COCONUT Computer Club

Directions Website Contact the organization

COCONUT Computer Club Computer Club Oriented Network, Utility, and Technology (COCONUT), Since 2008

"Computer Club Oriented Network Utility And Technology" (COCONUT) STMIK Profesional Profesional Makassar. Hanya sekumpulan Kupu-kupu yang berusaha mempelajari dan menjelajahi segala aspek dalam sistem komputer.

Artificial Intelligence terus berkembang dari sekadar menghasilkan respons menuju sistem yang mampu bertindak secara man...
07/07/2026

Artificial Intelligence terus berkembang dari sekadar menghasilkan respons menuju sistem yang mampu bertindak secara mandiri. Perkembangan ini melahirkan Agentic AI, sebuah arsitektur yang mengintegrasikan Goal Management, Planning, Reasoning, Memory, Tool Integration, Reflection, hingga Multi-Agent Collaboration untuk menyelesaikan tugas secara lebih adaptif dan otonom.

Berbeda dengan LLM yang berfokus pada menghasilkan teks, Agentic AI mampu memecah tujuan menjadi beberapa langkah, menyusun strategi, memanfaatkan tools eksternal, mengevaluasi hasil, dan memperbaiki proses hingga tujuan tercapai. Pendekatan ini menjadi fondasi dalam membangun sistem AI yang tidak hanya mampu memberikan jawaban, tetapi juga dapat merencanakan dan menjalankan tindakan secara sistematis.

Melalui carousel ini, kita akan mengenal lebih dekat bagaimana setiap komponen dalam arsitektur Agentic AI bekerja dan saling terhubung untuk membentuk sistem AI yang lebih cerdas, adaptif, dan siap menangani berbagai tugas yang kompleks.

Bagian mana dari arsitektur Agentic AI yang menurut Anda paling menarik untuk dipelajari lebih lanjut?

Sumber:
Gupta, A., et al. (2026). Agentic AI: A Comprehensive Survey of Architectures, Applications, and Future Directions. Artificial Intelligence Review.

Temukan kami di platform lain:
Instagram:
Twitter/X: COCONUT Computer Club
LinkedIn: COCONUT Computer Club

02/07/2026

Tahukah kamu? Sampah organik dapat diubah menjadi sumber energi listrik.

Sampah organik seperti sisa makanan, daun, dan kulit buah masih sering dianggap sebagai limbah yang hanya berakhir di tempat pembuangan. Padahal, jika dikelola dengan teknologi yang tepat, sampah tersebut memiliki potensi menjadi sumber energi terbarukan.

Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan adalah biodigester. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme untuk menguraikan limbah organik dalam kondisi tanpa oksigen (anaerob). Dari proses tersebut dihasilkan biogas, yang sebagian besar terdiri dari gas metana (CH₄).

Gas metana kemudian ditampung dan dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk:
🔷 Menghasilkan listrik melalui generator.
🔷 Bahan bakar memasak.
🔷 Sumber energi untuk berbagai kebutuhan skala rumah tangga maupun industri.

Selain menghasilkan energi, pemanfaatan biodigester juga memberikan berbagai manfaat, seperti:
🔷 Mengurangi volume sampah organik yang berakhir di tempat pembuangan.
🔷 Mengurangi emisi gas rumah kaca dari pembusukan sampah.
🔷 Menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan.
🔷 Menghasilkan residu yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

Teknologi seperti biodigester menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tentang membuang limbah, tetapi juga tentang mengubahnya menjadi sumber daya yang bernilai. Dengan inovasi yang tepat, sampah dapat menjadi bagian dari solusi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.

💬 Menurutmu, apakah teknologi pengolahan sampah menjadi energi seperti ini memiliki potensi untuk diterapkan lebih luas di Indonesia?

Temukan kami di platform lain:
Instagram:
Twitter / X: COCONUT Computer Club
LinkedIn: COCONUT Computer

Kemacetan, keterbatasan akses wilayah, dan kebutuhan mobilitas yang semakin tinggi mendorong lahirnya konsep transportas...
22/06/2026

Kemacetan, keterbatasan akses wilayah, dan kebutuhan mobilitas yang semakin tinggi mendorong lahirnya konsep transportasi baru yang lebih cerdas dan efisien. Salah satunya adalah Advanced Air Mobility (AAM), sebuah ekosistem transportasi udara yang mengintegrasikan pesawat inovatif seperti eVTOL (Electric Vertical Take-Off and Landing), sistem navigasi pintar, vertiport, serta manajemen lalu lintas udara digital.

