08/10/2025
https://lensa-ansor-maros.kim.id/berita/read/pulau-salemo-hingga-mallawa-jejak-k40125-730914100102
*Pulau Salemo hingga Mallawa Jejak Keilmuan KH. Abdul Asis dan Lahirnya Ansor Mallawa*
Alorengnge,Jawi-Jawi adalah sebuah dusun di Desa Tellumpanuae, Kecamatan Mallawa, yang memiliki nilai sejarah penting bagi perkembangan Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Mallawa. Di dusun inilah semangat kaderisasi dan perjuangan para pemuda NU mulai tumbuh dan berjejak kuat.
Pada tahun 2021, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kecamtan Mallawa resmi berdiri melalui Konferensi Anak Cabang. Organisasi kepemudaan di bawah naungan NU ini lahir sebagai wadah pengkaderan, pengabdian, dan perjuangan pemuda Islam Ahlussunnah wal Jamaah di tingkat kecamatan.
Secara historis, di Alorengnge terdapat Masjid Nurul Ilmi, Didirikan dan diinisiasi oleh Ust. Drs. Makmum, selaku Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Mallawa. Masjid ini bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas Gerakan Pemuda Ansor Mallawa. Kegiatan dibina langsung oleh Ust. H. Maulana, S.HI (Ketua Tanfizyiah Majelis Wakili Cabang Nahlatul Ulama Kecamtan Mallawa), yang juga merupakan putra dari KH. Abdul Hamid.
Di belakang masjid tersebut terdapat makam dua ulama berpengaruh, yaitu KH. Abdullah dan KH. Abdul Hamid. Keduanya dikenal sebagai tokoh agama yang berjasa dalam penyebaran ilmu dan dakwah Islam di wilayah Mallawa.
Sementara itu, KH. Abdul Hamid merupakan putra dari KH. Abdul Asis, salah satu ulama asal Mallawa yang pernah menimba ilmu, mengajar dan tinggal di Pulau Salemo, sebuah pulau yang dikenal sebagai tempat belajar para ulama di Sulawesi Selatan. Selain menuntut ilmu, KH. Abdul Asis juga dikenal sebagai ulama yang memiliki kedalaman ilmu agama dan dzikirnya yang khas. Beliau menjadi salah satu sosok yang menanamkan nilai-nilai keikhlasan dan keistiqamahan dalam berdakwah. Makam beliau kini berada di Pulau Salemo, menjadi bagian dari sejarah panjang tradisi keilmuan Islam di kawasan tersebut.