East Bali Poverty Project

East Bali Poverty Project A non-profit organisation helping the thousands of people living in abject poverty in East Bali.

The East Bali Poverty Project (EBPP) is a non-profit organisation established in 1998 by a British resident of Bali after an appeal for help by an isolated 7,200Ha mountain village, forgotten by time and progress.

EBPP Students: From Practice to Performance By I Nengah Edi Catra, EBPP Music TeacherEvery afternoon after school, the s...
22/05/2026

EBPP Students: From Practice to Performance
By I Nengah Edi Catra, EBPP Music Teacher

Every afternoon after school, the sweet sound of guitars, cajon, bass, and students’ voices could be heard drifting from EBPP Ban Office, as EBPP’s ‘modern music’ group practiced together for their special performance on National Education Day, 2nd of May.

What made this journey very special was that most of the students were complete beginners in music not long ago. Some were still learning basic guitar chords, while others struggled to remember lyrics and follow the tempo. However, with passion, teamwork, and almost one month of daily practice, they grew more confident each day.

They created and performed five original acoustic songs about teachers, education, village life, and protecting Mother Earth. The music arrangements were made simple so the students could enjoy learning and performing together. Using acoustic instruments such as guitars, bass, cajon, and shakers, they turned simple practice sessions into meaningful and enjoyable musical experiences.

The journey was not always easy. During rehearsals, students sometimes played the wrong chords, forgot lyrics, or felt nervous about performing on stage. Still, they continued practicing and supporting one another. For them, music became more than just performing — it became a lesson about courage, discipline, and confidence!

Finally, on May 2nd, all their hard work came to life on stage at the EBPP Daya school field. One by one, the students performed proudly, in front of teachers, friends, and guests. Their nervousness rapidly disappeared as the audience applauded, sang along and enjoyed their performances.

This event proved that even beginner students can create something beautiful when they are given support, opportunity, and believe in themselves.

Be part of their journey and help us continue providing integrated education and creative learning experiences for young talents in remote East Bali💛 👉🏻 https://www.globalgiving.org/projects/support-east-bali-childrens-education/


----------------

Siswa EBPP: Dari Latihan Jadi Tampil Percaya Diri di Atas Panggung
Oleh I Nengah Edi Catra, Guru Musik EBPP

Setiap sore sepulang sekolah, suara gitar, cajon, bass, dan nyanyian para siswa terdengar dari Kantor EBPP Ban. Mereka sedang berlatih bersama untuk mempersiapkan penampilan spesial di Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei lalu.

Yang membuat perjalanan ini terasa istimewa adalah karena sebagian besar siswa sebenarnya baru mulai belajar musik belum lama ini. Ada yang masih belajar chord dasar gitar, ada juga yang masih kesulitan menghafal lirik dan mengikuti tempo lagu. Tapi lewat semangat, kerja sama, dan latihan hampir setiap hari selama sekitar satu bulan, mereka perlahan jadi semakin percaya diri.

Mereka menciptakan dan membawakan lima lagu akustik original tentang guru, pendidikan, kehidupan desa, dan menjaga bumi. Aransemen musik dibuat sederhana supaya para siswa bisa menikmati proses belajar dan tampil bersama. Dengan alat musik akustik seperti gitar, bass, cajon, dan shaker, sesi latihan sederhana pun berubah menjadi pengalaman belajar yang seru dan bermakna.

Tentu perjalanannya tidak selalu mudah. Saat latihan, kadang ada yang salah chord, lupa lirik, atau merasa gugup membayangkan tampil di depan banyak orang. Tapi mereka terus berlatih dan saling mendukung satu sama lain. Dari sini, musik menjadi lebih dari sekadar penampilan — musik mengajarkan keberanian, disiplin, dan rasa percaya diri.

Akhirnya, pada tanggal 2 Mei, semua kerja keras mereka terbayar di atas panggung di lapangan Sekolah Daya EBPP. Satu per satu siswa tampil dengan bangga di depan guru, teman-teman, dan para tamu yang hadir. Rasa gugup perlahan hilang ketika penonton mulai bertepuk tangan, ikut bernyanyi, dan menikmati penampilan mereka.

Kegiatan ini membuktikan bahwa bahkan siswa yang baru mulai belajar pun bisa menciptakan sesuatu yang luar biasa ketika mereka mendapat dukungan, kesempatan, dan percaya pada diri mereka sendiri.

