07/05/2026
Ada yang berbeda dalam kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Minahasa Serentak 2026 di Desa Watulaney Amian, Kecamatan Lembean Timur. Kali ini, seorang jurnalis kawakan Sulawesi Utara turun gelanggang membawa rekam jejak panjang dari ruang redaksi ke panggung politik desa.
Dialah Kim Gery Tawaang, atau yang akrab disapa KGT. Calon Kumtua Nomor Urut Satu ini bukan sekadar datang dengan janji ia datang dengan bukti.
Jika dipercaya masyarakat, KGT menegaskan siap menghibahkan lahan pribadinya untuk pembangunan Kantor Desa Watulaney Amian, sebuah fasilitas yang sudah diidamkan warga selama lebih dari satu dekade.
“Sebagai langkah awal, saya akan hibahkan lahan pribadi untuk pembangunan Kantor Desa Watulaney Amian yang telah diidamkan belasan tahun terakhir,” tegas KGT.
Perjalanan KGT di dunia jurnalistik bukan perjalanan biasa. Ia mengawali karir di Manado Post pada 2012 koran terbesar di Sulut yang kala itu bernaung di bawah Jawa Pos Network News milik Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Dua tahun berselang, KGT melangkah lebih jauh. Ia bergabung dengan Media Nusantara Citra (MNC) Grup milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo, turut mewarnai geliat jurnalisme Sulut lewat kehadiran Koran SINDO Manado.
Selama menekuni profesi wartawan, KGT menempa diri di berbagai lini liputan mulai dari Pemkot Manado, Polda Sulut, Pemprov Sulut, hingga DPRD Manado dan DPRD Sulut. Pengalaman itu memberinya pemahaman mendalam soal hukum, pemerintahan, ekonomi, dan dinamika kemasyarakatan.
Tak hanya itu, KGT juga aktif di dunia olahraga jurnalis. Ia beberapa kali mewakili organisasi wartawan Pemprov Sulut dan Pemkot Manado dalam ajang futsal jurnalis tingkat nasional.
Jejaring yang dibangunnya pun meluas dari kolega politikus, pejabat pemerintah, aparat penegak hukum, hingga para ekonom.
Kini, alumni Universitas Negeri Manado (Unima) itu memilih pulang bukan untuk beristirahat, melainkan untuk membangun.
“Tujuan saya untuk membangun desa. Saya ingin menjadikan kampung saya, tempat kelahiran saya, kediaman orangtua saya maju, adil, sejahtera, dan berprestasi,” ujar KGT saat diwawancarai, Rabu (6/5/2026).