Call Center 112

Call Center 112 LAYANAN NOMER PANGGILAN DARURAT (NPD) CALL CENTER 112 KOTA MATARAM

Tampil di Lomba Tingkat Nasional, Delapan Inovasi Turida Dekatkan Pelayanan kepada MasyarakatKelurahan Turida, Kecamatan...
09/10/2026

Tampil di Lomba Tingkat Nasional, Delapan Inovasi Turida Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat

Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, mengandalkan delapan Aksi Nyata Inovasi untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong kemandirian warga. Berbagai inovasi tersebut dipaparkan langsung oleh Lurah Turida, Musaidi Azani, dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri. Pemaparan berlangsung secara daring dari Ruang Command Center Kota Mataram, Jumat (09/10/2026).
Delapan inovasi yang dikembangkan meliputi OMABAS, Kampung Lestari, NGOPI COI, JUWITA-ku, Rapor Bansos, SPINK, PIRAMID, dan Kampung Pekenan. Meski memiliki fokus berbeda, seluruh inovasi tersebut diarahkan pada satu tujuan, yakni menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungannya.
Dalam pemaparan yang turut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman, Lurah Turida, Musaidi Azani, menjelaskan bahwa delapan inovasi yang dikembangkan tidak berdiri sendiri, melainkan saling melengkapi dalam memperkuat pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaannya mengedepankan kolaborasi melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media untuk bersama-sama menjawab berbagai kebutuhan dan persoalan di lingkungan masyarakat.
Salah satu inovasi yang dikembangkan dalam pelayanan publik adalah PIRAMID (Pintu Informasi Administrasi Terintegrasi Turida). Melalui inovasi ini, masyarakat dapat mengakses informasi dan layanan, menyampaikan pengaduan, memperoleh informasi bantuan sosial, hingga memanfaatkan perpustakaan digital. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat mempermudah akses pelayanan tanpa menghilangkan pentingnya interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat.
Di bidang lingkungan, Kampung Lestari dikembangkan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, aman, tangguh, dan berwawasan iklim. Upaya ini didukung dengan keberadaan 12 Tempah Dedoro, bank sampah, kelompok masyarakat, serta Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang turut berperan dalam mitigasi bencana.
Sementara itu, pendekatan pelayanan yang lebih partisipatif diwujudkan melalui NGOPI COI (Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia) dan JUWITA-ku (Jumpa Wilayah Tanggap Lingkunganku). Kedua inovasi ini mendorong pemerintah untuk hadir lebih dekat dengan warga, mendengarkan persoalan di lingkungan, serta membuka ruang dialog dalam mencari solusi bersama, termasuk terkait keamanan lingkungan, persoalan sosial, dan pendampingan hukum.
Pada sektor ekonomi, Kampung Pekenan bersama upaya digitalisasi UMKM Turida diarahkan untuk memperluas pemasaran produk lokal dan meningkatkan produktivitas pelaku usaha. Berbagai potensi masyarakat, mulai dari olahan kelor, makanan, kerajinan, hingga usaha logam, didorong agar memiliki nilai tambah melalui promosi, bazar, pameran, dan penguatan jejaring usaha.
Di bidang kesehatan, Kelurahan Turida menghadirkan OMABAS (Olahan Makanan Balita Atasi Stunting) dengan melibatkan Posyandu, kader, keluarga, dan pemanfaatan pangan lokal. Berdasarkan data yang disampaikan dalam pemaparan, jumlah anak yang tercatat mengalami stunting menurun dari 54 anak pada 2024 menjadi 33 anak pada 2025. Upaya ini menjadi bagian dari perhatian kelurahan dalam memperkuat kesehatan keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak.
Perlindungan sosial juga menjadi perhatian melalui Rapor Bansos, yang diarahkan untuk memperkuat validasi data penerima bantuan dengan melibatkan perangkat wilayah, kader, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta perangkat daerah dan unsur terkait. Upaya tersebut dilengkapi dengan SPINK (Organisasi Pilantropi Dermawan Keluarga), yang mendorong kepedulian dan solidaritas masyarakat untuk membantu warga yang mengalami musibah, sakit, kelahiran, kematian, maupun membutuhkan dukungan pendidikan.
Melalui berbagai inovasi tersebut, Kelurahan Turida berupaya membangun ekosistem pemberdayaan yang menghubungkan pelayanan publik, kesehatan, perlindungan sosial, ketahanan lingkungan, dan penguatan ekonomi masyarakat. Kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting agar setiap inovasi dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Ke depan, upaya tersebut akan terus diperkuat melalui semangat Turide Bangkit, dengan mendorong transformasi digital, pengembangan UMKM, penguatan Posyandu dan kelembagaan masyarakat, serta perluasan kerja sama dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan berbagai unsur masyarakat.
Melalui semangat tersebut, Kelurahan Turida ingin memastikan masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga terlibat aktif sebagai pelaku pembangunan di lingkungannya.