eVTOL menjadi salah satu teknologi utama dalam AAM karena mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal seperti helikopter, namun menggunakan tenaga listrik sehingga lebih senyap, ramah lingkungan, dan efisien. Dengan dukungan baterai berkapasitas tinggi dan motor listrik, teknologi ini diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Meski masih dalam tahap pengembangan dan implementasi di berbagai negara, AAM menunjukkan bagaimana inovasi teknologi dapat mengubah cara manusia bepergian di masa depan. Bukan sekadar kendaraan terbang, tetapi bagian dari transformasi menuju sistem transportasi yang lebih cerdas, berkelanjutan, dan terintegrasi.

Menurutmu, apakah taksi terbang berbasis eVTOL akan menjadi bagian dari transportasi sehari-hari dalam 10–20 tahun ke depan?

Sumber Utama:
The Advanced Air Mobility National Strategy: A Bold Policy Vision for 2026–2036
Advanced Air Mobility Interagency Working Group, U.S. Department of Transportation (DOT) & NASA, Desember 2025.

Temukan kami di platform lain:
Instagram:
Twitter / X: COCONUT Computer Club
LinkedIn: COCONUT Computer

17/06/2026

Pernah kepikiran nggak, gimana caranya data dari sensor bisa langsung muncul di aplikasi secara real-time?

Salah satu jawabannya adalah MQTT (Message Queuing Telemetry Transport), yaitu protokol komunikasi yang banyak digunakan dalam sistem Internet of Things (IoT).

MQTT bekerja dengan konsep publish dan subscribe. Sederhananya, perangkat seperti sensor akan mengirimkan data ke sebuah broker, lalu broker tersebut meneruskan data ke aplikasi atau perangkat lain yang membutuhkan informasi tersebut.

Karena ukurannya ringan dan tidak membutuhkan bandwidth yang besar, MQTT sangat cocok digunakan pada perangkat IoT seperti ESP32, Arduino, sensor monitoring, smart home, hingga berbagai sistem otomatisasi lainnya.

Itulah alasan mengapa MQTT menjadi salah satu protokol komunikasi yang paling populer dalam dunia IoT. Dengan mekanisme yang sederhana, data dapat dikirim dan diterima secara cepat, efisien, dan real-time.

Kalau kamu sedang belajar atau mengembangkan proyek IoT, MQTT adalah salah satu teknologi yang wajib dipahami.

Temukan kami di platform lain:
Instagram:
Twitter / X: COCONUT Computer Club
LinkedIn: COCONUT Computer

Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan “Building Modern Data Flow with TanStack Query v5” den...
12/06/2026

Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan “Building Modern Data Flow with TanStack Query v5” dengan penuh antusias dan semangat belajar.

Semoga materi yang telah disampaikan dapat memberikan wawasan baru mengenai pengelolaan data modern pada aplikasi React, serta menjadi bekal yang bermanfaat dalam pengembangan proyek dan karier di bidang teknologi.

Sampai jumpa di kegiatan COCONUT Open Class berikutnya. Terus belajar, terus berkembang, dan terus berkarya!

Temukan kami di platform lain:
Instagram:
Twitter / X: COCONUT Computer Club
LinkedIn: COCONUT Computer

30/05/2026

Masih sering bingung kenapa aplikasi React terasa lambat, melakukan request berulang, atau data yang tampil tidak selalu terbaru?

Melalui COCONUT OPEN CLASS Batch 10, kita akan membahas bagaimana frontend modern mengelola data menggunakan TanStack Query v5.

Pada kegiatan ini, kita akan mempelajari:

* masalah data fetching pada React,
* caching otomatis,
* pengelolaan loading dan error state,
* background refetching,
* hingga bagaimana TanStack Query membantu aplikasi menjadi lebih efisien dan responsif.

COCONUT OPEN CLASS BATCH 10 dirancang sebagai ruang belajar terbuka bagi pelajar yang ingin mengenal praktik frontend modern secara lebih dekat.

📅 Jumat, 05 Juni 2026
📍 Rumah BUMN Makassar

🎙️ Pemateri 1: Saudah AI (Frontend Developer)
🎙️ Pemateri 2: Naufal Asila (Frontend Developer)
🎤 Moderator: Muh. Tazkiyah

Kegiatan ini terbuka untuk pelajar dan tidak dipungut biaya (Free Registration).

