Himpunan Mahasiswa Jurnalistik & Pemikiran Islam STID Mohammad Natsir

Himpunan Mahasiswa Jurnalistik & Pemikiran Islam STID Mohammad Natsir Tingkatkan Intelektulisme, Jangan Lupakan Aktivisme

Oleh: Fatih Madini (Mahasiswa STID Mohammad Natsir) Wajah peradaban Barat modern, kata Dr. Adian Husaini, ditutupi topen...
17/09/2024

Oleh: Fatih Madini (Mahasiswa STID Mohammad Natsir)

Wajah peradaban Barat modern, kata Dr. Adian Husaini, ditutupi topeng Sekularisme. Itu membuatnya menjadi peradaban yang “emoh agama”, menolak campur tangan Tuhan dan segala yang berbau metafisika, dan begitu memuja dunia. “…it is irreligious in its very essence,” kata cendekiawan Muslim, Muhammad Asad dalam bukunya, Islam at The Crossroads.

Topeng itu semakin erat ketika para filosof postmodernis semacam Firedrich Nietzsche mendeklarasikan “pembunuhan Tuhan”. Mereka, yang menurut Budi Hardiman, melihat Tuhan sebagai infantilisasi dan pengebirian otonomi manusia sehingga perlu “dibunuh” atau dihapus kesadaran akan Dia. “God was no longer Supreme Being, but collective reason, God exist within human intelligence,” ucap Heidegger, murid Nietzsche.

“Pada awal abad kesembilan belas, ateisme benar-benar telah menjadi agenda. Kemajuan sains dan teknologi melahirkan semangat autonomi dan independensi baru yang mendorong sebagian orang untuk mendeklarasikan kebebasan dari Tuhan. Inilah abad ketika Ludwig Feurbach, Karl Marx, Charles Darwin, Firedrich Nietzsche, dan Sigmund Freud menyusun tafsiran filosofis dan ilmiah tentang realitas tanpa menyisakan tempat buat Tuhan,” tulis Karen Armstrong dalam Sejarah Tuhan-nya.

Pandangan itu yang kemudian, menurut pakar filsafat Adnin Armas, mengubah epistemologi Barat menjadi terlampau mendewakan akal (rasio) dan sangat terpaku pada pancaindra, entah melalui penalaran, observasimaupun eksperimen-eksperiman demi merumuskan hipotesis dan teori-teori yang dianggap berguna. Rasionalisme dan Positivisme yang berujung pada Relativisme, kemudian menjadi tren di Barat dan global melalui pemasaran yang dipaksakan dengan dalil “objektif” dan “ilmiah”.

Selengkapnya lihat https://mediadakwah.id/aneh-ngaku-ilmiah-tetapi-menolak-keilmiahan-wahyu/

Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VII telah menetapkan ketentuan bahwa ucapan...
05/06/2024

Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VII telah menetapkan ketentuan bahwa ucapan salam yang berdimensi doa khusus agama lain oleh umat Islam hukumnya haram.

“Pengucapan salam yang berdimensi doa khusus agama lain oleh umat Islam hukumnya haram,” kata Ketua MUI Bidang Fatwa Prof Asrorun Niam Sholeh dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Niam menekankan pengucapan salam dengan cara menyertakan salam berbagai agama bukan merupakan implementasi dari toleransi dan/atau moderasi beragama yang dibenarkan.

Hal tersebut, jelas dia, dikarenakan pengucapan salam dalam Islam merupakan doa yang bersifat ubudiah (bersifat peribadatan).

“Karenanya harus mengikuti ketentuan syariat Islam dan tidak boleh dicampuradukkan dengan ucapan salam dari agama lain,” ujarnya.

Niam juga menuturkan penggabungan ajaran berbagai agama, termasuk pengucapan salam, dengan menyertakan salam berbagai agama dengan alasan toleransi dan/atau moderasi beragama bukanlah makna toleransi yang dibenarkan.

Sebagai solusinya, ungkap dia, dalam forum yang terdiri atas umat Islam dan umat beragama lain, umat Islam dibolehkan...

Selengkapnya: https://mediadakwah.id/mui-haramkan-penggunaan-salam-lintas-agama/

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkritik ketidakmampuan sistem internasional, termasuk badan-badan seperti Persatu...
05/06/2024

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkritik ketidakmampuan sistem internasional, termasuk badan-badan seperti Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) untuk menghentikan kekejaman Israel terhadap Palestina.

“Apa gunanya PBB jika anda tidak bisa menghentikan genosida yang disiarkan langusng di abad ke-21”, tanya Erdogan pada Rabu (29/5).

“Perserikatan Bangsa-Bangsa bahkan tidak mampu melindungi personel atau pekerja bantuannya sendiri, apalagi menghentikan genosida. Tidak hanya umat manusia yang binasa di Gaza, tetapi juga PBB dengan semangatnya,” katanya.

