ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ฟ ๐—•๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ถ๐—ฑ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป

Prof. Jon Piter Sinaga menempuh pendidikan tinggi pada bidang kesehatan hingga meraih gelar doktor dan kemudian memperoleh jabatan akademik Guru Besar.

Bidang kepakarannya meliputi:
Kesehatan Masyarakat;
Manajemen Informasi Kesehatan;
Sistem Informasi Kesehatan;
Manajemen Pelayanan Kesehatan;
Etika Profesi Kesehatan.

Rekam jejak akademiknya tercermin melalui berbagai publikasi ilmiah nasional maupun internasional, aktivitas penelitian, pembimbingan mahasiswa, serta keterlibatannya dalam pengembangan pendidikan tinggi kesehatan.

๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐—ท๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ฒ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ข๐—ฟ๐—ด๐—ฎ๐—ป๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐˜€๐—ถ

Karier Prof. Jon Piter Sinaga berkembang seiring pengabdiannya di dunia pendidikan tinggi. Di Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua, beliau dipercaya sebagai Guru Besar, dosen Program Pascasarjana, serta Ketua Senat Institut. Selain mengajar, ia berperan dalam penyusunan kebijakan akademik, pengembangan kurikulum, dan peningkatan mutu pendidikan.

Di bidang organisasi kemasyarakatan, beliau memiliki peran yang sangat penting sebagai Inisiator, Penggagas, Pendiri, sekaligus Ketua Umum DPP Forum Komunitas Bela Nusantara Indonesia (FKBNI). Dalam Anggaran Dasar FKBNI, nama Prof. Jon Piter Sinaga secara resmi tercantum sebagai pendiri organisasi sekaligus Ketua Umum pertama.

Melalui FKBNI, beliau mengembangkan konsep Bela Negara Humanis, yaitu pendekatan bela negara yang tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan, tetapi juga mencakup pendidikan karakter, kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, kesadaran hukum, dan pembangunan sosial berbasis gotong royong.

Beliau juga aktif menjadi narasumber seminar nasional, kuliah umum, diskusi kebangsaan, serta berbagai forum ilmiah yang mempertemukan kalangan akademisi, pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, dan generasi muda.

๐—ž๐—ผ๐—ป๐˜๐—ฟ๐—ถ๐—ฏ๐˜‚๐˜€๐—ถ ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ต๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฝ ๐— ๐—ฎ๐˜€๐˜†๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐˜ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐——๐—ฎ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ต

Kontribusi Prof. Jon Piter Sinaga mencakup dua ranah utama, yaitu pendidikan kesehatan dan pembangunan karakter kebangsaan.

Di bidang akademik, beliau aktif menghasilkan penelitian, membimbing mahasiswa, mengembangkan sistem informasi kesehatan, serta memperkuat budaya penelitian melalui berbagai jurnal ilmiah. Ia juga menjadi penanggung jawab sejumlah jurnal kesehatan yang diterbitkan Institut Kesehatan Deli Husada.

Sementara melalui FKBNI, beliau menginisiasi berbagai kegiatan seperti Forum Group Discussion, Seminar Nasional, Bedah Buku, Simposium Bela Negara Humanis, pendidikan karakter, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah daerah, BNN, dan berbagai organisasi masyarakat. Pendekatan tersebut bertujuan memperkuat ketahanan bangsa melalui pembangunan manusia yang sehat, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial.

๐—ฃ๐—ฒ๐—บ๐—ถ๐—ธ๐—ถ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜‚ ๐—š๐—ฎ๐—ด๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ผ๐—ธ๐—ผ๐—ต

Salah satu gagasan yang banyak dikembangkan Prof. Jon Piter Sinaga adalah konsep Bela Negara Humanis. Menurutnya, tantangan bangsa saat ini tidak hanya berupa ancaman fisik, tetapi juga persoalan kesehatan, penyalahgunaan narkoba, krisis pangan, kemiskinan, degradasi moral, rendahnya literasi, hingga melemahnya semangat gotong royong.

Karena itu, bela negara perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kesehatan masyarakat, membangun karakter generasi muda, dan memperluas kolaborasi lintas sektor. Pemikiran tersebut menjadi dasar berbagai program FKBNI dan Simposium Nasional Bela Negara Humanis yang diselenggarakan di Sumatera Utara.

๐—ฃ๐—ฟ๐—ฒ๐˜€๐˜๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜‚ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ๐—ฎ๐—ป

Beberapa capaian yang terdokumentasi dalam perjalanan kariernya antara lain:

Meraih jabatan akademik Guru Besar.

Menjadi Ketua Senat Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua.

Inisiator, Penggagas, Pendiri, dan Ketua Umum DPP Forum Komunitas Bela Nusantara Indonesia (FKBNI).

Aktif menghasilkan publikasi ilmiah nasional dan internasional.

Menjadi penanggung jawab jurnal ilmiah bidang kesehatan masyarakat.

Aktif sebagai pembicara pada seminar nasional, kuliah umum, dan forum kebangsaan.

๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐˜๐˜‚๐—ฝ

Perjalanan Prof. Dr. Jon Piter Sinaga, M.Kes. menunjukkan bahwa pengabdian seorang akademisi dapat diwujudkan melalui pendidikan, penelitian, organisasi, dan gerakan sosial. Kiprahnya dalam mengembangkan pendidikan tinggi kesehatan berjalan seiring dengan upayanya membangun karakter kebangsaan melalui Forum Komunitas Bela Nusantara Indonesia.

Melalui gagasan Bela Negara Humanis, beliau mengajak masyarakat melihat bahwa kecintaan kepada bangsa tidak hanya diwujudkan dalam situasi darurat, tetapi juga melalui kepedulian terhadap pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, etika, dan kesejahteraan masyarakat. Rekam jejak tersebut menjadi bagian dari kontribusinya dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.

๐—–๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—น๐—ถ๐˜€

Tulisan ini disusun berdasarkan sumber-sumber publik yang dapat ditelusuri, meliputi pemberitaan media, publikasi lembaga, dokumentasi kegiatan, wawancara, serta sumber terbuka lainnya yang relevan. Penulisan difokuskan pada rekam jejak, karya, dan aktivitas publik yang terdokumentasi. Informasi yang belum ditemukan dalam sumber yang memadai atau belum dapat diverifikasi secara independen tidak diuraikan lebih lanjut demi menjaga akurasi.

Foto yang digunakan dalam publikasi ini merupakan hasil penyuntingan digital berbasis ilustrasi tokoh dan digunakan semata-mata untuk kepentingan ilustrasi profil.

Profil ini merupakan bagian dari upaya Desa Smart untuk mendokumentasikan tokoh-tokoh yang memiliki kontribusi, gagasan, karya, maupun peran dalam kehidupan sosial, budaya, pendidikan, pemerintahan, ekonomi, dan pembangunan masyarakat.

๐—ฆ๐˜‚๐—บ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ ๐—ฅ๐˜‚๐—ท๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ป

Forum Komunitas Bela Nusantara Indonesia (FKBNI)
Bela Negara Humanis (Humanis.or.id)
Anggaran Dasar Forum Komunitas Bela Nusantara Indonesia
Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua
Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada
SINTA Kemdiktisaintek
Jurnal Penelitian Kesmasy
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat
Publikasi Simposium Nasional Bela Negara Humanis
Dokumentasi seminar, kuliah umum, dan kegiatan FKBNI.

Address

Jln. Muara Indah No. 75 Blok 13 Helvitia Tengah
Medan

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when FKBNI Humanis posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share