Media FSPEK KASBI Karawang

Media FSPEK KASBI Karawang Mengabarkan tentang kondisi perburuhan di Karawang khususnya di dalam Federasi Serikat Pekerja Karawang (FSPEK-KASBI)

Pengurus Pusat Konfederasi KASBI mengucapkan Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026.Pendidikan adalah ruang ...
02/05/2026

Pengurus Pusat Konfederasi KASBI mengucapkan Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026.

Pendidikan adalah ruang generasi penerus bangsa menggali ilmu pengetahuan dan disanalah akan tumbuh kesadaran kritis.

Pendidikan adalah cermin kehidupan bangsa, adalah tanggung jawab negara untuk memastikan pendidikan bisa diakses gratis dan setara bagi semua lapisan rakyat, disetiap jengkal tanah negeri ini.

Negara juga harus mewujudkan Pendidikan yang ilmiah dan berkeadilan.

Saat ini Seluruh Serikat Buruh Anggota SBA KASBI di seluruh Jabodetabek sedang konvoi menuju DPR RI untuk melakukan Aksi...
01/05/2026

Saat ini Seluruh Serikat Buruh Anggota SBA KASBI di seluruh Jabodetabek sedang konvoi menuju DPR RI untuk melakukan Aksi peringatan Hari Buruh Sedunia 2026. Mereka datang memakai ratusan bus, motor, dan mobil dengan memakai anggaran murni dari anggota.

Mereka diantaranya adalah FSBN KASBI Tangerang, FSBB KASBI Bekasi, FSPEK KASBI Karawang, FPPPB KASBI Bandung Raya,FSPJR, FSBMigas, FSBRK (Buruh Kontruksi), dll.

Selamat berjuang kawan-kawan semua.
Kami taruh apresiasi dan rasa bangga kami memiliki anggota yang berani memposisikan secara tegas arah perjuangan kita seperti apa.

Bujukan, Rayuan, Ajakan bahkan Ancaman penindas tak akan menyurutkan langkah kita. Karena kita tahu, Berjuang Bersama KASBI adalah sebuah kehormatan.

AKSI MAYDAY 2026TURUN KEJALAN..!!!Buruh Indonesia, bangkit.!!!1 Mei 2026 adalah hari kita. Sudah terlalu lama keringat k...
30/04/2026

AKSI MAYDAY 2026
TURUN KEJALAN..!!!

Buruh Indonesia, bangkit.!!!
1 Mei 2026 adalah hari kita. Sudah terlalu lama keringat kita dibayar murah, sementara harga beras, kontrakan, dan biaya sekolah anak terus melambung. Upah yang kita terima hari ini tidak lagi cukup untuk hidup layak. Pengusaha untung besar, negara diam saja. Kalau bukan kita yang bergerak, siapa lagi.!!? Mayday 2026 adalah jawaban kita :
CUKUP SUDAH DITINDAS..!!! SAATNYA MELAWAN..!!!

Lihat di sekeliling kita. Outsourcing merajalela, kontrak kerja diperpendek, PHK dijadikan ancaman. Kita dipaksa kerja 12 jam tanpa lembur layak, dipaksa tunduk tanpa jaminan masa depan. Ini bukan nasib, ini kebijakan yang memihak modal. Pemerintah yang seharusnya melindungi rakyat justru melayani kepentingan oligarki. Pada 1 Mei 2026, kita tunjukkan bahwa buruh bukan sapi perah! Kita manusia, kita punya hak, dan kita akan rebut hak itu di jalanan..!!! Musuh kita sama: sistem upah murah dan kerja tidak manusiawi.

Mereka bilang aksi buruh bikin gaduh. Yang bikin gaduh itu perut kosong anak kita..!! Yang bikin rusuh itu kebijakan upah yang mencekik..!! Kita turun ke jalan bukan karena benci damai, tapi karena damai tanpa keadilan adalah penipuan. Pada 1 Mei 2026, jalanan akan jadi mimbar kita. Suara kita akan mengguncang istana, mengguncang gedung DPR, mengguncang para pengusaha serakah. Tidak ada perubahan tanpa tekanan. Tidak ada kenaikan upah tanpa perlawanan..!!!
Buruh bersatu tak bisa dikalahkan..!!!