20/05/2026

Building a safer space for learning 🏫✨
With teamwork, dedication, and the support of generous donors, one of our classrooms at Daya Learning Centre is being transformed into a stronger and safer place for our students.
Together, we’re building brighter futures for children in Ban Village 💙
Stay tuned for the final result.


-------
Membangun ruang belajar yang lebih aman 🏫✨
Melalui kerja sama, dedikasi, dan dukungan dari para donatur, salah satu ruang kelas di Daya Learning Centre sedang direnovasi menjadi tempat belajar yang lebih kuat dan aman bagi para siswa.
Bersama, kita tidak hanya membangun ruang kelas, tetapi juga masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak di Desa Ban 💙
Nantikan hasil akhirnya ya!

LEARNING REGENERATIVE AGRICULTURE: GROWING HOPE FOR OUR FUTUREBy: Wilasmi, 11th Grade, Manikaji School I am very happy t...
18/05/2026

LEARNING REGENERATIVE AGRICULTURE: GROWING HOPE FOR OUR FUTURE
By: Wilasmi, 11th Grade, Manikaji School

I am very happy to learn about organic farming at school. Through this program, we are taught how to farm our steep and dry land using natural materials without pesticides or harmful chemicals, making it safer for both human health and the environment. For me, organic farming is not only about growing crops, but also about protecting nature and preserving it for the future.

At first, we learned in the Manikaji school garden, studying many important skills, including building terraces, making organic compost, proper planting techniques, and harvesting methods. Through these activities, I gained a lot of new experiences and a deeper understanding of the importance of sustainable regenerative agriculture for community life.

After a year of learning, we began applying this knowledge in our own gardens, and I’m now developing regenerative farming practices on my family’s land. Although the results have not yet been as successful as those in the school garden, I have never given up. Instead, I feel even more motivated to continue learning, trying new methods, and achieving better results.

Currently, we are also learning together with local farmer groups. Alongside friends and community members, we plant various fruit trees and vegetables whose harvests can be shared and enjoyed together.

We extend our sincere gratitude to the Finns Bali Social Fund, and through their support, I hope the knowledge I gain will benefit my future and help improve the well-being of the surrounding community.


--------------
BELAJAR PERTANIAN REGENERATIF: MENUMBUHKAN HARAPAN UNTUK MASA DEPAN
Oleh: Wilasmi, Kelas 11, Sekolah Manikaji

Saya sangat senang belajar tentang pertanian organik di sekolah. Melalui program ini, kami diajarkan cara mengelola lahan kami yang curam dan kering dengan menggunakan bahan-bahan alami tanpa pestisida atau bahan kimia berbahaya, sehingga lebih aman bagi kesehatan manusia maupun lingkungan. Bagi saya, pertanian organik bukan hanya tentang menanam tanaman, tetapi juga tentang menjaga alam dan melestarikannya untuk masa depan.

Pada awalnya, kami belajar di kebun sekolah Manikaji dengan mempelajari banyak keterampilan, termasuk membuat terasering, membuat kompos, teknik menanam yang benar, serta cara panen. Melalui kegiatan-kegiatan ini, saya memperoleh banyak pengalaman baru dan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya pertanian regeneratif bagi kehidupan masyarakat.

Setelah satu tahun belajar, kami mulai menerapkan pengetahuan ini di kebun kami sendiri, dan saat ini saya sedang mengembangkan praktik pertanian regeneratif di lahan milik keluarga saya. Meskipun hasilnya belum sesukses yang ada di kebun sekolah, saya tidak pernah menyerah. Sebaliknya, saya justru semakin termotivasi untuk terus belajar, mencoba metode-metode baru untuk mencapai hasil yang lebih baik.

Saat ini, kami juga belajar bersama kelompok tani setempat. Bersama teman-teman dan anggota masyarakat, kami menanam berbagai pohon buah dan sayuran yang hasil panennya dapat dibagikan dan dinikmati bersama.

Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada FINNS Bali Social Fund atas dukungannya. Melalui bantuan tersebut, saya berharap pengetahuan yang saya peroleh dapat bermanfaat bagi masa depan saya dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kami.

OSIS: Inauguration of the 2016–2017 Members By: I Gede Sudarma, Youth Empowerment CoordinatorMay 5th was a proud day for...
15/05/2026

OSIS: Inauguration of the 2016–2017 Members
By: I Gede Sudarma, Youth Empowerment Coordinator

May 5th was a proud day for the 22 newly elected OSIS (Student Council) members as they held their inauguration ceremony at EBPP Ban HQ to officially hand over the rights and responsibilities to the new members.

