Komunitas Orang Jawa Timur

Komunitas Orang Jawa Timur Update 16 Juni 2022:
Halaman Kojatim ini akan DILELANG hasil Lelang 100% digunakan untuk pembangunan Masjid Besar Baitul Ridlo Umbulsari Jember Jatim.
(448)

Hubungi Admin 081336314389

14/08/2026

Vidio Viral. Perselisihan antara Penjahit dan Konsumen di Bali berujung pelaporan AWK (anggota DPD Bali) oleh 4 orang anggota DPD RI Dapil NTB ke Badan Kehormatan DPD RI.

Bagaimana komentar orang Jawa?

PENGUSAHA PASURUAN RESAH Muncul Relawan Sound Horeg Dukung Gibran Pilpres 2029: JANGAN BAWA KAMI!SURYAMALANG.COM, PASURU...
13/08/2026

PENGUSAHA PASURUAN RESAH Muncul Relawan Sound Horeg Dukung Gibran Pilpres 2029: JANGAN BAWA KAMI!

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Para pengusaha sound horeg di Jawa Timur, khususnya wilayah Pasuruan, menolak keras klaim dukungan politik praktis untuk Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2029 yang mengasnamakan kelompok mereka.

Reaksi ini muncul setelah kelompok Relawan Gibran Penerus Jokowi (GPJ) menyatakan diri sebagai gabungan pengusaha sound horeg usai bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo pada Selasa (11/8/2026).

GPJ merupakan salah satu kelompok relawan pendukung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Kelompok tersebut disebut merupakan gabungan pengusaha sound horeg dengan anggota yang banyak berasal dari Jawa Timur dan disiapkan untuk Pilpres 2029.

Resahkan Pelaku Usaha
Salah satu pengusaha sound horeg asal Pasuruan yang juga Owner RDA Audio, Rudi Hartono, menegaskan pilihan politik merupakan hak pribadi.

Akan tetapi menurut Rudi, pilihan tersebut jangan sampai mengatasnamakan organisasi maupun seluruh pengusaha sound horeg.

Menurut Rudi, keberadaan kelompok relawan tersebut tidak otomatis mewakili sikap seluruh pengusaha sound horeg.

Rudi mengaku sejumlah pelaku usaha justru merasa resah karena muncul klaim seolah-olah pengusaha sound horeg secara umum telah mengambil sikap politik tertentu.

“Kalau mau berpolitik secara pribadi silakan, tapi jangan mengatasnamakan organisasi atau mengatasnamakan pengusaha sound horeg secara umum,” kata Rudi.

Tolak Terjun ke Politik Praktis

Bagi mereka, sound horeg merupakan usaha penyedia jasa hiburan yang bekerja berdasarkan kebutuhan dan permintaan masyarakat.

“Secara mayoritas, seluruh pengusaha sound horeg tidak mau terjun ke politik praktis. Isu-isu politik kami tidak mau ikut,” ujarnya.

Menurut Rudi, sound horeg merupakan bagian dari kreativitas dan hiburan masyarakat.

Pengusaha hanya menyediakan perangkat serta jasa tata suara untuk berbagai kegiatan tanpa melihat latar belakang maupun pilihan politik pihak yang menggunakan jasanya.

“Sound horeg itu kreasi. Siapa yang mau menyewa jasanya, kami sebagai penyedia jasa,” kata Rudi.

Rudi menyebut, pandangan tersebut juga banyak disuarakan pelaku usaha sound horeg dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Malang, Gresik, hingga Banyuwangi.

“Sound horeg itu kreasi. Siapa yang mau menyewa jasanya, kami sebagai penyedia jasa,” kata Rudi.

Rudi tidak mempermasalahkan apabila ada pengusaha sound horeg yang secara pribadi memilih terlibat dalam politik.

Namun, sikap tersebut harus ditempatkan sebagai pilihan individu dan tidak dibawa sebagai sikap bersama seluruh pelaku usaha sound.

“Kalau mau berpolitik pribadi, silakan. Tetapi jangan kemudian membawa nama pengusaha sound horeg secara keseluruhan,” tegasnya.

Fokus Penyedia Jasa Hiburan Masyarakat

Rudi berharap aktivitas sound horeg tetap berjalan sebagai usaha jasa hiburan masyarakat dan tidak ditunggangi kepentingan lain.

Menurutnya, sound horeg selama ini hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk acara yang bersifat tahunan maupun musiman.

Oleh karena itu, Rudi ingin keberadaan sound horeg tetap berada pada fungsi awalnya sebagai penyedia hiburan.

“Harapannya, pelaksanaan kegiatan apa adanya. Tidak dicampuri atau ditunggangi suatu kepentingan,” ujarnya.

Rudi juga menegaskan, pengusaha sound horeg pada prinsipnya siap memberikan jasa kepada siapa pun yang membutuhkan, terlepas dari pilihan politiknya.

