Blue Forests

Blue Forests We work together with coastal communities to build skills and knowledge in the sustainable management of their natural resources.

[CALL FOR PROPOSAL: KONSULTAN BISNIS]Blue Forests membuka peluang untuk posisi Konsultan Bisnis guna mendukung survey ra...
13/05/2026

[CALL FOR PROPOSAL: KONSULTAN BISNIS]

Blue Forests membuka peluang untuk posisi Konsultan Bisnis guna mendukung survey rantai nilai dan rantai pasok komoditas prioritas sebagai tindak lanjut Sekolah Lapang Pesisir (SLP).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal, memperkuat posisi masyarakat dalam sistem pasar, serta mendukung pengelolaan ekosistem pesisir yang berkelanjutan.

Batas akhir pengajuan proposal 24 Mei 2026
Informasi pendaftaran melalui bit.ly/KonsultanYHB

Womangrove Leadership Training bukan hanya ruang belajar, tapi juga ruang tumbuh bagi perempuan-perempuan pesisir yang s...
11/05/2026

Womangrove Leadership Training bukan hanya ruang belajar, tapi juga ruang tumbuh bagi perempuan-perempuan pesisir yang selama ini setia menjaga dan merawat ekosistem mangrove di wilayahnya.

Didukung oleh Blue Forests - Environmental Leadership & Training Initiative (ELTI) program yang merupakan sebuah inisiatif dari Yale University, kegiatan ini menghadirkan pendekatan pembelajaran yang interaktif dan reflektif untuk 24 anggota womangrove dari lima desa pesisir dan pulau kecil di Sulawesi Selatan.

Para peserta diajak mengenali potensi diri, membangun kepercayaan diri, hingga berani mengambil peran dan menyuarakan pendapatnya. Dari sini, lahir banyak cerita, pengalaman, dan perspektif baru yang memperkuat peran perempuan dalam menjaga pesisir dan sumber daya alam lokal.

Karena ketika perempuan bertumbuh, komunitas pun ikut menguat.

Menurut kalian, apa hal paling penting untuk memperkuat kepemimpinan perempuan di komunitas atau lingkungan sosialnya?

Melanjutkan lokakarya sebelumnya bersama KKMD dan berbagai pihak, workshop kali ini difokuskan pada pemetaan peluang res...
07/05/2026

Melanjutkan lokakarya sebelumnya bersama KKMD dan berbagai pihak, workshop kali ini difokuskan pada pemetaan peluang restorasi dan rehabilitasi mangrove di kawasan pesisir yang terdegradasi di Takalar, Maros, dan Pangkep. Pertemuan ini juga menjadi ruang bersama bagi para peserta untuk mendiskusikan berbagai tantangan tata guna lahan di wilayah pesisir, mulai dari perubahan fungsi lahan, konflik pemanfaatan ruang, hingga pentingnya sinkronisasi kebijakan antarwilayah dan antarlevel pemerintahan.

Dalam workshop ini, peserta juga melakukan praktik langsung memetakan area-area yang memiliki potensi rehabilitasi mangrove berdasarkan tipologi kawasan, kondisi ekologis, serta peluang penggunaan lahannya dengan tools sederhana Google Earth. Proses ini membantu peserta memahami bahwa setiap lokasi memiliki karakteristik dan pendekatan rehabilitasi yang berbeda, sehingga perencanaan perlu dilakukan secara lebih kontekstual dan berbasis kondisi lapangan.

Selain itu, workshop ini bertujuan memperkuat kapasitas peserta dalam analisis spasial, memahami aspek tenurial dan tata kelola, serta melihat potensi blue carbon sebagai bagian dari Nilai Ekonomi Mangrove. Dari berbagai diskusi yang berkembang, muncul pemahaman bersama bahwa nilai mangrove tidak hanya terletak pada karbon, tetapi juga pada manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi yang secara langsung dirasakan masyarakat pesisir. Karbon dipandang sebagai nilai tambah dari pengelolaan mangrove yang baik, sementara fokus utamanya tetap pada upaya menghadirkan manfaat yang nyata, adil, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Ke depan, proses ini akan dilanjutkan melalui opportunity mapping, penyusunan rencana tata guna lahan desa selama delapan bulan ke depan, pemetaan tenurial, hingga sinkronisasi dengan Peta Mangrove Nasional dan RTRW kabupaten maupun provinsi. Harapannya, proses ini dapat mendorong lahirnya model tata kelola pesisir yang lebih partisipatif dan menjadi acuan dalam rehabilitasi mangrove berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

