WALHI Sulawesi Selatan

WALHI Sulawesi Selatan Friends of the Earth Indonesia
📧 [email protected]

WALHI is an Indonesian environmental non-governmental organization, which is part of the Friends of the Earth International (FoEI) network and the biggest environmental non-profit organization in Iindonesia. WALHI Sulawesi Selatan is a regional executive that working in south Sulawesi province, Indonesia.

*Salam Adil & Lestari!*_Halo, Kawan-kawan!_Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026, WALHI Sulaw...
04/06/2026

*Salam Adil & Lestari!*

_Halo, Kawan-kawan!_

Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026, WALHI Sulawesi Selatan akan meluncurkan Laporan Riset dan Indeks Penyempitan Ruang Sipil dan Degradasi Ekologis di Sulawesi Selatan.

Laporan ini mengungkap kondisi demokrasi ekologi di berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Siapa yang masuk dalam zona risiko tinggi? Apa faktor yang membuat ruang hidup dan ruang sipil semakin terancam?

Temukan jawabannya dalam peluncuran laporan ini. Karena krisis lingkungan tidak hanya berbicara tentang rusaknya alam, tetapi juga tentang menyempitnya ruang masyarakat untuk bersuara dan mempertahankan hak-haknya.

*Hadir dan Ramaikan Kawan-Kawan*

Tahun 2025 Empat izin tambang nikel baru terbit di Sulawesi Selatan dengan total konsesi 15.627 hektar. Tanpa ruang part...
30/05/2026

Tahun 2025 Empat izin tambang nikel baru terbit di Sulawesi Selatan dengan total konsesi 15.627 hektar. Tanpa ruang partisipasi yang bermakna bagi warga, tanpa persetujuan masyarakat yang akan terdampak.

Di atas konsesi itu ada hutan, sumber air, kebun warga, dan ruang hidup masyarakat adat.

Hari Anti Tambang mengingatkan kita: transisi energi tidak boleh dibangun di atas perusakan lingkungan dan pengorbanan rakyat.

Jika nikel disebut untuk masa depan yang hijau, maka kita berhak bertanya:

Hijau untuk siapa?

Segenap keluarga besar WALHI Sulawesi Selatan mengucapkan: Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M“Minal Aidin Walfa...
26/05/2026

Segenap keluarga besar WALHI Sulawesi Selatan mengucapkan: Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M
“Minal Aidin Walfaizin — Mohon Maaf Lahir dan Batin” 🤍💚

Selamat berqurban semuanya 😇

#1447ʜ

🌿 COMING SOONDiseminasi Laporan Riset:“Demokrasi yang Pudar Di Tengah Lanskap yang Rapuh: Potret Keadilan Ekologis dalam...
25/05/2026

🌿 COMING SOON

Diseminasi Laporan Riset:

“Demokrasi yang Pudar Di Tengah Lanskap yang Rapuh: Potret Keadilan Ekologis dalam Bayang-Bayang Penyempitan Ruang Sipil di Tiga Bentang Alam Sulawesi Selatan”

Dalam momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, kami juga akan meluncurkan:

Indeks Penyempitan Ruang Sipil dan Degradasi Ekologis di Sulawesi Selatan

Segera hadir. Tandai kalender Anda.

🚨 KONFERENSI PERS 🚨Di balik narasi “energi dari sampah”, ada harga yang harus dibayar. Skema PSEL (Pembangkit Sampah Jad...
19/05/2026

🚨 KONFERENSI PERS 🚨

Di balik narasi “energi dari sampah”, ada harga yang harus dibayar. Skema PSEL (Pembangkit Sampah Jadi Energi Listrik) yang diklaim sebagai solusi modern justru menyimpan ancaman serius bagi lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, dan masa depan kota.

Mari bergabung dan suarakan penolakan terhadap solusi palsu pengelolaan sampah.

📅 Kamis, 21 Mei 2026
⏰ 13.00 WIB – selesai
📍 Zoom Meeting

🔗 https://bit.ly/Dukunggeram

Keputusan tidak boleh lahir hanya dari suara perusahaan, sementara suara warga diabaikan.Pada sidang debottlenecking Sat...
08/05/2026

Keputusan tidak boleh lahir hanya dari suara perusahaan, sementara suara warga diabaikan.

