09/08/2026
Intisari Tauhid [98]
SEPUTAR ILMU NUJUM (ASTROLOGI)
Dalam Shahîh-nya, Al-Bukhâry berkata: Qatâdah berkata,
(خَلَقَ اللهُ هَذِهِ النُّجُومَ لِثَلَاثٍ: زِينَةً لِلسَّمَاءِ، وَرُجُومًا لِلشَّيَاطِينِ، وَعَلَامَاتٍ يُهْتَدَى بِهَا. فَمَنْ تَأَوَّلَ فِيهَا غَيْرَ ذَلِكَ فَقَدْ أَخْطَأَ، وَأَضَاعَ نَصِيبَهُ، وَتَكَلَّفَ مَا لَا عِلْمَ لَهُ بِهِ) انْتَهَى.
“Allah menciptakan bintang-bintang ini untuk tiga (hikmah): sebagai hiasan langit, sebagai alat pelempar syaithan, dan sebagai tanda-tanda penunjuk (arah dan sebagainya). Oleh karena itu, barang siapa yang berpendapat dengan selain (ketiga) hal tersebut dalam masalah ini, sungguh dia telah salah dan menelantarkan bagiannya serta membebani diri dengan hal yang dia tidak ilmui.”
Ketika sebagian ilmu perbintangan mengandung kebatilan, karena padanya ada pernyataan persekutuan dengan Allah dalam perkara ilmu ghaib, ketergantungan hati kepada selain Allah dan pen*sbahan suatu perkara kepada bintang-bintang tertentu, yang mana hal tersebut menafikan tauhid, maka sudah sepantasnya di sini untuk membuat suatu bab untuknya, dalam rangka menjelaskan mana yang dilarang dan mana yang diperbolehkan darinya, agar kaum muslimin di atas ilmu tentang permasalahan ini.
Yakni penyebutan apa yang diperbolehkan dan apa yang dilarang daripada perbintangan, tentang celaan terhadapnya, pengharamannya serta apa yang datang berkenaan dengan ancaman terhadap perbuatan tersebut. At-tanjîm adalah berdalil dengan keadaan bintang-bintang terhadap kejadian-kejadian di bumi. Inilah yang dikenal dengan nama ilmu ta’tsîr (ilmu yang mempelajari tentang pengaruh posisi-posisi bintang dengan kejadian di bumi, -pent.).
‘Allah menciptakan bintang-bintang untuk tiga tujuan’: hal ini diambil dari Al-Qur`anul Karim.
‘sebagai hiasan langit’: mengisyaratkan kepada firman Allah,
وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ
“Dan sungguh Kami telah menghiasi langit dunia dengan lampu-lampu (bintang-bintang).” [Al-Mulk: 5]
‘dan sebagai lemparan-lemparan terhadap
syaithan’: memberi isyarat kepada firman Allah,
وَجَعَلْنَاهَا رُجُومًا لِلشَّيَاطِينِ
“Kami jadikan bintang-bintang itu sebagai lemparan-lemparan terhadap syaithan.” [Al-Mulk: 5]