31/07/2026
Tongkat di Atas Reruntuhan: Lapangan Sepak Bola Gaza Jadi Arena Ketahanan
Di tengah pemandangan kebinasaan yang mengepung Kota Gaza, semangat hidup warga Palestina menolak padam. Sejumlah atlet amputasi melangkah ke atas rumput Stadion Palestina, Selasa lalu, membawa tongkat ketiak mereka bukan untuk meratapi luka, melainkan untuk melakoni laga sepak bola penuh daya juang.
Pertandingan persahabatan tersebut mempertemukan tim “Gaza Al-Iradah” (Gaza Kehendak) melawan tim asal Turki, Ankara. Diinisiasi dengan dukungan dari lembaga kemanusiaan asal Turki, Deniz Feneri Association, ajang olahraga ini menjadi panggung persaudaraan dan pesan ketangguhan yang kuat antara rakyat Palestina dan Turki.
Langkah para pemain yang berpacu di atas tongkat penopang menjadi pemandangan menggetarkan sebelum laga dimulai. Dengan bendera Palestina dan Turki yang berkibar di penjuru stadion, kedua tim berdiri khidmat menyanyikan lagu kebangsaan masing-masing.
Latar belakang lapangan yang dipenuhi puing-puing reruntuhan gedung akibat agresi militer tak menyurutkan atmosfer kompetitif. Sorak-sorai penonton menggema saat para pemain saling melancarkan serangan, sebuah bukti nyata bahwa semangat hidup dan cinta olahraga tak sanggup dihancurkan oleh keterbatasan fisik akibat perang.
_*BACA ULASAN SELENGKAPNYA DI: https://spiritofaqsa.or.id/tongkat-di-atas-reruntuhan-lapangan-sepak-bola-gaza-jadi-arena-ketahanan.html