Yayasan Lentera Anak

Yayasan Lentera Anak Mendorong Terwujudnya Negara Demokratis yang Ramah Anak Bermitra dengan berbagai pihak merupakan kekuatan kami.

Bekerja untuk membela hak-hak anak di Indonesia melalui edukasi, advokasi, pemberdayaan dan studi tentang anak. Karena diperlukan orang sekampung untuk membesarkan seorang anak -“It Takes a Village to Raise a Child”, Hilary Rodham Clinton.

31/07/2026

Mengiklankan produk tembakau di ruang digital saja sudah jelas melanggar aturan, apalagi melibatkan anak ke dalam (upaya) promosinya. Ngonten bukan sembarang ngonten, ada aturan yang tak bisa dilongkapi, ada etika yang mestinya dijaga dan ada anak yang jelas harus dilindungi.

28/05/2026

Selama 10 tahun, anak-anak Indonesia terus bersuara.
Dari Forum Anak Daerah hingga tingkat Forum Anak Nasional, mereka terus menyuarakan hak untuk tumbuh sehat dan terlindungi dari paparan industri rokok.

Suara anak muda Indonesia bahkan telah menggema hingga dunia internasional. Anak muda di berbagai negara terus menuntut perlindungan dari industri rokok dan nikotin.

Namun hingga hari ini, promosi rokok masih mengelilingi sekolah, ruang digital, dan ruang publik mereka.
Sementara itu, 737 orang meninggal setiap hari akibat penyakit terkait rokok di Indonesia. (SEATCA To***co Control Atlas)

Anak-anak sudah melakukan bagian mereka.
Pertanyaannya: apakah negara benar-benar mendengarkan?

----------------

For 10 years, Indonesian children have continued to speak up.

From local Children’s Forums to the National Children’s Forum, they have consistently voiced their right to grow up healthy and protected from to***co industry.

The voices of Indonesian youth have even echoed globally. Young people around the world continue to demand protection from the to***co and ni****ne industry.
Yet until today, to***co promotion still surrounds their schools, digital spaces, and public environments.

Meanwhile, 737 people die every day from to***co-related diseases in Indonesia. (SEATCA To***co Control Atlas)

Children have done their part.
The question is: is the government truly listening?

24/05/2026

Rasa manis digunakan untuk menutupi keras, pahitnya nikotin, dan bahayanya produk ini.
Nama produknya dibuat terdengar aman, ringan, bahkan seperti makanan dan dessert.

Padahal di balik rasa itu ada:
nikotin, tar, ribuan zat kimia berbahaya, dan risiko kecanduan.

Menurut SEATCA To***co Control Atlas 2025, sekitar 737 orang meninggal setiap hari akibat rokok di Indonesia.

Dukung Pelarangan Perisa pada semua produk Rokok & Nikotin

Lindungi anak dan kaum muda dari target industri rokok

-----
Fruit. Candy. Coffee. Dessert.
These are not just flavors. They’re to***co industry strategies.

In Indonesia, Lentera Anak (2024) found:
• 135 flavored conventional ci******es
• 1,300+ e-cigarette liquid flavors

Sweet flavors and harmless-sounding names like Strawberry Gum or Tiramisu are designed to attract young people and mask the harshness of ni****ne.

Behind the sweet taste are addiction, toxic chemicals, and serious health risks.
In Indonesia, around 737 people die every day due to smoking (SEATCA To***co Control Atlas 2025).

This is not about preference.
This is about targeting youth.

Support a ban on flavors in all to***co and ni****ne products.

19/05/2026

Dari jalanan Jakarta sampai panggung global, anak muda Indonesia bongkar satu fakta pahit.
Di Jabodetabek aja, kami nemuin rata-rata 4.000 puntung rokok di setiap kilometer jalan. Dan ini bukan sekadar sampah biasa. Ini limbah plastik industri yang tiap hari nyemarin lingkungan kita. Bareng 7 organisasi anak muda dan lingkungan — , , , , , , dan — Lentera Anak dan Effie melakukan brand audit sampah rokok di 5 kota di Indonesia. Karena bumi sudah cukup menanggung plastik, sekarang giliran industri membayar. 🌍💔 Sekarang kami nggak mau cuma bersih-bersih diam-diam. Kami ngumpulin bukti.

Dan kami menuntut industri rokok bertanggung jawab atas sampah yang mereka hasilkan. Bukti ini sekarang kami ubah jadi cerita berbasis AI untuk mendorong To***co Industry Liability. Tapi gerakan ini butuh suara kamu juga. 🌿

Like & Share postingan ini biar makin banyak yang sadar Karena ini bukan cuma soal puntung rokok. Ini soal keadilan lingkungan, tanggung jawab industri, dan masa depan kita.

***coIndustryLiability

Brand Audit Lentera Anak 2025 di Jabodetabek menemukan pola yang jelas:distribusi puntung rokok di jalan mencerminkan ma...
18/05/2026

Brand Audit Lentera Anak 2025 di Jabodetabek menemukan pola yang jelas:
distribusi puntung rokok di jalan mencerminkan market share produsennya.