Mataram Bergemuruh, Parade Riders MotoGP 2026 Sulap Jalanan Jadi Panggung DuniaMATARAM — Suara mesin belum meraung di li...
07/10/2026

Mataram Bergemuruh, Parade Riders MotoGP 2026 Sulap Jalanan Jadi Panggung Dunia

MATARAM — Suara mesin belum meraung di lintasan Mandalika, tetapi denyut MotoGP sudah lebih dulu menggetarkan jantung Mataram.

Ribuan masyarakat tumpah ke jalan. Bendera berkibar. Sorak-sorai pecah dari tepian jalan. Kota yang biasanya bergerak dalam ritme kesehariannya, Rabu (7/10/2026), mendadak berubah menjadi panggung besar yang menyambut para pebalap dunia dalam Parade Riders MotoGP 2026 Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Parade dimulai dari Taman Sangkareang dan bergerak menuju Teras Udayana. Sepanjang rute, warga berdiri berjejer, membawa atribut MotoGP, mengabadikan momen dengan telepon genggam, sekaligus memberi sambutan meriah kepada para riders yang menjadi magnet utama perhelatan balap motor kelas dunia tersebut.

Taman Sangkareang menjadi titik awal yang sarat energi. Sebelum rombongan bergerak, suasana semakin semarak dengan tari penyambutan yang membawa warna budaya NTB ke tengah atmosfer olahraga otomotif dunia.

Bendera start kemudian diangkat bersama oleh Gubernur NTB L. M. Iqbal, Wakil Gubernur NTB Dinda Damayanti, Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, Ibu Bhayangkara Polda NTB Widhy Kalingga Rendra Raharja serta perwakilan InJourney dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), turut hadir melepas parade.

Dari titik itu, rombongan riders melaju. Jalanan Mataram bukan lagi sekadar jalur lalu lintas. Ia berubah menjadi ruang perjumpaan antara masyarakat, olahraga, pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif.

Ada sesuatu yang lebih besar dari sekadar deru mesin dalam parade ini.

MotoGP telah menjadikan Mandalika sebagai salah satu panggung olahraga paling bergengsi di dunia. Tetapi sebelum dunia menyaksikan pertarungan di lintasan, Mataram menunjukkan wajah lain NTB: kota yang ramah, hidup, dan mampu menyambut perhelatan internasional dengan energi masyarakatnya sendiri.

Di sepanjang jalan, warga menjadi bagian dari pertunjukan. Mereka bukan penonton yang membeli tiket. Mereka adalah bagian dari atmosfer yang membuat parade terasa dekat dan membumi.
Dari Sangkareang menuju Udayana, Mataram seperti sedang mengirimkan satu pesan sederhana kepada dunia: MotoGP bukan hanya tentang siapa yang tercepat di lintasan. Ia juga tentang bagaimana sebuah daerah menyambut dunia dengan identitasnya sendiri.

Dan sore itu, identitas tersebut hadir melalui ribuan wajah, kibaran bendera, tari tradisional, sorak warga, serta deru para riders yang membelah jalanan kota.

Mandalika boleh menjadi arena pertarungan.