“Siapa pun presidennya, kalau mau nge-job hiburan sound horeg, kami siap,” pungkasnya.

11/08/2026

Kepala Desa yang tergabung dalam PPDI dan APDESI Jember mendatangi Kantor DPRD Jember pada Senin, 10 Agustus 2026, mempersoalkan pemangkasan anggaran pembangunan desa.

Mereka menyebut dana desa yang sebelumnya berkisar Rp1,5 miliar hingga Rp3 miliar kini tersisa sekitar Rp300 juta per desa, sehingga sejumlah kebutuhan infrastruktur di 226 desa belum tertangani. Para kepala desa meminta pemerintah dan DPRD mencari solusi, termasuk memastikan alokasi APBD 2027 dan sumber pendanaan lain yang sah.


11/08/2026

Jakarta - Dai kondang K.H. Anwar Zahid terlibat kecelakaan di Bojonegoro pada Senin malam. Mobil Toyota Alphard yang ditumpanginya kecelakaan ditabrak truk trailer di jalur wilayah Tinggang, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.

Dilansir detikJatim, Selasa (11/8/2026), kecelakaan disebut terjadi saat Alphard Kiai Anwar Zahid berhenti di area perbaikan jalan untuk menunggu antrean sistem buka tutup jalur. Lalu, dari arah belakang truk trailer bernopol S 9491 H menabrak belakang mobil Alphard yang sedang berhenti tersebut.

"Iya benar, kejadian tadi malam sekitar pukul 22.40 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun mobil Alphard yang ditabrak truk rusak bagian depan dan belakang," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian, kepada detikJatim.

Setelah kecelakaan, Kyai Anwar Zahid bersama sopirnya sempat dievakuasi ke RSUD Padangan untuk menjalani pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan medis tidak menyebut adanya kondisi yang mengharuskan Kiai Anwar Zahid menjalani perawatan lebih lanjut. Setelah dipastikan dalam kondisi aman, Kyai Anwar Zahid bersama santrinya melanjutkan perjalanan menuju Banjarnegara untuk mengaji dengan menumpang mobil Toyota Innova berwarna hitam.

Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Penumpang Toyota Alphard, KH Anwar Zahid, bersama sopirnya selamat, meski mobil yang ditumpanginya mengalami kerusakan setelah ditabrak truck dari belakang.

Sementara itu, Toyota Alphard dan truk trailer yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Satlantas Polres Bojonegoro untuk proses lebih lanjut.


10/08/2026

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan tantangan atau challenge hafalan ayat Al-Qur'an (Surat Ad-Duha) berhadiah minuman beralkohol dari merek Newport.

Aksi promosi di sebuah acara ini menuai kecaman luas karena dinilai menyinggung sensitivitas keagamaan dan berpotensi sebagai pen*staan agama.

Detail Kasus Viral

Bentuk Kegiatan:
Tantangan menghafal ayat Al-Qur'an dengan hadiah minuman keras.

Merek Terkait:
Brand minuman beralkohol Newport.

Lokasi Kejadian:
Di sebuah acara musik yang melibatkan pengunjung dan penyelenggara.

Reaksi Publik:
Warganet dan tokoh hukum mengecam keras tindakan tersebut karena mempermainkan ayat suci untuk hadiah minuman haram.

Tindakan Lanjut:
Publik mendesak klarifikasi resmi serta meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan pen*staan agama, sementara akun media sosial brand terkait dilaporkan menghilang.

(Narasi AI)

Bagaimana tanggapan Anda?

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Pengacara dan aktivis hukum asal Jawa Timur,  Muhammad Sholeh atau yang dikenal lua...
07/08/2026

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.

Pengacara dan aktivis hukum asal Jawa Timur, Muhammad Sholeh atau yang dikenal luas sebagai Cak Sholeh, pendiri gerakan "No Viral No Justice" meninggal dunia pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 03.00 WIB di RS Siloam.

Semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di surga terbaik di sisi Allah SWT.
Aamiin....

Jenazah Dimakamkan di
Pondok pesantren Singa Putih Munfaridin Pandaan Pasuruan Jawa Timur



DIDUGA DIANIAYA SAAT DITANGKAP POLISI, Warga Gununggangsir Beji Pasuruan Tewas, Begini Kronologi versi Keluarga..BANGIL,...
05/08/2026

DIDUGA DIANIAYA SAAT DITANGKAP POLISI, Warga Gununggangsir Beji Pasuruan Tewas, Begini Kronologi versi Keluarga..

BANGIL, Radar Bromo – Kematian Widi Nurcahyono, 43, warga Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan menyisakan duka sekaligus tanda tanya.

Pria yang sehari-hari membuka loket pembayaran listrik dan PDAM itu diduga menjadi korban penganiayaan saat didatangi sejumlah anggota kepolisian, Senin sore (3/8).

Keluarga mendesak aparat mengusut kasus tersebut secara terbuka. Mereka meyakini korban mengalami kekerasan sebelum akhirnya meninggal dunia.

