17/07/2026
Heboh Uang Warga Hilang Misterius di Jember, MUNCUL SPANDUK "AWAS TUYUL" DI PERTIGAAN DESA
JEMBER, Jatimtoday.co.id – Warga Desa Pondokrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, diresahkan oleh kasus hilangnya uang secara misterius dari rumah maupun warung. Peristiwa yang disebut telah terjadi berulang kali itu memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat, termasuk dugaan adanya teror tuyul.
Nominal uang yang dilaporkan hilang bervariasi, mulai dari Rp2.000 hingga ratusan ribu rupiah. Menurut pengakuan warga, uang tersebut sebelumnya disimpan di dalam lemari rumah maupun laci warung, namun baru diketahui hilang pada pagi atau keesokan harinya saat hendak digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga, Siti (34), mengatakan kasus kehilangan uang dialami oleh sejumlah warga dan disebut hampir terjadi setiap hari. Bahkan, dalam sehari total uang yang hilang dari beberapa warga bisa mencapai ratusan ribu rupiah.
“Iya, banyak uang warga yang hilang di rumah. Ada yang Rp2.000, Rp100.000. Satu hari biasanya ada yang hilang Rp200.000,” ujar Siti kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).
Pengalaman serupa juga dialami Uswatun Hasanah (40). Ia mengaku kehilangan uang Rp100.000 yang sebelumnya disimpan di dalam lemari warung miliknya.
“Uang di warung hilang Rp100.000. Disimpan dalam lemari. Nanti tahunya pas pagi,” katanya.
Maraknya kejadian tersebut membuat warga semakin resah. Di tengah belum terungkapnya penyebab pasti hilangnya uang, isu mengenai tuyul pun ramai diperbincangkan di lingkungan desa.
Sebagai bentuk kewaspadaan, warga memasang spanduk bertuliskan “Hati-Hati Anda Memasuki Daerah Rawan Tuyul, Hati-Hati Dengan Uang Anda” di salah satu pertigaan Desa Pondokrejo. Spanduk itu dipasang sebagai pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menyimpan uang.
Menanggapi keresahan tersebut, Kapolsek Tempurejo Iptu Christian Permana mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait dugaan kehilangan uang yang dialami warga.
“Untuk sementara belum ada informasi atau laporan masuk ke polsek,” ujarnya.
Meski demikian, pihak kepolisian akan menurunkan Bhabinkamtibmas Desa Pondokrejo untuk menggali informasi dari masyarakat sekaligus memastikan fakta di balik kabar yang beredar.
“Akan kami turunkan Binmas Pondokrejo untuk menggali informasi ke warga sekitar,” tandas Christian.
Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta segera melapor apabila mengalami kehilangan atau memiliki informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.
Bagaimana Cara Menangkap Tuyul wahai Komunitas Orang Jember ?? 🤔