The program opened with the singing the Indonesian National Anthem and a prayer. The atmosphere was solemn yet joyful, with smiles and bright faces throughout. After signing the minutes of inauguration, the former OSIS president, Eti, handed over the document to the new president, Wilasmi, symbolizing the transfer of rights and responsibilities of the student council, with the following emotional speech:

“Thank you for trusting me as your leader. Over the past year, I’ve learned a lot and worked together with all of you to lead the Student Council’s programs while improving our skills in discipline, communication, teamwork, and leadership. I hope the new OSIS members will continue this progress and set an example for other students”

“Thank you for your support in electing me as the new OSIS president. I hope we can work together to continue the success of OSIS programs, aligned with our vision to make our school a safe and friendly space for students to express their ideas and initiatives.” Wilasmi, the new OSIS president, expressed her gratitude

As this new journey begins for the 2016–2017 EBPP OSIS, may they continue and strengthen the progress of the OSIS action plan while leading EBPP students toward an ever brighter future!

Join us in empowering young leaders in remote East Bali mountain villages🌱

-------------------------
Pelantikan Anggota OSIS Periode 2016–2017
Oleh: I Gede Sudarma, Koordinator Youth Empowerment

Tanggal 5 Mei menjadi hari yang membanggakan bagi 22 anggota OSIS yang baru terpilih, di mana mereka mengikuti upacara pelantikan di Kantor Pusat EBPP Ban untuk menandai penyerahan hak dan tanggung jawab kepada kepengurusan baru.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama. Suasana berlangsung khidmat namun penuh sukacita, terlihat dari senyum para siswa sepanjang acara. Setelah penandatanganan berita acara pelantikan, Ketua OSIS sebelumnya, Eti, menyerahkan dokumen tersebut kepada ketua baru, Wilasmi, sebagai simbol perpindahan hak dan tanggung jawab kepengurusan OSIS, disertai pidato penuh haru dari keduanya:

"Terima kasih telah mempercayai saya sebagai pemimpin kalian. Selama satu tahun terakhir, saya telah belajar banyak dan bekerja bersama kalian semua dalam menjalankan program-program OSIS sambil meningkatkan kedisiplinan, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan jiwa kepemimpinan. Saya berharap pengurus OSIS yang baru dapat melanjutkan perkembangan ini dan menjadi teladan bagi siswa lainnya."

Ketua OSIS yang baru, Wilasmi, juga menyampaikan rasa terima kasihnya:

"Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan dengan memilih saya sebagai Ketua OSIS yang baru. Saya berharap kita dapat bekerja sama untuk melanjutkan keberhasilan program-program OSIS, sejalan dengan visi kami untuk menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman dan ramah bagi para siswa untuk mengekspresikan ide serta inisiatif mereka."

Seiring dimulainya perjalanan baru bagi OSIS EBPP periode 2016–2017, semoga mereka dapat terus melanjutkan dan memperkuat kemajuan OSIS serta membawa siswa-siswi EBPP menuju masa depan yang semakin cerah.

Insight on a workshop on out-of-school children By: I Wayan Winata, EBPP Civic TeacherFrom May 7–9, 2026, I attended a t...
13/05/2026

Insight on a workshop on out-of-school children
By: I Wayan Winata, EBPP Civic Teacher

From May 7–9, 2026, I attended a three-day workshop at Infinity8 Bali in Jimbaran, Bali that was organized by BPKP Bali Province. The program focused on supporting and handling children who have dropped out of school, as well as understanding the challenges faced by communities in improving access to education. EBPP was one of only three educational institutions invited to represent the local district in this workshop.

As someone involved in community-based education through EBPP in Ban Village, this workshop provided valuable insight into issues that are still commonly found in rural areas. During the sessions, participants discussed several major factors that cause children to leave school, including difficult geographical conditions, economic hardship, social and cultural challenges, and early marriage. These situations continue to affect many children and limit their opportunities to complete their education.

The workshop also introduced several practical strategies that can help reduce the number of out-of-school children. These include improving accurate data collection, providing financial support such as scholarships, creating flexible and alternative learning opportunities, offering social and psychological support, and strengthening cooperation between schools, communities, and government institutions.

