Generasi Muda NU KBB

Directions Website Contact the organization

Generasi Muda NU KBB wadah Para Generasi Muda Nahdlatul 'ulama dalam memerangi Hoax

Keutamaan orang yang menyiapkan makanan untuk maulid nabiقال معروف الكرخي قدس الله سره: من هيأ لأجل قراءة مولد الرسول طع...
21/08/2026

Keutamaan orang yang menyiapkan makanan untuk maulid nabi

قال معروف الكرخي قدس الله سره: من هيأ لأجل قراءة مولد الرسول طعاما، وجمع إخوانا، وأوقد سراجا، ولبس جديدا، وتعرطر، وتجمل تعظيما لمولده، حشره الله تعالى يوم القيامة مع الفرقة الأولى من النبيين، وكان في أعلى عليين.

Berkata Imam Ma‘ruf al-Karkhi—semoga Allah menyucikan rahasianya–
Barang siapa menyiapkan makanan untuk dibagikan dalam rangka pembacaan Maulid Rasulullah ﷺ, mengumpulkan saudara-saudaranya, menyalakan lampu, mengenakan pakaian baru, memakai wewangian, dan berhias sebagai bentuk penghormatan terhadap kelahiran beliau, maka Allah Ta‘ala akan mengumpulkannya pada hari kiamat bersama golongan pertama dari para nabi, dan ia akan berada di tempat yang paling tinggi di ‘Illiyyin.

إعانة الطالبين، ج ٣، ص: ٣٦٤

Sebelum melangkah lebih jauh, kelahiran anak ke dunia yang disambut dengan ekspresi syukur itu, ternyata ada tanggung ja...
10/08/2026

Sebelum melangkah lebih jauh, kelahiran anak ke dunia yang disambut dengan ekspresi syukur itu, ternyata ada tanggung jawab besar yang harus dijalankan oleh orang tua, antara lain.

1. Mengumandangkan azan di telinga kanan dan iqamah di telinga kiri bayi oleh ayahnya setelah bayi dinyatakan bersih dan suci.  
2. Tahnik. Memasukkan makanan yang mengandung zat gula ke dalam mulut bayi secara merata (madu, kurma, dan sejenisnya) dengan jari-jari tangan.  
3. Menyusuinya dengan Air Susu Ibu (ASI). Karena secara medis, baik bagi pertumbuhan anak. Sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Baqarah: 233 (Juz 2)

4. Memberi nama pada anaknya. Dengan harapan nama tersebut menjadi doa bagi anak dalam perkembangannya kelak.   إِنَّكُمْ تَدْعُونَ يَومَ الْقِيَامَةِ بِأَسْمَائِكُمْ وَأَسْمَاءِ آبَائِكُمْ فَأَحْسِنُوا أَسْمَاءَكُمْ   Artinya: Sesungguhnya di hari kiamat nanti kalian akan dipanggil nama-nama kalian dan nama-nama bapak kalian. Oleh karena itu buatlah nama-nama yang baik untuk kalian. (HR. Abu Dawud)

5. Mengaqiqahi anak dengan menyembelih kambing (2 ekor untuk bayi laki-laki dan 1 ekor untuk bayi perempuan). Kemudian mencukur rambut. Semua itu bagian dari rasa syukur atas kelahiran anaknya.  
6. Memberikan pendidikan yang layak pada anak, mulai sejak kecil hingga dewasa. Juga memberinya nafkah yang halal dan memberinya tempat tinggal.  
7. Menikahkan anak dengan orang yang shalih atau shalihah. Sebagaimana dalam QS. An-Nur: 32 (Juz 18)


Jejak sejarah bisa di manipulasi, Dan kita sebagai masyarakat Nusantara tidak bisa hanya sekedar menerima pengakuan tent...
05/08/2026

Jejak sejarah bisa di manipulasi,
Dan kita sebagai masyarakat Nusantara tidak bisa hanya sekedar menerima pengakuan tentang nasab mereka yang mengklaim sebagai cucu rosulullah tanpa ada bukti dan dalil yang nyata.

Masyarakat Nusantara sangat mencintai Ulama Nusantara karena Keta'dzimannya terhadap ilmu dan akhlaaqnya.

Logika:
Mana ada cucu rasulullah saw ceramah ngalor ngidul caci sana caci sini?

Orang pintat selalu menggunakan ilmu dan akal sehatnya.



