Selamatkan Yaki

Selamatkan Yaki Our programme aims to protect the Sulawesi crested black macaques and their native habitat.

18/07/2026

Percakapan yang hangat, penuh inspirasi, dan membuka peluang kolaborasi baru. 🇮🇪🌿

Selamatkan Yaki merasa terhormat dapat bertemu dengan Ambassador Sharon, Duta Besar Irlandia untuk Indonesia. Kami sangat mengapresiasi waktu dan kesempatan untuk berbagi perjalanan konservasi yaki di Sulawesi, sekaligus merefleksikan lebih dari satu dekade dukungan dari Irlandia melalui Dublin Zoo.

Semoga pertemuan ini menjadi awal dari semakin banyak kolaborasi yang membawa dampak positif bagi konservasi, masyarakat, dan keanekaragaman hayati Indonesia.

Embassy of Ireland, Indonesia

Meaningful conversations inspire meaningful partnerships. 🇮🇪🌿

Selamatkan Yaki was honoured to meet with Ambassador Sharon, Ireland’s Ambassador to Indonesia. We are grateful for the opportunity to share our conservation journey, exchange ideas, and explore future collaborations for biodiversity conservation in Indonesia.

We also reflected on more than a decade of support from Ireland through our long-standing partnership with Dublin Zoo. Together, these shared commitments continue to strengthen our collective efforts to protect Sulawesi’s unique wildlife and the communities that live alongside it.

Torang Jaga Yaki Karna Torang Peduli! Sejak 2025, Kampanya Kebanggaan Yaki di Minahasa Selatan telah diselenggarakan ole...
11/07/2026

Torang Jaga Yaki Karna Torang Peduli! Sejak 2025, Kampanya Kebanggaan Yaki di Minahasa Selatan telah diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bersama Balai Ksda Sulawesi Utara dan Salamatkan Yaki.

Tahun ini, dunia menggaungkan kampanye   ( ). Tapi taukah kamu  , aksi iklim itu bukan cuma soal mengurangi plastik atau...
05/06/2026

Tahun ini, dunia menggaungkan kampanye ( ). Tapi taukah kamu , aksi iklim itu bukan cuma soal mengurangi plastik atau hemat energi di rumah saja loh. Menjaga kelestarian hutan dan satwa endemik di sekitar kita juga merupakan bagian dari Nature-Based Solutions (solusi berbasis alam) yang sangat penting!

Di Sulawesi Utara, salah satu benteng pertahanan iklim kita adalah hutan tempat tinggal Monyet Yaki.

Kenapa menjaga Yaki itu sama dengan menjaga iklim?

Yaki adalah Petani Hutan: Mereka memakan buah-buahan dan menyebarkan biji-bijian ke seluruh penjuru hutan melalui kotorannya. Tanpa Yaki, regenerasi pohon-pohon besar penyerap karbon di hutan kita akan terganggu.

Krisis Iklim Mengancam Rumah Mereka: Perubahan cuaca ekstrem dan kerusakan habitat membuat sumber makanan Yaki makin menipis.

Lalu, apa dampaknya buat manusia? 🤔
💧 Krisis Air Bersih & Udara Segar: Kalau Yaki habis, hutan kita akan gundul. Tanpa hutan yang lebat, pasokan air bersih untuk konsumsi sehari-hari akan kering, dan udara di Sulawesi Utara akan terasa makin panas dan berpolusi.

⛈️ Bencana Alam Mengancam Pemukiman: Hutan yang rusak tidak mampu lagi menahan air hujan. Dampak langsungnya? Risiko banjir bandang dan tanah longsor yang mengancam keselamatan rumah dan keluarga kita.

📉 Ekonomi dan Wisata Anjlok: Monyet Yaki adalah magnet turis dunia. Jika mereka punah, ekowisata di tempat seperti Tangkoko akan terdampak, dan banyak masyarakat lokal yang kehilangan mata pencaharian mereka.

Yuk, ambil aksi nyata hari ini! Kita bisa mulai dari hal kecil:
🌱 Kurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai agar tidak mencemari lingkungan.
🌳 Dukung pelestarian hutan habitat Yaki, yaitu seluruh hutan di Sulawesi Utara
❌ STOP memburu, memelihara, atau mengonsumsi daging Yaki.

Hutan yang sehat butuh Yaki yang lestari. Hutan yang rusak akan menyengsarakan manusia. Bumi yang sehat butuh aksi nyata dari kita semua, SEKARANG! 💚

63 runners, one shared purpose 💚🐒Yesterday, students from Jakarta Intercultural School organized the inspiring Run For Y...
25/05/2026

63 runners, one shared purpose 💚🐒

Yesterday, students from Jakarta Intercultural School organized the inspiring Run For Yaki initiative, bringing together parents and students to participate in support of yaki conservation.

This event was a meaningful follow-up after the students’ visit to Tangkoko, where they had the opportunity to see yaki firsthand and learn more about the importance of protecting Sulawesi’s unique wildlife.

With 63 runners joining the event, every step taken became part of a bigger movement for conservation awareness and action.

