Di Papua USAID LESTARI bekerjasama dengan: WWF Indonesia, untuk membantu semua pihak untuk mengelola C***r Alam Cyclops dan Taman Nasional Lorentz yang masing- masing terletak di wilayah Sarmi dan Mimika / Winrock International, untuk pengembangan perangkat penyaringan investasi yang berkelanjutan dan membangun kemitraan publik- swasta / Blue Forests, untuk membantu mengelola konservasi hutan baka
u / PT Hydro, untuk merancang pembiayaan karbon dan pembayaran. Proyek USAID LESTARI mendukung upaya Pemerintah Republik Indonesia (RI) menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK), melestarikan keanekaragaman hayati di ekosistem hutan dan bakau yang bernilai secara biologis serta kaya akan simpanan karbon. Dibangun di atas fondasi proyek USAID IFACS, LESTARI menerapkan pendekatan bentang untuk menurunkan emisi GRK, dengan mengintegrasikan aksi konservasi hutan dan lahan gambut dan strategi pembangunan rendah emisi (LEDS) di lahan lain yang sudah terdegradasi. Proyek LESTARI diimplementasikan oleh Tetra Tech bersama mitra konsorsium yang terdiri dari WWF Indonesia, Winrock International, Wildlife Conservation Society (WCS), Blue Forests, Yayasan Sahabat Cipta, PT Hydro South Pole Carbon, Sustainable Travel International (STI), Michigan State University, dan FIELD Foundation. Proyek LESTARI berlangsung dari Agustus 2015 hingga Juli 2020. LESTARI bekerja di enam bentang yang dicirikan oleh wilayah hutan primer utuh, cadangan karbon tinggi, dan kekayaan keanekaragaman hayati. Bentang tersebut berada di Sumatera bagian Utara (tiga kabupaten), Kalimantan Tengah (3 Kabupaten), dan Papua (enam Kabupaten).