Madani Institute

Madani Institute Madani Institute adalah lembaga yang berfokus pada kajian pendidikan, kesehatan, ekonomi, hukum dan p

Hadirilah!!!*Resolusi Madani 2023*Tema: _"Masa Depan Dakwah Intelektual, antara Peluang dan Tantangan"_*PEMBICARA*:1. *D...
27/02/2023

Hadirilah!!!

*Resolusi Madani 2023*

Tema: _"Masa Depan Dakwah Intelektual, antara Peluang dan Tantangan"_

*PEMBICARA*:
1. *Dr. Nirwan Syafrin Manurung, M.A.*
( Dewan Pembina Madani Institute - CIS, Peneliti Senior INSISTS )

2. *Dr. Bayu Taufiq Possumah, M.A.*
(Dewan Pembina Madani Institute - CIS, Direktur Publikasi Ilmiah dan Isu Strategis Institut Agama Islam Tazkia )

3. *Ilham Jaya, Lc., M.Hi*
( Dewan Pembina Madani Institute - CIS, Pengurus MUI Pusat )

4. *Syamsuar Hamka, S.Pd., M.Pd.I*
( Direktur Eksekutif Madani Institute - CIS, Dosen IAIN Ambon )

*MODERATOR* :
*Muhammad Faisal Fathori*
(Peneliti Madani Institute - CIS )

๐Ÿ—“๏ธ Waktu: Jumat, 3 Maret 2023 M.
๐Ÿ•ฐ๏ธ Pukul: 19.45 WIB - selesai
๐Ÿ–ฅ๏ธ Media: _ZOOM App_

๐Ÿ“ฒ Link Pendaftaran : https://bit.ly/ResolusiMadani2023

๐Ÿ“ Catatan :
Kuota Peserta Terbatas

โ™ป Organizer
*MADANI INSTITUTE*
-Center For Islamic Studies-

๐Ÿ“ฑFacebook/Fanspage: https://m.facebook.com/profile.php?id=681999398917150&ref=content_filter

๐Ÿ“ฑInstagram : https://www.instagram.com/madani_institute/

MAKASSAR BERNALAR 2023๐Ÿ“š๐Ÿ“š๐Ÿ“š๐Ÿ“š๐Ÿ“šIslam adalah agama yang sempurna dan menyeluruh. Seluruh tatanan kehidupan manusia telah diat...
24/01/2023

MAKASSAR BERNALAR 2023
๐Ÿ“š๐Ÿ“š๐Ÿ“š๐Ÿ“š๐Ÿ“š

Islam adalah agama yang sempurna dan menyeluruh. Seluruh tatanan kehidupan manusia telah diatur dalam Islam tak terkecuali adalah sains yang berkembang dengan pesatnya. Sebagai world view, Islam memiliki frame yang jelas termasuk dengan dalam perkembangan metodologi sains.

Kita mengetahui bahwa sains dengan segala produknya hari ini adalah karya akumulasi antar peradaban. Setiap peradaban (termasuk Islam) memberikan kontribusi dan corak yang khas dalam memahami sains. Dalam peradaban Islam kita mengenal Ibnu Sina, Al Ghazali dan Al-Attas yang telah memberikan sumbangsih

Lantas, bagaimana konsep Islam terlibat dan mengalami "benturan" dengan peradaban lain dalam usaha dalam perkembangan sains?

Ikutilah,

MAKASSAR BERNALAR 2023
Dengan Tema :
(Filsafat Sains Perspektif Ibnu Sina, Al Ghazali dan Al-Attas)

Menghadirkan ;
Dr. Syamsuddin Arif, MA
- Pendiri dan Peneliti INSISTS
- Dosen UNIDA GONTOR

โŒš Waktu :
Sabtu-Ahad (4-5 Februari 2023)
Pukul 08.00 WITA - Selesai
๐Ÿจ Tempat : Hotel Continent Makassar
(Peserta Terbatas hanya 30 orang)
๐Ÿ“ฒ Link Pendaftaran : https://bit.ly/Makassarbernalar2023

โ™ป Organizer
MADANI INSTITUTE
-Center For Islamic Studies-

๐Ÿ“ฑFacebook/Fanspage: https://m.facebook.com/profile.php?id=681999398917150&ref=content_filter

๐Ÿ“ฑInstagram : https://www.instagram.com/madani_institute/

CP : wa.me/6285298527223 (Muhammad Akbar)

*TAHNIAH*Selamat kepada*ASRULLAH, S.H., M.H.*(Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Madani-Center for Islamic Studies)atas ter...
01/03/2022

*TAHNIAH*

Selamat kepada
*ASRULLAH, S.H., M.H.*
(Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Madani-Center for Islamic Studies)

atas terpilihnya sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia Periode 2022-2024

_Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah yang diemban_

ุฅู†ุง ู„ู„ู‡ ูˆุฅู†ุง ุฅู„ูŠู‡ ุฑุงุฌุนูˆู†Segenap Direktur, Pengurus dan Anggota Madani Institute turut Berduka Cita atas Wafatnya *K.H. S...
19/02/2022

ุฅู†ุง ู„ู„ู‡ ูˆุฅู†ุง ุฅู„ูŠู‡ ุฑุงุฌุนูˆู†

Segenap Direktur, Pengurus dan Anggota Madani Institute turut Berduka Cita atas Wafatnya *K.H. Syuhada Bahri, Lc.* (Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah 2007-2015)

"Semoga Allah ampuni segala dosa dan kesalahannya, diterima amal kebaikannya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan atas takdir yang Allah berikan"



๐Ÿ–ฅ *QUOTES MADANI INSTITUTE*๐Ÿ“ *RUMAH TANGGA ITU...*โ™ป *MADANI (CENTER FOR ISLAMIC STUDIES)*"Di dalam buku roman dalam baha...
16/01/2022

๐Ÿ–ฅ *QUOTES MADANI INSTITUTE*
๐Ÿ“ *RUMAH TANGGA ITU...*
โ™ป *MADANI (CENTER FOR ISLAMIC STUDIES)*

"Di dalam buku roman dalam bahasa Minangkabau yang saya beri judul Si Sabariyah (1928), saya misalkan rumah tangga itu 'kapal berlayar di lautan, ombak bersabung di buritan, tali temali berentangan, layar terkipas kiri dan kanan, yang seorang tegak di kemudi, seorang tegak di haluan. Jika keduanya sama pandai, selamat sampai ke tujuan, jika keduanya tidak bijak atau salah seorang tak bestari, karam di tepi kapal itu, tidaklah sampai ke tujuan..."
(Buya Hamka)



๐Ÿ‘‰ Yuk Share

Kunjungi juga akun media sosial Madani Institute di :

๐ŸŒ Website : https://madaniinstitute.id
๐Ÿ’ป Facebook : http://facebook.com/madaniinstitute/
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://www.instagram.com/madani_institute/
๐Ÿ“บ Twitter : https://twitter.com/madaniinstitute

"Hak dan kewajiban yang sama antara laki-laki dan perempuan bukanlah berarti bahwa pekerjaan yang hanya bahu laki-laki y...
13/01/2022

"Hak dan kewajiban yang sama antara laki-laki dan perempuan bukanlah berarti bahwa pekerjaan yang hanya bahu laki-laki yang kuat memikulnya perempuan disuruh p**a memikulnya. Islam menjelaskan bahwa meskipun sama-sama berhak dan sama-sama berkewajiban, pekerjaan harus dibagi."
(Buya Hamka)

*Madani Islamic Online Forum*๐Ÿ“š๐Ÿ“š๐Ÿ“š๐Ÿ“š๐Ÿ“šKedudukan wanita dalam ranah publik maupun domestik, nampaknya menjadi topik pembincan...
10/01/2022

*Madani Islamic Online Forum*
๐Ÿ“š๐Ÿ“š๐Ÿ“š๐Ÿ“š๐Ÿ“š

Kedudukan wanita dalam ranah publik maupun domestik, nampaknya menjadi topik pembincangan serius dalam kultur masyarakat modern maupun postmodern. Pengalaman historis dari sudut pandang modernisme-postmodernisme, melahirkan trauma mendalam atas tersisihnya Wanita sebagai manusia merdeka yang sederajat dalam keberlangsungan peradaban.
Namun, pandangan ini tentu tidak mewakili seluruh kejadian historis wanita, melainkan terkhusus pada kultur masyarakat tertentu. Begitu p**a solusi atas persoalan eksistensi, sangat tidak sehat jika dikatakan pandangan modern-postmodern menjadi satu-satunya paham yang mempunyai hak dalam mendefinisikan eksistensi, kesetaraan, dan keadilan bagi wanita. Melihat wanita secara utuh dalam eksistensi publik dan domestiknya, generalisasi tentu tidak menjadi solusi, melainkan hanya sebagai luapan emosi dan konflik semata antara pria dan wanita sebagai pemeran utama keberlangsungan peradaban.

