16/07/2026
"Ah, baca buku fiksi kan cuma cerita."
Kalimat itu mungkin pernah kita dengar.
Padahal, justru dari cerita-cerita fiksi kita belajar banyak hal yang kadang tidak diajarkan di ruang kelas.
Lewat sebuah novel, kita diajak memahami sudut pandang orang lain. Kita ikut merasakan bahagia, sedih, takut, kecewa, hingga harapan para tokohnya. Tanpa sadar, empati kita ikut bertumbuh.
Buku fiksi juga mengajak kita berpetualang tanpa harus pergi jauh. Membuka jendela menuju dunia baru, budaya baru, bahkan masa yang berbeda. Yang bergerak bukan kaki kita, tetapi imajinasi.
Dan yang paling menyenangkan...
Tidak ada cara yang salah untuk menikmati buku fiksi. Kamu bisa membacanya sambil menikmati secangkir kopi, rebahan di sofa, atau duduk santai bersama teman di rumah baca.
Di Rumah Baca Gang Masjid (RBGM), rak-rak kami dipenuhi berbagai novel, cerpen, komik, hingga karya sastra dari beragam penulis. Siapa tahu, buku yang kamu pilih hari ini justru menjadi cerita yang paling membekas di hidupmu.
Jadi...
Kalau menurutmu, apa buku fiksi yang paling sulit dilupakan? πβ¨
Tulis judulnya di kolom komentar. Siapa tahu bisa jadi rekomendasi untuk teman-teman yang lain.
π Rumah Baca Gang Masjid (RBGM) Dari gang kecil, untuk Indonesia tercinta.