YAYASAN iSee Marma Rigen sebagai Pelopor PENDIDIKAN ENGINEERING ANAK di Indonesia, dari beberapa RISET yang telah dilakukannya berhasil membangun KURIKULUM PENDIDIKAN ENGINEERING ANAK ALA INDONESIA. KURIKULUM PENDIDIKAN ENGINEERING ANAK akan mengoptimalkan pengambangan kemampuan anak sebagai ENGINEER KECIL untuk cerdas dalam PENGETAHUAN, dan cakap dalam KETERAMPILAN, serta tangguh dalam KARAKTER E
NGINEER melalui proses PRAKTIK INTERAKSI - NITENI - NIROAKE - NAMBAHI. PENDIDIKAN ENGINEERING ANAK dalam konteks INDONESIA menjadi timbang pikir cukup lama, dengan mencari tahu fakta-fakta apa saja hasil dari Praktik Interaksi Pendidikan Engineering Anak dari berbagai belahan dunia lainnya yang telah menerapkannya dan sukses. Dilandasi dengan PEMIKIRAN FILSAFAT ENGINEERING untuk mengungkap derajat kebenaran praktik PENDIDIKAN ENGINEERING ANAK, selama perjalanan mencari tahu tersebut sungguh sangat melelahkan dan butuh ekstra kerja keras. Rumusan logika untuk mengambil beberapa kesimpulan (MODUS PONENT) yang harus diuraikan secara detail namun sederhana di dalam KURIKULUM PENDIDIKAN ENGINEERING ANAK memerlukan waktu lama. Tahun 2011 telah dicoba penerapannya di SDK Santa Maria Magelang, dan berjalan baik. Sambil melakukan publikasi mandiri dan proses perbaikan membangun TIM TEACHING, akhirnya pemikiran Filsafat Engineering itu menemukan bentuk RUMUSUN Derajat ilmiah Engineering. ENGINEERITIFIK - Derajat ilmiah Engineering yang dipakai untuk menerapkan SAINTIFIK secara MATEMATIS agar anak-anak belajar menghasilkan KARYA CIPTA TEKNOLOGI demi kehidupan manusia yang lebih baik. Untuk informasi lebih lanjut dapat hubungi Stefanus Kuswargono, melaui HP dan e-mail tercantum, selaku PEGIAT PENDIDIKAN ENGINEERING ANAK INDONESIA. SELAMAT BERJUANG DEMI ANAK-ANAK INDONESIA UNGGUL !!!