Mengenal DN Aidit, Dalang di Balik G30S/PKITak terasa kita ketemu lagi 30 September. Setiap tanggal itu muncul, negeri i...
05/08/2026

Mengenal DN Aidit, Dalang di Balik G30S/PKI
Tak terasa kita ketemu lagi 30 September. Setiap tanggal itu muncul, negeri ini selalu diingatkan dengan sosok fenomenal, DN Aidit. Katanya, dialah dalang di balik pembantaian para jenderal di Lubang Buaya. Mari kita ungkap sejarah ini dan mengenal Aidit sambil seruput kopi tanpa gula, wak!

Nama itu masih bergetar di telinga sejarah Indonesia, Dipa Nusantara Aidit. Nama lahirnya sebenarnya Achmad Aidit, dipanggil Amat di masa kecil, seorang bocah yang pernah menjadi muazin dan khatam Alquran di Tanjungpandan, Belitung. Ia lahir 30 Juli 1923, dari keluarga yang tampak sederhana tapi sarat dengan tradisi pendidikan dan agama. Ayahnya, Abdullah Aidit, seorang tokoh pendidikan Islam sekaligus mantri kehutanan, mendirikan organisasi Nurul Islam. Ibunya, Mailan, berasal dari keluarga ningrat Belitung, berakar Minangkabau. Dari rahim itu lahirlah seorang anak yang kelak menantang takdir sejarah.

Aidit kecil mengenyam HIS di Bangka, lalu hijrah ke Jawa. Ia sempat tinggal bersama Isa Anshari di Bandung, seorang tokoh Islam yang kelak justru menjadi lawan politiknya. Ia belajar di Sekolah Dagang (Handelsschool), lalu mendirikan usaha jahit “Antara” di Senen, Jakarta. Di tempat kecil itu, para aktivis dan seniman berkumpul, bertukar ide, menganyam cita-cita. Aidit, bocah Belitung yang khatam Quran, perlahan berubah menjadi pemuda haus ideologi.

Keluarga tetap melekat. Ia menikah dengan Soetanti pada 1948 dan dikaruniai lima anak. Adik tirinya, Sobron Aidit, kelak menulis catatan getir tentang sang abang. Buku-buku seperti Aidit Dua Wajah Dipa Nusantara atau Aidit: Abang, Sahabat, dan Guru di Masa Pergolakan mencoba menjelaskan paradoks itu, bagaimana anak alim yang mengumandangkan azan bisa bertransformasi menjadi pemimpin komunis.

Karier politiknya meledak cepat. Bergabung dengan Perhimpunan Demokratik Sosial Hindia Belanda, yang kemudian menjadi cikal bakal PKI, ia naik menjadi Sekretaris Jenderal PKI sejak 1951 hingga 1965. Di bawah kepemimpinannya, PKI menjelma raksasa. Dengan jutaan anggota, PKI menjadi partai komunis terbesar di luar blok Soviet dan Tiongkok. Aidit pandai bermanuver, mendekatkan diri kepada Sukarno,....

Lutung Kasarung adalah cerita tentang pangeran yang dikutuk menjadi seekor lutung dan turun ke bumi. Ia bertemu dengan P...
05/08/2026

Lutung Kasarung adalah cerita tentang pangeran yang dikutuk menjadi seekor lutung dan turun ke bumi. Ia bertemu dengan Purbasari, seorang putri yang diasingkan oleh kakaknya yang iri, Purbararang. Dengan kesetiaannya, Lutung Kasarung membantu Purbasari mengatasi kesulitan hingga akhirnya kembali ke wujud aslinya sebagai Pangeran Guruminda.

Kisah ini berasal dari daerah Priangan dan mengajarkan nilai kesabaran, ketulusan, serta keadilan. Tempat-tempat di sekitar Garut dan Tasikmalaya sering dikaitkan dengan cerita ini, terutama hutan-hutan yang dipercaya sebagai tempat Lutung Kasarung bertapa sebelum kembali ke wujudnya yang asli.


Prabu Siliwangi adalah raja paling terkenal dari Kerajaan Pakuan Pajajaran yang membawa rakyatnya pada masa kejayaan, ad...
04/08/2026

Prabu Siliwangi adalah raja paling terkenal dari Kerajaan Pakuan Pajajaran yang membawa rakyatnya pada masa kejayaan, adil, serta bijaksana. Nama aslinya adalah Sri Baduga Maharaja atau Raden Pamanah Rasa, yang memerintah dari tahun 1482 hingga 1521 Masehi.
Asal-Usul dan Arti Nama

Lahir di Kawali, Ciamis pada tahun 1401 Masehi.

Kata "Siliwangi" berasal dari gabungan kata "silih" (pengganti) dan "wangi" (harum), yang berarti raja pengganti yang harum namanya.

Membebaskan rakyat dari empat jenis pajak demi kesejahteraan hidup bersama.