Pada sidang debottlenecking Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah, Jumat, 8 Mei 2026, proyek PLTSA/PSEL Makassar kembali didorong untuk dilanjutkan berdasarkan klaim sepihak PT Sarana Utama Sinergi (SUS). Padahal, penolakan warga di Tamalanrea — khususnya Perumahan Alamanda, Kampung Mula Baru, dan Tamalalang — sudah berlangsung sejak lama.

Warga tidak pernah merasa dilibatkan secara adil dalam proses AMDAL. Sosialisasi yang dilakukan perusahaan justru ditolak masyarakat. Risiko pencemaran udara, ancaman kesehatan, eksploitasi air tanah, hingga potensi dampak banjir juga tidak dijelaskan secara terbuka kepada publik.

Kami menilai keputusan ini tidak berpihak pada keselamatan warga dan hanya mengutamakan kepentingan investasi. Pemerintah seharusnya membuka ruang dialog yang adil, mendengar masyarakat terdampak, dan mengaudit seluruh proses AMDAL secara menyeluruh sebelum memaksakan proyek berjalan.

Keselamatan warga harus lebih utama daripada kepentingan proyek.

Tamalanrea GeramPSEL

06/05/2026

Aksi solidaritas Aliansi Lingkar Tambang Enrekang menolak tambang emas di tengah pemukiman dan perkebunan warga.

Dalam RDPU DPRD Sulsel, terungkap izin tambang dinilai janggal karena berada di area strategis dan rawan bencana. Hasilnya, DPRD mendorong evaluasi izin dan meminta perusahaan menghentikan aktivitas hingga persoalan lahan selesai.

Refleksi Memperingati Hari Buruh!Meskipun proyek hilirisasi nikel di Indonesia diproyeksikan menyerap hingga 900.000 ten...
01/05/2026

Refleksi Memperingati Hari Buruh!

Meskipun proyek hilirisasi nikel di Indonesia diproyeksikan menyerap hingga 900.000 tenaga kerja sebagai ujung tombak ekonomi, aktivitas industri ini justru mengancam kedaulatan buruh dalam arti luas, termasuk petani dan nelayan yang sebelumnya mampu hidup sejahtera secara mandiri tanpa ketergantungan pada perusahaan.

Memperbaiki Demokrasi = Menyelamatkan Ruang Hidup Buruh.!

28/04/2026

Ditengah narasi besar tentang kesejahteraan, muncul sebuah pertanyaan mendasar: Dimanakah letak keadilan yang selama ini digaungkan oleh pemerintah ?

_*UNDANGAN PELIPUTAN*_Salam Adil dan Lestari!Di tengah kekayaan alam yang terus dieksploitasi, Masyarakat Adat Karunsie ...
27/04/2026

_*UNDANGAN PELIPUTAN*_

Salam Adil dan Lestari!

Di tengah kekayaan alam yang terus dieksploitasi, Masyarakat Adat Karunsie justru masih hidup dalam keterbatasan.

Tanah yang dahulu menjadi ruang hidup mereka kini kian menyempit, menyisakan ketidakpastian bagi generasi mendatang. Padahal, berbagai bukti sejarah dan dokumen telah menunjukkan bahwa wilayah tersebut merupakan tanah ulayat mereka. Namun hingga kini, hak mereka belum juga diakui.

Kami mengundang rekan-rekan media untuk menghadiri diskusi dan bedah buku To Karunsie yang akan dilaksanakan pada:

* Hari/Tanggal : Selasa, 28 April 2026
* Tempat : Hotel Meria, Sorowako Kab. Luwu Timur
* Pukul : 09.00 – 12.00 WITA

Mari hadir untuk mendengar, memahami, dan turut menyuarakan.

Address

Jalan Aroepala, Kompleks Permata Hijau Lestari Blok Q1, No. 8
Makassar
90221

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when WALHI Sulawesi Selatan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to WALHI Sulawesi Selatan:

Share