AMAN Indonesia

AMAN Indonesia AMAN Indonesia adalah organisasi non profit yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan pembangunan perdamaian di komunitas Berdiri pada tanggal 1 Maret 2007.

The Asian Muslim Action Network (AMAN) adalah jaringan Muslim dan non Muslim -baik individu maupun institusi- di Asia. Didirikan tahun 1990, AMAN bekerja untuk memromosikan keadilan dan perdamaian, termasuk pemberdayaan masyarakat, dialog antar umat beragama, serta advokasi atas hak-hak asasi manusia dan perempuan. AMAN Indonesia adalah lembaga yang bekerja untuk Pembangunan Perdamaian melalui peningkatan kapasitas dan partisipasi perempuan.

πŸŽ‰ Selamat Ulang Tahun ke-26, Perhimpunan Rahima!Keluarga Besar AMAN Indonesia mengucapkan selamat ulang tahun kepada Per...
05/08/2026

πŸŽ‰ Selamat Ulang Tahun ke-26, Perhimpunan Rahima!

Keluarga Besar AMAN Indonesia mengucapkan selamat ulang tahun kepada Perhimpunan Rahima.

Selama 26 tahun, Rahima telah menjadi bagian penting dalam memperkuat pemikiran Islam yang berkeadilan, memperjuangkan kesetaraan, serta membuka ruang-ruang pembelajaran yang mendorong penghormatan terhadap hak-hak perempuan.

Semoga Rahima senantiasa menginspirasi, memperjuangkan kesetaraan, dan mewujudkan keadilan bagi perempuan. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif, damai, dan berkeadaban.

Selamat bertumbuh dan terus menebarkan manfaat.

Ketika seorang perempuan telah memenuhi seluruh syarat kompetensi, memperoleh peringkat tertinggi sesuai hasil seleksi y...
29/07/2026

Ketika seorang perempuan telah memenuhi seluruh syarat kompetensi, memperoleh peringkat tertinggi sesuai hasil seleksi yang sah, namun haknya dialihkan melalui proses yang tidak transparan, yang dipertaruhkan bukan hanya satu jabatan melainkan prinsip keadilan, supremasi hukum, dan hak politik perempuan.

Jaringan Masyarakat Sipil hari ini menyampaikan pengaduan resmi kepada Komnas Perempuan dan Komnas HAM atas dugaan penyimpangan prosedur dalam penetapan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Ombudsman RI masa jabatan 2026–2031 yang dinilai merugikan hak politik perempuan sebagaimana dijamin dalam UUD 1945, konvensi internasional, dan berbagai peraturan perundang-undangan.

Merawat demokrasi berarti memastikan setiap warga negara memperoleh kesempatan yang setara berdasarkan kompetensi, bukan kepentingan politik. Menjaga hak politik perempuan adalah bagian dari menjaga demokrasi, negara hukum, dan pelayanan publik yang berintegritas.

Ketika seorang perempuan telah memenuhi seluruh syarat kompetensi, memperoleh peringkat tertinggi sesuai hasil seleksi y...
29/07/2026

Ketika seorang perempuan telah memenuhi seluruh syarat kompetensi, memperoleh peringkat tertinggi sesuai hasil seleksi yang sah, namun haknya dialihkan melalui proses yang tidak transparan, yang dipertaruhkan bukan hanya satu jabatan melainkan prinsip keadilan, supremasi hukum, dan hak politik perempuan.

Jaringan Masyarakat Sipil hari ini 29 Juli 2026 menyampaikan pengaduan resmi kepada Komnas Perempuan dan Komnas HAM atas dugaan penyimpangan prosedur dalam penetapan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Ombudsman RI masa jabatan 2026–2031 yang dinilai merugikan hak politik perempuan sebagaimana dijamin dalam UUD 1945, konvensi internasional, dan berbagai peraturan perundang-undangan.

Merawat demokrasi berarti memastikan setiap warga negara memperoleh kesempatan yang setara berdasarkan kompetensi, bukan kepentingan politik. Menjaga hak politik perempuan adalah bagian dari menjaga demokrasi, negara hukum, dan pelayanan publik yang berintegritas.

Hai kawan-kawan,Pernahkah kita menyadari bahwa di balik kehidupan yang terus berjalan, ada kerja-kerja perawatan yang se...
28/07/2026

Hai kawan-kawan,

Pernahkah kita menyadari bahwa di balik kehidupan yang terus berjalan, ada kerja-kerja perawatan yang sering kali tidak terlihat? Mengasuh anak, merawat lansia dan penyandang disabilitas, memasak, mencuci, hingga memastikan keluarga dan komunitas tetap bertahan dalam berbagai situasi krisis merupakan fondasi yang menopang kehidupan sehari-hari.

Sayangnya, kerja perawatan masih kerap dianggap sebagai tanggung jawab alami perempuan sehingga belum memperoleh pengakuan, perlindungan, maupun dukungan yang setara. Padahal, dalam situasi bencana, pandemi, konflik, maupun krisis ekonomi, kerja perawatan menjadi semakin penting untuk menjaga ketahanan keluarga, komunitas, dan keamanan manusia.

