10/12/2025
“Kembalikan ruang aman, Perempuan Punya Andil, Perempuan Punya Hak.”
Di tengah sistem yang kerap menormalisasi kekerasan, perempuan terus berjuang melawan berbagai lapisan ketidakadilan, mulai dari kekerasan berbasis gender hingga kebijakan dan implementasi hukum yang belum berpihak. Padahal, hak asasi manusia tidak pernah melekat pada jenis kelamin tertentu, melainkan merupakan hak universal bagi semua orang.
Dalam momentum Hari HAM kampanye 16 HAKTP, PUAN Indonesia mengajak Bapak, Ibu, Kakak, Adik, serta seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemerintah dan aparat penegak hukum, untuk menghargai HAM setiap individu, khususnya perempuan dan anak, melalui tindakan nyata:
Menghormati perempuan dengan tidak melakukan tindakan fisik maupun verbal yang merendahkan martabat, seperti menyentuh tanpa izin, memukul/menampar, menggoda, atau mengirim pesan bernuansa sensual.
Tidak melakukan pelecehan seksual terhadap anak, perempuan, maupun pasangan, serta tidak menuntut “bukti cinta” dengan cara meraba tubuh.
Tidak melakukan kekerasan dalam bentuk apa pun terhadap perempuan dan anak.
Tidak membiarkan candaan seksis maupun praktik bullying.
Menyadari bahwa penghormatan HAM tidak akan lengkap jika perlindungan bagi perempuan dan anak masih diabaikan.
Tidak menutup mata terhadap laporan kekerasan dan tidak mengabaikan kasus pelecehan.
Mari bersama-sama meningkatkan kesadaran dengan menyediakan ruang aman bagi perempuan dan anak, menggunakan media sosial secara bijak, serta menindak tegas setiap pelaku kekerasan berbasis gender dan kekerasan berbasis online. Berikan akses keadilan yang setara bagi perempuan dan anak, karena kita semua memiliki hak yang sama sebagai manusia. .