For EBPP, the discussions were closely related to the work that has already been carried out in Ban Village for many years. Through community learning and alternative education programs, EBPP continues to support children and teenagers who are unable to access or continue formal education.

This workshop was an important learning experience and strengthened the understanding that education is not only about classrooms, but also about creating opportunities, restoring hope, and helping communities build a better future through education.

Join us in supporting brighter futures for children in East Bali remote mountain villages through education.

------------

Wawasan dari Workshop tentang Anak Putus Sekolah
Oleh: I Wayan Winata, Guru Pendidikan Kewarganegaraan EBPP

Pada tanggal 7–9 Mei 2026, saya mengikuti workshop selama tiga hari di Infinity8 Bali, Jimbaran, Bali yang diselenggarakan oleh BPKP Provinsi Bali. Program ini berfokus pada upaya pendampingan dan penanganan anak tidak sekolah, serta memahami berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dalam meningkatkan akses terhadap pendidikan. EBPP menjadi salah satu dari tiga lembaga pendidikan yang diundang untuk mewakili kabupaten setempat dalam workshop ini.

Sebagai seseorang yang terlibat dalam pendidikan berbasis komunitas melalui EBPP di Desa Ban, workshop ini memberikan wawasan yang sangat berharga mengenai berbagai persoalan yang masih umum ditemukan di wilayah pedesaan. Selama sesi berlangsung, para peserta membahas beberapa faktor utama yang menyebabkan anak tidak sekolah, di antaranya kondisi geografis yang sulit, keterbatasan ekonomi, tantangan sosial dan budaya, serta pernikahan dini. Situasi-situasi ini masih memengaruhi banyak anak dan membatasi kesempatan mereka untuk menempuh pendidikan.

Workshop ini juga memperkenalkan berbagai strategi praktis yang dapat membantu mengurangi jumlah anak yang tidak sekolah. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan akurasi pengumpulan data, pemberian dukungan finansial seperti beasiswa, penyediaan kesempatan belajar yang fleksibel dan alternatif, pemberian dukungan sosial dan psikologis, serta penguatan kerja sama antara sekolah, masyarakat, dan lembaga pemerintah.

Bagi EBPP, diskusi dalam workshop ini sangat relevan dengan upaya yang telah dilakukan selama bertahun-tahun di Desa Ban. Melalui pembelajaran berbasis komunitas dan program pendidikan alternatif, EBPP terus mendukung anak-anak dan remaja yang tidak dapat mengakses atau melanjutkan pendidikan formal.

Workshop ini menjadi pengalaman belajar yang sangat penting dan semakin memperkuat pemahaman bahwa pendidikan bukan hanya tentang ruang kelas, tetapi juga tentang menciptakan peluang, menumbuhkan harapan, dan membantu masyarakat membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.

Ayo dukung masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak di desa-desa terpencil di pegunungan Bali Timur melalui pendidikan ✨

Hands-On Dryland Farming Training Continue in DarmajiBy: Komang Kurniawan, EBPP Team LeaderIn April, students in Darmaji...
11/05/2026

Hands-On Dryland Farming Training Continue in Darmaji
By: Komang Kurniawan, EBPP Team Leader

In April, students in Darmaji continued turning knowledge into action through hands-on learning in their individual gardens and the shared learning garden 🌱

With guidance from Pak Dwi from Yayasan Bumi Langit and EBPP agriculture team, students’ intensive mentoring sessions focused on improving their dryland agriculture techniques for evaluating terraces, waterways, and land slope conditions directly in the field, providing them with a better understand of how to improve their land independently.

Students actively participated in replanting vegetables, installing stakes for long beans, weeding, fertilising, sowing vegetable seeds, mixing compost, and monitoring rainfall and temperature in the learning garden. Through regular discussion sessions, they also reflected on the challenges they faced and worked together to find practical solutions.

The positive changes can be seen as several students have started achieving satisfying harvests and applying sustainable farming practices with growing confidence. Through this collaboration, students continue building practical skills that can support food security, improve family nutrition, and create economic opportunities for their families and communities going forward.

We once again express our deepest gratitude to the CSR Program of PT Mitra Prodin for supporting this meaningful journey of learning and growth.

Let’s support more sustainable learning opportunities for rural communities!