Dalam perspektif Women, Peace and Security (WPS), kerja perawatan bukan sekadar urusan domestik, melainkan bagian dari infrastruktur perdamaian (infrastructure for peace). Mengakui, melindungi, mengurangi beban, dan mendistribusikan kerja perawatan secara lebih adil merupakan langkah penting untuk membangun masyarakat yang tangguh, setara, dan damai.

Jaringan WPS Indonesia mengundang Anda untuk bergabung dalam diskusi:
πŸ“Œ Voice of the Voiceless 2026 Vol. 6
"Kerja Perawatan sebagai Bagian Integral dari Perdamaian dan Keamanan"
Tidak Ada Perdamaian Tanpa Kerja Perawatan

πŸ—“ Jumat, 31 Juli 2026
⏰ Pukul 14.00–17.00 WIB | 15.00-18 WITA | 16.00-19.00 WIT
πŸ”— Pendaftaran: Bit.ly/DiskusiWPS-Vol6-2026

Mari bersama-sama memperluas cara pandang bahwa investasi pada kerja perawatan adalah investasi bagi ketahanan masyarakat, kesetaraan gender, keamanan manusia, dan perdamaian yang berkelanjutan.

Hormati Sistem Merit, Jaga Integritas Ombudsman RIPastikan Penetapan Wahidah Suaib sebagai Anggota PAW Ombudsman RI sesu...
28/07/2026

Hormati Sistem Merit, Jaga Integritas Ombudsman RI

Pastikan Penetapan Wahidah Suaib sebagai Anggota PAW Ombudsman RI sesuai Peringkat Nomor Urut Hasil FPT DPR RI

Integritas lembaga negara tidak hanya ditentukan oleh siapa yang mendudukinya, tetapi juga oleh konsistensi negara dalam menghormati proses yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Dalam mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW), hasil seleksi dan pemeringkatan semestinya menjadi dasar untuk memastikan proses berjalan sesuai prinsip sistem merit.

Berdasarkan hasil Fit and Proper Test (FPT) DPR RI, Wahidah Suaib menempati peringkat ke-10 setelah sembilan anggota Ombudsman RI terpilih. Karena itu, pasca pemberhentian Ketua Ombudsman RI, Wahidah Suaib semestinya menjadi calon yang diprioritaskan untuk mengisi kekosongan jabatan. Mengabaikan hasil pemeringkatan dan mengusulkan calon di luar urutan tersebut berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap proses pengisian jabatan publik serta bertentangan dengan semangat meritokrasi dan komitmen Indonesia terhadap kesetaraan perempuan dalam jabatan publik.

Melalui petisi ini, kami mendesak DPR RI untuk menetapkan Wahidah Suaib sebagai Anggota PAW Ombudsman RI sesuai hasil FPT dan meminta Presiden RI memastikan proses tersebut tetap berlandaskan sistem merit. Mari tandatangani petisi ini untuk menjaga integritas Ombudsman RI, menghormati hasil seleksi yang profesional, serta memastikan jabatan publik diisi secara adil, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Tandatangani petisi di sini πŸ‘‰πŸΌ https://c.org/p6sKQzP4Rd

Hari ini, 24 Juli 2026, Indonesia memperingati 42 tahun ratifikasi Convention on the Elimination of All Forms of Discrim...
24/07/2026

Hari ini, 24 Juli 2026, Indonesia memperingati 42 tahun ratifikasi Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW). Ratifikasi ini bukan sekadar simbol komitmen, tetapi mandat untuk memastikan kesetaraan dan menghapus diskriminasi, termasuk dalam pengisian jabatan publik.

Menyikapi proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota Ombudsman RI, CEDAW Working Group Indonesia (CWGI) menegaskan bahwa PAW bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, melainkan bagian dari penegakan good governance yang menjunjung tinggi kepastian hukum, transparansi, dan keadilan.

Berdasarkan hasil Fit and Proper Test DPR RI, posisi PAW secara otomatis menjadi hak calon pada urutan berikutnya, yaitu Wahidah Suaib. Menjalankan mekanisme tersebut berarti menjaga integritas proses, menghormati prinsip non-diskriminasi, serta memperkuat komitmen terhadap keterwakilan perempuan di lembaga negara.

Sebaliknya, mengabaikan urutan resmi hasil seleksi berpotensi mencederai kepastian hukum, membuka ruang intervensi kepentingan, dan mengurangi kepercayaan publik terhadap independensi Ombudsman RI.

Karena itu, CWGI mendesak DPR RI untuk segera mengesahkan Wahidah Suaib sebagai Anggota PAW Ombudsman RI berdasarkan urutan resmi hasil Fit and Proper Test, demi menjaga kepastian hukum, transparansi, kesetaraan, dan marwah lembaga Ombudsman RI.

Kesetaraan bukan sekadar janji. Kesetaraan harus diwujudkan melalui proses yang adil, transparan, dan sesuai hukum.

24/07/2026

Negara wajib hadir melindungi dan menjamin hak-hak seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Termasuk kelompok ragam gender dan seksualitas.

