15/09/2026
Dari tunas kelapa tumbuh harapan bagi masyarakat adat Malind di Merauke.
Bagi masyarakat adat Malind di wilayah pesisir Kabupaten Merauke, Papua Selatan, kelapa bukan sekadar komoditas. Ia telah menjadi bagian dari sumber penghidupan yang diwariskan dan dirawat lintas generasi.
Kini, kelapa kembali membuka peluang melalui pengolahan kopra. Pada 24 Agustus 2026, sebanyak 14,5 ton kopra dari 30 petani adat di Distrik Semangga dikirim untuk pertama kalinya ke Surabaya, Jawa Timur.
Kini, berkolaborasi dengan Yayasan Dahetok Milah Lestari Yayasan Dahetok Milah Lestari , proses sourcing kopra tahap II untuk tahun ini akan menjangkau lebih banyak kampung di Merauke.
Di titik ini, sourcing bukan lagi sekadar tentang menghubungkan produk dengan pasar. Ia menjadi salah satu jalan untuk menghidupkan kembali pengetahuan, sumber penghidupan, dan harapan yang tumbuh dari tanah sendiri.