Dari latar belakang di atas, Islam sebagai agama universal, tentu tidak luput dari fenomena ini. Pengalaman traumatik-historis Wanita dalam pandangan emosional modernisme-postmodernisme, nampaknya tidak relevan dalam sejarah utuh peradaban Islam. lantas, bagaimana konsep Islam dalam menjaga kedudukan dan fungsi Wanita secara adil dan beradab ? temukan jawabannya di *Madani Islamic Forum (MIOF)*
Dengan tema :
*Kedudukan Wanita Dalam Islam : Dari Fitrah Ke Kiprah*

menghadirkan ;
*Dr. Dinar Dewi Kania*
- Direktur Center For Gender Studies
- Peneliti INSISTS

โŒš Waktu : *Sabtu, 15-01-2022, Mulai Pukul 19.30 WIB - Selesai*
๐Ÿ“ฝ๏ธ Medium :
Zoom Apps
๐Ÿ“ฒ Link Pendaftaran :
https://bit.ly/MIOF082021

๐Ÿ“ Catatan :
Kuota Peserta Terbatas

โ™ป Organizer
*MADANI INSTITUTE*
-Center For Islamic Studies-

๐Ÿ“ฑFacebook/Fanspage: https://m.facebook.com/profile.php?id=681999398917150&ref=content_filter

๐Ÿ“ฑInstagram : https://www.instagram.com/madani_institute/

Ijtihad Fiqh"Ruang untuk berijtihad dalam fiqh sebenarnya masih terbuka lebar. Banyak masalah-masalah kontemporer yang s...
07/01/2022

Ijtihad Fiqh

"Ruang untuk berijtihad dalam fiqh sebenarnya masih terbuka lebar. Banyak masalah-masalah kontemporer yang sesungguhnya menantikan ijtihad-ijtihad segar. Akan tetapi sayangnya, pemikir Muslim kontemporer hanya berkutat pada isu-isu lama seperti poligami, hak warisan wanita, hukum hudud, dan qishas yang sesungguhnya tidak memberikan dampak besar dalam masyarakat muslim hari ini."
(Nirwan Syafrin)

Nilai Fleksibilitas"Fiqh Islam sebenarnya tidaklah sekaku yang dibayangkan sebagian orang, yang membuta tuli tergantung ...
06/01/2022

Nilai Fleksibilitas

"Fiqh Islam sebenarnya tidaklah sekaku yang dibayangkan sebagian orang, yang membuta tuli tergantung pada teks, mengabaikan realitas yang ada. Fiqh Islam memiliki nilai fleksibilitasnya sendiri. Dia dapat mengadopsi dan beradaptasi dengan lingkungannya. Dan ini telah terbukti secara historis. Sepanjang empat belas abad, fiqh telah mengarungi bermacam ragam realitas sosial dan politik, dari Afrika hingga Asia, dari Mesir hingga Samosir. Namun, fiqh tetap fiqh, ia masih utuh seperti ketika ia mula-mula lahir. Ini karena fiqh memiliki mekanismenya sendiri untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan yang ada."
(Nirwan Syafrin)

Orang Portugal (Portugis) mulai berdagang dengan Pulau Timor pada awal abad XVI dan menjajahnya pada pertengahan abad it...
03/01/2022

Orang Portugal (Portugis) mulai berdagang dengan Pulau Timor pada awal abad XVI dan menjajahnya pada pertengahan abad itu juga. Tome Pires dalam bukunya Suma Oriental (1514) menyebutkan: "Tuhan menciptakan Maluku untuk cengkeh, Banda untuk pala, dan Timor untuk cendana". Demikianlah, kebutuhan akan rempah-rempah mendorong pedagang berlomba-lomba mengunjungi dan menguasai Timor dan mengadakan perjanjian dengan pemimpin lokal.



Selengkapnya di
https://www.instagram.com/madani_institute/p/CYQ-7aSvn52/?utm_medium=share_sheet

Terdapat dua etnis Islam yang menyatu di Kamboja, yakni Melayu-Campa. Masyarakat Kamboja telah memberikan pengakuan deng...
28/12/2021

Terdapat dua etnis Islam yang menyatu di Kamboja, yakni Melayu-Campa. Masyarakat Kamboja telah memberikan pengakuan dengan menyebut mereka "Cam-Jua". Istilah "Cam", atau Cham berasal dari etnis atau (kerajaan lama) Campa. Orang Melayu sampai di wilayah Kamboja karena bermaksud merantau dari Nusantara, tetapi orang Campa sendiri merambah Kamboja karena harus mengungsi secara besar-besaran dari tanah asal mereka di bagian tengah Vietnam sekarang.


https://www.instagram.com/p/CYBqzWahLVX/?utm_medium=share_sheet

"Kini, segelintir cendekiawan muslim telah mengubah konsep kunci dalam Islam. Demi menjustifikasi konsep gender, jumlah ...
22/12/2021

"Kini, segelintir cendekiawan muslim telah mengubah konsep kunci dalam Islam. Demi menjustifikasi konsep gender, jumlah hak waris laki-laki dan wanita harus sama; karena kesetaraan gender, fiqih dianggap maskulin; karena gender p**a hadits-hadits tentang wanita yang negatif dianggap misoginis; untuk membela kesetaraan gender peranan suami dikalahkan oleh isteri atau disamakan. Jika ini terus terjadi maka masa hegemoni terhadap pemikiran umat semakin dahsyat."
(Hamid Fahmy Zarkasyi)

Address

Jalan Batua Raya
Motoling

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Madani Institute posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Madani Institute:

Share