Menara Qutub

Menara Qutub Majelis Dzikir & Sholawat Sekretariat : Komplek Masjid Baituttaqwa- Sawangan - Alian - Kebumen

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh. Hadirilah !! Khaul Akbar 2025 M / 1447 HSyekh 'Abdul Qodir Al Jaelani Ke - ...
02/10/2025

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Hadirilah !! Khaul Akbar 2025 M / 1447 H

Syekh 'Abdul Qodir Al Jaelani Ke - 886 dan Syekh Mahfudz 'Ali Tajul Arifin Ke - 23 yang insyaalloh akan dilaksanakan pada :

Hari/tanggal : Sabtu, 04 Oktober 2025
Waktu. : Pukul 08.00 s.d selesai
Tempat. : Lapangan MTs As - Sa'diyah.
Sawangan Alian Kebumen
Pembicara. : 1. Kyai Bahaudin dari Pen*sihan, Cilacap
2. Kyai Abu Sa'id dari Lampung

Demikian undangan dan pemberitahuan dari kami atas perhatian dan kehadirannya di ucapkan terimakasih

Wassalamu'alikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Wajah Pilu Guru MadinMenjual motor demi menebus tuntutan denda Wali MuridDi tengah perjuangan mencerdaskan generasi bang...
18/07/2025

Wajah Pilu Guru Madin
Menjual motor demi menebus tuntutan denda Wali Murid

Di tengah perjuangan mencerdaskan generasi bangsa, seorang guru madrasah (madin) di Ngampel, Karanganyar, Demak harus menelan kenyataan pahit. Niat membina siswa justru berujung tuntutan hukum dari wali murid. Tamparan yang dilakukan sebagai bentuk pembinaan malah dibalas dengan tuntutan denda sebesar Rp25 juta. Mirisnya lagi, sang guru terpaksa menjual motor satu-satunya demi memenuhi kewajiban tersebut. Ini bukan sekadar soal hukum, tapi tentang bagaimana penghormatan terhadap guru semakin tergerus. Di mana letak keadilan untuk mereka yang mengabdikan diri tanpa pamrih.


Sumber:
FB WARGA DEMAK

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Sahabat sekalian👋🏻Seperti biasa apabila tidak ada kendala insyaallah malam in...
24/02/2025

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Sahabat sekalian👋🏻

Seperti biasa apabila tidak ada kendala insyaallah malam ini kita akan kembali mengadakan kajian kitab Tisalatul mudzakarah membahas tentang Tasawuf di lanjutkan Kitab Fathul Mu'in membahas ilmu fiqih*Bersama "Gus Sahri" insyaallah dilaksanakan "MALAM HARI ini, PUKUL, 20.00 WIB s.d SELESAI.*

Jangan lupa untuk mengikuti Kajiannya nggeh...🤗

01/01/2025

Ahlan wa Sahlan 1 Rajab bersama 1 Januari 2025 💐🥀

29/12/2024

Ada banyak hal baru yang kita pelajari ketika bertambah usia,salah satunya menyediakan ruang ikhlas disetiap harapan.

> dawuh Gus Baha

23/12/2024

Rejeki...

Sesungguhnya rezeki itu adalah suatu bentuk ujian, apabila kamu di berikan harta dan kemewahan itu bukan berarti kamu sedang di muliakan, maka janganlah kamu sombong. Apabila kamu di berikan kesulitan serta merasa sempit, itu juga bukan berarti kamu sedang di hinakan, maka janganlah kamu berputus asa 2 kunci yang akan menerimanya yaitu dengan syukur dan sabar, maka akan terbukalah 1 pintu yaitu qona'ah...

> Hamba Allah.

Merayakan tahun ke-1 Kami di Facebook. Terima kasih atas dukungan berkelanjutan. Saya kami mungkin berhasil tanpa Anda s...
22/12/2024

Merayakan tahun ke-1 Kami di Facebook. Terima kasih atas dukungan berkelanjutan. Saya kami mungkin berhasil tanpa Anda semua. 🙏🤗🎉

14/12/2024

Dirimu boleh rapuh,
Imanmu boleh jatuh,
Tetapi ingatlah bahwa kamu masih ada Allah sehancur apapun hidupmu jangan pernah sekali kamu memilih untuk menjauh dari nya.

> Menara Qutub
Sorotan

Sedikit tamparan untuk hari ini  *Allah tidak memberikan mu hidup seperti apa yang kamu inginkan Karan kamu juga tidak h...
09/12/2024

Sedikit tamparan untuk hari ini

*Allah tidak memberikan mu hidup seperti apa yang kamu inginkan Karan kamu juga tidak hidup seperti apa yang Allah perintahkan*

Singkat padat dan jelas tetapi sangat menampar😔

> Menaraqutub🥀

BIOGRAFI SYEKH MAHFUDZ  'ALI TAJUL ARIFIN SAWANGANBeliau adalah Pendiri pondok pesantren As-Syamiah, yayasan Bahrul 'Ulu...
08/12/2024