Erdogan juga mengungkapkan bahwa tidak ada negara yang aman kecuali Israel mematuhi hukum internasional. Pernyataannya tersebut mengacu pada tindakan Israel di jalur Gaza yang telah berlangsung selama lebih dari tujuh bulan, meski ada keputusan dan resolusi yang menentangnya.

Tidak ada negara yang aman kecuali Israel menerima hukum internasional dan menganggap dirinya terikat oleh hukum internasional,” kata Recep Tayyip Erdogan dalam pidatonya di parlemen Turki, seperti dilansir Anadolu, Rabu (29/5).

“Israel merupakan ancaman tidak hanya bagi Palestina atau Gaza tetapi juga bagi perdamaian global dan kemanusiaan secara keseluruhan,” tambahnya.

Ia mengecam serangan Israel ke kamp pengungsi di Rafah, Gaza Selatan pada Minggu (26/5) yang menewaskan sedikitnya 45 orang. Serangan itu juga menyulut api yang menyebar dengan cepat melalui tenda-tenda dan akomodasi sementara.

Menurut Erdogan, nilai-nilai seperti “demokrasi, hak asasi manusia, kebebasan berbicara dan pers, hak perempuan dan anak” telah musnah karena kematian umat manusia di Gaza.

https://mediadakwah.id/tak-mampu-hentikan-genosida-israel-erdogan-kritik-pbb/

Reisya Callista

Irlandia setuju membangun hubungan diplomatik antara Dublin dan Ramallah sebagai langkah awal pengakuan kedaulatan negar...
05/06/2024

Irlandia setuju membangun hubungan diplomatik antara Dublin dan Ramallah sebagai langkah awal pengakuan kedaulatan negara Palestina.

Di tengah gempuran Israel ke Gaza, pemerintah Irlandia justru mengakui negara Palestina dalam rapat kabinet pada Selasa (28/5) pagi waktu setempat.

“Pemerintah mengakui Palestina sebagai negara berdaulat dan merdeka dan setuju untuk membangun hubungan diplomatik penuh antara Dublin dan Ramallah,” dalam sebuah pernyataan, dikutip dari CNN Indonesia.

Irlandia juga dikabarkan akan segera menunjuk Duta Besar untuk Palestina dan membangun Kedutaan Besarnya di Ramallah.

Perdana Menteri Irlandia, Simon Harris mengungkapkan pengakuan tersebut merupakan usaha untuk menjaga harapan perdamaian tetap hidup.

“Keputusan Irlandia ini adalah soal menjaga harapan tetap hidup,” kata Harris, sebagaimana diberitakan Al Jazeera.

Dia juga mengatakan satu-satunya cara Israel dan Palestina hidup berdampingan adalah solusi dua negara.

Pada awalnya, Irlandia akan mengakui Palestina jika solusi dua negara terwujud.

“Namun kami telah melakukan langkah ini bersama Spanyol dan Norwegia untuk menjaga keajaiban perdamaian tetap hidup,” lanjut Harris.

PM Irlandia itu juga mengusulkan agar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendengar suara dunia dan menghentikan bencana kemanusiaan.

Pengumuman pengakuan Irlandia bersamaan dengan pernyataan Spanyol dan Norwegia.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan pengakuan tersebut merupakan keputusan historis.

“Ini adalah keputusan bersejarah yang memiliki satu tujuan, yaitu membantu Israel dan Palestina mencapai perdamaian,” kata Sanchez, dikutip Associated Press.

https://mediadakwah.id/bangun-hubungan-diplomatik-irlandia-akui-palestina-negara-berdaulat/

Dzikri

Khawatir dengan kondisi warga Gaza setelah serangan brutal Israel di Rafah, Pemerintah Kanada akan menyiapkan 5.000 visa...
05/06/2024

Khawatir dengan kondisi warga Gaza setelah serangan brutal Israel di Rafah, Pemerintah Kanada akan menyiapkan 5.000 visa sementara untuk mereka.

Jumlah tersebut lima kali lebih banyak dari 1.000 visa sementara yang recananya akan diberikan berdasarkan program khusus yang diumumkan Kanada pada Desember lalu.

Visa ini akan diberikan bagi kerabat warga Kanada yang tinggal di wilayah Gaza.

Meskipun pergerakan keluar dari Gaza saat ini tidak memungkinkan, situasinya dapat berubah sewaktu-waktu,” ujar Menteri Imigrasi Kanada, Marc Miller.

“Dengan penambahan ini, kami akan siap membantu lebih banyak orang seiring dengan perkembangan situasi,” lanjutnya, dilansir Reuters.

