IAEI Secretariat

IAEI Secretariat Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from IAEI Secretariat, Non-Governmental Organization (NGO), Gedung Dhanapala Lt. 2 Komplek Kementerian Keuangan RI Jalan Drive Wahidin No. 1 Senen Raya, Jakarta.

IAEI Indonesia Official Facebook Fanpage

Wadah Para Pakar Ekonomi Islam yang Memiliki Komitmen dalam Mengembangkan & Menerapkan Ekonomi Islam di Indonesia

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 HAssalamualaikum Sobat Economist!Mari jadikan Idul Adha momentum memperluas tali silatu...
26/05/2026

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

Assalamualaikum Sobat Economist!
Mari jadikan Idul Adha momentum memperluas tali silaturahmi, melatih kepekaan, empati dan gotong royong dalam rangka pemulihan ekonomi umat.

Semoga semangat berkurban kita terus tumbuh dan memberikan manfaat untuk semuanya, serta menjadi pengingat ketaqwaan kita kepada Allah Swt. Aamiin

Open Internship ProgramAssalamualaikum Sobat Economist! ✨IAEI Kembali membuka kesempatan untuk bergabung dalam tim Sekre...
26/05/2026

Open Internship Program

Assalamualaikum Sobat Economist! ✨

IAEI Kembali membuka kesempatan untuk bergabung dalam tim Sekretariat pada Internship Program Batch ke-15. Periode Internship berlangsung selama Juni - Oktober 2026.

Bagi Sobat yang berminat, informasi pendaftaran dapat diakses via iaei.or.id deadline hingga 31 Mei 2026.

Assalamualaikum Sobat Economist 🙌🏻Lagi ramai soal Rupiah yang tertekan di kisaran Rp17.700 per dolar AS akibat gejolak g...
25/05/2026

Assalamualaikum Sobat Economist 🙌🏻

Lagi ramai soal Rupiah yang tertekan di kisaran Rp17.700 per dolar AS akibat gejolak global dan kenaikan harga minyak dunia. Situasi ini memang menantang bagi anggaran negara, tapi ekonomi Islam punya sudut pandang yang fokus pada penguatan daya tahan dari akar rumput ☪️

Kuncinya ada pada penguatan sektor riil dan UMKM agar ekonomi nasional tidak mudah goyah oleh sentimen luar.

Ekonomi Islam memiliki zakat dan wakaf produktif untuk menjaga masyarakat yang paling terdampak inflasi. Dengan begitu, stabilitas ekonomi sejatinya saat kesejahteraan dan keadilan sosial benar-benar dirasakan oleh semua orang.

Menurut sobat, seberapa jauh ekonomi Islam dapat menjadi solusi untuk kembali menguatkan nilai tukar kita? 🙋‍♂️
Tulis di kolom komentar ya sob!

Assalamualaikum Sobat Economist! ✨Pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan pertama 2026 mencapai 5,61 persen, tertinggi...
19/05/2026

Assalamualaikum Sobat Economist! ✨

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan pertama 2026 mencapai 5,61 persen, tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Namun di balik angka tersebut, masih ada pengangguran terbuka sebesar 7,24 juta orang dan pertumbuhan yang dinilai belum merata hingga ke lapisan masyarakat terbawah.

Ada tiga paradigma pertumbuhan, dari pertumbuhan klasik yang hanya mengejar PDB, Growth with Equity yang mendistribusikan hasil lewat intervensi negara, hingga Growth through Equity yang menjadikan pemerataan sebagai mesin utama pertumbuhan. Konsep terakhir inilah yang paling selaras dengan nilai ekonomi syariah, sebagaimana ditegaskan Wakil Ketua Umum IAEI, Prof. Dr. Irfan Syauqi Beik, bahwa pertumbuhan sejati bukan hanya membesar secara angka, melainkan kuat secara struktur dan adil secara sosial.

Menurut Sobat, Sudahkah pertumbuhan ekonomi Indonesia berpihak pada semua lapisan masyarakat?
Yuk, bagikan pandanganmu di kolom komentar! 💬

Assalamualaikum Sobat Economist! ✨Pekan ini hadir beragam kabar penting dari dunia ekonomi dan keuangan syariah yang say...
13/05/2026

Assalamualaikum Sobat Economist! ✨

Pekan ini hadir beragam kabar penting dari dunia ekonomi dan keuangan syariah yang sayang untuk dilewatkan!

OJK resmi menerbitkan POJK Nomor 4 Tahun 2026 yang mempertegas pemisahan produk simpanan dan investasi di perbankan syariah. Pemerintah juga mengajak diaspora berinvestasi pada Sukuk Tabungan ST016, sementara IAEI bersama Kementerian Keuangan dan PPI Dunia mendorong diaspora sebagai Global Investment Connector melalui instrumen Sukuk dan Cash Waqf Linked Sukuk. BSI turut mencatatkan prestasi dengan membagikan dividen Rp 1,51 triliun, naik 44 persen dibanding tahun sebelumnya.
Semangat literasi syariah pun terus bergeliat lewat ICIT 2026 yang diikuti 258 peserta lintas negara, seminar nasional IAEI UIN Gus Dur, penguatan koperasi syariah oleh MUI dan FORKOPI, hingga potensi Green Waqf Sukuk dalam pembiayaan energi surya nasional.

Swipe untuk baca selengkapnya, Sobat! 💬

13/05/2026

Assalamualaikum Sobat Economist! ✨

IAEI kembali melakukan sinergi dengan generasi muda ekonomi syariah melalui penandatanganan MoU dengan FOSSEI!
Aksi ini menjadi bukti komitmen IAEI untuk memperkuat kolaborasi dengan generasi muda dalam mengembangkan ekonomi syariah Indonesia.