BIOGRAFI SYEKH MAHFUDZ 'ALI TAJUL ARIFIN SAWANGAN
Beliau adalah Pendiri pondok pesantren As-Syamiah, yayasan Bahrul 'Ulum yang beralamat di Desa Sawangan, kecamatan Alian, kabupaten kebumen, Jawa Tengah.
Beliau adalah salah satu mursyiddariThariqah Qadiriyah Naqsabandiyah
Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah adalah perpaduan dari dua buah tarekat besar, yaitu Thariqah Qadiriyah dan Thariqah Naqsabandiyah. Pendiri tarekat baru ini adalah seorang Sufi Syaikh besar Masjid Al-Haram di Makkah al-Mukarramah bernama Syaikh Ahmad Khatib Ibn Abd.Ghaffar al-Sambasi al-Jawi (w.1878 M.).
Beliau adalah seorang ulama besar dari Indonesia yg tinggal sampai akhir hayatnya di Makkah. Syaikh Ahmad Khatib adalah mursyid Thariqah Qadiriyah, di samping juga mursyid dalam Thariqah Naqsabandiyah. Tetapi ia hanya menyebutkan silsilah tarekatnya dari sanad Thariqah Qadiriyah saja. Sampai sekarang belum diketemukan secara pasti dari sanad mana beliau menerima bai'at Thariqah Naqsabandiyah.
Sebagai seorang mursyid yg kamil mukammil Syaikh Ahmad Khatib sebenarnya memiliki otoritas untuk membuat modifikasi tersendiri bagi tarekat yg dipimpinnya. Karena dalam tradisi Thariqah Qadiriyah memang ada kebebasan untuk itu bagi yg telah mempunyai derajat mursyid. Karena pada masanya telah jelas ada pusat penyebaran Thariqah Naqsabandiyah di kota suci Makkah maupun di Madinah, maka sangat dimungkinkan ia mendapat bai'at dari tarekat tersebut. Kemudian menggabungkan inti ajaran kedua tarekat tersebut, yaitu Thariqah Qadiriyah dan Thariqah Naqsabandiyah dan mengajarkannya kepada murid2nya, khususnya yang berasal dari Indonesia.
Penggabungan inti ajaran kedua tarekat tersebut karena pertimbangan logis dan strategis, bahwa kedua tarekat tersebut memiliki inti ajaran yang saling melengakapi, terutama jenis dzikir dan metodenya. Di samping keduanya memiliki kecenderungan yg sama, yaitu sama2 menekankan pentingnya syari'at dan menentang faham Wihdatul Wujud.
Thariqah Qadiriyah mengajarkan Dzikir Jahr Nafi Itsbat, sedangkan Thariqah Naqsabandiyah mengajarkan Dzikir Sirri Ism Dzat. Dengan penggabungan kedua jenis tersebut diharapkan para muridnya akan mencapai derajat kesufian yang lebih tinggi, dengan cara yang lebih mudah atau lebih efektif dan efisien.
Penamaan tarekat ini tidak terlepas dari sikap tawadlu' dan ta'dhim Syaikh Ahmad Khathib al-Sambasi terhadap pendiri kedua tarekat tersebut. Beliau tidak menisbatkan nama tarekat itu kepada namanya. Padahal kalau melihat modifikasi ajaran yang ada dan tatacara ritual tarekat itu, sebenarnya layak kalau ia disebut dengan nama Tarekat Khathibiyah atau Sambasiyah, karena memang tarekat ini adalah hasil ijtihadnya.
Sebagai suatu mazhab dalam tasawuf, Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah memiliki ajaran yang diyakini kebenarannya, terutama dalam hal-hal kesufian. Beberapa ajaran yang merupakan pandangan para pengikut tarekat ini bertalian dengan masalah tarekat atau metode untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Metode tersebut diyakini paling efektif dan efisien. Karena ajaran dalam tarekat ini semuanya didasarkan pada Al-Qur'an, Al-Hadits, dan perkataan para 'ulama arifin dari kalangan Salafus shalihin.
Setidaknya ada empat ajaran pokok dalam tarekat ini, yaitu : tentang kesempurnaan suluk, tentang adab (etika), tentang dzikir, dan tentang murakabah.

Makna Istana Garuda IKNSebetulnya Istana Garuda dirancang sebagai “sesosok rumah” yang berasosiasi pada burung Garuda, b...
14/08/2024

Makna Istana Garuda IKN

Sebetulnya Istana Garuda dirancang sebagai “sesosok rumah” yang berasosiasi pada burung Garuda, begitu kata perancangnya I Nyoman Nuarta. Artinya Istana Garuda bukan merupakan sebuah patung melainkan bagian dari bangunan yang memiliki fungsi di dalamnya. Bangunan ini diasosiasikan oleh perancangnya "menyerupai" sosok burung Garuda Pancasila yang tengah mengepakkan sayap.

Dibentuk dari baja tahan karat khusus yang akan berwarna KEHIJAUAN melalui proses alami hasil produksi PT Krakatau Steel, Istana Garuda adalah bukti pencapaian sinergi antara seni, sains, dan teknologi karya anak bangsa. 🇮🇩


Address

Gang Reksa Jiwa Sawangan Alian
Kebumen

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Menara Qutub posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Menara Qutub:

Share