Dikutip dari CNN, juru bicara Miller mengatakan sebelumnya 448 warga Gaza telah diberikan visa sementara, termasuk 254 orang berdasarkan kebijakan visa khusus. Sejauh ini sebanyak 41 orang telah tiba di Kanada.

Menanggapi serangan udara Israel di kamp pengungsi Rafah di Gaza selatan yang menewaskan anak-anak, Menteri Luar Negeri Kanada Melanie Joly menegaskan penderitaan itu harus diakhiri.

“Kami ngeri dengan serangan yang menewaskan warga sipil Palestina di Rafah,” ungkap Joly. Ia juga menegaskan Kanada tidak mendukung operasi militer Israel di Rafah.

“Tingkat penderitaan manusia ini harus diakhiri. Kami menuntut gencatan senjata segera,” tuturnya.

Kanada termasuk negara yang telah berulang kali menyerukan gencatan senjata di Gaza, termasuk pada forum-forum di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

https://mediadakwah.id/khawatirkan-gaza-kanada-siapkan-5-000-visa-untuk-warga-palestina/

Reisya Callista

04/05/2024
Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Mahkamah Pidana Internasional (ICC) tidak ragu dalam mengeluarkan surat perintah u...
04/05/2024

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Mahkamah Pidana Internasional (ICC) tidak ragu dalam mengeluarkan surat perintah untuk menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

“MUI mendesak ICC agar berani dan tidak mengenal istilah takut untuk menegakkan keadilan, karena kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Benjamin Netanyahu ini sudah benar-benar luar biasa biadabnya,” kata Wakil Ketua Umum (Waketum) MUI Anwar Abbas dalam keterangan di Jakarta, Jumat (3/5/24).

Anwar menegaskan penangkapan Netanyahu tidak perlu melalui proses panjang, karena menurutnya selama ini Israel telah melakukan tindakan genosida yang menewaskan sebanyak 33.797 orang dan melukai 76.465 orang rakyat Palestina sejak enam bulan yang lalu.

“Ini jelas-jelas merupakan tindakan genosida yang ditujukan oleh Benjamin Netanyahu untuk menghancurkan seluruh atau sebagian dari rakyat Palestina,” katanya.

Anwar menilai jika ICC tidak berani mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel tersebut karena takut dengan ancaman dari negara-negara Eropa dan Amerika Serikat, maka...

Selengkapnya lihat https://mediadakwah.id/mui-minta-icc-segera-tangkap-benjamin-netanyahu/

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan tengah panik usai tahu Pengadilan Pidana Internasional (ICC) mengel...
04/05/2024

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan tengah panik usai tahu Pengadilan Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat penangkapan atasnya. Ia sampai memohon kepada Amerika Serikat (AS) untuk mencegah vonis ICC.

Analis media Israel Walla, Ben Caspit, mengatakan Netanyahu berada di bawah kondisi stres luar biasa karena prospek surat perintah penangkapan dirinya dan pejabat Israel lainnya oleh pengadilan PBB di Den Hagg

“Hal itu disebut akan menyebabkan kemunduran besar dalam status internasional Israel,” jelas Caspit melalui situs berita Walla, mengutip Republika (29/4/24).

Hingga kini Netanyahu masih sibuk meminta bantuan “sana-sini” via telepon demi mencegah surat perintah penangkapan. “Upaya itu terutama berfokus pada pemerintahan Presiden AS Joe Biden,” Caspit melaporkan.

Analis media Israel Haaretz, Amos Harel, melaporkan pemerintah Israel menduga kuat jaksa ICC Karim Khan akan mengeluarkan surat itu pada pekan ini. Isinya penangkapan atas Netanyahu, Menteri Pertahanan Yoav Gallant, dan Kepala Staf IDF Herzi Halevi.

ICC mempunyai 124 anggota tetap yang bisa mengadili individu atas kejahatan perang, pelanggaran HAM, genosida, dan agresi. Semua itu jelas telah dan sedang dilakukan Israel terhadap Palestina, Gaza khususnya, selama lebih dari 200 hari.

Laman the Times of Israel menyebutkan, hanya Dewan keamanan Nasional Israel yang bisa...

Selengkapnya: https://mediadakwah.id/takut-ditangkap-pengadilan-internasional-media-israel-netanyahu-stres-berat/

Fatih Madini

Usai resmi ditetapkan menjadi Presiden Indonesia 2024-2029, Prabowo Subianto langsung menulis kolom di The Economist yan...
04/05/2024

Usai resmi ditetapkan menjadi Presiden Indonesia 2024-2029, Prabowo Subianto langsung menulis kolom di The Economist yang berisi dukungan penuh atas Palestina dan kecaman terhadap Israel dan Standar Ganda negara-negara Barat

Menurut Prabowo, membenarkan dan mendukung serangan bertubi-tubi Israel ke Gaza karena serangan Hamas pada 7 Oktober lalu adalah hal yang mengerikan, tidak kalah mengerikan dengan pelakunya.