Kerusakan ekosistem mangrove turut berdampak pada keberlanjutan penghidupan masyarakat pesisir, khususnya di Desa Kuala ...
05/05/2026

Kerusakan ekosistem mangrove turut berdampak pada keberlanjutan penghidupan masyarakat pesisir, khususnya di Desa Kuala Selat dan Kelurahan Sapat. Menjawab tantangan tersebut, melalui kegiatan Training of Trainers Sekolah Lapang Pesisir (SLP), Blue Forests mendorong lahirnya alternatif penghidupan yang adaptif dan berkelanjutan.

Dengan pendekatan partisipatif, peserta tidak hanya belajar di ruang diskusi, tetapi juga turun langsung ke lapangan mengunjungi ekosisitem mangrove dan kebun kelapa yang telah tersalinisasi. Dari proses ini, berbagai potensi mulai diidentifikasi: permasalahan dan perubahan lingkungan, saling keterhubungan unsur dalam ekosistem, serta kondisi agroekosistem di kampung mereka.

Sekolah Lapang Pesisir menjadi ruang belajar bersama yang menghubungkan pengetahuan lokal, kondisi ekologi, dan peluang ekonomi untuk membangun penghidupan masyarakat yang lebih tangguh di tengah perubahan pesisir.


🌱 Course Highlight: Mangrove Ecology, Blue Carbon, and Restoration 🌱Hosted by Yale’s Environmental Leadership & Training...
04/05/2026

🌱 Course Highlight: Mangrove Ecology, Blue Carbon, and Restoration 🌱

Hosted by Yale’s Environmental Leadership & Training Initiative (ELTI) and Blue Forests, this blended online and field course is designed for professionals from government, civil society, academia, and the private sector.
▪️Interact with a network of global environmental leaders
▪️Attend an in-person field week in South Sulawesi, Indonesia
▪️Learn from real-world successes and pitfalls
▪️Gain hands-on experience with mangrove conservation and rehabilitation

During five online modules, participants will learn from many different speakers worldwide and come together in real-time on Zoom to interact with a network of global environmental leaders. Participants may also select to attend an in-person field week in South Sulawesi, Indonesia, providing hands-on experience with mangrove conservation and rehabilitation efforts.

Curious to see what’s in store? 🌱Visit elti.yale.edu/events/mangroves-2026 to learn more about this course offering!

Menata Ulang Tambak Udang dari Sulawesi Selatan 🌊🦐Melalui talkshow “Menata Ulang Tambak Udang di Indonesia dari Sulawesi...
28/04/2026

Menata Ulang Tambak Udang dari Sulawesi Selatan 🌊🦐

Melalui talkshow “Menata Ulang Tambak Udang di Indonesia dari Sulawesi Selatan: Pendekatan Berbasis Ekosistem untuk Tambak yang Lebih Tangguh dan Berkelanjutan” yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah, akademisi, praktisi, petambak, organisasi non-pemerintah, serta pelaku usaha, menjadi ruang bertukar perspektif mengenai kondisi terkini budidaya tambak udang, mulai dari tantangan teknis produksi, penurunan kualitas lingkungan, risiko penyakit, hingga aspek ekonomi dan tata kelola. Berbagai pihak sepakat bahwa masa depan tambak tidak bisa lagi dilihat secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan yang terintegrasi antara sistem budidaya dan ekosistem pesisir.

Kegiatan ini secara khusus bertujuan untuk menjawab keresahan terkait penurunan produktivitas tambak di Sulawesi Selatan, yang menjadi tantangan besar bagi sektor perikanan daerah. Dalam sesi panel dan diskusi, juga membahas berbagai faktor yang mempengaruhi kinerja tambak udang, mulai dari aspek teknis produksi, kondisi lingkungan, hingga faktor ekonomi dan tata kelola. Beberapa menyoroti adanya penurunan produktivitas di sejumlah wilayah, yang dipengaruhi oleh kualitas lingkungan tambak, risiko penyakit, serta perubahan kondisi pesisir.

Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Mahatma Lanuru, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang penting dalam menata ulang pengelolaan tambak di Sulawesi Selatan agar lebih produktif dan ramah lingkungan. Ia juga menegaskan bahwa peningkatan produktivitas tambak diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

21/04/2026
Kami membuka peluang untuk posisi Field Officer untuk wilayah Asmat, Papua Selatan.Jika kamu tertarik dan mempunyai kual...
21/04/2026

Kami membuka peluang untuk posisi Field Officer untuk wilayah Asmat, Papua Selatan.