Mayday, Hari Perlawanan Buruh. Bawa spandukmu, bawa amarahmu yang sudah lama dipendam. Kita tuntut:
Wujudkan upah layak nasional, Hapus outsourcing, Tolak PHK sepihak.
Ini bukan sekadar demonstrasi, ini perang kelas untuk hidup yang layak.
Hidup buruh..!!!
Hidup perlawanan..!!!
Berjuang bersama KASBI adalah suatu kehormatan..







29/04/2026

Mayday Bersama Rakyat!!!
Lawan Kapitalisme, Imperialisme dan Militerisme!!!

Tikar Plastik Tikar Pandan!!!!

26/04/2026

*AKSI 1 MEI – HARI BURUH NASIONAL*

Hari dimana, kita kembali turun ke jalan dalam momentum Hari Buruh Internasional bukan sekadar peringatan, tetapi perlawanan atau seremonial semata. Di tengah dinamika geopolitik dalam negeri yang semakin kompleks, kaum buruh kembali ditempatkan sebagai pihak yang paling rentan menanggung beban krisis.

Kita menyaksikan bagaimana arah kebijakan negara semakin berpihak pada kepentingan modal besar. Investasi dijadikan mantra utama pembangunan, sementara perlindungan terhadap buruh justru dilemahkan. Regulasi ketenagakerjaan yang lahir beberapa tahun terakhir tidak menjawab kebutuhan buruh, melainkan membuka ruang eksploitasi yang lebih luas. Fleksibilitas kerja dipaksakan, outsourcing diperluas, dan kepastian kerja semakin kabur.

Di sisi lain, kondisi politik nasional menunjukkan kecenderungan konsolidasi kekuasaan yang mengabaikan partisipasi rakyat. Ruang demokrasi menyempit, suara kritis dibungkam, dan kebijakan publik diputuskan tanpa melibatkan mereka yang paling terdampak: buruh, petani, dan rakyat miskin kota.

Ini bukan sekadar krisis ekonomi, tetapi krisis keadilan.
Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian perang dagang, krisis energi, dan gejolak ekonomi dunia pemerintah justru menjadikan buruh sebagai “Tameng” untuk menjaga stabilitas investasi. Upah ditekan, jaminan sosial dipangkas, dan hak-hak normatif diabaikan dengan dalih efisiensi dan daya saing.

Kami menolak menjadi korban dari kebijakan yang tidak adil ini. Pada momentum Hari Buruh Internasional tahun ini, kami menegaskan:

- Hentikan kebijakan yang merugikan buruh dan mengorbankan kesejahteraan rakyat.
- Cabut regulasi yang melegitimasi eksploitasi tenaga kerja.
- Wujudkan upah layak dan jaminan kerja yang pasti.
- Kembalikan ruang demokrasi dan libatkan rakyat dalam setiap pengambilan kebijakan.

Buruh bukan objek pembangunan. Buruh adalah subjek utama yang menggerakkan roda ekonomi bangsa. Tanpa buruh, tidak ada produksi. Tanpa buruh, tidak ada pertumbuhan.

Di peringatan hari Buruh, kita bersatu. Dari pabrik, kantor, jalanan, hingga kampung-kampung, kita angkat suara yang sama: lawan ketidakadilan, rebut hak, dan bangun masa depan yang lebih manusiawi.
FSPEK KASBI KARAWANG SIAP TURUN KEJALAN..!!!!!

Hidup buruh! Hidup rakyat!