Sekjen IAEI, Assoc. Prof. Sutan Emir Hidayat, Ph.D., menyampaikan ucapan selamat atas terjalinnya kerja sama ini dan berharap FOSSEI dapat menjadi wadah pengkaderan generasi muda ekonomi syariah yang kelak akan mengisi peran strategis di berbagai lini, mulai dari IAEI, KNEKS, DSN MUI, hingga seluruh ekosistem ekonomi syariah Indonesia.

Di hari yang istimewa ini, IAEI juga turut mengucapkan selamat ulang tahun ke-26 untuk FOSSEI!
Semoga FOSSEI terus tumbuh, dan menjadi mercusuar bagi kebangkitan ekonomi syariah Indonesia 🎉

Assalamualaikum Sobat Economist!👏🏻Indonesia terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain kunci ekonomi syariah ...
11/05/2026

Assalamualaikum Sobat Economist!👏🏻

Indonesia terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain kunci ekonomi syariah dunia. Di balik capaian tersebut, terdapat satu kekuatan strategis yang belum sepenuhnya dioptimalkan, yaitu diaspora Indonesia yang tersebar di berbagai penjuru dunia.
Forum Webinar EKSYAR Diaspora menegaskan bahwa peran diaspora tidak berhenti pada pengiriman remitansi. Lebih dari itu, diaspora memiliki tiga kontribusi nyata: Knowledge sebagai jembatan pengetahuan global, Networking sebagai pintu jejaring internasional, dan Capital sebagai penggerak utama investasi syariah nasional 📊

Salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan secara langsung adalah Sukuk Tabungan seri ST016, instrumen resmi negara yang aman, bebas riba, dan kini terbuka untuk seluruh diaspora Indonesia di manapun berada. Investasi dapat dilakukan secara digital melalui mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan RI.
Karena berkontribusi untuk Indonesia tidak harus menunggu pulang.

07/05/2026

Assalamualaikum Sobat Economist! 🙌🏻

Berikut cuplikan dari kegiatan EKSYAR Diaspora-PPI bersama Murniati Mukhlisin (Ketua Bidang Komunikasi Strategis dan Kerjasama Internasional IAEI), Sutan Emir Hidayat (Sekretaris Jenderal IAEI), Deni Ridwan (Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan), Wempi Saputra (Executive Director World Bank Group), Muhammad Iman Sastra (CEO Bank Syariah Matahari), Harri Gemilang (Head of Financial Controlling Airbus Helicopters Arabia), dan Andika Ibrahim Nasution (Koordinator PPI Dunia) yang mengupas peran strategis diaspora sebagai global investment connector melalui instrumen sukuk, green sukuk, dan CWLS untuk memperkuat ekonomi syariah Indonesia di kancah dunia.

Sobat Economist, menurut kalian diantara knowledge, networking, atau capital, mana yang paling penting bagi diaspora untuk menggerakkan ekonomi syariah Indonesia secara global?

Tulis pendapatmu di kolom komentar! ✨

ST016

Assalamualaikum Sobat Economist 👋🏻Ibnu Khaldun sudah membuktikan 600 tahun sebelum Barat menamakannya Laffer Curve, paja...
07/05/2026

Assalamualaikum Sobat Economist 👋🏻

Ibnu Khaldun sudah membuktikan 600 tahun sebelum Barat menamakannya Laffer Curve, pajak tinggi tidak otomatis berarti pendapatan negara tinggi.
Lewat Muqaddimah, beliau menegaskan bahwa sistem fiskal yang sehat berdiri di atas kepercayaan. Konsep Ashabiyah mengajarkan bahwa ketika rakyat tidak merasakan keadilan dalam sistem pajak, kepatuhan sukarela akan runtuh dengan sendirinya, persis yang terjadi pada banyak dinasti Islam di masanya.

Indonesia hari ini menghadapi tantangan serupa. Tax ratio yang rendah bukan semata soal lemahnya administrasi, tapi soal kepercayaan publik yang belum terbangun sepenuhnya.

Menurut Sobat Economist, apa langkah paling nyata untuk membangun kembali kepercayaan fiskal di Indonesia? 💭✨

06/05/2026

Assalamualaikum Sobat Economist! ✨

Universitas YARSI Resmi mengaktifkan kembali Komisariat IAEI!

Sekjen IAEI, Assoc. Prof. Sutan Emir Hidayat, Ph.D., turut menyampaikan apresiasi dan harapannya atas momentum bersejarah ini.

Tak berhenti di situ, IAEI dan Universitas YARSI melanjutkan kolaborasi dengan menggelar Seminar Nasional pada 20 Mei 2026:
“Menuju Pertumbuhan Signifikan Pangsa Pasar Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia”
Dalam rangka Milad ke-59 Universitas YARSI, seminar ini akan mempertemukan regulator, akademisi, dan praktisi untuk merumuskan langkah konkret mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia yang lebih signifikan dan berdaya saing global.

Bersama, kita wujudkan ekonomi syariah sebagai arus utama perekonomian nasional. 💪

KeuanganSyariah

Address

Gedung Dhanapala Lt. 2 Komplek Kementerian Keuangan RI Jalan Drive Wahidin No. 1 Senen Raya
Jakarta
10710

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6221 284 0059

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when IAEI Secretariat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to IAEI Secretariat:

Share