26/12/2025
[21 Tahun Mengenang Tsunami Aceh]
26 Desember 2004 bukan sekadar tanggal dalam sejarah, melainkan luka kolektif yang membentuk ingatan, keteguhan, dan jati diri masyarakat Aceh hingga hari ini.
Tsunami telah merenggut ratusan ribu nyawa, memisahkan keluarga, dan meninggalkan puing-puing duka. Namun dari kehancuran itu p**a, kita belajar tentang arti kebersamaan, ketabahan, dan bangkitnya harapan.
Mengenang tragedi ini bukan untuk membuka kembali luka, melainkan sebagai pengingat agar kita tidak lupa bahwa alam bisa menjadi guru yang keras, dan kemanusiaan adalah kekuatan terbesar kita.
Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan semoga kita yang masih diberi kesempatan hidup mampu menjaga ingatan ini dengan empati, doa, serta kesiapsiagaan demi masa depan yang lebih baik.
——
©️ Divisi Media Informasi dan Komunikasi Himatif