Kasbi
Muda Berani Militan 🔥 🔥 🔥





26/04/2026

Mayday, Mengapa Kita Harus Turun ke Jalan?
(baca sampai tuntas)

Mengapa? apakah karena surat instruksi organisasi atau demi tradisi belaka? coba kita renungkan kembali ke dalam alam pikir kita yang paling dalam.

Kita adalah klas buruh, hari ini masih dieksploitasi habis-habisan oleh para kapitalis dalam negeri dan global melalui skema kerja yang menjauhkan kita dari kesejahteraan.

Sudah tidak perlu dipertontonkan lagi contoh-contohnya yang bertebaran di depan mata kita. Kita sendiri masih perlu kerja menghabiskan waktu tenaga dan pikiran untuk menambal kebutuhan hidup yang terus berlari bekejaran dengan upah yang kita terima.

Ada juga yang harus kerja sampingan; ojol, jualan online, jualan makanan dan yang paling parah ada yang berlaku culas dengan memeras, menipu, memanfaatkan yang jauh lebih lemah darinya.

Dulu kita berpikir, "ayah/bunda akan bekerja keras untuk pendidikan anak sehingga bisa bernasib lebih baik" kenyataan yang dihadapi kini, sejumlah 1 juta Sarjana menganggur. Mau menyiapkan usaha/bisnis? bengkel bertebaran, penjual makanan berjejer, toko baju berbaris sepanjang jalan dst. Sementara mau punya pabrik atau menjadi CEO hanya ada di drama china.
Kita terlahir sebagai klas buruh dan klas kapitalis yang saat ini berkuasa tidak akan pernah mau membagi kuenya bersama kita. Kita hanya dibagi remah-remahnya saja, itupun seringkali masih diributkan oleh sesama kita sendiri.

Pernah gak kita dengar cerita? ada sebuah bangsa yang bangkit dari keterpurukan, dengan cara apa? turun ke jalan adalah satu caranya, selain itu pengetahuan politik dari kaum buruh adalah senjatanya. Alkisah di sana, buruhnya cerdas, militan dan bersatu untuk menggulingkan kekuasaan rakus melalui berbagai cara (parlemen/ekstra parlemen) Setelah berhasil mereka menasionalisasi aset kekayaan negara dari para kapitalis untuk kesejahteraan rakyatnya. Menggratiskan sekolah-sekolah, menggratiskan biaya kesehatan, membangun industri nasional dengan pengembangan pengetahuan dan teknologi untuk memberantas kemiskinan. Mereka adalah Chile, mereka juga adalah kuba, mereka juga adalah Afrika Selatan, mereka juga Venezuela, mereka juga Vietnam dan lainnya lagi.

Klas buruh Indonesia jangan mau kalah, kita harus terdidik secara politik, militan dalam tindakan! Maka dengan imajinasi besar semacam itu, Mayday bukan sekadar perayaan, Mayday bukan sekadar tradisi apalagi sekadar instruksi aksi. Mayday adalah jalan kita menuju hal besar yang menjadi tanggung jawab kita semua. Bukan utopia bukan angan-angan, ia ada di depan mata saat kita mampu melihatnya dengan ilmu pengetahuan.

Salam Muda Berani Militan!

*Sejarah Mayday*Mayday atau Hari Buruh Internasional diperingati setiap tanggal 1 Mei. Sejarahnya bermula dari perjuanga...
20/04/2026

*Sejarah Mayday*

Mayday atau Hari Buruh Internasional diperingati setiap tanggal 1 Mei. Sejarahnya bermula dari perjuangan buruh di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Saat itu, buruh bekerja 12-16 jam sehari dengan upah rendah dan kondisi tidak aman. Pada 1 Mei 1886, ratusan ribu buruh di AS melakukan mogok massal menuntut jam kerja 8 jam sehari. Aksi ini berujung pada tragedi Haymarket di Chicago tanggal 4 Mei 1886, ketika demonstrasi damai berubah rusuh setelah bom meledak dan polisi menembaki massa. Beberapa aktivis buruh ditangkap dan dihukum mati, meski bukti keterlibatan mereka diragukan.

Untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para buruh Haymarket, Kongres Buruh Internasional di Paris tahun 1889 menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional. Sejak itu, tanggal 1 Mei menjadi simbol solidaritas buruh sedunia dalam menuntut hak-hak dasar yaitu upah layak, jam kerja manusiawi, dan kondisi kerja yang aman. Mayday bukan sekadar hari libur, tapi momentum untuk menyuarakan isu perburuhan yang masih relevan sampai hari ini.

Di Indonesia, Mayday pertama kali diperingati pada 1 Mei 1918 oleh Serikat Buruh Kung Tang Hwee di Semarang. Sempat dilarang di masa Orde Baru, Mayday akhirnya ditetapkan kembali sebagai hari libur nasional mulai tahun 2014. Hingga kini, setiap 1 Mei buruh di berbagai kota turun ke jalan menyuarakan tuntutan upah, jaminan sosial, penghapusan outsourcing, dan perlindungan kerja. Semangat Mayday adalah pengingat bahwa hak-hak buruh yang dinikmati sekarang lahir dari perjuangan panjang yang tidak boleh dilupakan...






18/04/2026

TOLONG DENGARKAN SUARA KAMI..!!!!
Semoga mata masih diberi kenikmatan untuk MELIHAT, dan telinga masih diberi kenikmatan untuk MENDENGAR..!!!!

Kami sudah lama DIAM untuk tidak berteriak, mungkin hari ini waktunya kami berteriak untuk menyuarakan kebenaran yang selama ini telah kalian bungkam..!!!!
Selama masih ada buruh yang tertindas, kami akan selalu ada di garda terdepan..!!!!






15/04/2026

Rekap Aksi hari ini di Kabupaten Karawang menuju hari Buruh Sedunia (Mayday) FSPEK KASBI bersama Koalisi Buruh Pangkal Perjuangan (KBPP).
Slide 1&2: Pembakaran simbol tikus sebagai pejabat rakus oleh Klas Buruh

Slide 3: Bagi-bagi selebaran oleh buruh perempuan kepada buruh yang pulang kerja

Slide 4: Konvoy di kawasan industri (KIM)

1. Hapuskan dan cabut Permenaker No. 06 Tahun 2020 tentang Pemagangan

2. Meminta kepada Pemerintah Karawang untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk mengurangi pengangguran di Karawang

3. Tolak PHK dengan alasan efisiensi dampak perang Timur Tengah

4. Tolak impor mobil

5. Naikkan Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP)

Menyerukan kepada seluruh kawan-kawan buruh di Karawang!!!Mereka telah menipu kita selama ini! Magang bukanlah hubungan ...
14/04/2026

Menyerukan kepada seluruh kawan-kawan buruh di Karawang!!!

Mereka telah menipu kita selama ini! Magang bukanlah hubungan kerja bahkan tidak diakui di lembaga pemerintahan seperti Disnaker!

Peserta Magang katanya belajar tapi disuruh kerja dan memproduksi barang sebagaimana PKWT/PKWTT dengan upah di bawah standard, perlindungan yang nyaris tidak ada dan ketika terjadi pelanggaran norma Disnaker dan Pengawas Ketenagakerjaan hanya angkat tangan!!!!!

Hanya dengan gelombang perlawanan dari para pekerja Gen Z yang saat ini didominasi Magang, Kontrak, Outsourching yang bisa menghentikan eksploitasi di negara ini!

*Tapi coba cek info info pemagangan darimana sumbernya? jadi penasaran

Mari panaskan kembali mesin-mesin organisasi..!!Kami undang semua buruh Karawang untuk turun kejalan..!!!
14/04/2026

Mari panaskan kembali mesin-mesin organisasi..!!
Kami undang semua buruh Karawang untuk turun kejalan..!!!





Address

Boled, Klari
Karawang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Media FSPEK KASBI Karawang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Media FSPEK KASBI Karawang:

Share