11/06/2026
Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di bidang konstruksi ringan, Etex Building Performance Indonesia melalui produk KALSI menyelenggarakan pelatihan teknis di Kantor Desa Jagaraga. Kegiatan ini diikuti oleh para tukang bangunan, aplikator, pelaku usaha konstruksi, serta perwakilan masyarakat yang antusias untuk mempelajari teknologi dan metode konstruksi modern.
Pelatihan menghadirkan tim teknis KALSI yang memberikan materi mengenai pengenalan produk papan fiber semen, keunggulan material konstruksi ringan, serta teknik pemasangan yang benar dan sesuai standar. Peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan teori, tetapi juga berkesempatan mengikuti sesi praktik langsung untuk memahami proses pemasangan secara lebih efektif dan efisien.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pengetahuan tentang pemilihan material yang berkualitas, aman, dan ramah lingkungan. Produk KALSI dikenal sebagai papan fiber semen bebas asbes yang dirancang untuk berbagai kebutuhan konstruksi seperti plafon, partisi, dinding, dan aplikasi bangunan lainnya.
Perwakilan ETEX menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai penggunaan material bangunan yang modern dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam pekerjaan sehari-hari sehingga menghasilkan bangunan yang lebih kuat, rapi, dan berkualitas.
Kepala Desa Jagaraga Muhamad Hasyim, ST. menyambut baik terselenggaranya pelatihan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana peningkatan kompetensi masyarakat. Selain memberikan manfaat teknis, pelatihan ini juga menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Acara berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memungkinkan peserta memperoleh solusi atas berbagai kendala yang sering ditemui di lapangan. Di akhir kegiatan, peserta menerima sertifikat pelatihan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan komitmen mereka dalam meningkatkan kompetensi di bidang konstruksi.