Thank you to everyone who participated and supported this wonderful initiative! 🙌✨

Memperkuat upaya konservasi monyet yaki dan habitatnya di Sulawesi Utara, audiensi bersama Kementerian Kehutanan Republi...
25/04/2026

Memperkuat upaya konservasi monyet yaki dan habitatnya di Sulawesi Utara, audiensi bersama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia melalui Sekretariat Ditjen KSDAE, dan Direktorat Konservasi Spesies dan Genetik terlaksana dengan fasilitasi dari BKSDA Sulawesi Utara 🤝🌿

Dalam pertemuan ini, Selamatkan Yaki bersama BKSDA Sulawesi Utara mendapatkan arahan langsung dari Sekretaris Ditjen KSDAE, Bapak Nandang Prihadi, S.Hut., M.Sc., dan Direktur Konservasi Spesies dan Genetik, Bapak Ahmad Munawir, S.Hut., M.Si., untuk semakin memperkuat kerja sama di tingkat daerah guna mendorong implementasi program konservasi yang lebih efektif.

Ke depan, kolaborasi ini akan diterjemahkan dalam penyusunan kerja sama serta langkah-langkah nyata di lapangan melalui penguatan program berbasis masyarakat, edukasi konservasi, serta sinergi multipihak yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Dari daerah, untuk menjaga warisan alam kita 💚🐒

In memory of Birutė Galdikas (1946–2026)It is with great sadness that we reflect on the passing of Dr. Birutė Galdikas, ...
01/04/2026

In memory of Birutė Galdikas (1946–2026)

It is with great sadness that we reflect on the passing of Dr. Birutė Galdikas, a true pioneer in primatology and a lifelong champion for orangutans, Indonesia’s forests, and its extraordinary biodiversity.

Birutė was one of the first scientists to dedicate her life to studying orangutans in the wild. Her work at Camp Leakey in Tanjung Puting National Park laid the foundation for much of what we understand today about orangutan behaviour, ecology, and conservation. Through decades of commitment, she contributed to bringing global attention to Indonesia’s rainforests, not only as places of incredible beauty, but as ecosystems of global importance.

Her work helped highlight the richness of Indonesia’s natural heritage; from the peat swamp forests of Borneo to the unique biodiversity of Sulawesi, home to species found nowhere else on Earth. In doing so, she was part of a wider, ongoing effort and helped inspire many who continue to work alongside Indonesian scientists, communities, and government institutions to understand, value, and safeguard these landscapes for future generations.

We had the privilege of meeting Birutė briefly, and it was clear that her passion and dedication had already left a lasting mark across Indonesia and beyond. Her influence lives on in the people she inspired, the research she contributed to, and the forests and wildlife that continue to benefit from her life’s work.

At Selamatkan Yaki, we recognise that our work here in Indonesia, helping to protect species like the critically endangered Macaca nigra and supporting government and communities in their efforts to live alongside wildlife is part of a much wider, shared effort, built over time through the contributions of many, including Birutė.

We honour her legacy by continuing this work - supporting efforts to protect Indonesia’s forests, safeguard its biodiversity, and promote a future where both people and wildlife can thrive together.

Kesehatan manusia sangat bergantung pada kesehatan alam. 🩺✨Di Hari Satwa Liar Sedunia 2026 ini, kita diingatkan kembali ...
03/03/2026

Kesehatan manusia sangat bergantung pada kesehatan alam. 🩺✨Di Hari Satwa Liar Sedunia 2026 ini, kita diingatkan kembali bahwa hutan Sulawesi bukan hanya sekadar kumpulan pohon. Hutan adalah sumber udara bersih, air, dan tanaman obat yang tak ternilai harganya.

Yaki adalah spesies kunci yang memastikan ekosistem ini tetap seimbang. Jika populasi Yaki menurun, keseimbangan hutan terganggu, dan dampaknya akan kembali ke kita.

Ayo lebih peduli! Jangan biarkan kebanggaan Sulawesi ini hilang dari rumahnya sendiri.

Apa harapanmu untuk Yaki dan hutan Sulawesi di tahun 2026 ini? Tulis di kolom komentar ya! 👇

Tidak semua yaki dan satwa liar beruntung tetap hidup bebas di hutan. Di PPS Tasikoki, peserta Yaki Youth Camp 2026 meny...
23/02/2026

Tidak semua yaki dan satwa liar beruntung tetap hidup bebas di hutan. Di PPS Tasikoki, peserta Yaki Youth Camp 2026 menyaksikan bagaimana satwa-satwa korban perdagangan satwa liar ilegal dirawat dengan penuh dedikasi.

Bagi banyak peserta, ini adalah pertama kalinya mereka melihat secara langsung konsekuensi dari perdagangan ilegal. Tim PPS Tasikoki menjelaskan bagaimana satwa bisa masuk ke rantai perdagangan, proses penyitaan, hingga tahapan rehabilitasi sebelum memungkinkan untuk dilepasliarkan kembali.

Dari kunjungan ini, mereka pulang dengan perspektif baru yaitu menjaga satwa di habitat alaminya jauh lebih bermakna daripada melihatnya di kandang.

"Torang Jaga Yaki Karna Torang Peduli"

Address

Jalan Babe Palar No 31
Manado
95117

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Selamatkan Yaki posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Selamatkan Yaki:

Shortcuts

Share