30/04/2026
Aksi pembajakan kembali terjadi di perairan Somalia. Kapal tanker minyak Honour 25 dilaporkan diserang oleh perompak pada malam 22 April, dengan total 17 awak di dalamnya, termasuk empat warga negara Indonesia.
Komposisi awak kapal terdiri dari 10 warga Pakistan, 4 WNI, serta masing-masing satu orang dari India, Sri Lanka, dan Myanmar. Menurut laporan yang dikutip dari BBC, enam pria bersenjata naik ke kapal yang membawa sekitar 18.500 barel minyak dan mengambil alih kendali.
Sementara itu, laporan dari militer Inggris melalui UK Maritime Trade Operations yang juga dikutip Associated Press menyebut kapal diarahkan ke selatan, masuk ke wilayah perairan teritorial Somalia setelah dikuasai pihak tak berwenang.
Salah satu korban dalam insiden ini adalah Kapten Ashari Samadikun (33), pelaut asal Sulawesi Selatan yang merupakan alumni Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar. Ia disandera saat memimpin kapal berbendera Uni Emirat Arab tersebut sejak 21 April 2026.
Data pelayaran menunjukkan kapal sempat berputar di sekitar pintu masuk Selat Hormuz sebelum akhirnya berbalik arah menuju Mogadishu. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Somalia terkait kejadian tersebut.
Peristiwa ini menandai kembalinya ancaman pembajakan di kawasan yang sebelumnya relatif aman dalam beberapa tahun terakhir. Situasi semakin memanas akibat ketegangan di Selat Hormuz, menyusul konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berdampak pada keamanan jalur pelayaran internasional.