Tetapi Mataram menunjukkan bahwa sebelum lampu start di lintasan menyala, semangat MotoGP sudah lebih dulu menyala di tengah kotanya.**(TK-DISKOMINFO)

ENERGIZING INDONESIA: RIDERS PARADE! 🇮🇩Saksikan kemeriahan Riders Parade dalam rangka menyambut Pertamina Grand Prix of ...
07/10/2026

ENERGIZING INDONESIA: RIDERS PARADE! 🇮🇩
Saksikan kemeriahan Riders Parade dalam rangka menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026! 🏁✨
Ayo ramaikan dan rasakan langsung atmosfer balap dunia bersama para riders di Kota Mataram! 🙌
📍 Lokasi: Taman Sangkareang – Teras Udayana
📅 Tanggal: 7 Oktober 2026
⏰ Pukul: 14.00 WITA – selesai
Jangan sampai ketinggalan! Mari bersama-sama menunjukkan semangat dan energi Indonesia menyambut gelaran MotoGP di Mandalika. 🇮🇩🏍️🔥


Source : Pemerintah Kota Mataram

Jangan Ukur Sukses Haji Hanya dari Berangkat dan Pulang, TGH Mujiburrahman Bicara 3 Level KesuksesanMATARAM — Berapa ban...
06/10/2026

Jangan Ukur Sukses Haji Hanya dari Berangkat dan Pulang, TGH Mujiburrahman Bicara 3 Level Kesuksesan

MATARAM — Berapa banyak jamaah yang berangkat ke Tanah Suci? Berapa yang p**ang dengan predikat haji? Dan seberapa baik pelayanan diberikan sejak pendaftaran hingga kep**angan?

Pertanyaan-pertanyaan itu penting. Tetapi bagi Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman, keberhasilan penyelenggaraan haji dan umrah tidak boleh berhenti pada angka keberangkatan, kelancaran administrasi, atau selesainya ritual di Tanah Suci.

Sebab, jika haji hanya sukses mengantarkan manusia pergi dan p**ang, tetapi tidak mampu membangun ekosistem pelayanan yang kuat dan tidak meninggalkan perubahan berarti bagi kehidupan masyarakat, maka ada sesuatu yang belum selesai.

Pesan itu disampaikan TGH. Mujiburrahman saat menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Mataram di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Mataram, Selasa (6/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Siti Nurmala,resmi menerima amanah sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Mataram.

Bagi TGH. Mujiburrahman, pergantian pejabat bukan sekadar seremoni birokrasi. Ada pekerjaan besar yang menunggu di balik sebuah jabatan: memastikan masyarakat memperoleh pelayanan haji dan umrah yang semakin mudah, terkoordinasi dan bermartabat.

Namun pekerjaan sebesar itu, menurutnya, mustahil dibebankan kepada satu lembaga.

Ia menawarkan tiga ukuran yang harus menjadi orientasi bersama: sukses ritual, sukses ekosistem dan sukses peradaban.

“Sukses ritual artinya bagaimana jamaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan baik. Tetapi kita tidak boleh berhenti sampai di situ. Harus ada sukses ekosistem. Semua pihak harus bergerak bersama membangun pelayanan haji dan umrah. Dan tujuan akhirnya adalah sukses peradaban,” tegasnya.

Di titik inilah haji ditempatkan bukan sekadar sebagai perjalanan individual menuju Tanah Suci, melainkan sebagai sebuah ekosistem sosial yang melibatkan banyak pihak.

Pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah, IPHI, pembimbing ibadah, biro perjalanan, tenaga kesehatan, keluarga jamaah hingga masyarakat memiliki peran masing-masing.

Karena itu, TGH. Mujiburrahman meminta komunikasi lintas sektor tidak berhenti pada forum-forum seremonial. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Mataram yang baru diminta lebih intensif membangun komunikasi dengan Pemerintah Kota Mataram dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

“Ini adalah amal jariyah. Tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Kerja sama, komunikasi dan koordinasi harus terus kita intensifkan,” katanya.

Menurutnya, pemerintah daerah membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Setiap persoalan yang menyangkut masyarakat, termasuk persoalan dalam ekosistem haji dan umrah, harus dibicarakan dan dicarikan jalan keluar secara bersama.

“Jangan ragu berkomunikasi dengan pimpinan daerah. Wali Kota dan Wakil Wali Kota sangat membutuhkan komunikasi dengan berbagai pihak. Kalau ada persoalan, mari kita bicarakan bersama agar segera bisa diselesaikan,” ujarnya.

Di balik semua itu, TGH. Mujiburrahman mengingatkan bahwa jabatan pada akhirnya bukan tentang siapa yang duduk di kursi kekuasaan, tetapi tentang apa yang ditinggalkan setelah seseorang meninggalkan kursinya.