“Bagaimana seseorang bisa membenarkan tingkat kehancuran, kelaparan, dan kekurangan yang menimpa masyarakat tak berdosa di Gaza, dalam sebuah kampanye yang diyakini oleh miliaran orang di seluruh dunia telah melanggar hukum dan konvensi internasional yang melindungi warga sipil di masa konflik?” tulisnya melalui media asal Inggris itu pada Jumat (26/4/24), mengutip Republika.

Ia menegaskan, tidak harus menjadi seorang Muslim, cukup menjadi manusia berakal dan berhati nurani untuk mengecam kehancuran di Gaza, mengutuk tindakan Israel yang telah membunuh banyak perempuan dan anak-anak.

Prabowo kemudian mempertanyakan negara-negara Barat yang tampak tak terlalu peduli dengan kondisi di Gaza. Standar ganda mereka, katanya, terlihat jelas jika membandingkannya dengan invasi Rusia atas Ukraina.

“Mengapa pembunuhan terhadap warga sipil Palestina...

Selengkapnya lihat https://mediadakwah.id/usai-ditetapkan-jadi-presiden-prabowo-langsung-kecam-israel/

Fatih Madini

Para aktivis di Amerika Serikat yang menuntut terhentinya perang Israel di Gaza berdemo di luar hotel yang melayani acar...
04/05/2024

Para aktivis di Amerika Serikat yang menuntut terhentinya perang Israel di Gaza berdemo di luar hotel yang melayani acara makan malam tahunan mereka, mengutuk Presiden Joe Biden atas dukungannya terhadap kampanye militer dan “peliputan” konflik tersebut oleh outlet berita Barat.

Bagaimanapun, Biden, yang menghadiri acara pada hari Sabtu di Washington, DC dan berpidato selama 10 menit, sama sekali tidak menyinggung persoalan perang di Gaza dan krisis kemanusiaan di sana.

Protes pada acara gala – yang biasanya ditujukan kepada presiden, jurnalis, dan komedian yang mengolok-olok skandal politik dan satu sama lain – terjadi ketika demonstrasi anti-perang juga menyebar ke kampus-kampus AS, dengan para mahasiswa yang mendirikan perkemahan dan menentang penyisiran polisi sebagai upaya untuk melakukan aksi protes. memaksa universitas-universitas mereka untuk melakukan divestasi dari perusahaan-perusahaan yang memungkinkan kampanye militer Israel di Gaza.

Protes di ibu kota AS memaksa iring-iringan mobil Biden mengambil rute alternatif dari Gedung Putih ke Washington Hilton, di mana lebih dari 100 pengunjuk rasa, beberapa di antaranya mengibarkan bendera Palestina, meneriakkan “Anda memalukan” pada para tamu yang bergegas masuk.

Pada satu titik, massa meneriakkan, “Media Barat, kami melihat Anda, dan semua kengerian yang...

Selengkapnya lihat https://mediadakwah.id/tak-tahu-malu-gedung-putih-masih-berani-bicara-perdamaian-dunia/

Zein

Aktivis yang menentang perang Israel di Gaza mengorganisir aksi protes di depan cabang rantai restoran makanan cepat saj...
04/05/2024

Aktivis yang menentang perang Israel di Gaza mengorganisir aksi protes di depan cabang rantai restoran makanan cepat saji McDonald’s di berbagai kota di Belanda.

Para pengunjuk rasa berkumpul kemarin di depan sebuah cabang McDonald’s di pusat kota Rotterdam sambil membawa plakat-plakat anti-Israel dan McDonald’s.

Mereka menggantungkan bendera Palestina di depan cabang resto cepat saji tersebut, sambil memasang tanda dan stiker bertuliskan “McDonald’s mendukung genosida.”

“Apakah Anda ingin lebih banyak kentang goreng dengan genosida Anda?” dan “Gaza sedang diserang”.

Para pengunjuk rasa juga membagikan brosur kepada orang-orang yang lewat yang menyoroti pembantaian Israel di Gaza, sambil meneriakkan slogan-slogan “dana McDonald’s adalah bom Israel”, “Bebaskan Palestina”, “Hentikan genosida di Gaza”, “Netanyahu adalah teroris”.

Aksi lrotes serupa juga diadakan di depan cabang McDonald’s di kota-kota lain yang ada di seluruh Belanda.[ah/memo]

https://mediadakwah.id/aktivis-pro-palestina-belanda-demo-kecam-dukungan-mcdonalds-untuk-israel/

Address

Jakarta
10450

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Himpunan Mahasiswa Jurnalistik & Pemikiran Islam STID Mohammad Natsir posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Himpunan Mahasiswa Jurnalistik & Pemikiran Islam STID Mohammad Natsir:

Share