Beberapa bulan terakhir, berbagai kasus kekerasan terhadap anak kembali mengingatkan kita bahwa masih ada ruang-ruang ya...
23/07/2026

Beberapa bulan terakhir, berbagai kasus kekerasan terhadap anak kembali mengingatkan kita bahwa masih ada ruang-ruang yang belum sepenuhnya aman bagi mereka. Kekerasan tidak pernah terjadi begitu saja. Ia tumbuh ketika perlindungan melemah, relasi kuasa disalahgunakan, dan suara anak belum sepenuhnya didengar serta dihargai.

Hari Anak Nasional bukan sekadar perayaan. Ini adalah momentum untuk meneguhkan kembali komitmen bahwa setiap anak berhak hidup dalam lingkungan yang aman, bebas dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan rasa takut. Setiap anak berhak didengar, dihormati martabatnya, serta memperoleh kesempatan yang setara untuk tumbuh dan berkembang.

Perdamaian bukan hanya tentang tidak adanya konflik. Perdamaian berarti menghadirkan keamanan insaniβ€”ruang hidup yang melindungi martabat, menjamin hak, dan memastikan setiap anak merasa aman di rumah, sekolah, komunitas, maupun ruang digital.

Karena itu, menghentikan kekerasan terhadap anak tidak cukup hanya dengan menghukum pelaku. Pencegahan harus menjadi komitmen bersama melalui penguatan keluarga, sekolah, komunitas, layanan perlindungan, serta kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak. Negara, masyarakat, media, dan setiap dari kita memiliki tanggung jawab untuk membangun lingkungan yang mendengar suara anak, tidak menyalahkan korban, serta memastikan setiap penyintas memperoleh perlindungan, pemulihan, dan keadilan.

Melindungi anak hari ini berarti membangun fondasi bagi perdamaian yang berkelanjutan. Sebab, anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang aman, inklusif, dan penuh penghormatan terhadap hak asasi adalah generasi yang akan menjaga kemanusiaan, memperkuat kohesi sosial, dan mewujudkan Indonesia yang damai.

Selamat Hari Anak Nasional, 23 Juli 2026.

🚨 AKSI SOLIDARITAS 🚨HENTIKAN KEKERASAN TERHADAP KELOMPOK RAGAM GENDER DAN SEKSUALITAS!Kekerasan, persekusi, intimidasi, ...
23/07/2026

🚨 AKSI SOLIDARITAS 🚨

HENTIKAN KEKERASAN TERHADAP KELOMPOK RAGAM GENDER DAN SEKSUALITAS!

Kekerasan, persekusi, intimidasi, hingga kriminalisasi terhadap kelompok keragaman seksualitas dan identitas gender (SOGIE) terus meningkat.

Penggerebekan ruang privat, doxxing, diskriminasi di kampus dan tempat kerja, hingga berbagai kebijakan yang melegitimasi stigma menunjukkan bahwa negara tidak hadir melindungi setiap warganya.

Kami menolak segala bentuk kebencian dan kekerasan terhadap kelompok ragam gender dan seksualitas.

Mari bergabung dalam Aksi Aliansi Perempuan Indonesia untuk menyuarakan:
✊ Hentikan kekerasan dan persekusi terhadap kelompok ragam gender dan seksualitas.
✊ Tolak kebijakan dan regulasi yang diskriminatif.
✊ Desak negara memenuhi kewajiban konstitusionalnya untuk melindungi hak asasi setiap warga negara tanpa diskriminasi.

πŸ—“ Kamis, 23 Juli 2026
πŸ• 13.00 WIB
πŸ“Titik kumpul akan diinformasikan setelah pendaftaran diverifikasi.

πŸ”— Konfirmasi kehadiran melalui:
bit.ly/AksiAPI_HentikanKekerasan
atau pindai QR Code pada poster.

πŸ‘š Dress code: Pink & Ungu (slayer akan dibagikan oleh API untuk peserta yang terkonfirmasi).
πŸš† Catatan: Wajib menggunakan transportasi umum.

Negara harus hadir untuk melindungi, bukan untuk mempersekusi warganya!

Tidak ada seorang pun yang seharusnya hidup dalam ketakutan karena siapa dirinya.Kekerasan terhadap 15 transpuan di Bogo...
17/07/2026

Tidak ada seorang pun yang seharusnya hidup dalam ketakutan karena siapa dirinya.

Kekerasan terhadap 15 transpuan di Bogor bukan hanya melukai para korban, tetapi juga menggerus martabat kemanusiaan, kohesi sosial, dan fondasi perdamaian yang kita bangun bersama.

AMAN Indonesia menegaskan bahwa tidak ada satu pun alasan yang dapat membenarkan tindakan main hakim sendiri maupun kekerasan terhadap siapa pun. Islam Rahmatan lil β€˜Alamin mengajarkan kasih sayang, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat setiap manusia.

Mari bersama menolak segala bentuk kekerasan dan merawat Indonesia sebagai rumah bersama yang damai, aman, dan inklusif.

πŸ“„ Baca siaran pers selengkapnya melalui website amanindonesia.org

Address

Pasar Minggu Jakarta Selatan
Jakarta
12520

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when AMAN Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to AMAN Indonesia:

Shortcuts

Share