Menurut Lukman, adik korban, sekitar pukul 16.30 sebuah mobil berisi sekitar lima anggota polisi mendatangi rumah untuk mencari kakaknya. Saat itu korban sedang berada di kios pembayaran yang letaknya tidak jauh dari rumah.

"Sekitar pukul 16.30 WIB tiba-tiba datang mobil berisi lima anggota polisi. Langsung mencari kakak saya," ujarnya.

Informasi yang diterima keluarga, petugas datang menindaklanjuti laporan dugaan aktivitas judi online. Namun, korban disebut membantah tuduhan tersebut.

Choirul Anwar, anggota keluarga korban, menduga penolakan itulah yang memicu tindakan kekerasan.

"Korban sedang bekerja menunggu pelanggan di depan komputer. Diduga karena tidak mengakui tuduhan bermain judi online, oknum polisi lepas kontrol dan melakukan penganiayaan," katanya.

Keluarga tidak melihat langsung peristiwa itu. Namun mereka mengaku sempat mendengar korban berteriak meminta ampun.

"Kami hanya mendengar teriakan, 'Ampun Pak'," kata Lukman.

Beberapa saat kemudian korban dibawa ke Puskesmas Beji dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Menurut keluarga, wajah korban mengalami lebam disertai benjolan di bawah telinga kanan.

"Kami tidak tahu kakak saya diapakan. Yang kami lihat saat dibawa ke puskesmas ada lebam dan benjol di bawah telinga kanan," imbuhnya.

Korban akhirnya meninggal dunia dan jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi.

Kesedihan juga dirasakan warga sekitar. Zubaidi, rekan korban, mengenal Widi sebagai pribadi pendiam dan mudah bergaul.

"Almarhum orangnya baik, bergaul dengan siapa saja. Kami sangat kehilangan," ujarnya. (tom/mie)

Editor : Muhammad Fahmi

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Satreskrim Polresta Banyuwangi menetapkan seorang tersangka kasus video asusila viral yang...
04/08/2026

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Satreskrim Polresta Banyuwangi menetapkan seorang tersangka kasus video asusila viral yang melibatkan dua pelajar di Banyuwangi.

Ia adalah MS (17), laki-laki yang melakukan persetubuhan terhadap seorang anak perempuan yang baru menginjak usia 16 tahun.

"Yang bersangkutan ditetapkan tersangka sejak Sabtu, 1 Agustus," kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).

Lanang menerangkan, tersangka yang berstatus Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) tersebut kini telah ditahan di Mapolresta Banyuwangi.

Peristiwa memilukan tersebut, kata dia, terjadi di rumah kediaman milik tersangka yang berlokasi di wilayah Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi.

Kasus ini sendiri mencuat dan dilaporkan oleh pihak keluarga korban setelah mengetahui adanya rekaman video bermuatan asusila yang melibatkan korban dan pelaku.

Berdasarkan keterangan awal, pihak keluarga dan guru sempat bersama-sama mendatangi kediaman terlapor untuk melakukan klarifikasi setelah mendapati peredaran video tersebut, sebelum akhirnya resmi melayangkan laporan kepolisian.

"Terus siapa yang menyebar video itu dan apa motifnya masih kami dalami," sambung Kasatreskrim.

Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polresta Banyuwangi telah memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan berbagai alat bukti pendukung, termasuk hasil visum korban dan unit telepon genggam milik pelaku.

"Terkait dengan proses penyebaran videonya, saat ini masih terus kami dalami melalui forensik digital pada telepon genggam yang sudah disita. Tidak menutup kemungkinan penyelidikan akan mengarah ke sana (pelaku penyebar), karena itu merupakan pemenuhan unsur pidana yang berbeda dari kasus
persetubuhannya," tegas Kasat Reskrim.

suaraindonesia.co.id


04/08/2026

Drone Rusia memburu warga sipil di Kherson. Seorang pedagang buah yang barusaja buka lapak diserang drone. Dunia perlu melihat kejahatan terhadap warga sipil yang dilakukan oleh pihak Rusia ini.

02/08/2026

WAFAT SAAT CERAMAH

Sorang ustadz bernama Ahmad Firdaus bin H. Rohili meninggal dunia saat sedang menyampaikan ceramah di Kampung Sumur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (30/7) malam.

Momen mengharukan tersebut mendapat perhatian luas dari netizen setelah videonya beredar di media sosial. Salah satunya, diunggah oleh akun Instagram jabodetabek24info.

Sang ustadz kabarnya meninggal dunia saat sedang menyampaikan ceramah di sebuah acara haul.

Innalilahi wainnailaihi roji'un

Address

Dusun Banjarejo Desa Gunungsari Kec. Umbulsari
Jember
68166

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komunitas Orang Jawa Timur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Komunitas Orang Jawa Timur:

Shortcuts

Share