Ia mengibaratkan jabatan seperti seseorang yang pergi ke sawah untuk menanam. Ketika musim panen tiba, tidak mungkin seseorang memanen sesuatu yang tidak pernah ia tanam.

Begitu p**a dengan jabatan.

“Jabatan itu amanah. Suatu saat akan berakhir dan meninggalkan orang yang mengembannya. Yang akan menjadi bekal kita bukan lagi jabatan, tetapi amal baik yang kita lakukan selama menjalankan amanah,” tuturnya.

Karena itu, melayani masyarakat, menurutnya, bukan sekadar kewajiban administratif. Ia adalah bagian dari amal.

Membantu orang lain berarti sedang menanam sesuatu untuk diri sendiri. Setiap pelayanan yang dilakukan dengan tulus, setiap persoalan masyarakat yang diselesaikan, dan setiap kemaslahatan yang diwujudkan, pada akhirnya menjadi bagian dari jejak pengabdian.

Maka, sukses haji tidak seharusnya berhenti ketika jamaah melewati pintu bandara sep**ang dari Tanah Suci.

Ia harus berlanjut dalam kehidupan: ketika jamaah menjadi pribadi yang lebih baik, ketika nilai-nilai ibadah menjelma kepedulian sosial, ketika pemerintah dan masyarakat membangun pelayanan yang semakin manusiawi, dan ketika seluruh ekosistem bergerak menuju kemaslahatan.

Sebab pada akhirnya, Tanah Suci adalah tempat manusia belajar menjadi lebih baik. Tetapi ukuran keberhasilannya justru terlihat ketika ia kembali ke tanah kelahirannya—dan membuat kehidupan di sekitarnya menjadi lebih baik.**(TK-DISKOMINFO)

Baru 45,60 Persen Pekerja Mataram Terlindungi Jamsostek, UJC Didorong Menjangkau Pekerja InformalMATARAM — Universal Cov...
06/10/2026

Baru 45,60 Persen Pekerja Mataram Terlindungi Jamsostek, UJC Didorong Menjangkau Pekerja Informal

MATARAM — Universal Coverage Jamsostek (UJC) merupakan upaya memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan agar seluruh pekerja, termasuk pekerja sektor informal, memperoleh perlindungan dari risiko kerja dan sosial yang mungkin mereka hadapi. Di Kota Mataram, agenda ini masih menghadapi pekerjaan besar. Hingga September 2026, baru 45,60 persen potensi pekerja yang telah terlindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Artinya, lebih dari separuh potensi pekerja di Kota Mataram masih berada di luar cakupan perlindungan. Angka tersebut menjadi perhatian dalam Monitoring dan Evaluasi Universal Coverage Jamsostek (UJC) Kelurahan se-Kota Mataram Tahun 2026 yang digelar pada Selasa (6/10/2026), di ruang kenari Kantor Wali Kota Mataram.

Di balik angka itu, ada wajah ekonomi Kota Mataram yang sehari-hari terlihat: pedagang, pelaku UMKM, pekerja harian, pengemudi, hingga berbagai pekerja informal yang ikut menggerakkan roda perdagangan dan jasa. Mereka bekerja setiap hari, tetapi belum seluruhnya memiliki perlindungan ketika risiko pekerjaan datang.

Dalam rapat koordinasi yang juga dihadiri oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nasrullah Umar, Kadinsos Kota Mataram, Muzzakir Walad, Kadisnakertrans Kota Mataram, Ida Wayan Putra Ekantara, Sekretaris Daerah Kota Mataram, H.L. Alwan Basri, mengatakan UJC tidak boleh dimaknai sekadar sebagai pencapaian angka kepesertaan.

“Kita ingin memastikan Universal Coverage Jamsostek tidak berhenti pada target kepesertaan, tetapi benar-benar menghadirkan perlindungan bagi masyarakat pekerja, khususnya mereka yang berada di sektor informal,” kata Alwan.

Urgensi perluasan perlindungan itu terlihat dari manfaat yang telah dibayarkan kepada peserta. Hingga September 2026, pembayaran manfaat klaim BPJS Ketenagakerjaan di Kota Mataram mencapai sekitar Rp81 miliar untuk 5.600 klaim.

Bagi Alwan, angka tersebut menunjukkan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan bukan sekadar urusan administrasi. Ketika risiko terjadi, manfaat program dapat menjadi penyangga bagi pekerja dan keluarganya.