----------------
Pelatihan Pertanian Lahan Kering Berbasis Praktik Terus Berlanjut di Darmaji
Oleh: Komang Kurniawan, Team Leader EBPP

Pada bulan April, para siswa di Darmaji terus mengubah pengetahuan menjadi aksi melalui pembelajaran langsung di kebun individu maupun kebun pembelajaran bersama 🌱

Dengan pendampingan dari Pak Dwi dari Yayasan Bumi Langit dan tim pertanian EBPP, para siswa mengikuti sesi mentoring intensif yang berfokus pada peningkatan teknik pertanian lahan kering. Mereka melakukan evaluasi terhadap terasering, saluran air, dan kondisi kemiringan lahan secara langsung di lapangan, sehingga membantu mereka memahami cara mengelola dan memperbaiki lahan secara mandiri.

Para siswa juga aktif melakukan penanaman ulang sayuran, pemasangan ajir untuk kacang panjang, penyiangan gulma, pemupukan, penyemaian benih sayuran, pencampuran kompos, serta pemantauan curah hujan dan suhu di kebun pembelajaran. Melalui sesi diskusi rutin, mereka juga merefleksikan tantangan yang dihadapi dan bersama-sama mencari solusi yang praktis.

Perubahan positif mulai terlihat, di mana beberapa siswa telah berhasil memperoleh hasil panen yang memuaskan dan menerapkan praktik pertanian berkelanjutan dengan semakin percaya diri. Melalui kolaborasi ini, para siswa terus membangun keterampilan praktis yang dapat mendukung ketahanan pangan, meningkatkan gizi keluarga, serta menciptakan peluang ekonomi bagi keluarga dan komunitas mereka ke depannya.

Kami sekali lagi menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Program CSR PT Mitra Prodin yang terus mendukung perjalanan pembelajaran dan pertumbuhan yang bermakna ini.

Transforming Lives Through Full Sanitation in Manikaji KaliagaBy Komang Kurniawan, EBPP Chairman & Team LeaderThe constr...
08/05/2026

Transforming Lives Through Full Sanitation in Manikaji Kaliaga
By Komang Kurniawan, EBPP Chairman & Team Leader

The construction of eight new toilet/bathroom blocks in Manikaji Kaliaga was successfully completed on 30 April, bringing meaningful change to the community. As the final phase of this year’s sanitation program, sponsored by PT Mitra Prodin’s CSR program, the project ran smoothly with strong community participation. Despite challenges from heavy rains and difficult dirt track access, the community’s spirit of mutual cooperation ensured timely completion.

This achievement builds on earlier successes in Dusun Darmaji (11 units), Manikaji Puncak (14 units), and Manikaji Asti (9 units), reflecting a consistent commitment to improving sanitation in remote Mount Abang communities. These new facilities not only provide safe and accessible sanitation but also contribute to better health, improved quality of life, and greater awareness of clean-living practices.

We extend our sincere appreciation to PT Mitra Prodin CSR for their continued care and contributions. This health-giving collaboration offers lasting benefits and holds great promise for expanding sustainable sanitation efforts in the future.


-----------------
Memperbaiki Hidup Melalui Sanitasi yang Lebih Baik di Manikaji Kaliaga
Oleh Komang Kurniawan, Ketua dan Ketua Tim EBPP

Pembangunan 8 unit toilet/kamar mandi baru di Manikaji Kaliaga telah berhasil diselesaikan pada 30 April, membawa perubahan yang berarti bagi masyarakat. Sebagai tahap akhir dari program sanitasi tahun ini yang didukung oleh program CSR PT Mitra Prodin, proyek ini berjalan lancar dengan partisipasi aktif masyarakat. Meskipun menghadapi tantangan berupa hujan deras dan akses jalan tanah yang sulit, semangat gotong royong masyarakat memastikan pembangunan dapat selesai tepat waktu.

Pencapaian ini melanjutkan keberhasilan sebelumnya di Dusun Darmaji (11 unit), Manikaji Puncak (14 unit), dan Manikaji Asti (9 unit), yang mencerminkan komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan sanitasi di komunitas terpencil kawasan Gunung Abang. Fasilitas baru ini tidak hanya menyediakan akses sanitasi yang aman dan layak, tetapi juga berkontribusi terhadap kesehatan yang lebih baik, peningkatan kualitas hidup, serta kesadaran yang lebih besar tentang pentingnya perilaku hidup bersih.

Kami menyampaikan apresiasi yang tulus kepada CSR PT Mitra Prodin atas kepedulian dan dukungan yang terus diberikan. Kolaborasi yang membawa manfaat kesehatan ini memberikan dampak jangka panjang dan membuka harapan besar bagi pengembangan program sanitasi berkelanjutan di masa depan.

