02/08/2026
Selama ini kita sering dengar hadis ini diartikan:
“Tidak sempurna iman seseorang hingga ia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri.”
Padahal terjemahan yang lebih tepat itu beda maknanya, lho,
Bukan soal “mencintai orang lain sama besarnya dengan cinta ke diri sendiri” itu berat, dan nggak sesuai dengan karakter syariat yang selalu masuk akal untuk diamalkan.
Yang dimaksud adalah: senang ketika saudara kita mendapat kebaikan yang sama seperti yang kita senangi untuk diri sendiri. Sesederhana itu, tapi dalamnya luar biasa karena ini jadi obat buat penyakit hati bernama hasad.
Wallahu a’lam bisshawaab