“Ini menunjukkan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan bukan sekadar administrasi kepesertaan, tetapi merupakan perlindungan yang hadir ketika pekerja dan keluarganya menghadapi risiko,” ujarnya.

Karena itu, monitoring dan evaluasi UJC harus menghasilkan lebih dari sekadar catatan capaian. Pemerintah Kota Mataram mendorong agar forum tersebut menjadi ruang untuk memetakan kendala, memperbaiki basis data, dan menyusun langkah tindak lanjut yang lebih konkret.

Di titik inilah kelurahan menjadi penting. Sebagai pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat, kelurahan memiliki informasi mengenai kondisi sosial ekonomi warga, termasuk keberadaan pekerja informal yang belum terlindungi.

“Yang sudah berjalan baik kita pertahankan, yang masih kurang kita perbaiki, dan yang belum terjangkau kita upayakan bersama,” tegas Alwan.

UJC pada akhirnya bukan semata tentang mengejar persentase. Ia adalah ikhtiar memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Mataram berjalan beriringan dengan perlindungan bagi orang-orang yang menggerakkannya.

45,60 persen bukan garis akhir. Justru dari angka itulah pekerjaan untuk memperluas perlindungan harus dimulai.**(TK-DISKOMINFO)

HUT ke-81 TNI, Momentum Memperkuat Soliditas dan Sinergi Bersama RakyatMATARAM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...
05/10/2026

HUT ke-81 TNI, Momentum Memperkuat Soliditas dan Sinergi Bersama Rakyat

MATARAM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperteguh semangat pengabdian sekaligus memperkuat soliditas dan sinergi TNI bersama seluruh komponen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”, peringatan HUT ke-81 TNI berlangsung dalam suasana khidmat dengan pelaksanaan upacara sebagai rangkaian utama kegiatan. Upacara tersebut menjadi momentum untuk menguatkan semangat kebersamaan, pengabdian, serta komitmen TNI dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Upacara peringatan HUT ke-81 TNI dipimpin langsung oleh Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief. Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Barat H. L. Muhamad Iqbal bersama Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta unsur terkait lainnya. Seluruh peserta mengikuti jalannya upacara dengan tertib dan khidmat hingga rangkaian upacara selesai, di Lapangan Trisula Yonif 724/Satya Wira Yudha, Senin (05/10/2026).

Momentum HUT ke-81 TNI juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dan kebersamaan dalam menghadapi dinamika serta tantangan yang terus berkembang. Soliditas TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas, keamanan, serta persatuan dan kesatuan bangsa.

Rangkaian peringatan semakin semarak setelah upacara dengan berbagai atraksi yang ditampilkan personel TNI. Penampilan tersebut memperlihatkan ketangguhan, kedisiplinan, kekompakan, dan semangat juang prajurit sekaligus menjadi gambaran kekuatan TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Peringatan HUT ke-81 TNI diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk terus memperkuat hubungan TNI dengan rakyat serta membangun sinergi yang semakin kokoh dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Wawali Mataram Ingatkan ASN, Jabatan Adalah Amanah untuk Menebar KebaikanMATARAM – Wakil Wali Kota Mataram TGH. Mujiburr...
05/10/2026

Wawali Mataram Ingatkan ASN, Jabatan Adalah Amanah untuk Menebar Kebaikan

MATARAM – Wakil Wali Kota Mataram TGH. Mujiburrahman mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mataram bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan. Amanah tersebut, menurutnya, juga menjadi kesempatan bagi setiap ASN untuk memberikan manfaat dan menebar kebaikan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan TGH. Mujiburrahman saat menjadi pembina upacara bersama jajaran ASN lingkup Pemerintah Kota Mataram di halaman Kantor Wali Kota Mataram, Senin (05/10/2026).

“Cara mensyukuri amanah jabatan adalah dengan menjalankan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya. Jabatan akan menjadi kebaikan apabila digunakan untuk menolong mereka yang membutuhkan. Sebaliknya, jabatan akan menjadi keburukan apabila digunakan untuk menzalimi orang lain,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh ASN memanfaatkan kesempatan selama mengemban jabatan untuk menghadirkan program dan pelayanan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, jabatan tidak selamanya melekat pada seseorang sehingga harus digunakan sebaik mungkin selama masih diberikan kepercayaan.