Link pendaftaran:
https://event.coconut.or.id

Temukan kami di platform lain:
Instagram:
Twitter/X: COCONUT Computer Club
LinkedIn: COCONUT Computer

COCONUT Computer Club kembali menghadirkan COCONUT OPEN CLASS Batch 10 sebagai ruang belajar terbuka bagi pelajar untuk ...
16/05/2026

COCONUT Computer Club kembali menghadirkan COCONUT OPEN CLASS Batch 10 sebagai ruang belajar terbuka bagi pelajar untuk mendalami teknologi manajemen data modern.
​Mengangkat tema “Building Modern Data Flow with TanStack Query v5”, sesi ini akan mengupas tuntas cara mengelola state data dari server secara efisien, teknik caching, serta penanganan fetching data layaknya profesional menggunakan versi terbaru TanStack Query. Kegiatan ini dirancang khusus bagi pelajar untuk memahami alur data aplikasi modern agar lebih responsif dan optimal.
​Detail Kegiatan:

📅 Jumat, 05 Juni 2026
📍 Rumah BUMN Makassar
🎙️ Pemateri 1: Saudah AI (Frontend developer)
🎙️ Pemateri 2: Naufal Asila (Frontend developer)
🎤 Moderator: Muh. Tazkiyah
​
​Kegiatan ini terbuka untuk pelajar dan Gratis (Free Registration).
​Link Pendaftaran:
https://event.coconut.or.id

​Temukan kami di platform lain:
Instagram:
Twitter / X: COCONUT Computer Club
LinkedIn: COCONUT Computer

Meretas Batas Computer Vision: Transformasi Deteksi Objek ModernLanskap arsitektur Computer Vision saat ini tengah berad...
13/05/2026

Meretas Batas Computer Vision: Transformasi Deteksi Objek Modern

Lanskap arsitektur Computer Vision saat ini tengah berada di persimpangan inovasi. Dominasi Convolutional Neural Networks (CNN) yang selama ini menjadi standar industri, kini mendapat tantangan serius dari model berbasis Transformers. Dinamika ini secara fundamental telah merevolusi cara mesin mengekstraksi dan memahami representasi visual dari sebuah citra.

Untuk menavigasi pergeseran teknologi ini, kami mengundang para antusias, mahasiswa, dan praktisi teknologi untuk membedah anatomi kedua pilar deteksi objek tersebut dalam program bootcamp intensif: “YOLO vs DETR: Who Leads the Next Generation of System Detection?”

Kita akan melakukan komparasi mekanik secara mendalam, meninjau efisiensi komputasi, hingga menguji performa kedua arsitektur ini pada berbagai skenario implementasi di dunia nyata.

Rangkaian Sesi Pembelajaran :
1. Hari Pertama : Fondasi arsitektur algoritma serta teknik pengelolaan dataset yang terstruktur.
2. Hari Kedua : Komparasi komputasi dan implementasi praktis model YOLO berhadapan dengan DETR.
3. Hari Ketiga : Pengembangan proyek akhir secara mandiri untuk memvalidasi pemahaman teknis Anda.

Informasi Pelaksanaan
- Tanggal/hari : Jumat - Minggu, 5 - 7 Juni 2026
- Platform : Online via Google Meet
- Pemateri : Resky Agus (AI enthusiast / R&N, PT Maxplus Anugrah Indonesia)
- Moderator : Muhammad Shadiq Yusuf

Fasilitas & Apresiasi
Bootcamp ini berstatus bebas biaya dan terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia. Peserta akan dibekali dengan modul materi komprehensif, e-sertifikat berskala nasional, serta kesempatan membangun jejaring dengan sesama pengembang. Sebagai bentuk apresiasi tambahan, kami menyediakan penghargaan tunai senilai Rp 400.000 bagi peserta yang berhasil menyusun proyek akhir terbaik.

Amankan slot Anda sekarang dan jadilah bagian dari mereka yang memimpin generasi teknologi sistem deteksi berikutnya.

Tautan pendaftaran: https://event.coconut.or.id/register?event=1522e73c-436e-479c-bdb4-4930e7f700a6 (scan qrcode - Slide 2)

IG: coconutdotorg
LinkedIn: COCONUT Computer Club
Site: coconut.or.id

Address

Jalan Mon Emmy Saelan III No. 70
Makassar

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when COCONUT Computer Club posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to COCONUT Computer Club:

Shortcuts

Share