06/05/2026

You saw their relaxed performance on stage…
But not the moments behind the scenes making it possible 👀
There are moments of preparation, coordination, and a little bit of nervousness behind it all.

Which moment stood out to you the most? ✨

------------
Kamu sudah melihat penampilan mereka di atas panggung…
tapi tidak dengan apa yang ada di balik layar 👀
Ada persiapan, kerja sama, dan sedikit rasa gugup di balik semuanya.

Momen mana yang paling berkesan menurutmu? ✨

National Education Day Celebration at EBPP By: I Made Suarjana, EBPP Education Team CoordinatorOn 2 May 2026, EBPP once ...
04/05/2026

National Education Day Celebration at EBPP
By: I Made Suarjana, EBPP Education Team Coordinator

On 2 May 2026, EBPP once again celebrated Indonesia’s National Education Day (Hardiknas) with an engaging program where students didn’t just attend, but actively participated. From the start, the atmosphere was energetic, with students moving between competitions and performances.

Academic quiz contests, from elementary to senior high levels, tested knowledge and teamwork, while painting, chess, and debate added creativity and strategy. Manikaji stood out at the elementary and junior high levels, while Pengalusan led at the senior high level.

The stage soon became the highlight.
Performances opened with the Balinese dance “Tari Merak Angelo”, followed by poetry, including “Heroes Behind the Light of Knowledge” (Pahlawan Dibalik Cahaya Ilmu), and English pieces presented by the English Club.

A Darma Gita performance—a traditional Balinese religious chant—brought a calm and cultural element, followed by an excellent music collaboration by our talented students, blending modern and traditional styles.

The program continued with song performances, including Thank You, My Teacher (Terima Kasih Guruku), My Village is Beautiful (Desaku Indah), Protect Our Motherland (Jaga Ibu Pertiwi), Education is the Key to Success (Pendidikan Kunci Kesuksesan), and Dream (Mimpi).

The day concluded with the announcement of winners and an awarding session, bringing to close another very entertaining program that combined learning, creativity, and performance. More than a celebration, it showed how students can grow when given the space to participate, perform, and express themselves with confidence.

Which moment would you love to experience if you were there? Share in the comment below! 💛


--------------------
Perayaan Hari Pendidikan Nasional di EBPP
Oleh: I Made Suarjana, Koordinator Tim Pendidikan EBPP

Pada tanggal 2 Mei 2026, EBPP kembali merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan rangkaian kegiatan yang menarik, di mana para siswa tidak hanya hadir, tetapi juga berpartisipasi aktif. Sejak awal, suasana sudah terasa penuh semangat, di mana para siswa aktif mengikuti berbagai kompetisi dan penampilan yang meriah.

Lomba cerdas cermat akademik, mulai dari tingkat SD hingga SMA, menguji pengetahuan dan kerja sama tim, sementara lomba melukis, catur, dan debat menampilkan kreativitas serta strategi. Siswa sekolah Manikaji menonjol di tingkat SD dan SMP, sementara siswa sekolah Pengalusan unggul di tingkat SMA.

Sorotan utama kemudian beralih ke atas panggung.
Penampilan dibuka dengan tari Bali “Tari Merak Angelo”, dilanjutkan dengan pembacaan puisi, salah satunya berjudul “Pahlawan di Balik Cahaya Ilmu”, serta penampilan berbahasa Inggris lainnya dari anggota English Club.

Penampilan Darma Gita—lantunan kidung keagamaan tradisional Bali—membawa suasana yang tenang dan kental dengan nuansa budaya, diikuti dengan kolaborasi musik yang luar biasa dari para siswa berbakat, memadukan unsur modern dan tradisional.

Acara berlanjut dengan berbagai penampilan lagu, antara lain Terima Kasih Guruku, Desaku Indah, Jaga Ibu Pertiwi, Pendidikan Kunci Kesuksesan, dan Mimpi.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang dan sesi pemberian penghargaan, menandai berakhirnya rangkaian acara yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memadukan pembelajaran, kreativitas, dan penampilan. Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan ini menunjukkan bagaimana siswa dapat berkembang ketika diberi ruang untuk berpartisipasi, tampil, dan mengekspresikan diri dengan percaya diri.