Selain itu, TGH. Mujiburrahman mengingatkan pentingnya keyakinan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan balasan kebaikan. Keyakinan tersebut, katanya, perlu terus dipupuk agar ASN tetap memiliki semangat dalam menjalankan tugas, meskipun hasil dari sebuah kebaikan tidak selalu langsung terlihat.

Ia mengutip pesan dalam ajaran Islam, “Hal jazaa’ul ihsaani illal ihsaan,” yang berarti tidak ada balasan bagi kebaikan selain kebaikan p**a.

“Keyakinan bahwa kebaikan itu dibalas dengan kebaikan harus semakin kita tumbuhsuburkan, agar kita tetap semangat melaksanakan kebaikan-kebaikan melalui program-program sesuai dengan tupoksi kita masing-masing,” katanya.

Pesan berikutnya, ia mengajak ASN untuk menjadikan pengalaman masa lalu sebagai bahan pembelajaran. Berbagai hal baik yang telah dilakukan perlu diteruskan dan ditingkatkan, sementara kesalahan dan kekeliruan yang pernah terjadi harus menjadi pelajaran agar tidak kembali terulang.

“Belajarlah dari kesalahan-kesalahan yang telah kita lalui, jangan sampai terulang kembali,” pesannya.

Di akhir arahannya, TGH. Mujiburrahman meminta seluruh ASN untuk tidak mudah menyerah dalam melakukan kebaikan. Sebab, respons positif dari masyarakat tidak selalu datang sesuai dengan harapan, namun hal tersebut tidak seharusnya mengurangi semangat dalam memberikan pelayanan terbaik.

Ia meyakini, sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dengan niat yang baik akan tetap memiliki nilai dan mendapatkan balasan dari Allah SWT.

“Walaupun terkadang kebaikan yang kita tebarkan tidak selamanya mendapatkan respons positif sesuai yang kita harapkan, tetap yakin dan percaya bahwa kebaikan sekecil apa pun yang kita tebar akan mendapatkan balasan dari Allah SWT,” tutupnya.

Source : Pemerintah Kota Mataram

DIRGAHAYU TENTARA NASIONAL INDONESIA KE-81 “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”Selamat memperi...
05/10/2026

DIRGAHAYU TENTARA NASIONAL INDONESIA KE-81

“TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”

Selamat memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia.

Semoga TNI senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta semakin profesional, tangguh, dan selalu dekat bersama rakyat.

Mari terus kobarkan semangat persatuan, pengabdian, dan cinta tanah air demi Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

TNI PRIMA, RAKYAT KUAT, INDONESIA HEBAT!

Ikrar Hari Kesaktian Pancasila Teguhkan Semangat Kebersamaan di Kota MataramTekad untuk mempertahankan dan mengamalkan n...
01/10/2026

Ikrar Hari Kesaktian Pancasila Teguhkan Semangat Kebersamaan di Kota Mataram

Tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila kembali dikumandangkan dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang di laksanakan oleh Pemerintah Kota Mataram. Upacara tersebut ditandai dengan pembacaan ikrar yang meneguhkan semangat kebersamaan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, di Lapangan Sangkareang, Kamis (01/10/2026).

Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dibacakan sebagai bagian dari rangkaian upacara. Ikrar tersebut menjadi peneguhan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menggalang kebersamaan, memperjuangkan dan menegakkan kebenaran serta keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Adapun bunyi ikrar yang dibacakan dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai berikut:

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya:

Bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;

Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara;

Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia;

Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pembacaan ikrar tersebut menjadi pengingat bahwa keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu terus dijaga melalui semangat persatuan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sejalan dengan tema Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, nilai-nilai Pancasila diharapkan terus menjadi landasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

SELAMAT MEMPERINGATI HARI KESAKTIAN PANCASILA 1 Oktober 2026Mari jadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk...
01/10/2026

SELAMAT MEMPERINGATI HARI KESAKTIAN PANCASILA
1 Oktober 2026
Mari jadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk kembali menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dengan semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan, kita kuatkan komitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pancasila Sakti, Indonesia Tangguh.
Bersatu dalam keberagaman, teguh dalam Pancasila.







Source : Pemerintah Kota Mataram

Address

Mataram
83126

Telephone

112

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Call Center 112 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Call Center 112:

Shortcuts

Share