EcoNusa Foundation

EcoNusa Foundation Organisasi nirlaba yang berfokus pada berbagai inisiatif pengelolaan SDA berkelanjutan di wilayah Tanah Papua dan Maluku.

09/06/2026

Bosan gagal panen terus?
Ado mamae, stop pusing sudah! Mari merapat dulu! 👋🏽🌿

Gara-gara tanaman tra kuat hama bikin pusing, tim EcoNusa - UNIPA langsung gas ke Kampung Wufmana, Tambrauw!

Torang bikin pelatihan kilat racik pupuk kompos deng pestisida alami yang gampang parah.

Bayangkan saja, cuma modal receh dari sampah daun kering deng daun pepaya, tapi de pu hasil khasiat internasional!

Tanaman tumbuh raksasa, kutu putih langsung lari terbirit-birit, baru dompet pun aman karena tra usah beli pupuk mahal lagi! 💸🔥

Ilmu dapat, alam terjaga, dompet aman.




07/06/2026

Kalau kam ke Bintuni tanpa coba de pu kepiting, itu seperti tra lengkap oo…

Daging tebal, rasa manis, dan ukuran yang bisa bikin ko kaget saat pertama kali lihat, jumbo sampe… 🦀

Tapi di balik kepiting bakau ini, ada hutan mangrove Bintuni seluas sekitar 250 ribu hektar yang jadi rumah dan tempat de tumbuh besar. Mangrove yang sehat bikin kepiting tetap ada, sekaligus menjaga penghidupan masyarakat adat yang hidup berdampingan dengannya.

Ko jaga alam, alam berikan segalanya. 🌿

Pernah makan kepiting bakau? Cerita di kolom komentar, menurut ko masakan kepiting paling enak yang bagaimana?




04/06/2026

Tra perlu panik kalau luka sayat, masyarakat Kampung Arefi biasa pakai batang liana saja!

Tinggal belah, kerok, baru tempel.
De pu kandungan mantap sekali untuk kasih turun bengkak deng tahan sakit. v

Hebat e! 🪵🩸




Lahir dari kesadaran pentingnya pengakuan dan perlindungan secara hukum, masyarakat adat marga Miskeni dan Mokiri di Dis...
02/06/2026

Lahir dari kesadaran pentingnya pengakuan dan perlindungan secara hukum, masyarakat adat marga Miskeni dan Mokiri di Distrik Tahota, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat menyetujui pemetaan wilayah adatnya.

Setahun berlalu, semangat masyarakat adat kedua marga untuk diakui menjadi masyarakat hukum adat (MHA) tetap gigih. EcoNusa dan mitranya Ekozona juga terus mendampingi tiap proses masyarakat adat marga Miskeni dan Mokiri.

Lantaran, hal ini bukan sekadar pengakuan secara hukum di atas kertas, tetapi upaya bersama untuk menjaga dan melindungi masyarakat adat sebagai pemilik pengetahuan, budaya, dan identitas yang menjadi bagian penting dari keberagaman Tanah Papua.




31/05/2026

Pernah coba bia kuah kuning?

Kabupaten Sarmi memiliki banyak sungai kecil yang bermuara ke laut.

Di sungai-sungai kecil ini terdapat banyak kerang/bia yang diambil oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka sehari-hari.

Kerang/bia ditambah dengan Papeda, su jadi menu spesial skali buat dorang.

Sederhana, tapi sehat! Itu saja su cukup!

Alam Papua sediakan yang kitong butuhkan!




28/05/2026

Terendam air laut tiap hari tapi tra lapuk-lapuk?! 🌊🪵
Ternyata ini rahasia magis homestay di Raja Ampat!

Tiangnya pakai kayu bakau pilihan yang dikuliti sampai bersih.

Uniknya, kayu ini makin kena air asin justru makin keras kayak besi!

Ditambah atap daun rumbia yang bikin suhu kamar tetap hangat pas malam hari dan adem alami pas siang.

Selain estetik, ternyata ramah lingkungan sekali e! Makanya orang Raja Ampat paling sayang d**g punya lingkungan.

Ingat pesan ini: Ko jaga alam, alam jaga ko! ✨
Kapan kam ke Raja Ampat? 🌴




26/05/2026

Swamening, “sushi ala Papua” dari Lembah Grime, Genyem, Jayapura. 🌿🔥

Bersama Chef Cato alias tong pu Jungle Chef, swamening tong variasikan jadi swamening goreng, krispi di luar, lembut di dalam, dan penuh cerita dari pangan lokal masyarakat adat.

Bahan-bahannya pun tetap tong pertahankan seperti aslinya: sagu, kelapa parut, daun gedi, sampai sayur lilin. Karena masakan lokal bukan cuma soal rasa, tapi juga bagian dari identitas tanah ini.

Mari tong jaga pangan lokal Papua supaya sampai generasi mendatang, d**g tetap bisa rasa dan mengerti cerita di baliknya.




24/05/2026

Seperti ini sudah keseharian mama-mama di Bonggo, Kabupaten Sarmi. D**g cari kerang untuk penuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Kondisi perairan yang keruh tra jadi halangan. Mama d**g punya cara sendiri untuk mencari bia (kerang) di perairan yang keruh, caranya pakai kaki saja untuk merasakan dasar perairan yang terdapat kerang. ✨

Sederhana tapi membantu skali! Begitu sudah, cara orang Papua untuk hidup selaras dengan d**g pu alam! 🌿❤️

20/05/2026

Mari tong gas ke Pulau Batanta! Sumpah, Air Terjun War Inkabom ini bagus sekali ooo, apalagi kalau kam naik sampai tingkat duanya.

Tapi ingat e, di sini ada aturan adat yang wajib ditaati: Mandi tra boleh pakai sabun atau sampo! 🚫🧼
Kenapa?

Karena airnya jadi sumber kehidupan buat udang yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari.

Bahan kimia dari sabun bisa merusak ekosistem dan bikin udang mati.

Hutan jaga air, air kasih hidup udang dan bakau, bakau jaga pantai tong semua.

Satu rusak, semua hancur!

Jadi, ko jaga alam, alam jaga ko! 🌿💧



Kedatangan Gubernur Papua, Mathius Fakhiri dan Bupati Sarmi, Dominggus Catue di gudang kopra Koperasi Yora Mekhande Jaya...
19/05/2026

Kedatangan Gubernur Papua, Mathius Fakhiri dan Bupati Sarmi, Dominggus Catue di gudang kopra Koperasi Yora Mekhande Jaya di Kampung A**s, Distrik Bonggo Barat, Sarmi, pada Kamis, 14 Mei 2026 bukan sekadar kunjungan biasa.

Momen penting tersebut semakin menyulut harapan petani kopra di Sarmi terhadap komoditas kelapa sebagai jalan menuju ekonomi hijau.

Hal ini selaras dengan misi ekologis EcoNusa saat mendirikan Koperasi Yora Mekhande Jaya, dengan target membentuk ekonomi lokal berbasis sumber daya terbarukan.

Mari terus bergandengan tangan untuk mewujudkan ekonomi hijau di tengah masyarakat adat!




Address

Jalan Irian No. 5, Menteng
Jakarta
12970

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Telephone

+622131902670

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when EcoNusa Foundation posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to EcoNusa Foundation:

Share