Jika kamu tertarik dan mempunyai kualifikasi yang sesuai, silakan kirimkan dokumen lamaran (CV, Cover Letter, dan Surat Referensi) atau dokumen lain yang relevan melalui email [email protected] dengan subjek Field Officer Asmat. Infromasi pendaftaran dapat diakses melalui bit.ly/lokerYHB

Batas pendaftaran: 27 April 2026

📢 Lowongan Kerja – OFFICE HELPERYayasan Hutan Biru membuka kesempatan bagi lulusan SMA/sederajat untuk bergabung sebagai...
14/04/2026

📢 Lowongan Kerja – OFFICE HELPER

Yayasan Hutan Biru membuka kesempatan bagi lulusan SMA/sederajat untuk bergabung sebagai Office Helper.

Bagi yang berminat, silakan mengirimkan dokumen lamaran melalui email ke: [email protected]
atau melakukan pendaftaran melalui tautan berikut paling lambat 17 April 2026:
bit.ly/lokeryhb

📣 TALKSHOW 📣“Menata Ulang Tambak Udang di Indonesia dari Sulawesi Selatan: Pendekatan Berbasis Ekosistem untuk Tambak ya...
14/04/2026

📣 TALKSHOW 📣
“Menata Ulang Tambak Udang di Indonesia dari Sulawesi Selatan: Pendekatan Berbasis Ekosistem untuk Tambak yang Lebih Tangguh dan Berkelanjutan”

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor budidaya tambak udang, mulai dari penurunan kualitas lingkungan hingga ketidakpastian produksi, diperlukan pendekatan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Talkshow ini bertujuan untuk membuka ruang dialog strategis dan reflektif mengenai kondisi terkini pengelolaan tambak udang di Sulawesi Selatan dan Indonesia, dengan menempatkan isu produktivitas, keberlanjutan lingkungan, dan keberlanjutan usaha petambak sebagai satu kesatuan yang saling terkait.

SAVE THE DATE!
🗓️ Sabtu, 18 April 2026
🕒 08.00 – 14.30 WITA
📍 Hybrid (Hotel Aston Makassar & via Zoom)

Benefit Peserta:
E-Sertifikat ✅
Insight & Knowledge ✅
Merchandise menarik ✅

📩 Daftar sekarang:
bit.ly/TambakUdangBerjaya

More info:
0851-9044-1517 (Marin)

Talkshow ini dilaksanakan atas kerjasama Yayasan Hutan Biru (Blue Forests), Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) UNHAS, Ikatan Alumni FIKP UNHAS dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepulauan Tanakeke merupakan salah satu pulau kecil di Sulawesi Selatan. Masyarakatnya tidak hanya menggantungkan hidup ...
08/04/2026

Kepulauan Tanakeke merupakan salah satu pulau kecil di Sulawesi Selatan. Masyarakatnya tidak hanya menggantungkan hidup pada laut, tetapi juga memanfaatkan lahan daratan untuk kegiatan pertanian, salah satunya melalui penanaman padi tadah hujan. Di tengah keterbatasan kondisi lingkungan pesisir, upaya ini menjadi bentuk adaptasi sekaligus strategi untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.

Di Tanakeke, padi bukan sekadar pangan tapi merupakan simbol adaptasi dan ketangguhan masyarakat pesisir. Melalui Sekolah Lapang Pesisir, warga belajar kembali menanam dengan cara organik: ramah tanah, ramah lingkungan, dan ramah masa depan.

Hasil panen tak hanya dinikmati sendiri, tapi dibagi bersama. Solidaritas tumbuh, gotong royong menguat, dan sistem pangan lokal berdiri di atas kemandirian.

Kedepannya, masyarakat berencana melanjutkan budidaya dengan komoditas lain seperti semangka, tomat, dan bawang. Upaya ini menjadi langkah penting dalam membangun sistem pangan pesisir yang lebih tangguh, tidak hanya dalam menghadapi tantangan lingkungan, tetapi juga dalam mendukung keberlanjutan penghidupan masyarakat di pulau kecil seperti Tanakeke

Address

Jalan Hertasning Baru, Kompleks Permata Hijau Lestari P20 No. 9
Makassar
90221

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+624114091517

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Blue Forests posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Blue Forests:

Share