01/09/2025
PERNYATAAN SIKAP DAN AJAKAN GMNU
Assalamualaikum wr.wb.
Bismillahirrahmanirrahim,
Setelah melihat dan mencermati dinamika unjuk rasa hingga saat ini, kami GMNU sangat mendukung dan mengapresiasi penyampaian aspirasi melalui unjuk rasa damai dan menolak segala bentuk anarkisme yang terjadi, mari kita tetap menjaga kondusifitas dan persatuan demi NKRI tercinta.
Saudara-saudara sebangsa, unjuk rasa adalah hak setiap rakyat dan bagian dari demokrasi. Namun mari kita renungkan dengan hati yang jernih: ketika sebuah gerakan berubah menjadi tindakan anarkis, bahkan telah menelan korban jiwa—apakah perjuangan seperti ini yang kita inginkan, atau justru hanya menjadi luka yang akan mencederai bangsa kelak?
Sebagaimana Allah ﷻ telah memperingatkan kita:
“Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik...”
(QS. Al-A‘raf: 56)
Dan lagi,
“Barang siapa membunuh satu jiwa, maka seakan-akan ia telah membunuh seluruh manusia”.
(QS. Al-Maidah: 32)
Nyawa adalah amanah yang harus dijaga. Ia tidak bisa diganti oleh apapun. Maka tidak ada alasan yang membenarkan tumpahnya darah di jalanan hanya karena amarah sesat dan provokasi.
Rasulullah ﷺ pun bersabda:
“Seorang Muslim adalah orang yang kaum Muslimin selamat dari lisan dan tangannya...”
(HR. Bukhari & Muslim)
Untuk Itu GMNU menyatakan sikap:
1. Mendukung aspirasi yang murni, damai dan bermartabat yang bertujuan untuk memperbaiki negeri. Aspirasi murni tidak anarkis, tidak merusak negeri sendiri yang hanya menambah beban dan kemudaratan bagi kita semua kedepannya.
2. Menolak segala bentuk anarkisme dan perusakan oleh semua pihak. Karena hal Itu bukan lagi aspirasi murni, melainkan kemarahan yang hanya menciptakan bentuk kezaliman baru yang diharamkan, sehingga wajib kita hindari sebisa mungkin.
3. Mendesak Pemerintah dan DPR untuk segera mengakomodir aspirasi rakyat, menarik kembali kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat, memberikan sanksi tegas kepada para pejabat yang tak berempati dan kontroversial, membuka ruang-ruang dialog, serta tegakkan hukum seadil-adilnya kepada para pengkhianat bangsa; seperti koruptor secara transparan.
4. Mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyampaikan aspirasi secara konkrit, dengan tertib dan damai. Jangan mudah diprovokasi dengan informasi-informasi yang memancing emosi dan kemarahan, karena para "penunggang" yang ingin merusak bangsa akan bertepuk tangan, jika Indonesia hancur oleh ulah kita sendiri.
5. Memohon kepada segenap tokoh elemen bangsa untuk hadir sebagai penyejuk, bukan penyulut. Menjadi jembatan yang merangkul, bukan tembok yang memisahkan.
Kami Memohon Semua Pihak Untuk Merenung.
Apakah kita ingin dikenang sebagai generasi yang menyelamatkan bangsa, atau generasi yang membiarkan bangsa terbakar oleh amarah dan fitnah?.
Apakah kita mau menjadi cahaya yang menuntun, atau api yang membakar rumah kita sendiri?
Ingatlah, aspirasi sejati adalah yang menumbuhkan kehidupan, bukan yang menebar kehancuran.
TERIRING DO’A UNTUK NEGERI TERCINTA:
Ya Allah, ya Jabbar ya Qohhar, lembutkan hati kami dengan kasih sayang-Mu. Jauhkan bangsa ini dari fitnah perpecahan dan kekerasan. Satukan kami dalam damai, karena Engkau mencintai orang-orang yang saling mengasihi. Tuntunlah generasi muda Indonesia agar menjadi peneduh, bukan penyulut; menjadi penjaga kehidupan, bukan perusak peradaban. Amin ya Rabbal ‘Alamin.
Wallahul muwafiq ila aqwamith thariq
Wassalamu'alaikum wr.wb.
---------------------
Folllow :
Instagram: gmnu_official
YouTube: GMNU TV
X: Generasi_MudaNU
page: Generasi muda NU
Tiktok: generasi_muda_nu