Sampoerna (Philip Morris) memiliki 32,4% market share —
dan menyumbang 39,5% puntung rokok yang ditemukan di ruang publik.
Ini bukan kebetulan.
Polusi rokok mengikuti keuntungan industri.

Saat industri rokok meraup triliunan rupiah,
biaya bersih-bersih justru dibebankan ke masyarakat dan pemerintah.

Sampah rokok merusak lingkungan, kesehatan publik, dan ekonomi

tapi industrinya masih menghindari tanggung jawab finansial.
To***co Industry Must Pay.
Bukan rakyat

Satu suara kamu bisa mendesak pertanggungjawaban industri! Pantau terus link bio kami, voting internasional akan resmi dibuka tanggal 20 Mei nanti! 🚨

---------

Lentera Anak’s 2025 Brand Audit in Greater Jakarta, Indonesia found a clear pattern:
cigarette butt pollution mirrors to***co market share.
Sampoerna (Philip Morris) holds 32.4% market share —
and contributed 39.5% of cigarette butts found in public spaces.

This is not a coincidence.
To***co pollution follows corporate profit.
While the to***co industry earns trillions,
cleanup costs are pushed onto communities and governments.
Cigarette waste harms the environment, public health, and the economy
yet the industry continues to avoid financial responsibility.

To***co Industry Must Pay.
Not the public.


***coindustryliability

15/05/2026

KAMI BUKAN PEMUNGUT SAMPAH, KAMI PEMUNGUT BUKTI. 📢

Dari jalanan Jakarta sampai permasalahan global, ada kenyataan yang harus ungkap

Di Jabodetabek aja, kami nemuin rata-rata 4.000 puntung rokok di setiap kilometer jalan.
Dan ini bukan sekadar sampah biasa.
Ini limbah plastik dan racun industri yang tiap hari mencemari lingkungan kita.

Bersama 7 organisasi anak muda dan lingkungan: , , , , , , dan — Lentera Anak dan Effie melakukan brand audit sampah rokok di 5 kota di Indonesia.

Karena bumi sudah cukup menanggung plastik, sekarang giliran industri membayar. 🌍💔
Sekarang kami nggak mau cuma bersih-bersih & diam.
Kami ngumpulin bukti.

Dan kami menuntut industri rokok bertanggung jawab atas sampah yang mereka hasilkan.

Bukti ini sekarang kami ubah jadi cerita video Ai untuk mendorong To***co Industry Liability.
gerakan ini butuh suara kamu juga.

Tonton & Share postingan ini biar makin banyak yang sadar

Karena ini bukan cuma soal puntung rokok.
Ini soal keadilan lingkungan, tanggung jawab industri, dan masa depan kita.

—---------------------------------------------------------------------------

WE ARE NOT WASTE COLLECTORS. WE ARE EVIDENCE COLLECTORS. 📢

From the streets of Jakarta to the global stage, young people in Indonesia are exposing a toxic truth.

In Greater Jakarta alone, we found an average of 4,000 cigarette butts in every kilometer.
This is not just litter.
It is industrial plastic & toxic waste contaminating our environment every single day.

Lentera Anak Together with 7 youth and environmental organizations — , , , , , , and — Effie led a massive cigarette waste brand audit across 5 cities in Indonesia.

Because our planet is tired of paying the price for corporate pollution. 🌍💔

We are no longer cleaning up in silence.
We are collecting evidence.
And we are demanding accountability from the to***co industry!



***coIndustryLiability

Di dunia digital, anak-anak menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konten berbahaya hingga promosi yang menyesatkan. ...
28/03/2026

Di dunia digital, anak-anak menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konten berbahaya hingga promosi yang menyesatkan. Orangtua memiliki peran penting untuk mendampingi dan melindungi mereka. Mari kita ciptakan lingkungan digital yang aman dan mendukung pertumbuhan mereka secara positif ❤️

Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Selamat berlebaran bersama keluarga terkasih😇
21/03/2026

Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Selamat berlebaran bersama keluarga terkasih😇

18/03/2026

Lentera Anak turut berduka sedalam-dalamnya atas kepulangan ibu Geni Floribunda Achnas. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisiNya dan amal baiknya diterima oleh Allah SWT.

Akun media sosial anak di bawah 16 tahun bakal dinonaktifkan? 👀Melalui PP Tunas, pemerintah berencana menonaktifkan seca...
11/03/2026

Akun media sosial anak di bawah 16 tahun bakal dinonaktifkan? 👀

Melalui PP Tunas, pemerintah berencana menonaktifkan secara bertahap akun anak di bawah 16 tahun di beberapa platform digital berisiko tinggi mulai 28 Maret 2026.

Langkah ini diambil karena semakin banyak risiko yang dihadapi anak di internet, seperti cyberbullying, konten berbahaya, hingga interaksi dengan orang asing.

Tujuannya bukan menjauhkan anak dari teknologi, tapi supaya mereka bisa tumbuh di ruang digital yang lebih aman.

Menurut kamu, kebijakan ini perlu atau terlalu berlebihan?

Address

Jalan Jagakarsa 1 No. 2A
Jakarta
12630

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6285171713025

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Lentera Anak posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Yayasan Lentera Anak:

Shortcuts

Share