Masa Kejayaan dan Kebijakan

Membangun parit pertahanan dan memperkuat angkatan perang Pajajaran.

Menciptakan kemakmuran besar sehingga rakyat hidup aman dan tenteram.

Memiliki anak-anak yang tercatat dalam sejarah dan legenda, seperti Raden Kian Santang.

Akhir Riwayat dan Legenda

Menolak masuk Islam saat putranya, Kian Santang, menyebarkan ajaran Islam di istana.

Memilih mundur ke hutan Sancang di Garut Selatan bersama pengikut setianya untuk menghindari perang saudara.

Dalam cerita rakyat, beliau mengalami moksa (menghilang) dan dipercaya menjelma menjadi harimau putih sebagai penjaga tanah Sunda.


.

Asal-Usul dan Masa Kecil SangkuriangDayang Sumbi tinggal di hutan dan tidak sengaja menikah dengan anjing jantan bernama...
04/08/2026

Asal-Usul dan Masa Kecil Sangkuriang

Dayang Sumbi tinggal di hutan dan tidak sengaja menikah dengan anjing jantan bernama Tumang akibat sebuah sumpah.

Dari pernikahan itu, lahirlah seorang anak laki-laki bernama Sangkuriang yang ditemani oleh Tumang saat berburu di hutan, tanpa tahu bahwa Tumang adalah ayah kandungnya.

Suatu hari, Sangkuriang tidak berhasil mendapatkan rusa, lalu karena kesal ia membunuh Tumang dan mengambil hatinya untuk diberikan kepada Dayang Sumbi.

Begitu tahu itu hati Tumang, Dayang Sumbi murka dan memukul kepala Sangkuriang hingga luka, lalu mengusirnya pergi dari rumah.

Pertemuan Kembali dan Cinta Terlarang

Setelah bertahun-tahun berlalu, Sangkuriang tumbuh menjadi pemuda sakti dan tanpa sengaja bertemu kembali dengan Dayang Sumbi.

Dayang Sumbi tetap awet muda, dan keduanya saling jatuh cinta tanpa menyadari bahwa mereka adalah ibu dan anak.

Menjelang pernikahan, Dayang Sumbi melihat bekas luka di kepala Sangkuriang dan sadar bahwa pemuda itu adalah anaknya.

Dayang Sumbi menolak menikah dan mencari cara untuk menggagalkan rencana tersebut

Syarat Mustahil dan Terciptanya Gunung Tangkuban Parahu

Dayang Sumbi memberi syarat agar Sangkuriang membuat sebuah perahu dan bendungan besar untuk membendung Sungai Citarum dalam waktu satu malam.

Menjelang pagi, pekerjaan itu hampir selesai berkat bantuan makhluk halus.

Dayang Sumbi mengelabui alam dengan membentangkan kain merah, membuat ayam berkokok lebih awal tanda pagi telah tiba.

Karena gagal dan merasa ditipu, Sangkuriang mengamuk, menendang perahu buatan itu hingga terbalik, yang kemudian berubah menjadi Gunung Tangkuban Parahu.



14/07/2026

Semoga Semuanya menjadi lebihh melek setelah liat dan dengarkan Video ini.

Keluarga Besar Generasi Muda NU Mengucapkan:SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI (1 Syawwal 1446 H.)Mohon maaf lahir dan batin. ...
31/03/2025

Keluarga Besar Generasi Muda NU Mengucapkan:

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI (1 Syawwal 1446 H.)

Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebahagiaan dan keberkahan senantiasa menyertai langkah kita.

Gus Zain As-Syuja'i
Ketua Umum GMNU

---------------------

Folllow :

Instagram : gmnu_official
Youtube : GMNU TV
X : Generasi_MudaNU
page : Generasi muda NU
Tiktok : generasi_muda_nu

Keluarga Besar Generasi Muda NU Mengucapkan:SELAMAT HARI LAHIR NAHDLATUL ULAMAKe - 102(16 Rajab 1344 H - 1446 H)Bekerja ...
16/01/2025

Keluarga Besar Generasi Muda NU Mengucapkan:

SELAMAT HARI LAHIR NAHDLATUL ULAMA
Ke - 102
(16 Rajab 1344 H - 1446 H)

Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat.

Gus Zain As-Syuja'i
Ketua Umum GMNU

---------------------

Folllow :

Instagram : gmnu_official
Youtube : GMNU TV
X : Generasi_MudaNU
page : Generasi muda NU
Tiktok : generasi_muda_nu

Address

Lembang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Generasi Muda NU KBB posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Generasi Muda NU KBB:

Shortcuts

Share