02/05/2026

A day full of energy, creativity, and joy 🎉

From quizzes and debates to performances on stage, our EBPP students celebrated National Education Day with confidence and excitement.

More than a celebration, it’s a moment to learn, express, and grow ✨

————
Hari yang penuh energi, kreativitas, dan kebahagiaan 🎉

Dari kuis dan debat hingga berbagai penampilan di atas panggung, siswa-siswi EBPP merayakan Hari Pendidikan Nasional dengan penuh semangat dan percaya diri.

Lebih dari sekadar perayaan, ini adalah momen untuk belajar, berekspresi, dan berkembang ✨

Building Unity and Creativity in School Life By: Wilasmi, Grade 11, Manikaji SchoolOn 28 April, EBPP School held the 202...
29/04/2026

Building Unity and Creativity in School Life
By: Wilasmi, Grade 11, Manikaji School
On 28 April, EBPP School held the 2026/2027 Student Council (OSIS) President election, following several selection stages, including a debate, where the 3 candidates presented their vision and mission. All EBPP students gathered at Darmaji School, with the adjacent Darmaji community hall (Balai Banjar) as the election venue, starting with a joint prayer and a clean-up activity in the temple area. After vote counting, I received the highest number of votes and was officially elected as EBPP OSIS President! Wow! I felt pride and happiness beyond words.

This journey has not been easy for me, starting as a quiet and reserved student. However, my strong desire to grow and create change encouraged me to step out of my comfort zone. As EBPP School always provided support and opportunities for all students to explore their potential, I learned to believe in myself and recognize that everyone has the ability to grow and make a positive impact.

As the newly elected OSIS President, I come with the vision of making the school a more powerful space for all students to explore their creativity and encourage more active participation in both academic and non-academic activities, empowering them to develop their full potential in a balanced way. I am committed to working responsibly and collaboratively to build a better school environment, recognizing that true success can only be achieved through the cooperation and support of the entire school community.

With dedication, teamwork, and a shared spirit of progress, I hope to contribute to making EBPP School an even more inspiring place for every student to learn, grow, and create.

Drop a 👏👏👏 in the comment to celebrate her achievement and encourage more students to step forward.


--------
Membangun Kebersamaan dan Kreativitas dalam Kehidupan Sekolah
Oleh: Wilasmi, Kelas 11, Sekolah Manikaji

Pada tanggal 28 April, Sekolah EBPP menyelenggarakan pemilihan Ketua OSIS tahun ajaran 2026/2027, melalui beberapa tahapan seleksi, termasuk debat, di mana tiga kandidat memaparkan visi dan misi mereka. Seluruh siswa EBPP berkumpul di Sekolah Darmaji, dengan Balai Banjar Darmaji sebagai tempat pemungutan suara, yang diawali dengan doa bersama dan kegiatan kerja bakti membersihkan area pura. Setelah penghitungan suara, saya memperoleh jumlah suara terbanyak dan resmi terpilih sebagai Ketua OSIS EBPP! Saya merasa bangga dan bahagia yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Perjalanan ini tidaklah mudah bagi saya, yang sebelumnya merupakan siswa yang pendiam dan cenderung tertutup. Namun, keinginan kuat untuk berkembang dan membawa perubahan mendorong saya untuk keluar dari zona nyaman. Karena Sekolah EBPP selalu memberikan dukungan dan kesempatan bagi seluruh siswa untuk mengeksplorasi potensi mereka, saya belajar untuk percaya pada diri sendiri dan menyadari bahwa setiap orang memiliki kemampuan untuk berkembang dan memberikan dampak positif.

Sebagai Ketua OSIS yang baru terpilih, saya memiliki visi untuk menjadikan sekolah sebagai ruang yang lebih kuat bagi seluruh siswa dalam mengeksplorasi kreativitas serta mendorong partisipasi yang lebih aktif, baik dalam kegiatan akademik maupun non-akademik, sehingga mereka dapat mengembangkan potensi secara seimbang. Saya berkomitmen untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi kerja sama, karena saya percaya bahwa keberhasilan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan dukungan dari seluruh komunitas sekolah.

Dengan dedikasi, kerja sama, dan semangat untuk terus maju, saya berharap dapat berkontribusi dalam menjadikan Sekolah EBPP sebagai tempat yang semakin inspiratif bagi setiap siswa untuk belajar, berkembang, dan berkarya.

Address

Kubu
80853

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when East Bali Poverty Project posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to East Bali Poverty Project:

Share